Melindungi Komputer Dari Bahaya Internet10.08.09

Jika anda suka berbelanja secara online, berselancar di dunia maya dan menggunakan email, berikut tips yang bisa anda lakukan guna mengamankan data data penting anda.

Sampai detik ini langkah pertama untuk mengamankan komputer adalah dengan memasang program antivirus. Program ini akan melindungi komputer dari virus, trojan horse dan worm jahat. Jika ada virus baru muncul maka antivirus akan secara otomatis mengunduh data virus terbaru tersebut dari internet sehingga komputer anda tetap terlindungi.

Trojan horse adalah program kecil yang disusupi ke komputer kita dari internet yang bertujuan untuk mencuri data data penting sesuai dengan keinginan pembuatnya. Data data ini kemudian diunggah ke alamat pembuat trojan saat komputer kita tersambung ke internet.

Salah satu program perusak dan sangat berbahaya adalah backdoor trojan virus. Program ini dirancang untuk memanfaatkan kelemahan kelemahan yang ada pada sistem operasi Windows. Aktifitas virus ini tergantung dari keinginan pembuatnya. Ada yang bertujuan mencuri data data penting dari komputer sasaran, ada pula yang berujuan menghapus file penting dari Windows, yang pada ujungnya akan merusak sistem secara keseluruhan. Hebatnya lagi, backdoor trojan virus mampu menyembunyikan diri sehingga tidak terdeteksi oleh antivirus yang sudah ter-update sekalipun. Bahkan ada yang mampu menonaktifkan antivirus.

Program berbahaya lainnya yang berpotensi menganggu kenyamanan anda berkomputer adalah spyware. Spyware adalah program kecil yang terpasang pada program gratisan yang anda download dari internet. Program ini akan sangat menganggu karena ia akan selalu menampilkan iklan yang tidak anda inginkan saat membuka program gratisan tersebut. Disamping itu, ia akan mengirimkan data data mengenai aktifitas anda berkomputer kepada si pembuat begitu anda tersambung ke internet.

Bila anda suka ber-email ria maka anda harus berhati hati dengan apa yang disebut spoof email. Spoof email adalah email tipuan yang seakan akan berasal dari perusahan besar seperti ebay, paypal, internet banking dan lain lain. Email tipuan ini sebagian besar meminta data data penting dari akun anda untuk kemudian dicuri oleh pembuatnya. Jika anda mendapatkan email seperti ini lebih baik anda abaikan atau menanyakan kembali tentang kebenaran email tersebut kepada kontak email dari akun anda.

Akhirnya, jika anda menemukan gejala yang aneh dari komputer anda setelah beraktifitas di dunia maya, segera lakukan scanning dengan program antivirus. Tetapi cara yang paling ampuh untuk mengamankan komputer anda dari segala bahaya adalah dengan selalu menjaga aktifitas anda di dunia maya. Jangan melakukan tindakan yang belum anda ketahui efeknya apalagi menyangkut data data sensitif. Gunakanlah nurani anda dengan benar.

Posted in Teknologi Informasiwith 18 Comments →

Mengenal Dan Memilih Hard Drive Eksternal (External Hard Drive)09.20.09

Lama juga saya tidak menulis tentang dunia komputer padahal blog ini selain membahas tentang kesehatan juga tentang dunia teknologi informasi. Baiklah, untuk mengurangi kejenuhan tentang artikel kesehatan, saya akan menulis kembali tentang komputer yang kali ini akan saya bahas tentang hard drive external.

Pada prinsipnya external hard drive (EHD) sama dengan hard disk yang ada di dalam jeroan komputer PC atau laptop. Karena memakai istilah external maka bedanya tentu pada penempatannya saja yakni berada di luar PC atau laptop. EHD dapat dipakai untuk menyimpan data secara permanen atau sementara sesuai dengan kebutuhan pengguna.

EHD yang beredar di pasaran saat ini memiliki dua ukuran yakni 2,5 dan 3,5 inchi. EHD yang 2,5 inchi sama dengan hard disk yang terdapat pada laptop sementara yang 3,5 inchi sama dengan yang ada pada PC. Perbedaan lainnya yaitu koneksi yang digunakan untuk menghubungkan EHD dengan komputer.

Umumnya EHD menggunakan koneksi USB/Firewire untuk terhubung ke komputer. Sistem operasi terkini akan langsung mengenali EHD begitu disambungkan (plug and play) sebagai removable device.

Sebagian besar EHD yang dijual di Indonesia ditempatkan pada tempat khusus yang disebut enclosure. Penempatan ini akan memudahkan pengguna bila sewaktu waktu ingin mengupgrade kapasitas EHD-nya. Pengguna cukup membeli hard disk laptop atau PC dan menempatkannya pada enclosure tadi.

Saat ini dikenal dua tipe EHD yakni EHD portabel dan EHD desktop.

Portable External Hard Drive

EHD portabel umumnya berukuran 2,5 inchi yang dibungkus enclosure tipis sehingga memudahkan untuk dibawa bepergian. Meskipun portabel bukan berarti EHD portabel tidak mudah pecah bila terjatuh sehingga membutuhkan kehati hatian dalam membawanya.

EHD portabel tersambung ke PC/laptop menggunakan USB yang sekaligus memberikan daya listrik ke EHD sehingga anda tidak perlu membawa tambahan kabel power. Kerugiannya tentu pada kinerja EHD yang sangat terggantung pada kualitas power USB PC/laptop. Hal ini tampak bila anda menggunakan EHD portabel pada laptop yang penggunaan listriknya di hemat betul sehingga sangat menurunkan kinerja EHD.

Desktop External Hard Drive

EHD desktop dijual dalam ukuran 3,5 inchi yang tentu saja ukuran enclosure-nya lebih bongsor bila dibandingkan dengan EHD portabel. Enclosure EHD desktop kadang kala dilengkapi dengan kipas untuk mencegah hard disk yang ada didalamnya kepanasan sehingga umur hard disk menjadi lebih panjang.

EHD desktop di desain lebih kepada kepentingan kapasitas simpan dibandingkan dengan portabilitas. Kapasitas simpan EHD desktop umumnya 500 GB, bahkan kini ada yang sudah mencapai 1 TB keatas.

Meskipun demikian EHD desktop tetap portabel dan bisa dibawa kemana mana cuma memang membutuhkan kehati hatian yang lebih mengingat ukurannya yang lebih besar. EHD desktop memiliki power unit khusus sehingga tidak terggantung pada power USB. Hal ini tentu akan meningkatkan kinerja EHD.

Posted in Teknologi Informasiwith 13 Comments →

Mengenalkan Memory Diatas 4GB Pada Windows Vista 32 Bit01.25.09

Secara teori, prosesor x86 dan x86-64 dapat mengenali memori fisik hingga lebih dari 4 GB. Pada kenyataannya, Windows Vista 32 bit hanya mampu mengenali memori fisik sampai dengan 4 GB. Padahal ditengah murahnya harga kepingan memori fisik saat ini, memasang memori lebih dari 4 GB bukanlah sesuatu yang mustahil.

Bila anda saat ini menggunakan Windows Vista 32 bit lalu anda memasang memori fisik lebih dari 4 GB maka memori fisik anda hanya akan dikenal sejumlah 2 sampai 3,8 GB. Solusinya, anda harus beralih ke Windows Vista 64 bit agar memori fisik anda bisa terbaca sempurna. Sayangnya saat ini tidak semua program dan driver dengan mudah dapat dipasang pada sistem 64 bit.

Namanya manusia, kalau ada kesulitan pasti akan berusaha mencari jalan pintas untuk mengatasi kesulitan itu. Begitu juga dengan seorang hacker China yang mampu mengatasi keterbatasan kemampuan Windows Vista 32 bit dalam mengenali jumlah memori fisik. Caranya yaitu dengan menyelipkan dua buah file Windows Server 2008 ke dalam Windows Vista 32 bit. Sebagaimana kita tahu, Windows Server 2008 Enterprise atau Datacenter x86 mempunyai kemampuan mengenali memori fisik sampai dengan 64 GB serta menggunakan kernel yang sama dengan Windows Vista.

Berikut saya sarikan langkah langkah yang dijalanankan oleh si hacker tersebut :

  1. Cobalah mencari komputer dengan sistem operasi Windows Server 2008. Salinlah dua file ini kedalam flash disk : [%sytemdrive%][Windows][Windows32][licensing][pkeyconfig][pkeyconfig.xrm-ms] dan [%systemdrive%][Windows][ServiceProfiles][NetworkService][AppData][Roaming][Microsoft][SoftwareLicensing][tokens.dat]. Bila anda kesulitan mendapatkan komputer dengan sistem operasi Windows Server 2008, anda bisa langsung download kedua file tersebut disini.
  2. Sebelum ke langkah selanjutnya, carilah file yang sama pada Windows Vista lalu salinlah file tersebut ke tempat yang aman sebagai backup bila nanti sesuatu yang buruk terjadi.
  3. Selanjutnya masuklah ke Services dengan cara mengetik Services di kolom Search pada Start Menu. Lalu stop service Software Licensing.
  4. Klik kanan kedua file tersebut pada Windows Vista lalu ambil kontrol penuh pada kedua file tersebut pada akun anda atau administrator.
  5. Setelah itu, gantilah kedua file tersebut dengan file yang telah kita persiapkan yang berasal dari Windows Server 2008.
  6. Restart komputer anda.
  7. Bingo!, berapun RAM anda akan dikenali dengan baik oleh Windows Vista 32 bit.

Mengganti kedua file ini bukannya tanpa resiko. Ada beberapa masalah yang dapat timbul seperti anda tidak bisa lagi mengakses Windows Experience Index. Anda juga tidak bisa mengakses Computer Management dengan mengklik Manage pada saat klik kanan Computer. Bila anda diminta mengaktifasi kembali Windows Vista anda maka anda bisa mengaktifasinya dengan punyanya Windows Server 2008.

Pembatasan RAM pada Windows Vista 32 bit sebenarnya bukan masalah hardware tetapi memang pembatasan secara software.

Selamat mencoba, seperti biasa, resiko ditanggung pembeli. :)

Posted in Teknologi Informasiwith 34 Comments →

Tips Windows Vista (4 habis)10.10.08

 

Sambungan dari artikel ini

14. Mempermak tampilan halaman Programs and Features.

Saat anda masuk ke halaman Programs and Features pada Control Panel maka anda akan menjumpai tampilan yang mirip dengan apa yang ada pada WindowsXP. Dengan Vista anda bisa mengubah informasi yang terdapat pada halaman tersebut. Contohnya anda bisa menampilkan Nama, Publisher, Installed On dan Size.

  • Jika anda klik kanan pada batang menu ini, anda bisa menambahkan informasi lain seperti Support Link, Used dan Version.
  • Support Link akan menghantar anda langsung ke alamat support dari program tersebut via website.
  • Anda dapat men-sortir dengan Used sehingga anda bisa melihat program mana yang jarang anda gunakan. Artinya anda bisa menghapus program tersebut jika memang tidak anda butuhkan.
  • Anda bisa melihat apakah program yang anda install merupakan versi baru dengan melihat pada menu Version.

15. Menampilan super hidden file.

Meskipun pada Folder Option anda bisa menampilkan hidden files, namun ada file yang statusnya super hidden yang tetap tidak bisa tampil. Untuk menampilkannya :

  • Jalankan Regedit.
  • Masuk ke HKEY_CURRENT_USER \ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Explorer \ Advanced.
  • Pada panel kanan, seret sampai anda mendapatkan nilai SuperHidden
  • Ganti nilainya menjadi 1.
  • Restart komputer.

16. Membersihkan sisa installer SP1.

Setelah upgrade ke SP1, Vista akan membuat backup dari seluruh file yang di upgrade. File ini berguna bila anda ingin meng-uninstall SP1. Jika anda tidak menjumpai masalah dengan SP1 maka anda bisa menyingkirkan file backup ini. Jalankan vsp1cln.exe pada menu Run. Jika anda ditanyakan apakah akan me-remove files, jawab aja Y.

17. Memperbaiki file TCP/IP yang rusak.

Jika anda merasa ada yang tidak beres dengan file TCP/IP, jalankan kedua perintah dibawah pada menu Run :

  • netsh interface ipv4 reset
  • netsh interface ipv6 reset

Lalu restart komputer anda.

18. Mematikan fungsi CD Burning Vista.

Semenjak banyaknya program pihak ketiga untuk mempermudahkan proses bakar membakar CD/DVD maka anda tidak akan membutuhkan fasilitas CD Burning yang dimiliki Vista. Untuk mematikannya :

  • Jalankan Regedit.
  • Masuk ke HKEY_CURRENT_USER\ Software \ Microsoft \ Windows \ CurrentVersion \ Policies \ Explorer.
  • Buat DWORD baru : NoCDBurning.
  • Beri nilai 1.
  • Restart komputer.

Tamat

Posted in Teknologi Informasiwith 6 Comments →

Tips Windows Vista (3)10.09.08

 

Sambungan dari artikel ini

8. Akses network tanpa password

Meskipun anda bisa login ke komputer tanpa menggunakan password, namun bila anda ingin mengakses komputer dari jaringan maka tetap anda diminta memasukan password. Untuk meniadakan fungsi ini :

  • Jalankan gpedit.msc pada menu Run.
  • Masuk ke Computer Configuration/Windows Settings/Security Settings/Local Policies/Security Options.
  • Klik dua kali pada Accounts: Limit local account use of blank passwords to console login only
  • Matikan fungsi ini dengan memilih disable.

9. Membuka link dengan browser selain Internet Explorer.

Secara default, setiap anda meng-klik sebuah link maka Vista akan menggunakan IE untuk menjalankannya. Jika anda ingin menggunakan browser lain seperti Opera atau Firefox :

  • Masuk ke Control Panel\Programs\Default Programs.
  • Klik pada Set your default programs.
  • Pilih program browser yang anda inginkan.
  • Klik pada Choose defaults for this program.
  • Dibawah Protocols, centang HTTP.
  • Klik Save.
  • Anda juga bisa mencentang .htm dan .html.

Jika program browser anda tidak muncul disini, silakan ubah registry Windows anda.

  • Masuk ke HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Shell\Associations\UrlAssociations\http\UserChoice
  • Ubah dari misalnya IE.HTTP ke Firefox.Url, jika anda menggunakan Firefox.

10. Menghilangkan tanda panah pada shortcut.

  • Buka  REGEDIT.EXE, pada menu Run
  • Buka HKEY_CLASSES_ROOT
  • Buka LNKFILE
  • Ganti nilai yang ada dengan IsShortcut
  • Restart komputer.

11. Mengganti tindakan dari tombol power pada Start Menu.

Pada bagian bawah Start Menu di sebelah kanan terdapat 3 icon. Yang paling kiri icon lingkaran yang ada garis tengahnya adalah tombol power. Untuk mengganti tindakan yang diambil setelah tombol ini dipencet adalah :

  • Masuk ke Control Panel.
  • Pilih System Maintenance lalu Power Options.
  • Dibawah power plan yang anda pilih, klik Change plans settings.
  • Klik Change advanced power settings.
  • Klik pada + pada Power buttons and lid.
  • Klik pada + pada Start menu power button
  • Untuk Setting, pilih Sleep, Hibernate atau Shutdown.
  • Klik Apply atau OK.

12. Menginstall Vista tanpa Product Key.

Anda dapat menginstall Vista tanpa menggunakan Product Key dan dievalusi pada 30 hari.

  • Boot dari DVD Vista dan jalankan instalasi. 
  • Atur Language, Time dan Currency, dan Keyboard.
  • Klik Next.
  • Klik Install Now.
  • Jangan masukan Product Key.
  • Hilangkan centang pada Automatically activate Windows when I’m online.
  • Klik Next.
  • Klik No pada confirm you do not want to enter a product key.
  • Pilih versi Windows Vista yang ingin anda install.
  • Pilih versi yang sama dengan yang anda beli.
  • Klik Next.
  • Pilih accept the license and terms.
  • Klik Next.
  • Silakan dilanjutkan proses instalasi seperti biasa.

13. Mengganti ukuran icon pada desktop.

Secara default, ukuran icon pada desktop relatif besar, untuk mengubah ukurannya :

  • Klik kanan pada Desktop.
  • Pilih View.
  • Atur ke Classic Icons.

Bersambung…

Posted in Teknologi Informasiwith 14 Comments →

Tips Windows Vista (1)10.06.08

 

Berhubung saat ini saya lagi asyik menggunakan Windows Vista SP1, maka saya akan menulis beberapa tips yang saya lakukan terhadap Windows Vista agar berjalan optimal. Tulisan ini akan saya buat berseri agar tidak terlalu panjang.

1. Daftar Services yang dapat di disable.

Ada beberapa services Windows yang dapat dimatikan untuk meningkatkan performa. Kecuali jika services itu memang anda butuhkan.

  • Desktop Window Manager Session ManagerServices ini mengantur tampilan desktop anda. Bila anda tidak menginginkan tampilan super cantik khas Vista atau menggunakan Aero Glass, anda bisa mematikan services ini.
  • Diagnostic Policy Service – Mencatat masalah yang timbul pada Windows termasuk cara pemecahannya. Untuk pengguna awam, services ini tidak dibutuhkan.
  • Diagnostic Service Host – Sama seperti diatas.
  • Offline FilesServices ini diperlukan untuk mengantur penggunaan offline files.
  • Terminal Services.
  • Windows Error Reporting Service.
  • Windows Search.

2. Mengatur sidebar.

Secara default, sidebar akan mengisi ruangan kosong pada layar komputer anda. Pada sidebar terdapat beberapa jenis gadget dengan berbagai macam fungsi. Kini anda dapat memindahkan gadget tersebut ke desktop sebagai sebuah icon.

  • Klik kanan pada gadget yang akan dipindahkan, lalu pilih Detach from Sidebar.
  • Pindahkan gadget tersebut pada tempat yang anda inginkan di desktop.
  • Selanjutnya klik kanan sidebar, lalu pilih Close Sidebar.

Kini anda akan mempunyai icon sebuah gadget pada desktop.

Anda bisa mendapatkan gadget online disini.

3. Menampilkan menu Run pada start menu.

Secara default, menu Run tidak tampil saat anda membuka start menu. Untuk menampilkannya :

  • Klik kanan pada taskbar.
  • Pilih properties.
  • Klik pada tab Start Menu.
  • Klik Customize button.
  • Gulir ke bawah dan centang pada Run.

Bersambung…

Posted in Teknologi Informasiwith 15 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics