HIV Bisa Sembuh?06.04.11

Rangkuman #kestwit @blogdokter tentang #HIV pada tanggal 3 Juni 2011.

1. Pd th 2008, 1.178.350 orang Amerika Serikat hidup dg HIV, 20% diantaranya tdk tahu bahwa dirinya terinfeksi. #HIV

2. Pemberian ARV scr dini setelah diagnosis mampu mengurangi transmisi HIV ke pasangan seksual sebanyak 96%. #HIV

3. ARV: Obat Antiretroviral utk mengobati infeksi oleh retrovirus termasuk HIV. Obt ini hnya mnghmbat prtmbahan virus, bukan menyembuhkan. #ARV

4. HIV telah menginfeksi 60 juta orang di sluruh dunia, setengahnya sdh meninggal dunia dan hanya 1 orang yang teridentifikasi sembuh. #HIV

5. 5 juta anak2 dibawah 15 th kini hidup dengan HIV atau 2.500 infeksi baru tiap hari di seluruh dunia menurut laporan UNICEF.#HIV

6. 5 Juni 1981: 5 org homoseksual aktif didiagnosa Pneumocystis carinii. Tdk ada yg tahu saat itu bahwa itulah pertama kali AIDS di Amrik. #HIV

7. Sebelum bernama AIDS spt yg kita kenal saat ini, penyakit ini sempat dinamakan GRID (gay-related immune deficiency). #HIV

8. Karena penderita GRID tdk hanya gay maka pd bulan Juli 1982 penyakit baru ini diberi nama AIDS (acquired immune deficiency syndrome). #HIV

9. Kata "acquired" menunjukan bahwa AIDS bukan pnyakit turunan dn kata "syndrome" menandakan bahwa AIDS = kumpulan gejala, bkn 1 penyakit. #HIV

10. Akhir 1982: Ditemukan bukti bahwa AIDS ditularkan mll darah saat seorang bayi mndrita sindrom AIDS ketika mnrima transfusi drh.#HIV

11. 1983: Luc Montagnier dn Francoise Barré-Sinoussi dari Institute Pasteur brhasil mengisolasi virus penyebab AIDS. #HIV

12. Maret 1987: Obat anti-HIV pertama diluncurkan dengan nama azidothymidine (AZT). #HIV

13. 1994: pemberian AZT pd bumil dg HIV mampu menurunkan transmisi HIV dari ibu ke janin dalam kandungan. #HIV

14. Sblm diberi nama HIV, virus pnyebab AIDS sempat dnamakan HTLV (human T-cell leukemia viruses) dn LAV (lymphadenopathy-associated virus).#HIV

15. Di dalam tubuh manusia, HIV menduplikasi dirinya menjadi milyaran virus hanya dlm waktu sehari. #HIV

16. HIV merupakan hasil mutasi dari SIV (simian immunodeficiency virus) yang trdpt pada simpanse. #HIV

17. SIV pd simpanse bermutasi mjd HIV dn masuk ke tubuh manusia diduga saat pemburu menyembelih simpanse utk dijadikan makanan. #HIV

18. Februari 2003: vaksin pertama utk HIV di uji coba, sayangnya vaksin ini gagal melindungi manusia dari infeksi HIV. #HIV

19. Bbrp riset membuktikan bahwa sunat atau sirkumsisi dpt mengurangi kemungkinan tertluar HIV melalui hubungan intim. #HIV

20. Uniknya walau cikal bakalnya dari simpanse, keluarga monyet yang lain yakni Baboon tdk dpt terinfeksi virus HIV. #HIV

21. Timothy Ray Brown atau dikenal dg nama "Berlin Patient" adalah orang pertama dn satu2nya yang sembuh dari HIV. #HIV

22. Sampai saat ini mengapa Timothy Ray Brown bisa sembuh dari HIV masih menjadi perdebatan dn penelitian. #HIV

23. 2008: Francoise Barré-Sinoussi dn Luc Montagnier mendapatkan hadiah nobel atas jasanya menemukan virus penyebab AIDS. #HIV

Posted in #kestwitwith 1 Comment →

Mengapa Anak Anda Batuk?05.04.10

Batuk pada anak merupakan gejala biasa yang sering terjadi pada saat perubahan musim terutama dari musim hujan ke musim panas. Namun, anda sebagai orang tua perlu waspada bahwa tidak semua batuk dapat dianggap sepele dan harus segera mendapatkan penanganan dokter.

Pusat Asma, Allergi dan Immunologi Amerika Serikat menyampaikan data penyebab batuk khronis pada anak yang perlu diwaspadai. Penyebab itu antara lain :

  • Asthma.
  • Radang sinus (Sinusitis) atau pilek alergi.
  • Asam lambung yang naik ke kekrongkongan.
  • Infeksi virus. Pada infeksi virus batuk dapat berhari hari sampai berminggu minggu.
  • Infeksi bakteri. Umumnya menyerang pada saluran nafas bagian bawah.
  • Menghirup benda asing seperti makanan dan mainan.
  • Iritasi yang dicetuskan oleh asap rokok dan polusi.

Meskipun batuk hal yang biasa, tapi tetaplah waspada.

Posted in Sekilas Infowith 2 Comments →

Faktor Resiko Radang Paru (Pneumonia)03.16.10

Pneumonia atau radang paru paru merupakan infeksi paru paru yang disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur.

Gejala utama pneumonia antara lain sesak nafas yang tanpa atau disertai dengan demam. Disamping pemeriksaan fisik, diagnosa pneumonia ditegakan dengan pemeriksaan foto ronsen dada dan pemeriksaan laboratorium rutin.

Berikut saya jabarkan beberapa faktor resiko yang memungkinkan seseorang terkena penyakit radang paru atau pneumonia :

  • Merokok.
  • Penderita dengan infeksi saluran nafas seperti influensa.
  • Penderita penyakit paru menahun seperti cystic fibrosis.
  • Penderita cerebral palsy.
  • Penderita dengan gangguan fungsi saraf yang menyebabkan kesulitan menelan seperti penyakit parkinson.
  • Penderita dengan penyakit khronis seperti diabetes, sirosis hati dan penyakit jantung.
  • Orang yang berada di asrama perawatan atau di tempat kumuh dengan kondisi yang kurang sehat.
  • Orang yang mengalami gangguan fungsi kekebalan tubuh.
  • Orang yang sedang dalam perawatan trauma/operasi sehingga pergerakannya terbatas.

Banyak dari faktor resiko tersebut yang mudah untuk dihindari, sekarang tinggal kemauan dari masing masing individu untuk menghindarinya. Mencegah memang jauh lebih baik daripada mengobati.

Posted in Info Penyakitwith 18 Comments →

Melindungi Komputer Dari Bahaya Internet10.08.09

Jika anda suka berbelanja secara online, berselancar di dunia maya dan menggunakan email, berikut tips yang bisa anda lakukan guna mengamankan data data penting anda.

Sampai detik ini langkah pertama untuk mengamankan komputer adalah dengan memasang program antivirus. Program ini akan melindungi komputer dari virus, trojan horse dan worm jahat. Jika ada virus baru muncul maka antivirus akan secara otomatis mengunduh data virus terbaru tersebut dari internet sehingga komputer anda tetap terlindungi.

Trojan horse adalah program kecil yang disusupi ke komputer kita dari internet yang bertujuan untuk mencuri data data penting sesuai dengan keinginan pembuatnya. Data data ini kemudian diunggah ke alamat pembuat trojan saat komputer kita tersambung ke internet.

Salah satu program perusak dan sangat berbahaya adalah backdoor trojan virus. Program ini dirancang untuk memanfaatkan kelemahan kelemahan yang ada pada sistem operasi Windows. Aktifitas virus ini tergantung dari keinginan pembuatnya. Ada yang bertujuan mencuri data data penting dari komputer sasaran, ada pula yang berujuan menghapus file penting dari Windows, yang pada ujungnya akan merusak sistem secara keseluruhan. Hebatnya lagi, backdoor trojan virus mampu menyembunyikan diri sehingga tidak terdeteksi oleh antivirus yang sudah ter-update sekalipun. Bahkan ada yang mampu menonaktifkan antivirus.

Program berbahaya lainnya yang berpotensi menganggu kenyamanan anda berkomputer adalah spyware. Spyware adalah program kecil yang terpasang pada program gratisan yang anda download dari internet. Program ini akan sangat menganggu karena ia akan selalu menampilkan iklan yang tidak anda inginkan saat membuka program gratisan tersebut. Disamping itu, ia akan mengirimkan data data mengenai aktifitas anda berkomputer kepada si pembuat begitu anda tersambung ke internet.

Bila anda suka ber-email ria maka anda harus berhati hati dengan apa yang disebut spoof email. Spoof email adalah email tipuan yang seakan akan berasal dari perusahan besar seperti ebay, paypal, internet banking dan lain lain. Email tipuan ini sebagian besar meminta data data penting dari akun anda untuk kemudian dicuri oleh pembuatnya. Jika anda mendapatkan email seperti ini lebih baik anda abaikan atau menanyakan kembali tentang kebenaran email tersebut kepada kontak email dari akun anda.

Akhirnya, jika anda menemukan gejala yang aneh dari komputer anda setelah beraktifitas di dunia maya, segera lakukan scanning dengan program antivirus. Tetapi cara yang paling ampuh untuk mengamankan komputer anda dari segala bahaya adalah dengan selalu menjaga aktifitas anda di dunia maya. Jangan melakukan tindakan yang belum anda ketahui efeknya apalagi menyangkut data data sensitif. Gunakanlah nurani anda dengan benar.

Posted in Teknologi Informasiwith 18 Comments →

Mari Mengenal dan Mencegah HIV/AIDS09.09.09

Sejak menginjakan kaki dan bertugas di Rumah Sakit Tentara Pembantu Atambua, ada dua tantangan utama yang harus saya hadapi yakni masalah kekurangan air dan banyaknya pasien dengan HIV positif.

Sejak ditemukan pertama kali pada tahun 1981, HIV sudah menginfeksi lebih dari 50 juta orang di seluruh dunia. Human Immunodeficiency Virus (HIV), menyerang dan menghancurkan sel CD4 limfosit T yang berperanan dalam sistem pertahanan tubuh manusia. Bila seluruh sel CD4 limfosit T sudah terinfeksi dan pertahanan tubuh manusia sangat menurun sehingga menimbulkan berbagai gejala penyakit maka orang tersebut masuk ke dalam keadaan yang dinamakan AIDS (Aquired Immunodeficiency Syndrome).

HIV terutama ditularkan melalui cairan tubuh/darah antara orang yang terinfeksi dengan orang yang sehat. Beberapa faktor resiko tertular HIV antara lain hubungan seksual yang beresiko, penggunaan obat suntik yang sembarangan, ditularkan dari ibu ke anak saat kehamilan dan tertusuk jarum suntik yang pernah digunakan oleh orang yang terinfeksi secara tidak sengaja.

Tanda dan Gejala

Pada stadium awal, orang yang terinfeksi HIV jarang sekali merasakan gejala apa apa. Bila ada maka gejala yang timbul lebih merupakan gejala flu biasa seperti demam, nyeri tenggorokan, pembesaran kelenjar getah bening dan bercak bercak kemerahan pada kulit. Gejala lainnya yakni nyeri otot dan persendian, diare, sakit kepala, mual, muntah, penurunan berat badan dan sariawan.

Saat penderita memasuki stadium khronis baru akan muncul gejala yang lebih khas dan parah seperti sariawan yang banyak, bercak keputihan pada mulut, herpes zoster, ketombe yang parah, dan keputihan yang parah. Gejala lainnya seperti lemah, demam, keringat malam, diare, tidak bisa makan, sesak, pembesaran kelenjar getah bening, penurunan berat badan dan gangguan psikis.

Pemeriksaan/Diagnosis

Selain berdasarkan pemeriksaan fisik dengan memperhatikan gejala dan tanda diatas maka pasien yang dicurigai menderita HIV positif selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan (enzyme immunoassay)/ELISA untuk mendeteksi antibodi virus di dalam serum/darah. Pemeriksaan lainnya seperti pemeriksaan kadar sel CD4, HIV RNA dan lain lain dilaksanakan berdasarkan kebutuhan.

Pengobatan

Tujuan utama pengobatan adalah mencegah berkembang biaknya virus dan mencegah terjadinya penurunan kekebalan tubuh. Saat ini telah banyak dikembangkan obat untuk maksud tersebut meskipun tidak menghilangkan virus secara tuntas. Dan yang utama dari proses pengobatan ini adalah konseling sehingga penderita dapat menerima keadaannya dengan tabah serta keluarga mengerti kondisi yang dihadapi oleh pasien dan memberikan dukungan atas pengobatan tersebut.

Pencegahan

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan HIV antara lain :

  • Dianjurkan untuk selalu mengganti jarum suntik bagi mereka yang kecanduan obat obatan.
  • Melakukan hubungan seksual yang aman dengan tidak bergonta ganti pasangan.
  • Menggunakan kondom bagi mereka yang suka berhubungan seksual yang beresiko.
  • Menaati tata cara perlindungan diri bagi mereka yang bekerja di bidang kesehatan.

Setiap tempat yang kita tempati memang akan memberikan tantangan baru bagi kita, sekarang tinggal bagaimana kita menghadapi tantangan tersebut.

Posted in Info Penyakitwith 15 Comments →

Flu Babi (Swine Flu)06.27.09

Flu babi (swine flu) merupakan penyakit saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus influenza. Penyakit ini sebenarnya jamak menyerang ternak babi, namun kini telah mengalami perubahan yang drastis dan mampu untuk menginfeksi manusia. Gejala yang timbul pada manusia pun mirip dengan apa yang terjadi pada babi.

Flu babi pertama kali diisolasi dari seekor babi yang terinfeksi pada tahun 1930 di Amerika Serikat. Pada perkembangannya, penyakit ini dapat berpindah ke manusia terutama menyerang mereka yang kontak dekat dengan babi. Lama tidak terdengar lagi kabarnya ternyata virus ini mengalami serangkaian mutasi sehingga muncul varian baru yang pertama kali menyerang manusia di Meksiko pada awal tahun 2009. Varian baru ini dikenal dengan nama virus H1N1 yang merupakan singkatan dari dua antigen utama virus yaitu hemagglutinin tipe 1 dan neuraminidase tipe 1.

Apa saja gejala flu babi?

Gejala utama flu babi mirip dengan gejala influenza pada umumnya seperti : demam, batuk, pilek, letih dan sakit kepala. Beberapa pasien dapat mengalami mual, muntah dan diare.

Penyakit ini dapat jatuh ke arah yang lebih buruk sehingga pasien mengalami kesulitan untuk bernafas dan memerlukan alat bantu nafas (ventilator). Bila ada bakteri yang ikut ikutan menginfeksi paru paru maka pasien dapat mengalami radang paru paru atau pneumonia. Beberapa diantaranya dapat mengalami gejala kejang kejang. Kematian umumnya terjadi karena adanya infeksi sekunder bakteri pada paru paru sehingga diperlukan antibiotika yang pas untuk mengatasi infeksi tersebut.

Bagaimana mendiagnosa flu babi?

Diagnosa flu babi ditegakan berdasarkan gejala klinis pasien dan riwayat kontak dengan mereka meraka yang memiliki gejala seperti diatas. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan lendir atau dahak yang berasal dari tenggorokan pasien. Pemeriksaan ini gunanya untuk membedakan apakah virus yang menginfeksi penderita tersebut termasuk virus tipe A atau B. Bila ternyata hasilnya adalah virus tipe B maka dapat dipastikan bahwa pasien tersebut bukan terinfeksi flu babi. Namun bila ternyata hasilnya adalah virus tipe A maka ada kemungkinan penderita tersebut menderita flu babi atau terinfeksi virus H1N1. Sampel ini selanjutnya dikirim ke laboratorium yang lebih lengkap untuk memastikan adanya antigen virus flu babi sehingga diagnosa flu babi dapat ditegakan dengan pasti.

Seberapa lama masa penularan virus flu babi?

Orang yang menderita flu babi A (H1N1) menurut para ahli akan tetap menularkan penyakitnya sampai hari ketujuh. Jika sampai hari ketujuh ternyata penyakitnya belum membaik maka dianggap orang tersebut masih dapat menularkan penyakitnya sampai gejala flu benar benar hilang. Anak anak khususnya balita memiliki potensi waktu penularan yang lebih panjang.

Periode penularan penyakit flu babi masih terggantung lagi pada jenis atau strain dari virus H1N1. Jika pasien di rawat di rumah maka dianjurkan untuk tidak keluar rumah dahulu sampai penyakit yang diderita benar benar sembuh kecuali yang bersangkutan segera ke dokter atau ke rumah sakit.

Bagaimana mengobati flu babi?

Meskipun telah lama ditemukan vaksin untuk mencegah penularan virus influenza, namun vaksin untuk virus flu babi (H1N1) sampai saat ini belum ada. Saat ini beberapa laboratorium pemerintah yang dibiayai oleh WHO sedang mengembangkan penelitian untuk menemukan vaksin virus flu babi.

Dua obat anti virus yang dipercaya mampu mencegah bertambah parahnya flu babi adalah zanamivir (Relenza) dan oseltamivir (Tamiflu). Penggunaan obat ini tidak boleh sembarangan karena ditakutkan akan terjadi resistensi virus terhadap kedua obat tersebut. Obat ini juga tidak direkomendasikan untuk gejala flu yang telah muncul lebih dari 48 jam. Pada keadaan yang berat, pasien mungkin membutuhkan penanganan intensif lebih lanjut di rumah sakit.

Bagaimana cara mencegah penularan flu babi?

Cara paling ampuh untuk mencegah penularan virus flu babi pada prinsipnya sama dengan cara mencegah penularan virus influenza yang lain yaitu vaksinasi. Sayangnya vaksin untuk flu babi sampai saat ini belum ditemukan.

Cara lain untuk mencegah penularan virus ini adalah dengan meminimalisir kontak dengan virus seperti mencuci tangan sesering mungkin, jangan menyentuh wajah anda terutama hidung dan mulut serta menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang menderita flu.

Pencegahan penularan juga bisa dilakukan oleh mereka yang telah terinfeksi dengan cara : menghindari keramaian dan selalu tinggal di rumah. Jangan bekerja dan bersekolah dahulu sampai keadaan membaik. Hindari bersin, batuk dan berbicara terlalu dekat dengan orang lain.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics