Tanda Dan Gejala Endometriosis07.19.10

Setelah sebelumnya membahas tentang penyebab terjadinya endometriosis, maka kali ini saya akan membahas apa saja tanda dan gejala saat seseorang menderita endometriosis.

Sekedar mengingatkan, endometriosis adalah penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya jaringan bagian dalam rahim di luar rahim atau di tempat yang tidak sesuai.

Berikut beberapa tanda dan gejala yang dialami seseorang penderita endometriosis.

  • Nyeri luar biasa saat menstruasi dan semakin lama nyeri yang dirasakan akan semakin hebat.
  • Rasa nyeri akan menetap pada daerah pinggul dan sekitar tulang ekor.
  • Nyeri pada perut bagian atas.
  • Nyeri saat berhubungan intim atau setelahnya.
  • Nyeri saat pergerakan usus atau saat kencing ketika menstruasi.
  • Perdarahaan abnormal diantara siklus menstruasi.
  • Sulit hamil.
  • Merasa mudah capek atau lelah.
  • Mual, muntah, susah buang air besar, diare saat menstruasi.

Posted in Info Penyakitwith View Comments

Serba Serbi Sakit Perut04.06.10

Sakit perut atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah abdominal pain adalah perasaan nyeri atau sakit yang dirasakan pada perut. Secara anatomi, rongga perut atau abdomen dibatasi oleh diafragma di bagian atas dan tulang pinggul di bagian bawah. Meskipun nyeri perut juga bisa disebabkan oleh otot dan kulit yang membungkus rongga perut, namun biasanya istilah abdominal pain digunakan untuk menggambarkan keluhan yang disebabkan oleh gangguan organ yang ada di dalam rongga perut. Organ tersebut antara lain lambung, usus halus, usus besar, hati, kandung kencing dan pankreas.

Kadangkala, nyeri yang dirasakan pada rongga perut bukan berasal dari kelainan organ yang ada di rongga perut begitu pula sebaliknya kelainan organ yang terdapat di dalam rongga perut, rasa nyeri bisa dirasakan sampai di luar rongga perut.

Apakah penyebab abdominal pain?

Nyeri perut umumnya disebabkan oleh karena adanya peradangan (contoh : appendicitis, diverticulitis, colitis), peregangan organ (contoh : sumbatan usus, sumbatan saluran empedu, pembengkakan hati), dan gangguan aliran darah ke organ (contoh : kolitis iskemia).

Kadangkala penyebab gangguan ini sulit ditentukan sehingga dikelompokan ke dalam istilah Irritable Bowel Syndrome (IBS).

Bagaimana mendiagnosa atau menentukan penyebab abdominal pain?

Untuk menentukan penyebab abdominal pain, dokter melakukan langkah langkah berikut :

1. Anamnesa (Wawancara).

Pasien ditanyakan tentang riwayat keluhannya. Mulai dari karakteristik nyerinya, kapan nyeri mulai dirasakan, sampai keluhan keluhan lain yang dirasakan berbarengan dengan rasa nyeri di perut. Ditanyakan pula riwayat penyakit yang pernah dirasakan oleh pasien yang kira kira berhubungan dengan keluhannya saat ini.

2. Pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan fisik meliputi kondisi pergerakan usus dan organ di dalam rongga perut. Tanda tanda peradangan, nyeri tekan, pembesaran organ dan lain lain.

3. Pemeriksaan penunjang.

Pemeriksaan penunjang meliputi, pemeriksaan laboratorium, ronsen, USG dan sebagainya.

Apa yang anda harus siapkan sebelum ke dokter?

Tidak selamanya dokter mudah menentukan penyebab dari nyeri perut. Sangat diperlukan kerjasama pasien dalam mengungkapkan keluhannya dengan lebih jelas sehingga membantu dokter dalam menentukan penyebab nyeri perut yang diderita pasien.

Berikut hal hal yang perlu anda catat sebelum ke dokter :

  • Obat yang selama ini anda konsumsi.
  • Riwayat alergi obat, makanan dan bahan bahan lainnya.
  • Obat yang anda konsumsi untuk meredakan keluhan anda saat ini.
  • Riwayat penyakit khronis yang pernah anda derita seperti penyakit jantung, diabetes, dan sebagainya.
  • Riwayat operasi pembedahan sebelumnya terutama di daerah perut.
  • Riwayat opname sebelumnya/
  • Riwayat pemeriksaan yang sebelumnya dilakukan.
  • Riwayat keluarga yang memiliki keluhan yang sama.
  • Riwayat merokok, konsumsi alkohol dan sebagainya.

Yang perlu anda ceritakan sehubungan dengan keluhan yang anda derita saat ini antara lain :

  • Kapan nyeri mulai dirasakan.
  • Apakah ada keluhan yang sama sebelumnya.
  • Frekuensi nyeri yang dirasakan.
  • Apakah nyeri datang tiba tiba ada bertahap.
  • Seberapa parah nyeri yang dirasakan.
  • Apa yang menyebabkan nyeri bertambah parah.
  • Apa yang dapat mengurangi rasa nyeri.
  • Karakteristik nyeri.
  • Keluhan lain yang berbarengan dengan nyeri perut seperti demam, kedinginan, keringat dingin, diare, penurunan berat badan, berak darah, hilangnya nafsu makan, mual, dan lemas.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Info Penyakitwith View Comments

Deteksi Dini Kanker08.31.09

  

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Pencegahan terhadap penyakit juga akan menghindarkan kita dari biaya pengobatan yang sungguh luar biasa mahalnya. Tidak ada satupun penyakit yang ada di muka bumi ini yang tidak mampu untuk dicegah. Sebaliknya, banyak sekali penyakit yang sampai saat belum ditemukan obatnya.

Salah satu penyakit yang sampai saat ini sangat sulit diobati adalah kanker. Karena sulit diobati sudah barang tentu kanker menjadi salah satu penyakit yang sangat mematikan.

Seperti halnya penyakit lain, kanker pun bisa dicegah dengan melakukan deteksi dini. Semakin dini kanker diketahui maka pengobatan yang dilakukan akan semakin bagus hasilnya. Berikut saya tulis langkah langkah deteksi dini pada beberapa penyakit kanker yang cukup banyak menyebabkan kematian.

Kanker Serviks ( Kanker Leher Rahim )

Lakukan pemeriksaan pap smear secara rutin terutama bagi para wanita yang aktif secara seksual. Pap smear sebaiknya mulai dilakukan setelah 3 tahun melakukan aktifitas seksual dan di ulang setiap tiga tahun.

Pap smear tidak perlu dilakukan bagi mereka yang telah berumur diatas 65 tahun yang sebelumnya telah melakukan pemeriksaan rutin dan bagi mereka yang telah diangkat rahimnya.

Kanker Ovarium

Pemeriksaan rutin untuk deteksi dini kanker ovarium adalah dengan USG. Pengukuran kadar ca125 dan pemeriksaan pelvis tidak dianjurkan karena hasil yang didapatkan tidak terlalu memuaskan serta tidak praktis.

Kanker Payudara

Deteksi dini kanker payudara adalah dengan melakukan pemeriksaan payudara mandiri (SADARI). Pemeriksaan ini bisa secara rutin dilakukan setiap hari dengan meraba apakah ada benjolan pada payudara.

Pemeriksaan lainnya adalah dengan melakukan mamografi setiap 1 sampai 2 tahun bagi perempuan yang berusia diatas 40 tahun terutama mereka yang memiliki saudara yang pernah menderita kanker payudara.

Kanker Usus Besar

Pemeriksaan rutin untuk deteksi dini kanker usus besar sebaiknya dilakukan bagi mereka yang telah berusia diatas 50 tahun. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan darah tersamar pada kotoran (occult blood test) dan kolonoskopi setiap sepuluh tahun.

Deteksi dini harus dilakukan lebih awal untuk mereka yang dikatakan memiliki resiko tinggi yaitu ada riwayat keluarga yang menderita kanker usus besar.

Posted in Info Kesehatanwith View Comments

Berkenalan Dengan Wasir (Hemoroid)01.20.09

Saat menjalani tes kesehatan dalam rangka penerimaan CPNS di TNI AD, ada satu ritual yang harus saya lalui bersama teman teman yaitu nungging. Istilah nungging disini bukan semacam perkenalan ala Kampung Gajah tetapi memang nungging dalam arti sebenarnya. Ternyata, posisi nungging merupakan salah satu cara terbaik untuk memeriksa adanya hemoroid atau ambeien atau wasir.

Apa sih hemoroid itu?

Hemoroid dapat diartikan sebagai suatu benjolan yang ada disekitar anus yang didalamnya terdapat pembuluh darah balik (vena), otot dan jaringan ikat elastis. Anus sendiri merupakan suatu muara usus besar tempat keluarnya kotoran hasil dari pencernaan makanan.

Setiap orang pasti memiliki hemoroid, cuma karena ukurannya kecil hemoroid ini sering diabaikan. Hemoroid akan menimbulkan masalah bila ia membesar dan berdarah.

Meskipun hemoroid dapat dijumpai pada setiap orang, namun yang membesar dan menimbulkan masalah hanya 4% dari total populasi. Kejadian hemoroid tidak memandang jenis kelamin dan umumnya meningkat pada usia 45 sampai 65 tahun.

Lalu, apa yang menyebabkan hemoroid?

Penyebab pasti dari pembesaran hemoroid masih belum diketahui. Meskipun demikian, ada beberapa teori yang dapat digunakan menjelaskan apa yang menyebabkan timbulnya hemoroid, diantaranya : kurangnya konsumsi serat pada makanan, susah buang air besar dalam jangka waktu yang lama dan adanya konstipasi. Kehamilan juga diduga berperanan dalam timbulnya hemoroid, namun alasan untuk itu masih belum jelas.

Apa saja gejala yang timbul akibat hemoroid?

Gejala utama dari hemoroid adalah timbulnya rasa nyeri saat buang air besar akibat rangsangan pada saraf yang ada disekitar anus. Bila hemoroid terus membesar maka akan dapat diraba tonjolan pada anus yang terkadang bisa mengecil dengan sendirinya. Tonjolan ini akan membesar saat mengedan, sebaliknya akan mengecil saat rebahan.

Bila terjadi gesekan hemoroid dengan kotoran yang keras, maka hal tersebut akan menyebabkan hemoroid teriritasi dan luka sehingga terjadi perdarahan.

Apa saja jenis hemoroid?

Hemoroid dapat dibagi 2 yaitu hemoroid interna dan eksterna. Hemoroid eksterna tentu sangat mudah diketahui karena hemoroid jenis ini akan menonjol keluar. Lalu bagaimana dengan hemoroid interna? Para ahli membagi hemoroid interna menjadi 4 derajat untuk menilai tingkat keparahannya.

Grade 1, terjadi perdarahan tetapi tidak ada tonjolan rektum.

Grade 2, terjadi tonjolan rektum tetapi bisa masuk kembali dengan sendirinya.

Grade 3, terjadi tonjolan rektum tetapi bisa masuk kembali dengan bantuan tangan.

Grade 4, terjadi tonjolan rektum disertai dengan bekuan darah dan tonjolan ini menutupi muara anus.

Sedangkan untuk hemoroid eksternal, gejalanya tidak separah hemoroid internal terutama masalah nyeri dan perdarahan. Mungkin karena letaknya yang dibawah klep anus sehingga gejala yang timbul tidak mempengaruhi fungsi dari anus.

Bagaimana mengobati hemoroid?

Langkah pertama dalam mengobati hemoroid adalah dengan meminimalisasi kemungkinan penyebab dari hemoroid tersebut. Bila disebabkan oleh faktor makanan maka dianjurkan untuk mulai mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat seperti buah buahan, sayur sayuran, padi padian dan sereal. Konsumsi obat pelunak kotoran dan minum yang banyak juga direkomendasikan.

BIla dengan pengaturan diet gagal, maka dilanjutkan dengan menggunakan obat obatan antihemoroid. Ada beberapa sediaan obat diantaranya, salep, krim dan tablet anus. Untuk mendapatkan obat ini lebih baik anda berkonsultasi dengan dokter kesayangan anda sebab ada beberapa obat yang harus didapatkan dengan resep dokter.

Pilihan terakhir pengobatan hemoroid adalah dengan operasi. Operasi biasanya dilakukan pada hemoroid yang parah dan sulit diatasi dengan obat obatan. Namun biasanya, walau telah dilakukan operasi, pasien tetap dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat.

Posted in Info Penyakitwith View Comments

Sekilas Tentang Diare10.30.08

Diare merupakan penyakit yang sangat umum di masyarakat. Hampir setiap orang pernah mengalami diare sepanjang hidupnya. Disebut diare bila kotoran atau tinja yang keluar sangat lembek atau bahkan encer dengan frekuensi lebih dari normal. Sebenarnya diare merupakan salah satu mekanisme tubuh untuk mengeluarkan racun yang terdapat dalam usus besar. Racun ini bisa bersumber dari makanan atau hasil dari metabolisme kuman.

Gejala diare biasanya disertai dengan gejala tambahan seperti mual, muntah, rasa tidak enak di perut, mules, haus, demam dan lemas karena dehidrasi. Pada anak anak dan orang tua diatas 65 tahun diare sangat berbahaya. Bila penanganan terlambat dan mereka jatuh ke dalam dehidrasi berat maka bisa berakibat fatal.

Diare terjadi akibat dari berkurangnya kemampuan usus besar dalam menyerap air yang terdapat dalam kotoran. Pada orang dewasa penyebab paling sering dari gangguan ini adalah bakteri E. coli dan salmonella. E.coli sebenarnya bakteri yang normal hidup dalam usus besar kita, sayangnya jika jumlahnya terlalu banyak maka ia akan menjadi berbahaya dan menganggu proses penyerapan air sehingga menyebabkan diare. E.coli yang berlebihan ini biasanya bersumber dari buah atau sayuran yang terkontaminasi kotoran manusia yang kemudian kita makan tanpa mencucinya dengan baik.

Penyebab lain dari diare adalah alergi makanan. Selain menyebabkan gejala alergi secara umum seperti gangguan kulit dan gangguan nafas, alergi makanan juga dapat menimbulkan diare. Alergi makanan yang paling sering menyebabkan diare adalah alergi terhadap protein susu yang disebut laktosa. Kemampuan tubuh mencerna laktosa akan semakin berkurang seiring dengan bertambahnya usia sehingga kemungkinan terjadinya diare akibat laktosa akan semakin besar. Laktosa merupakan contoh kecil dari zat yang dapat menyebabkan diare. Banyak pula yang alergi terhadap zat lain seperti gluten dan lain lain sehingga menimbulkan diare.

Umumnya diare akan sembuh sendiri dalam beberapa hari. Kita hanya perlu istirahat dan minum cairan yang banyak untuk mencegah dehidrasi. Dehidrasi akan sangat fatal akibatnya pada anak anak dan orang tua. Bila asupan cairan yang diberikan melalui minum dirasa kurang maka perlu dipikirkan untuk memberikan cairan melalui infus.

Setelah masalah kebutuhan cairan dapat diatasi baru kita memikirkan pengobatan definitif untuk diarenya. Anda bisa membeli obat obat diare yang banyak dijual di warung warung. Minumlah sesuai dengan aturan yang tertulis di kemasannya. Bila diare tetap berlangsung lebih dari 3 hari maka segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Posted in Info Penyakitwith View Comments

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom

  • Kontributor BlogDokter

    Ingin Menulis Di Blogdokter.Net? Silakan Mendaftar Disini

  • Kontributor

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Recent Comments

    Powered by Disqus
  • Top Commenters

    Powered by Disqus
  • Daftar/Masuk