Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar09.28.08

burns.gif

Tidak seperti luka bakar derajat tiga yang memerlukan penanganan medis khusus, luka bakar kecil yang sering kita alami di rumah ternyata membutuhkan penanganan simpel yang bisa dilakukan siapa saja. Tidak peduli apa yang menyebabkan luka bakar, hal yang paling utama dipikirkan adalah semakin cepat penanganannya maka hasilnya akan semakin baik. Apa yang anda lakukan pada menit menit pertama setelah terbakar akan menentukan hasil dari penyembuhan luka bakar tersebut pada kulit.

Susu merupakan cairan yang paling bagus untuk mengompress luka bakar kecil. Rendam daerah luka dengan susu selama 15 menit atau lebih. Bila anda kesulitan merendam, anda bisa menggunakan handuk yang telah dibasahi susu untuk menutup daerah yang terbakar. Lemak yang terdapat dalam susu akan menyejukan daerah yang terbakar dan mempercepat penyembuhan.

Setelah 24 jam, basuhlah daerah yang terbakar dengan lembut menggunakan sabun dan air bersih. Usahakan daerah luka tetap kering dan tertutup setelah dibersihkan untuk mencegah infeksi.

Menggunakan terlalu banyak es atau air yang sangat dingin akan memperburuk kondisi luka bakar. Gunakanlah air yang sejuk dan bukan yang dingin. Air sejuk akan mencegah jaringan yang terbakar meluas dan air ini berfungsi pula sebagai pereda rasa nyeri sementara.

Lidah buaya akan mempercepat proses penyembuhan. Dua atau tiga hari setelah terluka, anda dapat membubuhi daerah luka dengan cairan dari daun lidah buaya. Kesejukan dari cairan itu akan membantu meredakan nyeri. Gunakan empat sampai 5 kali sehari tanpa ditutup dengan perban.

Makanlah banyak makanan yang mengandung vitamin C. Vitamin ini akan membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Selain itu, anda juga harus banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A dan E. Vitamin E akan mempercepat penyembuhan dan mencegah pembentukan jaringan parut.

Irislah kentang lalu tutup daerah yang terbakar menggunakan irisan tersebut. Zat tepung pada kentang akan menetralisir luka bakar, rasa nyeri dan mencegah pembentukan jaringan parut.

Madu yang digunakan untuk menutup luka akan menyejukan luka, meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan. Madu juga akan mencegah infeksi kuman serta melindungi daerah luka.

Minyak lavender akan meredakan rasa nyeri dan mempercepat penyembuhan serta mencegah jaringan parut. Pertama tama, bersihkan daerah luka dengan air dan sabun. Campur minyak lavender dengan minyak zaitun dengan perbandingan 1 : 3. Selanjutnya tutuplah daerah luka dengan campuran tadi.

Menutup luka bakar dengan menggunakan putih telur akan mencegah luka bakar menjadi kering.

Semua tips diatas hanya berlaku untuk luka bakar derajat ringan dengan daerah yang tidak begitu luas. Bila sebaliknya, anda harus segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Posted in Tips Kesehatanwith View Comments

Rambut Anda Berketombe?04.06.08

Ketombe

Ketombe yang dalam bahasa kedokterannya disebut dengan seborrhea atau dermatitis seboroik sering terjadi pada kulit yang berminyak, namun tidak sedikit pula yang ditemukan pada tipe kulit kering. Ketombe tidak hanya menyerang kulit kepala, namun ia bisa menyerang daerah lain seperti pada wajah, lipatan payudara, ketiak dan lain lain.

Ketombe adalah kelainan kulit yang disebabkan oleh karena kulit yang terlalu lembab atau berminyak. Kelembaban dan minyak yang berlebihan pada kulit akan menyebabkan kulit meradang. Hal inilah mengapa ketombe dimasukan ke dalam kelompok penyakit radang kulit atau dermatitis.

Sering kita mendengar dan melihat iklan di media massa tentang shampo yang katanya mampu untuk mengatasi rambut yang berketombe. Sayangnya tidak semua penderita ketombe bijak dalam menyikapi iklan tersebut sehingga mereka akan terus berganti ganti shampo yang menurut iklan cukup ampuh untuk mengatasi rambut berketombe. Perlu diketahui bahwa shampo yang biasa anda pakai tidak akan menyebabkan rambut anda berketombe dan tidak semua shampo bermanfaat untuk mengobati ketombe.

Shampo yang dibuat untuk mengobati ketombe sedikitnya harus mengandung bahan bahan seperti tar, salicylic acid, zinc, selenium sulfide dan ketoconazole. Walaupun tidak ada jaminan bahwa shampo yang mengandung bahan bahan tersebut akan mampu 100% mengobati ketombe namun bahan bahan tersebut minimal akan mampu untuk mengendalikan serangan ketombe pada kulit kepala.

Anda dapat menggunakan shampo anti ketombe sesuka anda. Bisa seminggu sekali, dua hari sekali atau bisa juga setiap hari. Semua terggantung pada keparahan dari gejala ketombe yang anda derita. Makin parah keadaannya maka makin sering pula anda harus menggunakan shampo anti ketombe.

Jika dalam beberapa kali pemakaian ketombe sudah lenyap maka anda dapat mengganti shampo perawatan tersebut dengan shampo biasa. Jika ketombe muncul lagi maka anda sebaiknya kembali menggunakan shampo anti ketombe. Demikian terus berulang ulang sampai ketombe anda berkurang dengan drastis.

Selain dengan shampo, pengobatan ketombe juga dapat menggunakan krim yang mengandung kortison dan anti jamur. Kortison akan berfungsi untuk mengurangi reaksi radang. Belilah krim yang konsentrasi kortisonnya antara 0,5% atau 1% agar krim tersebut aman digunakan pada wajah. Gunakan krim ini dua kali sehari pada bagian kulit yang berketombe.

Seperti halnya shampo, penggunaan krim sebaiknya dihentikan bila ketombe sudah menghilang dan dipakai lagi bila nantinya ketombe muncul lagi.

Jika semua usaha diatas sudah anda lakukan namun ketombe tetap membandel maka sebaiknya anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit langganan anda. Pengobatan ketombe memang susah susah gampang. Susahnya karena ketombe sering kambuh dan tidak bisa hilang sama sekali, sedangkan gampangnya, ketombe bisa dihilangkan dengan cara cara yang sangat sederhana dan murah.

Posted in Info Penyakitwith View Comments

Merawat Kulit Bayi03.31.08

2376961710 886d7da532 M

Mempunyai seorang bayi bagi mereka yang baru berkeluarga merupakan anugerah yang sangat membahagiakan. Selain sebagai penerus keturunan, seorang anak merupakan malaikat yang akan mengubah kebahagiaan sebuah keluarga. Sayangnya tidak sedikit dari mereka terutama yang baru pertama kali mempunyai bayi kebingungan bagaimana memberikan perawatan yang optimal bagi bayinya. Tanpa perawatan yang bagus tentu bayi tidak akan tumbuh seperti yang diharapkan.

Salah satu perawatan yang penting adalah perawatan terhadap kulit bayi. Walaupun sama sama bernama kulit, perawatan kulit pada bayi tidak sama dengan orang dewasa. Kulit bayi yang lembut dan belum tumbuh sempurna memerlukan perawatan ekstra dan khusus.

Beberapa orang tua akan kebingungan begitu mendapatkan kulit bayinya kemerahan, kering, mengelupas, dan berjerawat. Anda tentu tidak ingin mengalami nasib serupa dengan orang tua tersebut. Berikut beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mencegah bayi anda mengalami masalah pada kulitnya yang lembut.

Bayi yang baru lahir memiliki kulit yang sangat sensitif. Sesuatu yang sebenarnya tidak mempunyai efek yang berarti pada kulit sensitif orang dewasa, pada kulit bayi bisa mempunyai efek yang besar. Lingkungan tempat bayi berada merupakan salah satu faktor penting dalam perawatan kulit bayi. Handuk, selimut, sprei, pakaian, merupakan bahan bahan yang selalu bersentuhan dengan kulit bayi kesayangan kita. Pastikan anda sudah mencuci semua bahan dan alat tersebut dengan sabun khusus hipoalergi yang dibuat khusus untuk bayi. Pilihlah pakaian bayi berbahan lembut dan longgar. Untuk menjaga kehangatan bayi, gunakanlah beberapa lapis pakaian dengan bahan yang lembut, jangan menggunakan bahan yang berbulu dan tebal.

Saat mandi, gunakanlah sabun dan shampo yang dibuat khusus untuk bayi. Sabun dan shampo orang dewasa sangat tidak cocok untuk kulit bayi, meskipun sabun dan shampo tersebut diperuntukan bagi kulit sensitif. Memandikan bayi yang baru lahir tidak dianjurkan terlalu sering. Memandikan terlalu sering menyebabkan bayi rawan terkena hipotermi dan kulit bayi menjadi kering dan mengelupas.

Ingat selalu untuk melindungi kulit bayi anda dari terik sinar matahari saat berjalan jalan di luar rumah. Walaupun sebenarnya mereka memerlukan udara yang segar dan cahaya matahari, ada baiknya anda menghindari cahaya matahari yang menyengat di siang dan sore hari. Pilihlah sinar matahari pada pagi hari karena terbukti pembentukan vitamin D pada tubuh sangat terbantu dengan adanya cahaya matahari pagi hari. Bila terpaksa mengajak bayi anda keluar rumah pada siang hari, lindungilah kulit mereka dengan pakaian yang memadai. Gunakan lotion pelindung matahari bila diperlukan dan gunakan yang memang aman untuk kulit bayi.

Hubungi segera dokter anda bila anda membutuhkan informasi lebih banyak tentang cara cara melindungi kulit bayi. Demikian pula halnya bila terdapat kelainan kelainan kecil pada kulit bayi, jangan menunda untuk membawa bayi anda ke dokter.

Posted in Tips Kesehatanwith View Comments

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom

  • Kontributor BlogDokter

    Ingin Menulis Di Blogdokter.Net? Silakan Mendaftar Disini

  • Kontributor

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Recent Comments

    Powered by Disqus
  • Top Commenters

    Powered by Disqus
  • Daftar/Masuk