Sekilas Tentang Penyebab Endometriosis07.06.10

Endometriosis merupakan suatu penyakit yang ditandai oleh tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim. Endometrium sendiri adalah lapisan paling luar dari rahim yang berbatasan langsung dengan rongga rahim. Endometrium sangat penting peranannya dalam proses menstruasi dan perlengketan plasenta saat kehamilan.

Menurut beberapa literatur, faktor faktor yang diduga menjadi penyebab terjadinya endometriosis adalah.

  • Perempuan yang belum pernah hamil dan mempunyai anak.
  • Lamanya masa menstruasi yang melebih 7 hari.
  • Siklus haid yang lebih pendek dari 27 hari.
  • Mempunyai riwayat keluarga yang menderita endometriosis.
  • Kondisi kesehatan yang menganggu siklus menstruasi sehingga menjadi tidak normal.
  • Mempunyai riwayat menderita penyakit radang panggul yang merusak beberapa sel yang ada di dalam kandungan.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Utung Ruginya Pil Kontrasepsi01.13.10

Sampai saat ini pil kontrasepsi masih menjadi pilihan bagi wanita yang ingin ber-KB atau mencegah kehamilan. Selain praktis karena bisa dilakukan secara mandiri, pil ini juga bisa dengan mudah di dapatkan di apotek apotek.

Seperti halnya metode kontrasepsi hormonal yang lain, pil kontrasepsi bekerja dengan ‘menganggu’ proses hormonal yang normal pada tubuh seorang wanita. Gangguan ini akan menyebabkan pematangan dan pelepasan sel telur dari indung telur akan ikut ikutan terganggu. Sel sperma tentu tidak akan berhasil membuahi sel telur bila memang tidak ada sel telur yang keluar dari indung telur.

Selain sebagai alat kontrasepsi, pil kontrasepsi juga memiliki keuntungan lain yaitu :

  1. Mengurangi lamanya periode menstruasi.
  2. Membantu mengurangi rasa sakit saat menstruasi.
  3. Mengurangi terjadinya kista ovarium.
  4. Mengurangi resiko terjadinya kehamilan ektopik (kehamilan di luar kandungan), penyakit radang panggul, anemia, rematik, kanker rahim dan kanker indung telur pada penggunaan metode KB yang lain.

Sedangkan efek samping penggunaan pil kontrasepsi antara lain :

  1. Mata kabur.
  2. Nyeri pada persendian.
  3. Batuk dan nyeri dada.
  4. Sakit perut.

Saat ini terdapat 3 macam pil kontrasepsi yang beredar luas yaitu :

  1. Pil kombinasi yang mengandung hormon estrogen dan progesteron. Pil jenis ini merupakan pil yang paling jamak digunakan.
  2. Pil kontrasepsi darurat yang digunakan untuk mencegah terjadinya kehamilan sesaat setelah berhubungan badan tanpa pengaman.
  3. Minipil yang hanya mengandung progesteron untuk wanita yang tidak boleh mengkonsumsi estrogen karena beberapa alasan.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Info Kesehatanwith 5 Comments →

Sel Darah Putih01.11.10

Sel darah putih atau dalam bahasa Inggris disebut dengan  white blood cell (WBC) merupakan komponen darah yang berperanan dalam memerangi infeksi. Sel darah yang juga dikenal dengan leukosit ini terbagi dalam beberapa tipe dan dua tipe yang paling umum adalah limposit dan neutropil.

Limposit diproduksi oleh jaringan lympoid yang terdapat di dalam organ limfa, kelenjar limfe dan kelenjar thymus. Limposit bertugas untuk memerangi zat zat yang dihasilkan oleh kuman penyakit dengan membentuk zat kekebalan tubuh atau antibodi. Antibodi yang dibentuk sangat spesifik sesuai dengan jenis kuman yang menginfeksi. Pembentukan antibodi memerlukan waktu beberapa hari sampai beberapa minggu sesuai dengan jenis kuman yang menginfeksi.

Seperti halnya limposit, neutropil juga berperanan sangat penting dalam upaya tubuh memerang infeksi. Neutropil dibentuk di dalam sumsum tulang dan beredar ke seluruh tubuh melalui sirkulasi darah. Selanjutnya neutropil akan keluar dari peredaran darah menuju jaringan yang terinfeksi. Nanah yang biasanya terdapat dalam luka mengandung banyak sekali neutropil. Dalam kondisi normal, infeksi bakteri yang serius akan merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak lagi neutropil sehingga nilai WBC akan meningkat.

Kadar WBC dihitung berdasarkan jumlah sel darah putih yang ada pada sampel darah penderita. Nilai normal dari WBC adalah antara 4 ribu sampai 11 ribu per mikroliter. Kadar WBC yang rendah dikenal dengan istilah leukopenia sementara kadar yang tinggi disebut leukositosis.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Perut Membesar? Waspadai Ascites09.12.09

Perut anda tiba tiba membesar tanpa sebab yang jelas? Anda mempunyai riwayat penyakit hati? Hati hati, bisa jadi anda mengalami apa yang dinamakan ascites.

Dalam dunia kedokteran, ascites diartikan sebagai kondisi yang mana dalam perut seseorang terdapat akumulasi cairan yang disebabkan oleh peningkatan tekanan darah pada pembuluh darah portal (portal hypertension).

Secara umum, ascites dapat terjadi bila ada perubahan kadar albumin dalam sirkulasi darah. Sekedar tahu, albumin ini berfungsi sebagai pengaturan keseimbangan cairan di dalam dan di luar sel manusia.

Perubahan kadar albumin ini bisa naik atau turun. Naik turunya kadar albumin terggantung dari kondisi tubuh atau penyakit yang dialami penderita. Keadaan – keadaan yang dapat meningkatkan kadar albumin antara lain :

  • Penyakit sirrosis hepatis.
  • Peningkatan tekanan vena portal.
  • Hepatitis khronis.
  • Penyakit jantung kongestif.
  • Metastase kanker ke hati.
  • Hipotiroid.
  • Hepatitis non alkohol.

Sedangkan yang dapat menurunkan kadar albumin antara lain :

  • Keganasan di rongga perut.
  • TBC perut.
  • Radang pankreas.
  • Syndrome nephrotik.
  • Radang perut atau peritonitis.

Pemeriksaan atau diagnosa ascites sangat mudah dilakukan oleh para dokter. Perut pasien umumnya membesar dan bila dipukul/digetok seperti ada pantulan suara cairan dari dalam rongga perut. Pada kondisi tertentu pada perut pasien bisa terdapat kurang lebih 1500 cc cairan.

Diagnosis sulit dilakukan bila pasien gemuk dan pada kondisi ini perlu dibantu dengan USG perut. Pemeriksaan dengan ronsen dan ct scan diperlukan untuk membantu menentukan penyebab yang mendasari terjadinya ascites.

Beberapa tindakan yang dilakukan pada pasien dengan ascites yaitu:

  • Mengurangi konsumsi garam.
  • Memberikan obat obatan diuresis untuk merangsang terjadinya kencing, atau mengeluarkan cairan lewat urine.
  • Mengeluarkan cairan dengan jarum/selang.
  • Pencangkokan hati untuk kasus kasus yang berulang.

Jadi, hati hatilah bagi mereka yang perutnya tiba tiba membesar.

Posted in Info Penyakitwith 26 Comments →

Mari Mengenal dan Mencegah HIV/AIDS09.09.09

Sejak menginjakan kaki dan bertugas di Rumah Sakit Tentara Pembantu Atambua, ada dua tantangan utama yang harus saya hadapi yakni masalah kekurangan air dan banyaknya pasien dengan HIV positif.

Sejak ditemukan pertama kali pada tahun 1981, HIV sudah menginfeksi lebih dari 50 juta orang di seluruh dunia. Human Immunodeficiency Virus (HIV), menyerang dan menghancurkan sel CD4 limfosit T yang berperanan dalam sistem pertahanan tubuh manusia. Bila seluruh sel CD4 limfosit T sudah terinfeksi dan pertahanan tubuh manusia sangat menurun sehingga menimbulkan berbagai gejala penyakit maka orang tersebut masuk ke dalam keadaan yang dinamakan AIDS (Aquired Immunodeficiency Syndrome).

HIV terutama ditularkan melalui cairan tubuh/darah antara orang yang terinfeksi dengan orang yang sehat. Beberapa faktor resiko tertular HIV antara lain hubungan seksual yang beresiko, penggunaan obat suntik yang sembarangan, ditularkan dari ibu ke anak saat kehamilan dan tertusuk jarum suntik yang pernah digunakan oleh orang yang terinfeksi secara tidak sengaja.

Tanda dan Gejala

Pada stadium awal, orang yang terinfeksi HIV jarang sekali merasakan gejala apa apa. Bila ada maka gejala yang timbul lebih merupakan gejala flu biasa seperti demam, nyeri tenggorokan, pembesaran kelenjar getah bening dan bercak bercak kemerahan pada kulit. Gejala lainnya yakni nyeri otot dan persendian, diare, sakit kepala, mual, muntah, penurunan berat badan dan sariawan.

Saat penderita memasuki stadium khronis baru akan muncul gejala yang lebih khas dan parah seperti sariawan yang banyak, bercak keputihan pada mulut, herpes zoster, ketombe yang parah, dan keputihan yang parah. Gejala lainnya seperti lemah, demam, keringat malam, diare, tidak bisa makan, sesak, pembesaran kelenjar getah bening, penurunan berat badan dan gangguan psikis.

Pemeriksaan/Diagnosis

Selain berdasarkan pemeriksaan fisik dengan memperhatikan gejala dan tanda diatas maka pasien yang dicurigai menderita HIV positif selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan (enzyme immunoassay)/ELISA untuk mendeteksi antibodi virus di dalam serum/darah. Pemeriksaan lainnya seperti pemeriksaan kadar sel CD4, HIV RNA dan lain lain dilaksanakan berdasarkan kebutuhan.

Pengobatan

Tujuan utama pengobatan adalah mencegah berkembang biaknya virus dan mencegah terjadinya penurunan kekebalan tubuh. Saat ini telah banyak dikembangkan obat untuk maksud tersebut meskipun tidak menghilangkan virus secara tuntas. Dan yang utama dari proses pengobatan ini adalah konseling sehingga penderita dapat menerima keadaannya dengan tabah serta keluarga mengerti kondisi yang dihadapi oleh pasien dan memberikan dukungan atas pengobatan tersebut.

Pencegahan

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan HIV antara lain :

  • Dianjurkan untuk selalu mengganti jarum suntik bagi mereka yang kecanduan obat obatan.
  • Melakukan hubungan seksual yang aman dengan tidak bergonta ganti pasangan.
  • Menggunakan kondom bagi mereka yang suka berhubungan seksual yang beresiko.
  • Menaati tata cara perlindungan diri bagi mereka yang bekerja di bidang kesehatan.

Setiap tempat yang kita tempati memang akan memberikan tantangan baru bagi kita, sekarang tinggal bagaimana kita menghadapi tantangan tersebut.

Posted in Info Penyakitwith 15 Comments →

Vitamin Untuk Pelajar04.14.09

Banyak orang tua yang mengeluhkan anaknya yang selalu mengantuk jika disuruh belajar. Ironisnya, saat diajak bermain si anak malah sangat bergembira dan jauh dari kesan mengantuk. Seringkali orang tua yang tidak sabaran akan memarahi anaknya sehingga hal tersebut malah akan memperburuk keadaan.

Saat belajar, otak si anak dipaksa bekerja maksimal sehingga otak memerlukan energi yang lebih besar. Energi dihasilkan melalui proses pembakaran oksigen dan zat zat makanan yang terjadi di dalam sel. Nah, bila keseimbangan ini terganggu maka energi akan cepat terkuras dan anak menjadi mengantuk.

Salah satu zat makanan yang berperanan disini adalah vitamin. Vitamin akan membuat seorang pelajar lebih siap menghadapi segala tantangan dan tekanan. Sebagai zat pelindung, vitamin akan meningkatkan daya tahan tubuh pelajar sehingga mereka tidak mudah terinfeksi kuman dan virus. Perlindungan ini terutama diperlukan saat mereka menghadapi ujian.

Anak anak harus selalu ditanamkan prinsip prinsip bagaimana menjaga kesehatan yang baik. Bila mereka sakit, apalagi saat ujian akan sangat berpengaruh pada masa depan mereka. Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk menjaga si anak agar selalu sehat dan siap dalam menghadapi segala tantangan.

Vitamin C sangat baik untuk kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Vitamin C merupakan suplemen yang sangat bagus untuk mereka yang sedang demam. Sementara vitamin E berfungsi meningkatkan kesehatan tubuh secara umum. Seperti halnya vitamin C, vitamin E juga berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Berikut tips yang harus diketahui dalam mengkonsumsi vitamin :

  • Pastikan anda berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi suplemen vitamin. Dokter akan memberikan saran vitamin yang cocok untuk tubuh anda saat itu.
  • Jangan mengkonsumsi vitamin berbarengan dengan kopi. Dianjurkan anda mengkonsumsi vitamin dengan air putih atau jus jeruk bebas kafein.
  • Jangan minum vitamin saat perut kosong. Pastikan anda mengkonsumsi makanan walau sedikit sebelum memutuskan untuk minum vitamin.

Posted in Tips Kesehatanwith 16 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics