Rambut Anda Berketombe?04.06.08

Ketombe

Ketombe yang dalam bahasa kedokterannya disebut dengan seborrhea atau dermatitis seboroik sering terjadi pada kulit yang berminyak, namun tidak sedikit pula yang ditemukan pada tipe kulit kering. Ketombe tidak hanya menyerang kulit kepala, namun ia bisa menyerang daerah lain seperti pada wajah, lipatan payudara, ketiak dan lain lain.

Ketombe adalah kelainan kulit yang disebabkan oleh karena kulit yang terlalu lembab atau berminyak. Kelembaban dan minyak yang berlebihan pada kulit akan menyebabkan kulit meradang. Hal inilah mengapa ketombe dimasukan ke dalam kelompok penyakit radang kulit atau dermatitis.

Sering kita mendengar dan melihat iklan di media massa tentang shampo yang katanya mampu untuk mengatasi rambut yang berketombe. Sayangnya tidak semua penderita ketombe bijak dalam menyikapi iklan tersebut sehingga mereka akan terus berganti ganti shampo yang menurut iklan cukup ampuh untuk mengatasi rambut berketombe. Perlu diketahui bahwa shampo yang biasa anda pakai tidak akan menyebabkan rambut anda berketombe dan tidak semua shampo bermanfaat untuk mengobati ketombe.

Shampo yang dibuat untuk mengobati ketombe sedikitnya harus mengandung bahan bahan seperti tar, salicylic acid, zinc, selenium sulfide dan ketoconazole. Walaupun tidak ada jaminan bahwa shampo yang mengandung bahan bahan tersebut akan mampu 100% mengobati ketombe namun bahan bahan tersebut minimal akan mampu untuk mengendalikan serangan ketombe pada kulit kepala.

Anda dapat menggunakan shampo anti ketombe sesuka anda. Bisa seminggu sekali, dua hari sekali atau bisa juga setiap hari. Semua terggantung pada keparahan dari gejala ketombe yang anda derita. Makin parah keadaannya maka makin sering pula anda harus menggunakan shampo anti ketombe.

Jika dalam beberapa kali pemakaian ketombe sudah lenyap maka anda dapat mengganti shampo perawatan tersebut dengan shampo biasa. Jika ketombe muncul lagi maka anda sebaiknya kembali menggunakan shampo anti ketombe. Demikian terus berulang ulang sampai ketombe anda berkurang dengan drastis.

Selain dengan shampo, pengobatan ketombe juga dapat menggunakan krim yang mengandung kortison dan anti jamur. Kortison akan berfungsi untuk mengurangi reaksi radang. Belilah krim yang konsentrasi kortisonnya antara 0,5% atau 1% agar krim tersebut aman digunakan pada wajah. Gunakan krim ini dua kali sehari pada bagian kulit yang berketombe.

Seperti halnya shampo, penggunaan krim sebaiknya dihentikan bila ketombe sudah menghilang dan dipakai lagi bila nantinya ketombe muncul lagi.

Jika semua usaha diatas sudah anda lakukan namun ketombe tetap membandel maka sebaiknya anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit langganan anda. Pengobatan ketombe memang susah susah gampang. Susahnya karena ketombe sering kambuh dan tidak bisa hilang sama sekali, sedangkan gampangnya, ketombe bisa dihilangkan dengan cara cara yang sangat sederhana dan murah.

Posted in Info Penyakitwith 34 Comments →

Tukang Cukur Pembunuh?03.12.08

2328586972 18d8e0be75

Mencukur rambut ke tukang cukur adalah pekerjaan rutin setiap orang untuk memperindah penampilan. Bila para wanita lebih memilih salon kencantikan sebagai tempat untuk mencukur rambut, para pria umumnya lebih memilih tukang cukur di pinggir jalan. Selain murah, tukang cukur di pinggir jalan biasanya memberikan ekstra pijat leher pada setiap selesai menunaikan tugasnya mencukur rambut.

Banyaknya minat konsumen kepada tukang cukur pinggir jalan ini tentu merupakan berkah tersendiri bagi tukang cukur. Pundi pundi uang mengalir deras ke kantong mereka, seiring dengan itu kesejahteraan keluarga mereka pun akan ikut terangkat.

Sayangnya keuntungan yang dirasakan konsumen tukang cukur jalanan ini tidak sepenuhnya untung alias keuntungan semu. Memang benar mereka akan memperoleh dandanan rambut yang rapi dan pijatan leher yang nikmat, namun tanpa mereka sadari mereka juga mendapatkan bonus bibit penyakit yang mengalir dalam darah mereka.

Serem? Yap memang seram. Coba perhatikan pisau cukur yang digunakan. Berapa kalikah pisau itu diganti saat mencukur rambut? Apakah sebelum mencukur rambut saudara pisau itu disteril terlebih dahulu? Pernahkah secara tidak sengaja kulit leher anda terluka kecil saat dicukur dengan pisau cukur? Luka ini akan terasa perih jika kena air saat mandi setelah bercukur.

Coba bayangkan bila yang dicukur sebelum saudara adalah penderita penyakit berbahaya seperti HIV/AIDS, Hepatitis B, Hepatitis C. Lalu dengan pisau cukur yang sama, tukang cukur mencukur rambut saudara.

Sadar atau tidak, saat pisau cukur itu menggores kulit saudara, luka kecil akan terjadi pada kulit. Luka yang secara kasat mata tidak terlihat dan bahkan tidak saudara rasakan sudah merupakan gerbang yang cukup lebar untuk keluar masuknya bibit penyakit.

Kita tidak bisa memaksa tukang cukur untuk menerapkan prinsip sterilisasi seperti di klinik klinik kesehatan. Mereka akan mempertimbangkan biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan prinsip tersebut. Kita juga tidak bisa berharap dari pemerintah untuk menindak tukang cukur yang mengabaikan prinsip ini.

Satu hal yang bisa kita lakukan adalah dengan membawa silet atau pisau cukur sendiri. Sarankanlah tukang cukur untuk menggunakan silet atau pisau cukur yang saudara bawa. Pengalaman saya pribadi, mereka akan senang hati menerima karena mereka akan mendapatkan silet baru tanpa harus membelinya. Harganya pun tidak terlalu mahal jika dibandingkan resiko yang akan saudara terima bila menggunakan silet/pisau cukur bekas.

Anda pelanggan tukang cukur jalanan? Waspadalah waspadalah!!!

Posted in Tips Kesehatanwith 48 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.