Gejala Kanker Yang Sering Diabaikan Pria01.06.11

Pria paling sulit diajak memeriksakan diri ke dokter kalau tidak sakit. Padahal dengan rutin memeriksakan diri ke dokter, beberapa penyakit berbahaya dapat terdeteksi secara dini termasuk kanker. Semakin dini diketahui maka kemungkinan pengobatan dan kesembuhan penderita kanker akan semakin besar.

Tidak semua kanker berbahaya memberikan gejala khas pada stadium awal, namun ada beberapa gejala yang patut diwaspadai pria yang bisa mengarah ke kanker. Walaupun belum pasti kanker, tetapi minimal dapat mendorong pria untuk memeriksakan diri ke dokter.

Berikut beberapa gejala kanker yang tidak boleh diabaikan pria.

Benjolan pada payudara

Sebagai pria tentu anda tidak akan menyangka bisa menderita kanker payudara. Walau tidak umum tetapi kemungkinan pria terkena kanker payudara tetap ada. Setiap benjolan yang muncul pada payudara harus diperiksakan ke dokter apalagi disertai dengan perubahan kulit pada payudara, puting yang mengkerut, kemerahan dan keluar cairan tidak normal.

Nyeri

Nyeri adalah keluhan yang paling sering dialami manusia seiring dengan bertambahnya usia. Walaupun tidak semua nyeri mengarah ke kanker tetapi munculnya nyeri yang tidak jelas penyebabnya jangan diabaikan begitu saja.

Perubahan pada testis (buah zakar)

Kanker testis biasanya menimpa pria yang berusia antara 20 sampai 39 tahun. Jika memungkinkan, lakukanlah pemeriksaan testis ke dokter secara rutin. Namun jika anda tidak punya waktu, lakukan pemeriksaan mandiri di rumah secara rutin sebulan sekali.

Setiap perubahan pada testis baik itu membesar atau mengecil patut diwaspadai sebagai gejala kanker. Dan bila ini terjadi, segeralah ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lengkap. Beberapa kanker testis berlangsung sangat cepat sehingga semakin dini diketahui akan semakin mudah diobati.

Perubahan pada kelenjar limfe

Jika anda merasakan benjolan atau pembengkakan pada kelenjar limfe di ketiak, leher atau di bagian tubuh yang lain, anda harus waspada dan segera ke dokter. Apalagi pembesarannya berlangsung sangat cepat dan lebih dari sebulan.

Demam

Jika anda mengalami demam tanpa sebab yang jelas, bisa jadi itu merupakan gejala kanker atau gejala radang paru yang harus mendapatkan penanganan segera.

Sebagaian besar kanker akan menimbulkan demam terutama setelah sel sel kanker menyebar ke organ tubuh yang lain. Demam juga jamak terjadi pada kanker yang melibatkan sel darah seperti lymphoma atau leukemia.

Penurunan berat badan

Anda gemuk lalu berat badan turun drastis tanpa ada usaha menurunkan? Jangan senang dulu, bisa jadi hal itu merupakan gejala kanker. Pria yang mengalami penurunan berat badan lebih dari 10% dalam waktu yang relatif singkat harus segera ke dokter.

Lemas

Lemas atau kurang bertenaga adalah gejala pada pria yang bisa mengarah ke kanker. Seperti halnya demam, lemas juga muncul saat sel sel kanker sudah menyebar ke seluruh tubuh. Kecuali pada leukemia dan kanker usus besar, lemas bisa muncul pada stadium dini.

Batuk lama

Batuk merupakan gejala yang sering kita alami terutama saat demam, flu atau alergi. Batuk juga bisa terjadi sebagai efek samping suatu obat. Namun jika batuk berlangsung lama apalagi lebih dari 4 minggu, tidak boleh diabaikan begitu saja. Batuk lama bisa jadi sebagai suatu gejala kanker atau infeksi TBC dan bronchitis khronis.

Sulit menelan

Pria yang mengalami kesulitan menelan sering mengabaikannya dan membiasakan hidup dengan kondisi seperti itu. Padahal gangguan menelan bisa jadi merupakan gejala kanker pada saluran pencernaan misalnya kanker pada kerongkongan.

Pendarahan tanpa sebab yang jelas

Setiap kali anda mengalami perdarahan tanpa sebab yang jelas maka sebaiknya anda segera menemui dokter. Batuk darah, berak darah, kencing darah merupakan beberapa contoh perdarahan yang perlu anda waspadai. Berak darah selain gejala wasir atau ambien juga bisa merupakan gejala kanker usus besar.

Perubahan pada mulut

Jika anda merokok atau menghisap tembakau, anda harus waspada jika ada bercak putih pada mulut atau lidah anda. Bercak itu dikenal dengan istilah leukoplakia yang merupakan gejala awal dari kanker mulut.

Masalah perkemihan

Masalah perkemihan sudah menjadi sesuatu yang lumrah seiring dengan bertambahnya usia. Pada pria, masalah perkemihan yang lumayan sering terjadi adalah kesulitan kencing atau kencing tidak tuntas. Bila kondisi ini kian hari kian memburuk, ada baiknya anda segera ke dokter. Gangguan kencing merupakan gejala yang sering terjadi pada kanker prostat atau kanker kandung kemih.

Masalah pencernaan

Jangan anggap remeh jika anda mengalami gangguan pencernaan. Segeralah ke dokter karena disampin disebabkan oleh infeksi, gangguan pencernaan bisa juga karena kanker pada kerongkongan, lambung atau bagian lain dari sistem pencernaan.

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Tanda Dan Gejala Kanker Pada Pria08.28.10

Bila dibandingkan dengan wanita, pria termasuk ke dalam makhluk hidup yang paling enggan diajak ke dokter. Entah apa sebabnya, mungkin para pria merasa malu kalau ketahuan sedang menderita sakit parah dan menjatuhkan harga dirinya sebagai seorang pria.

Kalau saja para pria menyadari bahwa dengan rutin ke dokter maka beberapa penyakit berbahaya dapat terdeteksi secara dini dan mudah untuk diobati. Salah satu penyakit berbahaya itu adalah kanker.

Takut? Boleh saja, tapi sebagai sesama pria, saya akan berbagi tanda dan gejala penyakit kanker yang perlu para pria ketahui sehingga ada peringatan untuk segera ke dokter.

1. Benjolan di payudara

Benjolan di payudara merupakan pertanda awal kanker payudara. Terkejut? Koq bisa bisanya pria kena kanker payudara. Memang bisa koq, meski angka kejadiannya tidak sebanyak wanita. Sayangnya, meskipun jarang kena tapi akibatnya yang mematikan tidak ada bedanya antara pria dan wanita.

2. Nyeri

Memang sih tidak semua nyeri itu menandakan kanker tetapi perlu diwaspadi nyeri yang berlangsung lama dan lokasinya tidak jelas.

3. Perubahan pada testis

Kanker testis sering menyerang pria umur 20 – 39 tahun. Umur yang relatif muda bukan? Waspadailah setiap ada perubahan pada testis, baik bentuknya, ukurannya, dan perubahan perubahan lainnya. Perlu diketahui juga bahwa kanker testis kejadiannya sangat cepat sehingga perlu deteksi dini yang cepat pula.

4. Pembesaran kelenjar limfe

Jika anda menemukan kelenjar limfe pada leher atau ketiak membesar, waspadalah dan segera ke dokter. Siapa tahu pembesaran itu akibat adanya penyebaran sel sel kanker.

5. Demam

Jangan sepelekan demam, apalagi demam yang berkepanjangan dengan penyebab yang tidak jelas. Segera ke dokter untuk memastikan penyebabnya karena beberapa kanker juga dapat menyebabkan demam.

6. Penurunan berat badan

Tubuh anda sebelumnya gemuk lalu tiba tiba kurus tanpa perlu diet dan olah raga? Jangan senang dulu, karena kanker juga bisa menurunkan berat badan anda.

7. Nyeri perut dan depresi

Anda tiba tiba sering nyeri perut dan disertai dengan depresi? Hati hati, kedua hal tersebut merupakan tanda tanda adanya kanker pankreas.

8. Lemah

Tubuh sering terasa lemas dan mudah capek adalah tanda tanda kanker yang sudah memakan energi yang ada di dalam tubuh kita.

9. Batuk lama

Batuk lama dan sulit sembuh dengan obat batuk biasa adalah tanda tanda kanker paru paru atau kanker lain yang sudah menyebar ke paru paru.

10. Sulit menelan

Kesulitan menelan umumnya terjadi pada kanker yang menyerang saluran pencernaan bagian atas, misalnya kanker nasofaring.

11. Perubahan pada kulit

Meskipun terdengar sepele, kanker kulit juga merupakan penyumbang kematian utama pada penderita kanker. Waspadailah setiap ada perubahan atau hal hal yang aneh pada kulit anda.

12. Pendarahan tidak jelas

Segera ke dokter setiap kali anda mendapati darah yang keluar dari tubuh anda tanpa adanya penyebab yang jelas seperti kena luka atau sebagainya.

13. Perubahan pada rongga mulut

Coba perhatikan rongga mulut anda, apakah sering sekali sariawan atau ada bercak bercak putih tidak jelas sebabnya? Segera ke dokter.

14. Masalah perkemihan

Kanker prostat adalah jenis kanker yang paling sering menganggu proses perkemihan pada laki laki karena letak prostat yang tepat di saluran kencing pria.

15. Gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan seperti mudah sembelit, atau sering diare. Berak ada darahnya merupakan tanda awal adanya kanker pada saluran pencernaan. Segeralah ke dokter untuk memeriksakan diri.

Nah, sudah mendapat gambaran kapan saatnya ke dokter? Semoga bermanfaat.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Tips Memilih Bra Yang Baik Dan Benar05.16.10

Bra atau BH adalah pakaian dalam yang wajib dan selalu dipakai oleh seorang perempuan. Meskipun memakai Bra adalah pekerjaan rutin dan hal yang remeh namun tidak sedikit perempuan yang belum memahami bagaimana menggunakan Bra dengan baik dan benar.

Mengenakan Bra dengan baik dan benar selain berguna untuk memperbaiki penampilan juga penting buat kenyamanan dan kesehatan. Bra yang baik juga akan meningkatkan kepercayaan diri dan mood anda. Disamping itu, bra yang baik juga akan membantu membentuk postur tubuh anda sehingga anda akan tampak lebih langsing dan seksi. Membeli bra dengan kualitas yang baik juga akan membuat anda lebih hemat sebab bra tersebut dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Saat memilih bra, pastikan tali bahunya dapat ditarik semaksimal mungkin dan cup-nya dipaskan pada payudara anda. Selanjutnya kaitkan pengait payudara pada kaitan tengah dan kenakan tali bahunya. Pas-kan payudara anda pada cup bra sedemikian rupa menggunakan kedua tangan dan jangan sampai ada bagian yang terjepit atau longgar. Selanjutnya, eratkan tali bahu dengan hati hati sehingga terpakai dengan pas dan jangan sampai menyakiti kulit anda.

Ada beberapa tanda yang menunjukan bahwa suatu bra tidak cocok untuk anda. Misalnya, adanya garis merah pada bahu dan punggung saat tali bahu anda kencangkan. Hal ini karena bra yang anda gunakan terlalu kecil sehingga bra-nya kesempitan. Sedangkan bila cup atau tali bahunya selalu berubah posisi maka kemungkinan bra-nya kebesaran. Anda juga harus memastikan bahwa cup bra tidak menutupi seluruh payudara anda alias cukup setengahnya saja sehingga akan tampak lebih menarik dan mampu menunjang payudara anda dengan lebih baik.

Posted in Tips Kesehatanwith 4 Comments →

Deteksi Dini Kanker08.31.09

  

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Pencegahan terhadap penyakit juga akan menghindarkan kita dari biaya pengobatan yang sungguh luar biasa mahalnya. Tidak ada satupun penyakit yang ada di muka bumi ini yang tidak mampu untuk dicegah. Sebaliknya, banyak sekali penyakit yang sampai saat belum ditemukan obatnya.

Salah satu penyakit yang sampai saat ini sangat sulit diobati adalah kanker. Karena sulit diobati sudah barang tentu kanker menjadi salah satu penyakit yang sangat mematikan.

Seperti halnya penyakit lain, kanker pun bisa dicegah dengan melakukan deteksi dini. Semakin dini kanker diketahui maka pengobatan yang dilakukan akan semakin bagus hasilnya. Berikut saya tulis langkah langkah deteksi dini pada beberapa penyakit kanker yang cukup banyak menyebabkan kematian.

Kanker Serviks ( Kanker Leher Rahim )

Lakukan pemeriksaan pap smear secara rutin terutama bagi para wanita yang aktif secara seksual. Pap smear sebaiknya mulai dilakukan setelah 3 tahun melakukan aktifitas seksual dan di ulang setiap tiga tahun.

Pap smear tidak perlu dilakukan bagi mereka yang telah berumur diatas 65 tahun yang sebelumnya telah melakukan pemeriksaan rutin dan bagi mereka yang telah diangkat rahimnya.

Kanker Ovarium

Pemeriksaan rutin untuk deteksi dini kanker ovarium adalah dengan USG. Pengukuran kadar ca125 dan pemeriksaan pelvis tidak dianjurkan karena hasil yang didapatkan tidak terlalu memuaskan serta tidak praktis.

Kanker Payudara

Deteksi dini kanker payudara adalah dengan melakukan pemeriksaan payudara mandiri (SADARI). Pemeriksaan ini bisa secara rutin dilakukan setiap hari dengan meraba apakah ada benjolan pada payudara.

Pemeriksaan lainnya adalah dengan melakukan mamografi setiap 1 sampai 2 tahun bagi perempuan yang berusia diatas 40 tahun terutama mereka yang memiliki saudara yang pernah menderita kanker payudara.

Kanker Usus Besar

Pemeriksaan rutin untuk deteksi dini kanker usus besar sebaiknya dilakukan bagi mereka yang telah berusia diatas 50 tahun. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan darah tersamar pada kotoran (occult blood test) dan kolonoskopi setiap sepuluh tahun.

Deteksi dini harus dilakukan lebih awal untuk mereka yang dikatakan memiliki resiko tinggi yaitu ada riwayat keluarga yang menderita kanker usus besar.

Posted in Info Kesehatanwith 24 Comments →

Tips Memperbesar Payudara08.10.09

Apakah anda merasa minder saat melihat payudara anda jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan teman teman anda? Bahkan anda merasakan dada anda tidak beda jauh dengan dada teman laki laki anda. Perasaan tersebut tidak hanya menghinggapi anda tetapi juga dirasakan oleh jutaan perempuan di luaran sana. Sehingga mereka berusaha mati matian mencari metode yang pas untuk memperbesar payudara.

Metode yang cukup banyak dilakukan saat ini adalah metode implant, yakni dengan menambahkan suatu bahan khusus ke dalam jaringan payudara sehingga ukuran payudara lebih besar dari sebelumnya. Sayangnya pemasangan implant ini membuat payudara tampak kurang menarik, keras dan sulit digerakan. Bila dilakukan kurang tepat bahkan bisa merusak payudara secara keseluruhan.

Metode lain adalah dengan menggunakan pil. Namun timbul pertanyaan, apakah penggunaan pil ini betul betul efektif?

Meskipun manfaatnya masih perlu diteliti lebih lanjut, para ahli mempersilakan mereka yang ingin memperbesar payudara untuk mengkonsumsinya. Diingatkan pula agar para wanita yang mengkonsumsi pil pembesar payudara untuk memperhatikan efek samping yang mereka rasakan saat mengkonsumsi obat tersebut. Hal lain yang perlu diperhatikan saat mengkonsumsi pil ini adalah mereka harus menghindari konsumsi kafein. Jika anda ingin memperbesar payudara maka anda harus menghindari kafein.

Seperti halnya penggunaan obat yang lain, mengkonsumsi pil pembesar payudara juga harus memperhatikan segala hal yang berkaitan dengan efek samping dan aturan pakai obat tersebut. Bila aturan ini dipatuhi maka hasil maksimal dari obat tersebut akan dapat dicapai.

Disamping mengkonsumsi obat, bagi mereka yang ingin memperbesar payudara diharapkan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan mengurangi karbohidrat. Protein dibutuhkan sebagai zat pembangun yang berguna untuk pertumbuhan jaringan payudara. Sementara karbohidrat dihindari untuk mengurangi timbunan lemak di jaringan payudara.

Akhir kata, untuk memperbesar payudara anda harus bijak dan memilih metode yang pas dan sesuai dengan kondisi tubuh anda sehingga selain besar, payudara anda juga akan sehat.

Posted in Tips Kesehatanwith 69 Comments →

Kanker Ovarium Dan CA 12506.12.09

CA 125 atau penanda tumor (tumor marker) merupakan suatu protein yang konsentrasinya sangat tinggi pada sel tumor. Meskipun CA 125 juga terdapat  pada berbagai jenis kanker namun konsentrasi zat ini paling tinggi ditemukan pada kanker ovarium. CA sendiri merupakan singkatan dari Cancer Antigen.

Bagaimana mengukur kadar CA 125?

CA 125 umumnya diukur dari sampel darah yang diambil dari orang yang dicurigai menderita kanker atau untuk memonitor keberhasilan pengobatan kanker ovarium. CA 125 juga bisa diukur berdasarkan pemeriksaan cairan yang diambil dari rongga perut dan rongga dada.

Pada tahun 1996 dilakukan perbaikan dalam hal metode pengukuran CA 125 sehingga menghasilkan versi baru dari CA 125 yaitu CA 125 – II.

Berapa nilai normal dari CA 125?

Nilai normal CA 125 bervariasi pada setiap laboratorium, namun sebagaian besar laboratorium menggunakan angka dibawah 35 U/ml.

Apa artinya peningkatan CA 125 dan bagaimana tindakan selanjutnya?

Tidaklah bijak untuk melakukan intepretasi hasil pemeriksaan CA 125 tanpa melihat kondisi klinis dari pasien. Hal tersebut karena peningkatan kadar protein juga dapat terjadi pada kondisi yang normal atau oleh karena sesuatu yang tidak berbahaya. Intepretasi hasil pemeriksaan CA 125 hanya dilakukan pada mereka yang dicurigai menderita kanker berdasarkan hasil pemeriksaan klinis yang telah dilakukan.

Pemantauan hasil CA 125 saat ini sering digunakan untuk mengamati perkembangan kanker ovarium. Pada pasien dengan kanker ovarium, pemeriksaan CA 125 dilakukan secara rutin dalam jangka waktu tertentu. Penurunan kadar CA 125 juga dipakai patokan keberhasilan pengobatan yang dilakukan. Karena besarnya variasi normal dari pemeriksaan ini maka perubahan nilai yang kecil sering diabaikan.

Apakah yang menyebabkan CA 125 meningkat selain kanker ovarium?

Beberapa keadaan yang dapat meningkatkan kadar CA 125 antara lain kehamilan, endometriosis, mioma uteri, radang pankreas, menstruasi normal, penyakit radang panggul dan penyakit hati. Peningkatan kadar CA 125 juga terjadi pada tumor pada saluran tuba, tumor endometrium, kanker paru, kanker payudara dan kanker pada saluran pencernaan.

Apakah nilai CA 125 berguna untuk deteksi dini kanker?

Meskipun nilai CA 125 sangat berguna untuk memantau keberhasilan pengobatan kanker ovarium namun pemeriksaan ini tidak berguna untuk deteksi dini kanker. Lebih dari 20% perempuan yang menderita kanker ovarium ternyata hasil pemeriksaan CA 125-nya menunjukan angka normal sementara perempuan yang hasil CA 125-nya tinggi belum tentu menderita kanker ovarium. Jadi, disini sangat diperlukan kejelian seorang dokter dalam menentukan perlu tidaknya dilakukan pemeriksaan CA 125.

Posted in Info Kesehatanwith 15 Comments →

  • You Avatar
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics