Berhubungan Intim Saat Hamil Menurut Perempuan03.01.10

Menurut pandangan para ahli di bidang kebidanan, selama proses kehamilan berlangsung normal, berhubungan seksual saat hamil boleh dikatakan aman. Lalu, bagaimana menurut pandangan perempuan yang sedang hamil?

Penelitian terhadap 188 perempuan hamil normal dengan rentang umur 17 sampai 40 tahun di Portugal menyimpulkan :

  • Seperempat dari mereka menyatakan ketakutan berhubungan intim saat hamil karena menurut mereka akan membahayakan janin yang ada di dalam kandungan. Namun hanya 3 diantaranya yang benar benar tidak melakukan hubungan seksual dan hanya 2 diantara 3 itu yang melakukan aktifitas seksual dengan cara berbeda.
  • 80% dari mereka melakukan hubungan seksual pada 3 bulan menjelang kelahiran dan 39% melakukannya seminggu sebelum melahirkan.
  • Sebagian besar menyebutkan bahwa intensitas berhubungan intim tidak berkurang dari awal sampai akhir kehamilan meskipun 10% mengakui bahwa intensitas berhubungan begitu meningkat menjelang kelahiran.
  • Umumnya para perempuan hamil ini melakukan hubungan seksual melalui vagina, sementara 38% melakukan oral seks, 20% masturbasi dan 7% anal seks.
  • 39% dari mereka yang diteliti menyatakan bahwa gairah seksual mereka tidak mengalami perubahan seperti saat sebelum hamil. Hanya 3 orang yang mengatakan bahwa mereka kehilangan gairah seksual saat hamil.
  • Hampir separuh dari perempuan hamil yang diteliti mengatakan bahwa mereka tidak mengalami gangguan kenikmatan saat berhubugan intim dan hanya 28% yang mengatakan sebaliknya.
  • 41,5% mengatakan diri mereka kurang menggairahkan saat hamil dan 75% mengatakan bahwa pasangan mereka tidak mengeluhkan penampilan mereka saat hamil.
  • Tiga perempat dari mereka yang diteliti mengatakan tidak ada masalah seksual dalam kehidupan bersama pasangannya, sisanya mengatakan sebaliknya. Masalah seksual diantaranya kurang bergairah, kesakitan saat berhubungan, gagal mencapai orgasme, dan kurangnya perlendiran vagina.

Memang harus diakui bahwa latar belakang kebudayaan sangat berpengaruh terhadap hasil penelitian ini. Di Pakistan dan Nigera banyak yang percaya bahwa berhubungan seksual saat hamil akan menyebabkan vagina lebih lebar sehingga memudahkan saat melahirkan. Sebaliknya di Iran berkembang anggapan bahwa melakukan hubungan seksual saat hamil akan menyebabkan kebutaan pada janin dan dapat mengakibatkan selaput dara janin perempuan robek.

Akhir kata, bila anda tidak yakin akan kehamilan anda, segeralah berhubungan dokter kebidanan anda dan pastikan anda dapat berhubungan intim dengan aman.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Info Kesehatanwith View Comments

Siklus Hidup Mr P09.14.09

Kita sudah ketahui bersama bahwa fungsi seksual laki laki akan menurun dengan semakin bertambahnya usia. Semakin tua seorang laki laki maka rangsangan yang diperlukan untuk membangkitkan gairah seksual juga semakin besar. Belum lagi waktu untuk terjadinya ereksi dan orgasme, semua membutuhkan perjuangan. Tidak hanya fungsi yang terlihat kasat mata, fungsi reproduksi seperti kualitas dan kuantitas sperma pun akan menurun dengan drastis.

Tidak hanya sampai disitu, para ahli percaya bahwa penis atau Mr P akan mengalami perubahan secara gradual seiring dengan bertambahnya usia. Perubahan ini dimulai dari usia 30an tahun sampai dengan usia kakek kakek. Perubahan perubahan tersebut antara lain :

Penampilan

Disebutkan bahwa terdapat dua perubahan utama dari penampilan Mr P. Yang pertama adalah warna kemerahan/ungu kepala Mr P (glans penis) akan semakin pudar karena berkurangnya aliran darah kesana. Perubahan yang kedua adalah makin berkurangnya kelebatan rambut pubis dari kemaluan laki laki.

Ukuran

Semakin tua seorang laki laki, umumnya perut akan semakin membuncit. Akumulasi lemak pada bagian bawah perut ini akan mengecilkan ukuran Mr P. Jadi, semakin buncit perut anda maka akan semakin pendek ukuran Mr P.

Para ahli juga percaya Mr P akan mengalami penyusutan dengan bertambahnya usia. Meskipun ukuran penyusutan ini tidak terlalu besar tetapi cukup memberikan makna bagi keperkasaan Mr P. Bila pada usia 30an, Mr P anda panjangnya kira kira 15 cm, maka saat anda memasuki usia 70an, Mr P anda panjangnya kira kira 13 cm.

Mengapa Mr P bisa menyusut? Sampai saat ini ada dua teori yang bisa menjelaskan yaitu, adanya timbunan lemak pada pembuluh darah Mr P sehingga terjadi apa yang disebut atherosklerosis. Kondisi ini akan menghambat aliran darah yang diperlukan saat proses ereksi.

Teori kedua adalah perubahan pada jaringan ikat yang membentuk Mr P yang mana jumlah jaringan non elastik akan bertambah sementara jaringan elastik akan berkurang. Bertambahnya jaringan non elastik ini tentu akan menghambat aliran darah yang diperlukan saat ereksi.

Berkurangnya ukuran Mr P juga diikuti oleh mengecilnya buah zakar atau testis. Penyusutan ini mulai pada usia 40an tahun. Bila pada usia 30an tahun diameter testis kira kira 3 cm, maka pada usia 60an tahun tinggal 2 cm saja.

Lengkungan

Jika jaringan ikat non elastis Mr P tumbuh tidak beraturan maka Mr P akan melengkung. Keadaan ini dikenal dengan nama penyakit Peyronie yang terjadi umumnya pada usia pertengahan. Kondisi ini akan menyebabkan penderita mengalami kesakitan yang luar biasa saat ereksi dan menyulitkan untuk melakukan hubungan seksual. Salah satu jalan untuk mengatasi keadaan ini adalah dengan operasi.

Sensitifitas

Banyak sudah penelitian yang menyebutkan bahwa Mr P akan berkurang sensitifitasnya dengan bertambahnya umur. Hal ini akan menyebabkan Mr P yang sudah berumur kesulitan untuk ereksi dan mencapai orgasme.

Perubahan perubahan yang terjadi pada Mr P bukan berarti akan menganggu kehidupan seksual anda. Meskipun secara fungsi berkurang tetapi kepuasan seksual belum tentu berkurang sebab dalam memuaskan seksual tidak hanya dibutuhkan Mr P yang besar melainkan bagaimana anda dapat memuaskan pasangan anda. Bila pasangan anda terpuaskan maka dengan sendirinya anda pula akan mencapai kepuasan. So, jangan pernah takut dengan bertambahnya usia.

Posted in Info Kesehatanwith View Comments

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom

  • Kontributor BlogDokter

    Ingin Menulis Di Blogdokter.Net? Silakan Mendaftar Disini

  • Kontributor

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Recent Comments

    Powered by Disqus
  • Top Commenters

    Powered by Disqus
  • Daftar/Masuk