Inilah Kebiasaan Tidur Yang Sehat03.02.13

Untuk bisa tidur yang cukup dan nyenyak setiap malam maka harus dibentuk kebiasaan tidur yang sehat dan harus mendisplinkan diri dengan kebiasaan tersebut. Sebagaimana diketahui tidur yang cukup di malam hari dapat menurunkan risiko berbagai penyakit khronis yang berbahaya.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membentuk kebiasaan tidur yang sehat menurut The National Sleep Foundation:

  • Terapkan rutinitas tidur dan bangun tidur dengan jadwal yang sama setiap hari termasuk di hari libur.
  • Buatlah rutinitas sebelum tidur yang menenangkan dan usahakan kamar tidur anda nyaman, gelap dan sunyi.
  • Gunakanlah alas tidur atau kasur serta sprei yang nyaman dan pastikan tempat tidur hanya digunakan untuk tidur dan berhubungan intim. Jangan lakukan hal lain seperti bekerja, bermain gadget, bermain game, dan lain lain di tempat tidur.
  • Jangan makan dua sampai tiga jam sebelum tidur. Hindari pula kafein, alkohol dan rokok beberapa saat menjelang tidur.
  • Olahragalah yang rutin tapi jangan berolahraga beberapa saat sebelum tidur.

Semoga tidur anda nyenyak malam ini.

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Mari Mencegah Sembelit02.23.13

Kebanyakan orang pernah mengalami susah buang air besar atau sembelit sepanjang hidupnya. Tidak sedikit pula yang kerap mengalaminya pada akhir akhir ini. Sembelit atau dalam istilah medisnya disebut konstipasi adalah seseorang yang frekuensi pup-nya kurang dari tiga kali dalam seminggu.

Sembelit umumnya disebabkan bukan oleh masalah kesehatan yang serius. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah sembelit.

  • Perbanyak konsumsi makanan berserat tinggi seperti biji bijuan, bekatul, buah buahan, sayur sayuran dan buncis.
  • Perbanyak minum air.
  • Berolahragalah secara rutin setiap hari.
  • Jika memungkinkan, jangan pernah menahan pup.
  • Gunakan obat pencahar hanya jika dokter menganjurkannya.

Semoga tidak pernah sembelit lagi.

Posted in Tips Kesehatanwith 1 Comment →

Persiapan Sebelum Berolahraga02.18.12

Olahraga memang semestinya dapat membantu meningkatkan status kesehatan seseorang, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan olahraga khususnya dalam hal kesehatan. Ingin sehat justru malah celaka jika saat berolahraga mengabaikan persiapan yang sangat penting dilakukan.

Salah satu persiapan sebelum olahraga yang patut dilakukan adalah berkonsultasi ke dokter tentang status kesehatan saat ini dan olahraga yang mungkin dapat dilakukan dengan status kesehatan tersebut.

Berikut beberapa kondisi kesehatan yang harus dikonsultasikan ke dokter sebelum melakukan kegiatan olahraga:

  • Seseorang yang mengalami masalah pada sistem jantung dan pembuluh darah terutama yang pernah mengalami stroke dan serangan jantung.
  • Seseorang yang menderita penyakit diabetes.
  • Seseorang yang mengalami masalah dengan berat badan misalnya terlalu gemuk atau obese.
  • Seseorang yang sedang hamil.
  • Seseorang yang pernah mengalami kecelakaan dan menderita nyeri yang menahun.

Akhir kata, selamat berolahraga.

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Turunkan Risiko Kanker Dengan Cara Mudah12.04.11

Kanker bukan penyakit takdir atau kutukan walau banyak penelitian yang menunjukan bahwa kanker diturunkan secara genetik.

Setengah kematian akibat kanker dapat dicegah dengan hanya mengikuti pola hidup yang sehat, demikian menurut American Cancer Society.

Berikut 10 perubahan perilaku yang dapat menurunkan risiko kanker:

1. Stop Merokok

Berhentilah merokok atau mengkonsumsi segala jenis produk tembakau. Merokok dapat menyebabkan berbagai jenis kanker seperti kanker paru paru, kerongkongan, mulut, tenggorokan, lambung dan pankreas. Jika saat ini anda sedang berusaha berhenti, jangan pernah menyerah sebelum mendapatkan manfaat yang besar nantinya.

2. Deteksi Dini

Lakukan deteksi dini kanker secara rutin. Deteksi dini dapat mendeteksi kanker usus besar/colon, kanker payudara, kanker prostat, kanker mulut rahim/cervix dan kanker kulit secara dini sehingga lebih mudah disembuhkan. Tanyakan ke dokter anda kapan sebaiknya deteksi dini dilakukan menurut kondisi kesehatan dan. Meskipun anda tidak merasakan gejala apa apa, deteksi dini bermanfaat untuk menemukan kanker stadium dini sehingga penyembuhan dapat dilakukan dengan baik. Pemeriksaan pada saat deteksi dini termasuk pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, pencitraan seperti ronsen dan CT Scan.

3. Batasi Konsumsi Alkohol

Membatasi konsumsi alkohol artinya anda tidak boleh minum minuman beralkohol melebihi 2 gelas sehari untuk pria dan segelas sehari untuk wanita. Risiko kanker mulut enam kali lebih tinggi pada mereka yang mengkonsumsi alkohol bila dibandingkan dengan mereka yang jarang minum alkohol.

4. Lindungi Kulit Dari Sinar Matahari

Paparan berlebihan sinar ultra violet dari matahari dapat merusak DNA pada kulit dan menyebabkan terjadinya mutasi genetik yang merupakan risiko utama kanker kulit. Gunakan tabir surya setiap kali anda beraktivitas yang lama di luar ruangan. Pilihlah tabir surya yang mengandung SPF diatas 15 dan memberikan proteksi terhadap sinar UVA dan UVB.

5. Aktif Secara Fisik

Penelitian menunjukan, mereka yang aktif secara fisik memiliki risiko yang rendah menderita kanker usus besar dan kanker payudara. Anda tidak perlu menjadi atlet untuk mendapatkan manfaat dari aktivias fisik, cukup melakukan olahraga sederhana seperti jalan kaki, bersepeda, jogging, menari dan aktivitas lainnya yang membuat tubuh anda berkeringat.

6. Pertahankan Berat Badan Sesehat Mungkin

Kelebihan berat badan menyebabkan seseorang berisiko menderita kanker rahim, kanker kandung empedu, kanker kerongkongan, kanker ginjal, kanker thyroid dan kanker usus besar. Bila saat ini anda merasa gemuk, segera turunkan berat badan anda.

7. Hindari Terapi Pengganti Hormon

Hindari mengkonsumsi terapi pengganti hormon untuk mengobati gejala menopause. Beberapa penelitian menunjukan peningkatan risiko kanker rahim pada penggunaan terapi ini. Jika memang anda sangat membutuhkan, batasi penggunaan sampai 5 tahun.

8. Minum Obat

Untuk menurunkan risiko kanker, misalnya kanker payudara, seseorang dapat minum obat yang disebut selective estrogen receptor modulator. Obat ini hanya dikonsumsi mereka yang berisiko tinggi menderita kanker payudara.

9. Hindari Paparan Zat Kanker

Sedapat mungkin menghindari paparan bahan bahan yang dapat menyebabkan kanker. Misalnya radiasi ion sinar gamma dari sinar X diduga berhubungan dengan kanker paru paru, kanker thyroid, kanker payudara dan kanker lambung.

10. Konsumsi Makanan Pencegah Kanker

Konsumsilah makanan yang dapat menurunkan risiko kanker terutama makanan yang berasal dari tumbuh tumbuhan. Makanan yang berserat tinggi dapat menurunkan risiko kanker usus besar.

Mudah bukan?

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Yoga Itu Menyehatkan09.06.11

Tanpa memperdulikan jenis yoga yang anda lakukan, olahraga ini ternyata memberikan manfaat yang luar biasa terhadap kesehatan fisik maupun mental.

Berikut beberapa manfaat yoga bagi kesehatan yang telah diteliti oleh para ahli:

  • Meningkatkan suasana hati atau mood dan memperbaiki kualitas tidur.
  • Kemampuan mengelola stress lebih baik.
  • Menurunkan denyut jantung dan tekanan darah serta memperbaiki fungsi paru paru.
  • Otot otot lebih rileks dan lebih sehat.
  • Mampu mencegah terjadinya beberapa masalah mental seperti depresi dan kecemasan.
  • Kelenturan dan kekuatan tubuh lebih baik serta secara umum tubuh tampak lebih fit.
  • Memiliki efek positif secara kimiawi pada otak dan darah.

Selamat beryoga.

Posted in Info Kesehatanwith 1 Comment →

Osteoporosis Pada Pria08.12.11

Walaupun osteoporosis kerap terjadi pada wanita pasca menopause, pria juga dapat mengalami penyakit pengeroposan tulang ini. Seperti halnya pada wanita, osteoporosis pada pria juga terjadi seiring dengan bertambahnya usia.

Berikut beberapa faktor resiko osteoporosis pada pria:

  • Minum alkohol terlalu banyak.
  • Merokok.
  • Jarang olahraga.
  • Terlalu kurus.
  • Kekurangan vitamin D dan kalsium.
  • Mengkonsumsi obat obatan tertentu seperti antikejang, steroid oral atau heparin.
  • Bertambah tua.
  • Memiliki riwayat keluarga dengan patah tulang yang disebabkan karena tulang yang rapuh.
  • Menderita penyakit tertentu seperti asma, gangguan tyroid, dan rematik.
  • Menderita kekurangan hormon tertentu seperti testoteron atau estrogen.

Posted in Info Penyakitwith 1 Comment →

Tips Memilih Sepatu Yang Sehat11.17.10

Sepatu adalah benda yang tidak bisa lepas dari penampilan anda sehari hari. Di saat pergi ke kantor, ke mall atau berolah raga, sepatu merupakan bagian yang terpenting dalam setiap aktifias tersebut. Tapi tahukah anda bahwa kesalahan dalam memilih sepatu dapat menyebabkan masalah kesehatan pada kaki?

The American Academy of Orthopaedic Surgeons memberikan beberapa tips bagaimana memilih sepatu yang pas sehingga penampilan anda yang menarik juga ditunjang dengan kaki yang sehat.

  • Ingat selalu untuk mencoba atau mengukur kedua kaki saat akan membeli sepatu sebab kaki manusia tidak 100% simetris kanan dan kiri.
  • Usahakan membeli sepatu di sore atau petang hari pada saat kaki sedang maksimal lebarnya.
  • Untuk anda kaum wanita, hindari membeli sepatu dengan hak atau heels lebih tinggi dari 2 inchi khususnya bila sepatu itu digunakan rutin sehari hari.
  • Pastikan sepatu yang anda beli pas pada bagian tumit dan ujung jari kaki terpanjang berjarak 1/2 inchi dari ujung sepatu.
  • Cobalah mengenakan kedua sepatu dan pastikan keduanya memberikan kenyamanan terutama untuk bagian kaki yang lebih besar.
  • Berjalanlah dengan sepatu yang anda coba dan pastikan anda tidak merasa tersiksa karenanya.

Akhir kata, selamat membeli sepatu.

Posted in Tips Kesehatanwith 1 Comment →

Ini Dia Penyebab Hipoglikemia Pada Penderita Kencing Manis09.04.10

Hipoglikemia merupakan momok yang sangat menakutkan bagi penderita kencing manis atau diabetes melitus. Bila tidak segera teratasi, hipoglikemia dapat berakibat sangat fatal. Untungnya gejala hipoglikemia dapat dengan mudah dikenali oleh pasien sehingga penanganan menjadi lebih cepat.

Apa sih hipoglikemia itu? Hipoglikemia adalah penurunan kadar gula darah lebih dari 60 mg/dl yang ditandai dengan gejala berupa keringat dingin, lemas sampai hilang kesadaran. Hipoglikemia yang terjadi pada penderita diabetes disebabkan oleh peningkatan konsentrasi insulin dalam darah atau penurunan kadar glukosa darah.

Nah, berikut adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan kondisi diatas, diantaranya :

Dosis suntikan insulin terlalu banyak.

Saat menyuntikan obat insulin, anda harus tahu dan paham dosis obat yang anda suntik sesuai dengan kondisi gula darah saat itu. Celakanya, terkadang pasien tidak dapat memantau kadar gula darahnya sebelum disuntik, sehingga dosis yang disuntikan tidak sesuai dengan kadar gula darah saat itu. Memang sebaiknya bila menggunakan insulin suntik, pasien harus memiliki monitor atau alat pemeriksa gula darah sendiri.

Lupa makan atau makan terlalu sedikit.

Penderita diabetes sebaiknya mengkonsumsi obat insulin dengan kerja lambat dua kali sehari dan obat yang kerja cepat sesaat sebelum makan. Kadar insulin dalam darah harus seimbang dengan makanan yang dikonsumsi. Jika makanan yang anda konsumsi kurang maka keseimbangan ini terganggu dan terjadilah hipoglikemia.

Aktifitas terlalu berat.

Olah raga atau aktifitas berat lainnya memiliki efek yang mirip dengan insulin. Saat anda berolah raga, anda akan menggunakan glukosa darah yang banyak sehingga kadar glukosa darah akan menurun. Maka dari itu, olah raga merupakan cara terbaik untuk menurunkan kadar glukosa darah tanpa menggunakan insulin.

Minum alkohol tanpa disertai makan.

Alkohol menganggu pengeluaran glukosa dari hati sehingga kadar glukosa darah akan menurun.

Menggunakan tipe insulin yang salah pada malam hari.

Pengobatan diabetes yang intensif terkadang mengharuskan anda mengkonsumsi obat diabetes pada malam hari terutama yang bekerja secara lambat. Jika anda salah mengkonsumsi obat misalnya anda meminum obat insulin kerja cepat di malam hari maka saat bangun pagi, anda akan mengalami hipoglikemia.

Penebalan di lokasi suntikan.

Dianjurkan bagi mereka yang menggunakan suntikan insulin agar merubah lokasi suntikan setiap beberapa hari. Menyuntikan obat dalam waktu lama pada lokasi yang sama akan menyebabkan penebalan jaringan. Penebalan ini akan menyebabkan penyerapan insulin menjadi lambat.

Kesalahan waktu pemberian obat dan makanan.

Tiap tiap obat insulin sebaiknya dikonsumsi menurut waktu yang dianjurkan. Anda harus mengetahui dan mempelajari dengan baik kapan obat sebaiknya disuntik atau diminum sehingga kadar glukosa darah menjadi seimbang.

Penyakit yang menyebabkan gangguan penyerapan glukosa.

Beberapa penyakit seperti celiac disease dapat menurunkan penyerapan glukosa oleh usus. Hal ini menyebabkan insulin lebih dulu ada di aliran darah dibandingan dengan glukosa. Insulin yang kadung beredar ini akan menyebabkan kadar glukosa darah menurun sebelum glukosa yang baru menggantikannya.

Gangguan hormonal.

Orang dengan diabetes terkadang mengalami gangguan hormon glukagon. Hormon ini berguna untuk meningkatkan kadar gula darah. Tanpa hormon ini maka pengendalian kadar gula darah menjadi terganggu.

Pemakaian aspirin dosis tinggi.

Aspirin dapat menurunkan kadar gula darah bila dikonsumsi melebihi dosis 80 mg.

Riwayat hipoglikemia sebelumnya.

Hipoglikemia yang terjadi sebelumnya mempunyai efek yang masih terasa dalam beberapa waktu. Meskipun saat ini anda sudah merasa baikan tetapi belum menjamin tidak akan mengalami hipoglikemia lagi.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Tulisan Terbaru

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat