Tips Merawat Gigi Bayi03.19.10

Meskipun sering disebut gigi susu atau gigi tidak permanen, gigi pada bayi dan anak anak juga memerlukan perhatian khusus. Banyak orang tua yang mengabaikan kesehatan gigi susu anaknya dan membiarkan gigi anaknya sampai menghitam, keropos bahkan lepas sebelum waktunya. Padahal menurut para ahli gigi, kesehatan gigi susu kelak akan menunjang kesehatan gigi permanen.

Memeriksa gigi anak

Gigi yang sehat adalah gigi yang seluruhnya memiliki warna yang sama. Jika anda menemukan salah satu gigi memiliki warna berbeda atau terdapat titik noda pada gigi tersebut, segeralah ke dokter gigi.

Mulailah membiasakan bayi atau anak menggosok gigi sedini mungkin. Gunakanlah kain yang lembut atau sikat gigi khusus bayi. Pada bayi memang belum dianjurkan untuk memakai pasta gigi, tapi anda bisa memakai air yang bersih untuk membersihkan gigi bayi anda. Membersihkan gigi bisa dilakukan sedikitnya satu kali sehari dan sebaiknya dilakukan sesaat sebelum anak tidur di malam hari.

Pasta gigi baru bisa diberikan saat anak sudah berusia diatas 2 tahun. Bantulah anak untuk menggosok giginya sebab bila mereka melakukan sendiri terkadang tidak menjangkau keseluruhan gigi. Mereka baru bisa menggosok gigi dengan baik setelah berusia diatas 7 tahun.

Berikanlah bayi atau anak anda makanan yang sehat

Usahakan untuk mengurangi konsumsi makanan berkadar gula tinggi pada bayi atau anak anak. Alangkah baiknya bila anda selalu memberikan anak anda buah buahan dan sayur sayuran daripada permen atau cokelat.

Mencegah kerusakan gigi akibat botol susu

Jangan menidurkan bayi atau anak dengan memberikannya botol susu. Jika anak anda sulit tidur tanpa ngedot, anda bisa mengganti isinya dengan air. Susu, jus, dan minuman manis lainnya mengandung kadar gula yang tinggi. Minuman dengan kadar gula tinggi akan menyebabkan gigi bayi atau anak berlubang.

Ajarilah anak sedini mungkin untuk minum dengan gelas daripada menggunakan botol.

Mengajak anak ke dokter gigi

Ajaklah anak anda untuk mengunjungi dokter gigi secara rutin guna memelihara kesehatan giginya. Kebiasaan ini juga akan mengurangi ketakutan anak akan dokter gigi. Dengan pemeriksaan teratur maka kelainan atau penyakit yang terjadi pada gigi akan dapat terdeteksi secara dini sehingga pengobatan dapat dilakukan dengan baik.

Posted in Tips Kesehatanwith 5 Comments →

Tips Mencegah Noda Hitam Bekas Jerawat01.01.10

Noda hitam yang jamak terjadi pada kulit yang berjerawat disebabkan oleh mekanisme tubuh dalam mengatasi kerusakan jaringan kulit yang disebabkan oleh jerawat. Bekas yang timbul dapat berbeda beda pada tiap orang. Ada yang sangat parah sampai timbul cekungan cekungan pada kulit, ada pula yang hanya berupa bintik kehitaman. Semakin parah jerawat yang tumbuh di wajah anda maka akan semakin parah pula bekas yang akan ditimbulkannya apalagi anda termasuk orang yang kurang begitu memperhatikan kebersihan daerah wajah.

Bekas jerawat secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua yaitu bekas jerawat yang mengurangi ketebalan kulit dan yang menambah ketebalan kulit. Bekas jerawat yang menambah ketebalan kulit sering disebut dengan jaringan parut atau keloid. Mereka terbentuk dari tambahan jaring ikat kolagen yang ada di bawah kulit. Kadangkala bekas yang ditimbulkan jauh melebihi besarnya jerawat dan kondisi ini dapat berlangsung bertahun tahun.

Bila jaringan kulit terkoyak dan terbuang saat terjadinya jerawat maka saat sembuh akan menimbulkan cekungan pada wajah. Cekungan yang mirip kawah ini lebih sering terjadi bila dibandingkan dengan jaringan parut.

Untungnya, bila anda lebih memperhatikan kulit anda yang sedang berjerawat maka bekas bekas jerawat ini dapat dicegah dengan baik. Dengan tidak memandang jenis kulit anda, berikut hal hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya bekas jerawat :

  1. Obatilah jerawat anda segera sebelum bertambah parah. Hubungi dokter kulit kesayangan anda, lakukan segala anjuran pengobatan yang diberikan. Lakukan semua hal yang dapat mengurangi tumbuhnya jerawat termasuk menjaga makanan yang anda konsumsi dan hindari stress.
  2. Jangan pernah lagi melakukan kebiasaan memencet jerawat dengan tangan. Kebiasaan ini merupakan aktifitas yang paling utama dalam menimbulkan bekas jerawat.
  3. Jangan pula memencet jerawat dengan bantuan alat alat yang tidak bersih.
  4. Gunakan pelembab yang pas agar kulit anda lebih lentur dan lembut.

Dengan melakukan keempat hal diatas maka anda sudah dapat mengurangi bekas jerawat yang timbul secara signifikan.

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics