Osteoporosis Pada Pria08.12.11

Walaupun osteoporosis kerap terjadi pada wanita pasca menopause, pria juga dapat mengalami penyakit pengeroposan tulang ini. Seperti halnya pada wanita, osteoporosis pada pria juga terjadi seiring dengan bertambahnya usia.

Berikut beberapa faktor resiko osteoporosis pada pria:

  • Minum alkohol terlalu banyak.
  • Merokok.
  • Jarang olahraga.
  • Terlalu kurus.
  • Kekurangan vitamin D dan kalsium.
  • Mengkonsumsi obat obatan tertentu seperti antikejang, steroid oral atau heparin.
  • Bertambah tua.
  • Memiliki riwayat keluarga dengan patah tulang yang disebabkan karena tulang yang rapuh.
  • Menderita penyakit tertentu seperti asma, gangguan tyroid, dan rematik.
  • Menderita kekurangan hormon tertentu seperti testoteron atau estrogen.

Posted in Info Penyakitwith 1 Comment →

Seks Dan Menopause06.24.09

Turunnya kadar hormon estrogen pada wanita menopause akan menyebabkan tergganggunya beberapa fungsi seksual. Minat untuk melakukan hubungan intim menurun dengan drastis hal ini diakibatkan karena mereka tidak lagi merasakan rangsangan seksual yang diberikan oleh pasangannya.

Penurunan kadar estrogen juga akan menyebabkan terjadinya penurunan suplai darah ke vagina sehingga produksi lendir vagina menjadi menurun. Keadaan ini akan membuat vagina menjadi kering dan timbul rasa sakit saat berhubungan intim.

Selain masalah libido, pada masa menopause, seorang wanita akan mengalami pula hal hal berikut :

  • Gangguan perkemihan.
  • Depresi dan Kecemasan.
  • Stress.
  • Masalah obat obatan.
  • Masalah kesehatan lainnya.

Apakah semua wanita menopause akan mengalami penurunan gairah seksual?

Tidak. Faktanya ada beberapa wanita yang telah menopause justru gairah seksualnya meningkat. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh karena adanya penurunan perasaan takut untuk hamil. Saat menopause, seorang wanita juga akan terbebas dari tanggung jawab ngemong anak sehingga mereka menjadi lebih santai untuk berintim ria dengan pasangannya.

Apakah yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekeringan vagina?

Kekeringan vagina dapat diatasi dengan jelly yang berbahan dasar air (K-Y Jelly). Jangan menggunakan jelly yang bukan berbahan dasar air seperti Vaseline karena jelly jenis ini dapat merusak karet latex pada kondom dan menimbulkan iritasi pada lapisan dinding vagina.

Bagaimana cara meningkatkan gairah seksual?

Sampai saat ini belum ada obat yang benar benar mampu untuk mengatasi masalah seksual pada wanita. Pengganti estrogen memang bekerja tetapi efektifitasnya masih diragukan berdasarkan beberapa penelitian terakhir. Estrogen dapat mengurangi rasa nyeri saat berhubungan intim dengan cara mengatasi kekeringan pada vagina.

Beberapa dokter mulai menggabungkan antara estrogen dengan hormon seksual laki laki (androgen) untuk meningkatkan gairah seksual pada wanita. Namun cara ini juga tidak begitu besar manfaatnya.

Meskipun masalah seksual masih sangat tabu untuk dibicarakan, namun pilihan untuk berkonsultasi dengan dokter merupakan cara yang paling efektif sampau saat ini. Dokter dapat membantu anda memecahkan masalah seksual yang anda hadapi guna mencarikan alternatif jalan keluar.

Apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan suasana intim dengan pasangan?

Suasana intim tidak selalu berkonotasi dengan hubungan seksual. Ungkapan rasa cinta dan kasih sayang dapat diwujudkan dengan berbagai cara. Nikmati waktu anda berdua, bercengkarama, berekreasi dan lain lain.

Untuk meningkatkan keintiman secara fisik, anda dapat melakukan beberapa hal berikut :

  • Pelajari tubuh anda. Pelajarilah perubahan yang terjadi pada tubuh anda baik secara anatomi, fungsi seksual, kebiasaan seksual, dan hubungannya dengan usia. Hal ini dapat mengurangi kecemasan anda terhadap perubahan fungsi seksual yang terjadi.
  • Menambah stimulasi seksual. Stimulasi seksual dapat ditambah dengan beberapa materi erotis seperti buku atau video, masturbasi dan perubahan rutinitas seksual.
  • Gunakan teknik selingan. Teknik untuk digunakan untuk meningkatkan relaksasi dan mengurangi kecemasan. Termasuk di dalamnya antara lain fantasi erotis maupun non erotis, olah raga, musik dan televisi.
  • Berlatihlah melakukan hubungan intim tanpa kontak seksual. Termasuk di dalamnya pijatan sensual, petting dan lain lain. Cara ini dapat dimanfaatkan pula untuk meningkatkan kenyamanan dan menambah keakraban antara anda dan pasangan anda.
  • Kurangi rasa nyeri sedapat mungkin. Pilihlah posisi posisi hubungan seksual yang sedapat mungkin mengurangi rasa nyeri. Aturlah penetrasi sedemikian mungkin sehingga pasangan anda merasa nyaman dan terhindar dari rasa sakit.

Apakah wanita menopause tetap dapat menderita penyakit menular seksual?
Ya. Meskipun sudah memasuki masa menopause, seorang wanita tidak dapat terhindar dari infeksi penyakit menular seksual. Anda tetap harus menggunakan segala alat proteksi dari penyakit berbahaya ini.

Bagaimana cara melindungi diri dari penyakit menular seksual?

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari penyakit menular seksual :

  • Pantang melakukan hubungan seksual merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah penularan penyakit menular seksual.
  • Gunakan kondom lateks setiap kali anda berhubungan seksual.
  • Setia pada satu pasangan saja sebab semakin sering anda berganti ganti pasangan maka semakin besar kemungkinan anda tertular penyakit.
  • Jangan melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang anda curigai menderita penyakit menular seksual.
  • Bila anda telah melakukan hubungan seksual dengan seorang yang beresiko, segera periksakan diri anda ke dokter.
  • Pelajarilah lebih mendalam tentang penyakit menular seksual karena semakin anda mengenal penyakit ini maka semakin mudah anda melindungi diri anda.

Posted in Info Penyakitwith 24 Comments →

Menopause Pada Laki Laki03.15.09

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa menopause merupakan problem yang menghinggapi kaum hawa pada periode usia tertentu, padahal menopause juga bisa dialami oleh laki laki pada periode usia yang sama. Menopause pada laki laki atau lebih dikenal dengan istilah andropause perlu diketahui oleh setiap laki laki sejak dini agar mereka lebih memahami problem yang akan menghinggapi kehidupan mereka kelak.

Andropause umumnya mulai terjadi pada rentang usia antara 50 sampai 60 tahun. Gejala dan tanda yang muncul pada andropause sangat mirip dengan apa yang terjadi pada menopause.

Tidak seperti menopause yang mana produksi seluruh hormon kewanitaan terhenti secara tiba tiba, pada andropause penurunan produksi hormon laki laki hanya terjadi pada produksi hormon testoteron. Dampak dari penurunan hormon inilah yang nantinya akan menimbulkan gejala pada laki laki yang mengalami andropause.

Apa saja gejala andropause?

Beberapa gejala yang timbul pada andropause, mirip dengan apa yang terjadi pada menopause, seperti kelelahan, infertilitas, rasa panas pada kulit, dan mood yang berubah ubah.

Gejala dan tanda yang lainnya yaitu gangguan atau disfungsi ereksi, hilangnya nafsu seksual, depresi dan kecemasan. Secara psikis, laki laki yang mengalami andropause tidak lagi bernafsu untuk mengejar karir dan kekuasaan tetapi mereka lebih mencurahkan pikirannya kepada keluarga dan teman teman.

Laki laki andropause akan mengalami kerontokan pada rambut di ketiak, penurunan gairah seksual, buah zakar yang makin mengecil, impotensi, selalu merasa lelah, penurunan kekuatan otot, penurunan ukuran otot, penurunan densitas tulang, dan penurunan jumlah sperma.

Bagaimana perawatan laki laki dengan andropause?

Karena gejala andropause terjadi akibat dari penurunan produksi hormon testoteron maka pengobatan gejala yang timbul lebih ditekankan kepada penggantian hormon yang kurang tersebut. Terbukti bahwa penggantian hormon ini secara signifikan mampu mengurangi gejala yang timbul pada laki laki andropause.

Disamping pengobatan dengan hormon, untuk mendapatkan hasil pengobatan yang lebih bagus, maka sangat dianjurkan bagi pasien yang melakukan terapi hormon pengganti testoteron untuk lebih rileks, istirahat yang cukup, teratur berolah raga, makan makanan yang bergizi, dan menghentikan kebiasaan merokok serta minum minuman keras.

Perlu diingat bahwa pengobatan dengan testoteron pengganti ini tidak untuk mengobati andropause tetapi lebih kepada mencegah terjadinya gejala yang timbul akibat dari andropause. Segeralah berkonsultasi ke dokter anda jika anda mengalami salah satu dari gejala diatas.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Memahami Masalah Kesehatan Pada Perempuan02.21.09

Disela sela kehidupannya yang sehat, seorang perempuan sebenarnya mempunyai dua masa kritis akan masalah kesehatan. Kedua masa tersebut adalah saat mereka memasuki usia pubertas dan saat memasuki usia pertengahan. Jarang sekali perempuan yang mampu melewati kedua masa ini dengan lancar atau tanpa hambatan.

Pada masa pubertas, hormon hormon terutama hormon seksual mulai berkembang dengan pesat. Hal ini ditandai dengan perubahan bentuk tubuh yang drastis seperti pembesaran payudara, pertumbuhan rambut di daerah kemaluan dan perubahan cara berpikir. Masalah umumnya timbul akibat dari perubahan pola pikir dan terjadinya gangguan pada produksi hormon seksual.

Apa saja masalah kesehatan yang sering menghinggapi kaum perempuan?

Saat memasuki usia diatas 45 tahun, seorang wanita harus bersiap siap menghadapi perubahan fisik/hormonal tahap kedua. Saat ini tubuh berusaha untuk merespon perubahan yang terjadi sehingga akan menimbulkan gejala fisik yang tidak normal.  Beberapa gejala yang sering timbul antara lain, berdebar debar, nyeri dada, perdarahan atau menstruasi yang tidak normal, sensitif, depresi, gangguan tidur, menurunnya nafsu makan, rasa panas pada kulit, gangguan kesuburan dan lain lain.

Melihat daftar keluhan yang sedemikian panjang, anda tidak perlu takut atau khawatir, umumnya setiap keluhan tersebut dapat diatasi dengan pengobatan yang cepat dan tepat. Pastikan di dalam pikiran bahwa segala keluhan tersebut sangat erat hubungannya dengan masa menopause atau memasuki usia menopause. Saat ini, pengobatan yang umum dilakukan untuk mengatasi problem menopause adalah Hormone Replacement Therapy (HRT).

Metode pengobatannya sendiri adalah dengan menyuntikan sejumlah hormon ke peredaran darah sehingga hormon hormon ini diharapkan mampu menutupi kekurangan hormon yang terjadi pada perempuan menopause.

Selain masalah kesehatan yang saya sebutkan diatas sebenarnya masih banyak masalah kesehatan yang bisa menghinggapi kaum perempuan. Perlu diingat bahwa semakin dini masalah itu diketahui maka semakin cepat dan mudah pula masalah itu dapat diatasi. Sehingga seorang perempuan harus selalu mengkomunikasikan masalah kesehatannya dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terutama pada masa masa kritis yang saya sebutkan diatas.

Posted in Info Penyakitwith 27 Comments →

Osteoporosis12.07.08

Osteoporosis merupakan suatu kelainan yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang secara progresif atau cepat. Berkurangnya massa tulang ini menyebabkan tulang menjadi tipis dan lemah. Maka tidak mengherankan bila pada orang yang mengalami osteoporosis yang parah akan mudah mengalami patah tulang tanpa sebab yang jelas.

Tulang normal dibentuk oleh protein yang disebut kolagen serta mineral kalsium. Osteoporosis menyebabkan terjadinya kekosongan deposit kolagen dan kalsium pada tulang. Sehingga proses pembentukan lapisan tulang menjadi tidak berlangsung sementara proses penipisan berlangsung terus.

Pada tulang normal selalu terjadi proses pembentukan dan penipisan tulang secara terus menerus. Hal ini bertujuan untuk menjaga massa tulang agar tidak terlalu berat sehingga tidak menganggu proses pergerakan. Seperti saya sebutkan diatas, pada osteoporosis, proses pembentukan tidak terjadi sementara proses penipisan berlangsung terus menerus.

Tulang yang tipis akan sangat lemah dan mudah patah dengan benturan yang ringan sekalipun. Pada tulang normal, benturan ini tidak akan menyebabkan apa apa, sementara pada penderita osteoporosis menyebabkan patah tulang yang parah. Hampir semua tulang mengalami hal ini termasuk tulang rusuk, panggul dan pergelangan tangan.

Meskipun osteoporosis bisa menyerang laki laki dan perempuan, namun sebagian besar penderita osteoporosis adalah perempuan yang telah mengalami menopause. Dipercaya bahwa hormon estrogen merupakan bahan yang sangat penting dalam mempertahankan massa tulang. Nah, pada perempuan yang menopause, produksi hormon ini sangat sangat berkurang sehingga mempercepat terjadinya pengurangan massa tulang. Tanpa pencegahan yang efektif, seorang perempuan bisa kehilangan 20 – 30% massa tulangnya pada 10 tahun pertama memasuki masa menopause. Proses osteoporosis bisa berlangsung secara diam diam dan dalam jangka waktu yang lama. Tidak sedikit perempuan yang mengabaikan hal ini karena memang mereka tidak merasakan apa apa, sampai terjadinya gejala patah tulang yang disebabkan oleh sesuatu trauma ringan.

Menurut penelitian di Amerika, lebih dari 20 juta orang menderita osteoporosis, dan 1,3 juta diantaranya mengalami gejala patah tulang. Bagaimana dengan Indonesia? Sampai detik ini saya belum menemukan data yang cukup.

Tujuan utama pengobatan osteoporosis adalah untuk mencegah patah tulang dengan menghentikan pengurangan massa tulang dan meningkatkan massa serta kekuatan tulang.

Pencegahan dan pengobatan osteoporosis diantaranya pengaturan diet makanan, menghentikan kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol, teratur berolah raga, cukup mengkonsumsi kalsium dan vitamin D, pengobatan dengan hormon pengganti estrogen pada perempuan menopause serta obat obatan seperti aledronate, etidronate atau kalsitonin. Obat obat yang saya sebutkan terakhir akan mengurangi proses penipisan tulang.

Posted in Info Penyakitwith 31 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics