Sisi Lain Dari Aborsi06.17.10

Sampai detik ini aborsi masih dikatakan sebagai sebuah tindakan ilegal atas nama kehidupan. Aborsi sendiri merupakan suatu proses penghentian kehamilan yang dilakukan dengan berbagai alasan. Entah itu alasan medis maupun non medis tetap saja aborsi menimbulkan bekas atau noda di benak ibu hamil. Perasaan bersalah akan selalu menghantuinya dan sulit sekali untuk melupakannya.

Pilihan untuk melakukan aborsi mungkin menjadi pilihan yang sangat sulit dilakukan selama hidup tetapi yang namanya pilihan tetap saja harus memilih antara melakukan dan tidak. Dengan berbagai upaya yang salah satunya adalah memahami dengan baik prosedur aborsi akan membuat ibu hamil menjadi lebih tenang dan siap menghadapi prosedur tindakan aborsi.

Dokter harus melakukan konseling atau tanya jawab dengan sangat baik terhadap pasien aborsi. Harus dijelaskan pilihan pilihan dan alasan yang menyebabkan tindakan tersebut dilakukan. Prosedur tindakan juga harus dijelaskan dengan detail termasuk anjuran untuk makan dan minum pada malam hari sebelum tindakan dilakukan. Pasien juga harus dilarang untuk menggunakan obat obat yang biasa dikonsumsi 2 hari sebelum tindakan termasuk konsumsi alkohol.

Selanjutnya dijelaskan pula tahap tahap tindakan yang akan dilakukan mulai dari proses pembiusan, pembersihan daerah operasi sampai dengan proses penyedotan janin di dalam kandungan. Begitu pula dengan hal hal yang harus dilakukan pasca tindakan berikut pantangan pantangannya.

Dengan penjelasan yang mendetail diharapkan pasien yang dalam hal ini ibu hamil dapat memahami tindakan yang dilakukan dan perasaan bersalah dan berdosa dapat di minimalisir.

Posted in Info Kesehatanwith View Comments

Mengenal Lebih Jauh Tentang Operasi Seksio04.07.10

Operasi seksio atau sering disingkat SC adalah operasi pembedahan untuk melahirkan bayi melalui perut ibu. Meskipun kesehatan ibu dan bayi lebih terjamin, bukan berarti operasi ini tidak bisa mengalami komplikasi. Karena termasuk operasi besar tentu resiko yang terjadi pun akan lebih besar serta proses penyembuhan luka yang jauh lebih lama jika dibandingkan dengan persalinan normal.

Operasi seksio hanya dilakukan bila proses persalinan normal tidak mungkin dilakukan. Banyak faktor yang dapat menyebabkan ketidakmampuan melahirkan secara normal ini, baik yang datangnya dari ibu maupun janin yang dikandungnya.

Meskipun demikian, angka kelahiran melalui operasi seksio kian hari kian meningkat. Padahal kalau ditilik secara lebih mendalam, banyak ibu hamil yang sebenarnya dapat melahirkan secara normal tapi lebih memilih untuk melakukan operasi dengan berbagai alasan.

Jadi, sangatlah penting bagi ibu hamil untuk mengenal secara lebih mendalam tentang apa itu operasi seksio.

Mengapa operasi seksio menjadi pilihan melahirkan bayi?

Dokter akan menganjurkan anda melahirkan dengan jalan operasi jika persalinan normal melalui vagina tidak memungkinkan. Umumnya operasi seksio adalah tindakan terencana namun di lapangan banyak operasi yang dilakukan secara mendadak akibat gangguan proses melahirkan secara normal.

Berikut adalah hal hal yang menjadi pertimbangan dokter sebelum memutuskan apakah seorang ibu hamil layak untuk dilakukan operasi seksio :

  • Seorang ibu dengan kehamilan kembar.
  • Ibu hamil dengan penyakit berat seperti infeksi HIV, herpes dan penyakit jantung.
  • Ibu hamil dengan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.
  • Ibu hamil dengan bentuk panggul yang sempit.
  • Terdapat masalah dengan plasenta.
  • Terdapat masalah dengan tali plasenta.
  • Posisi bayi di dalam rahim yang tidak normal, misalnya sungsang.
  • Terdapat gangguan aliran darah pada janin.
  • Ibu hamil dengan riwayat operasi seksio sebelumnya.

Dapatkah seorang ibu hamil meminta untuk dilakukan operasi seksio?

Kenyataannya memang banyak operasi seksio saat ini dilakukan atas permintaan pasien meskipun tanpa alasan medis. Mereka umumnya memilih melakukan operasi karena takut kesakitan saat melahirkan secara normal. Alasan lain adalah mereka lebih mudah menentukan tanggal dan waktu kelahiran dengan operasi. Selain itu, mereka juga ketakutan organ kelaminnya rusak setelah persalinan normal.

Dari sisi medis, etika permintaan operasi seksio oleh ibu hamil  masih menjadi perdebatan. Tapi umumnya para dokter beranggapan bahwa sah saja seorang ibu hamil meminta operasi asal mereka sudah diberikan pemahaman tentang keuntungan dan kerugian atas tindakan yang akan dilakukan.

Resiko medis yang dapat terjadi pada operasi seksio antara lain infeksi, perdarahan, dan bayi yang dilahirkan akan mudah mengalami gangguan nafas setelah operasi. Setelah operasi, perawatan di rumah sakit juga akan lebih lama bila dibandingkan dengan persalinan normal. Rasa nyeri setelah operasi juga jauh lebih sakit bila dibandingkan dengan persalinan normal.

Operasi seksio juga akan meningkatkan resiko medis pada kehamilan berikutnya. Kehamilan setelah operasi seksio juga akan meningkatkan resiko terjadinya ruptur atau pecahnya rahim. Dan bila hal ini terjadi tentu akan membahayakan keselematan ibu dan janin.

Meskipun pada akhirnya ibu hamil menerima segala resiko tersebut namun operasi seksio hanya dapat dilakukan setelah umur kehamilan diatas 39 minggu kecuali atas indikasi medis yang mutlak.

Apa saja tahap tahapan operasi seksio?

Sebelum operasi

Operasi seksio memakan waktu kurang lebih 45 sampai 60 menit bertempat di kamar operasi. Jadi, jika anda berada di ruang persalinan atau kamar perawatan maka anda akan dipindahkan ke kamar operasi. Setiba di kamar operasi, tim operator yang terdiri dari dokter kebidanan, dokter anestesi dan perawat akan menjelaskan prosedur tindakan kepada anda. Setelah itu akan dilakukan pembiusan melalui tulang belakang (epidural/spinal block). Setelah dilakukan pembiusan, perut anda akan dibersihkan lalu di tutup dengan kain steril.

Saat operasi

Setelah semua persiapan selesai, dokter kebidanan akan memulai melakukan pembedahan. Irisan umumnya dilakukan melintang pada bagian bawah perut tepat diatas lipatan perut bawah sepanjang lebih kurang 20 cm. Irisan ini akan diperdalam sampai menembus otot dan rahim. Setelah rahim terbuka, bayi yang ada di dalamnya akan dikeluarkan berikut plasenta yang melekat pada dinding rahim. Setelah dilakukan pembersihan rahim dari sisa sisa plasenta, selanjutnya dilakukan penjahitan kembali secara lapis demi lapis pada setiap jaringan sampai kulit. Proses penutupan atau penjahitan inilah yang biasanya memakan waktu lama.

Setelah operasi

Setelah operasi selesai, anda akan dipindahkan dari kamar operasi menuju kamar pemulihan. Di tempat ini, kondisi anda akan terus di monitor sampai beberapa jam setelah operasi. Yang di monitor antara lain, kondisi hemodinamik atau tekanan darah anda dan adanya perdarahan pasca operasi. Bila setelah waktu pemulihan selesai dan tidak terdapat komplikasi maka anda akan segera dipindahkan kembali ke kamar perawatan.

Perlu diingat bahwa 7 hari setelah tindakan adalah masa masa rawan terhadap kemungkinan terjadinya infeksi. Gejala atau tanda tanda infeksi pasca operasi dapat ditandai dengan :

  • Nanah yang keluar dari luka operasi.
  • Demam.
  • Nanah atau darah yang keluar dari kemaluan.
  • Penyembuhan luka yang lama.

Bila terjadi tanda dan gejala tersebut, segera kontrol ke dokter agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Info Kesehatanwith View Comments

Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar09.28.08

burns.gif

Tidak seperti luka bakar derajat tiga yang memerlukan penanganan medis khusus, luka bakar kecil yang sering kita alami di rumah ternyata membutuhkan penanganan simpel yang bisa dilakukan siapa saja. Tidak peduli apa yang menyebabkan luka bakar, hal yang paling utama dipikirkan adalah semakin cepat penanganannya maka hasilnya akan semakin baik. Apa yang anda lakukan pada menit menit pertama setelah terbakar akan menentukan hasil dari penyembuhan luka bakar tersebut pada kulit.

Susu merupakan cairan yang paling bagus untuk mengompress luka bakar kecil. Rendam daerah luka dengan susu selama 15 menit atau lebih. Bila anda kesulitan merendam, anda bisa menggunakan handuk yang telah dibasahi susu untuk menutup daerah yang terbakar. Lemak yang terdapat dalam susu akan menyejukan daerah yang terbakar dan mempercepat penyembuhan.

Setelah 24 jam, basuhlah daerah yang terbakar dengan lembut menggunakan sabun dan air bersih. Usahakan daerah luka tetap kering dan tertutup setelah dibersihkan untuk mencegah infeksi.

Menggunakan terlalu banyak es atau air yang sangat dingin akan memperburuk kondisi luka bakar. Gunakanlah air yang sejuk dan bukan yang dingin. Air sejuk akan mencegah jaringan yang terbakar meluas dan air ini berfungsi pula sebagai pereda rasa nyeri sementara.

Lidah buaya akan mempercepat proses penyembuhan. Dua atau tiga hari setelah terluka, anda dapat membubuhi daerah luka dengan cairan dari daun lidah buaya. Kesejukan dari cairan itu akan membantu meredakan nyeri. Gunakan empat sampai 5 kali sehari tanpa ditutup dengan perban.

Makanlah banyak makanan yang mengandung vitamin C. Vitamin ini akan membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Selain itu, anda juga harus banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin A dan E. Vitamin E akan mempercepat penyembuhan dan mencegah pembentukan jaringan parut.

Irislah kentang lalu tutup daerah yang terbakar menggunakan irisan tersebut. Zat tepung pada kentang akan menetralisir luka bakar, rasa nyeri dan mencegah pembentukan jaringan parut.

Madu yang digunakan untuk menutup luka akan menyejukan luka, meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan. Madu juga akan mencegah infeksi kuman serta melindungi daerah luka.

Minyak lavender akan meredakan rasa nyeri dan mempercepat penyembuhan serta mencegah jaringan parut. Pertama tama, bersihkan daerah luka dengan air dan sabun. Campur minyak lavender dengan minyak zaitun dengan perbandingan 1 : 3. Selanjutnya tutuplah daerah luka dengan campuran tadi.

Menutup luka bakar dengan menggunakan putih telur akan mencegah luka bakar menjadi kering.

Semua tips diatas hanya berlaku untuk luka bakar derajat ringan dengan daerah yang tidak begitu luas. Bila sebaliknya, anda harus segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Posted in Tips Kesehatanwith View Comments

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom

  • Kontributor BlogDokter

    Ingin Menulis Di Blogdokter.Net? Silakan Mendaftar Disini

  • Kontributor

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Recent Comments

    Powered by Disqus
  • Top Commenters

    Powered by Disqus
  • Daftar/Masuk