Gigitan Manusia09.13.11

Seperti namanya, gigitan manusia terjadi saat seseorang menggigit orang lain baik disengaja maupun tidak. Secara tidak sengaja contohnya saat gigi seseorang membentur kulit atau tubuh orang lain sehingga menimbulkan luka.

Gejala

Gigitan dapat menimbulkan gejala dari yang ringan sampai berat:

  • Luka pada kulit tanpa perdarahan.
  • Luka tusuk.
  • Luka besar dan parah.
  • Luka robek.

Pengobatan

  1. Tenangkan korban lalu cuci tangan dengan sabun.
  2. Jika tidak ada perdarahan yang berat, cucilah luka dengan sabun yang lembut di bawah air mengalir selama 3 sampai 5 menit lalu tutup luka dengan pembalut yang bersih.
  3. Bila terjadi perdarahan hebat, tekanlah daerah luka dengan kain yang bersih sampai perdarahan berhenti. Tinggikan daerah luka.
  4. Bila diperlukan, segera ke dokter.

Pencegahan

  • Ajari anak anak untuk tidak saling menggigit.
  • Jangan menaruh tangan di dekat mulut seseorang yang sedang kejang.

Posted in Info Penyakitwith 1 Comment →

E. coli Si Biang Wabah06.05.11

Berikut rangkuman #kestwit tentang #EColi di @blogdokter yang kebetulan sedang mewabah di Eropa.

1. Robert Koch Institute: 11 orang tewas krn menderita hemolytic uremic syndrome (HUS) akibat wabah kuman e.coli yang melanda Jerman. #BD

2. Kuman E.Coli yg mewabah di Eropa adalah strain Shiga toxin-producing Escherichia coli O104:H4 (STEC O104:H4). #EColi

3. Walau mknan spesifik penyebab wabah blm diketahui, bagi mrk yg mau ke Jerman agar menghindari makan tomat, selada dn mentimun mentah.#EColi

4. E. coli adalah sekelompok bakteri yg sangat banyak jenisnya, kebanyakan tdk berbahaya namun ada bbrp yg dpt membuat sakit.#EColi

5. Penyakit yg dpt disebabkan oleh E.coli antara lain diare, infeksi saluran kemih, penyakit saluran nafas dan radang paru paru. #EColi

6. E.coli sering dipakai sbg penanda kualitas air, meski kumannya tdk berbahaya namun air yg mengandung E.coli tetap disbt trkontaminasi.#EColi

7. Salah satu jenis E.coli yg berbahaya adalah yg mnghasilkan "Shiga toxin". E.coli jenis ini dsbt Shiga toxin-producing E. coli (STEC).#EColi

8. Orang dari segala usia dapat terinfeksi STEC dan menyebabkan penyakit serius. Lebih serius lagi pd bayi dan orang tua.#EColi

9. Gejala yg ditimbulkan oleh infeksi STEC sangat bervariasi pd masing2 orang mulai dari keram pd perut, muntah dn diare brdarah. #EColi

10. Mrk yang terinfeksi STEC akan membaik dalam 5 – 7 hari namun dlm bbrp kasus dpt menyebabkan kondisi yng sangat parah.#EColi

11. Sekitar 5-10% mrk yg terdiagnosa STEC akan mengalami hemolytic uremic syndrome (HUS) atau sejenis gagal ginjal yg mengancam nyawa. #EColi

12. Gejala hemolytic uremic syndrome (HUS): penurunan produksi urine, lemah dan pucat pd bibir/kelopak mata bagian dalam. #EColi

13. STEC scr alami hidup di usus hewan ternak spt lembu, kambing, domba dll. Hewannya sendiri tdk sakit, yang sakit adalah manusianya. #EColi

14. STEC masuk ke tubuh manusia melalui makanan/minuman yg terkontaminasi kotoran hewan ternak dn tdk dimasak dg baik. #EColi

15. Pengobatan STEC hanya berdasarkan keluhan pasien alias tdk ada pengobatan spesifik. Infeksi STEC tdk mmerlukan antibiotika. #EColi

Posted in #kestwitwith 1 Comment →

Nikotin dan Kesehatan08.11.10

Apa sih nikotin itu?

Nikotin adalah zat yang terkandung di dalam daun tembakau. Setiap kali seseorang menghirup bahan bahan yang mengandung nikotin maka zat ini akan masuk ke dalam tubuh dan bersemayan pada otak. Setiap satu batang rokok mengandung sedikitnya 10 miligram nikotin. Nikotin inilah yang akan membuat seseorang kecanduan merokok.

Meskipun yang terkandung di dalam satu batang rokok sekitar 10 miligram, namun yang benar benar terserap ke dalam tubuh adalah sebanyak 1 sampai 2 miligram saja, sisanya terbuang ke udara. Nikotin dalam jumlah besar sifatnya sangat fatal dan sering digunakan sebagai obat pembasmi hama pada pertanian.

Untuk apa saja nikotin digunakan?

Sampai saat ini rokok dan produk turunannya merupakan penyumbang nikotin terbesar yang dikonsumsi manusia.

Apa saja efek nikotin terhadap tubuh manusia?

Setiap menghisap rokok, nikotin akan masuk ke dalam paru paru dan selanjutnya diserap ke dalam aliran darah. Hanya dalam waktu 8 detik, nikotin ini akan sampai ke otak dan merubah kerja otak. Proses ini berlangsung cepat karena nikotin bentuknya mirip dengan acetylcholine yang normal terdapat di dalam otak.

Nikotin selanjutnya akan meningkatkan denyut jantung dan frekuensi pernafasan. Nikotin juga akan meningkatkan kadar gula darah. Hal ini menyebabkan seorang perokok akan merasa lebih segar setelah merokok.

Nikotin yang terdapat di dalam sel saraf otak juga akan merangsang pengeluaran dopamin. Zat ini merupakan zat yang dapat meningkatkan rasa puas, nyaman dan kesenangan. Pada orang normal, efek dopamin biasanya dicetuskan oleh makanan, rasa nyaman dan kasih sayang dengan orang yang dicintai. Itulah sebabnya mengapa perokok merasakan kenikmatan pada saat menghisap rokok.

Dalam 40 menit, setengah dari efek dopamin akan menghilang. Nah, di saat seperti inilah timbul keinginan untuk menghisap satu batang rokok lagi. Hal inilah mengapa seorang perokok akan terus merokok tanpa putus untuk mendapatkan konsentrasi dopamin yang mereka inginkan di dalam otak.

Nikotin akan menyebabkan ketergantungan yang mirip dengan ketergantungan akan obat obatan narkotika karena nikotin mampu merubah beberapa fungsi otak seperti yang dijelaskan diatas.

Selain nikotin, satu batang rokok mengandung setidaknya 4.000 zat kimia yang berbahaya. Diantara zat zat tersebut yang paling berbahaya adalah tar dan karbon monoksida. Tar dapat menyebabkan kanker paru, empisema dan penyakit saluran nafas lainnya. Karbon monoksida dapat menyebabkan masalah pada jantung.

Perokok juga akan merasakan gangguan pada penciuman dan pengecapan. Menurunkan stamina berolah raga, penuaan dini, dan perubahan warna gigi.

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Keamanan Triclosan Dipertanyakan?04.14.10

Setelah heboh kasus keamanan penggunaan aspartam, kini banyak yang meragukan keamanan penggunanan triclosan pada produk rumah tangga. Untuk menjawab rasa penasaran tersebut, berikut saya ulas sedikit tentang triclosan.

Anda tentu sering membaca atau mendengar tentang triclosan. Bahan kimia ini sering kita temui pada pasta gigi, sabun dan beberapa produk lainnya. Tapi tahukah anda lebih dalam tentang bahan ini?

Apa itu triclosan?

Triclosan adalah bahan kimia yang ditambahkan ke dalam beberapa produk yang berfungsi sebagai antikuman.

Sejak kapan triclosan digunakan?

Triclosan sudah digunakan sejak 40 tahun yang lalu. Mula mula, triclosan digunakan di rumah sakit sebagai bahan antikuman. Penggunaan pada produk rumah tangga baru dilakukan secara meluas sejak 15 tahun yang lalu.

Amankah penggunaan triclosan?

Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat atau FDA saat ini sedang meneliti efek berbahaya dari triclosan. Banyak yang beranggapan bahwa triclosan bertanggung jawab atas pencemaran air minum di Amerika dan efek resistensi kuman terhadap antibiotika.

Meskipun FDA tetap beranggapan bahwa triclosan aman digunakan pada manusia, tetapi penelitian tentang efek berbahaya dari triclosan masih terus berlangsung.

Penentang keputusan FDA tentang keamanan triclosan beranggapan bahwa pada penelitian terhadap binatang percobaan, triclosan menganggu hormon yang berfungsi pada pertumbuhan otak dan alat reproduksi. Gangguan ini akan menyebabkan seseorang kesulitan dalam belajar dan mandul.

Selain itu, triclosan juga diduga bertanggung jawab atas maraknya resistensi kuman terhadap antibiotika.

Apakah anda harus menjauhi triclosan?

Untuk saat ini belum. Hal tersebut sesuai dengan rekomendasi FDA yang masih berlaku. Diharapkan penelitian terbaru tentang triclosan akan dipublikasikan pada tahun 2011.

Bagaimana cara menghindari penggunaan triclosan?

Caranya sangat mudah. Tulisan triclosan akan dengan mudah anda temukan pada kemasan produk yang anda gunakan sehari hari. Bahan ini jamak ditemukan pada produk yang mengklaim dirinya sebagai antikuman atau antibakteri.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Info Kesehatanwith 12 Comments →

Perut Membesar? Waspadai Ascites09.12.09

Perut anda tiba tiba membesar tanpa sebab yang jelas? Anda mempunyai riwayat penyakit hati? Hati hati, bisa jadi anda mengalami apa yang dinamakan ascites.

Dalam dunia kedokteran, ascites diartikan sebagai kondisi yang mana dalam perut seseorang terdapat akumulasi cairan yang disebabkan oleh peningkatan tekanan darah pada pembuluh darah portal (portal hypertension).

Secara umum, ascites dapat terjadi bila ada perubahan kadar albumin dalam sirkulasi darah. Sekedar tahu, albumin ini berfungsi sebagai pengaturan keseimbangan cairan di dalam dan di luar sel manusia.

Perubahan kadar albumin ini bisa naik atau turun. Naik turunya kadar albumin terggantung dari kondisi tubuh atau penyakit yang dialami penderita. Keadaan – keadaan yang dapat meningkatkan kadar albumin antara lain :

  • Penyakit sirrosis hepatis.
  • Peningkatan tekanan vena portal.
  • Hepatitis khronis.
  • Penyakit jantung kongestif.
  • Metastase kanker ke hati.
  • Hipotiroid.
  • Hepatitis non alkohol.

Sedangkan yang dapat menurunkan kadar albumin antara lain :

  • Keganasan di rongga perut.
  • TBC perut.
  • Radang pankreas.
  • Syndrome nephrotik.
  • Radang perut atau peritonitis.

Pemeriksaan atau diagnosa ascites sangat mudah dilakukan oleh para dokter. Perut pasien umumnya membesar dan bila dipukul/digetok seperti ada pantulan suara cairan dari dalam rongga perut. Pada kondisi tertentu pada perut pasien bisa terdapat kurang lebih 1500 cc cairan.

Diagnosis sulit dilakukan bila pasien gemuk dan pada kondisi ini perlu dibantu dengan USG perut. Pemeriksaan dengan ronsen dan ct scan diperlukan untuk membantu menentukan penyebab yang mendasari terjadinya ascites.

Beberapa tindakan yang dilakukan pada pasien dengan ascites yaitu:

  • Mengurangi konsumsi garam.
  • Memberikan obat obatan diuresis untuk merangsang terjadinya kencing, atau mengeluarkan cairan lewat urine.
  • Mengeluarkan cairan dengan jarum/selang.
  • Pencangkokan hati untuk kasus kasus yang berulang.

Jadi, hati hatilah bagi mereka yang perutnya tiba tiba membesar.

Posted in Info Penyakitwith 26 Comments →

Mencegah Serangan Kutu Air (Skabies)08.29.09

Skabies atau dalam bahasa awam sering disebut kutu air disebabkan oleh kuman parasit yang berupa kutu. Saat menginfeksi manusia, kutu ini hidup di bawah kulit dan memakan darah korbannya. Mereka bertahan hidup memanfaatkan kehangatan kulit manusia, sehingga bila kutu ini terlepas ke udara luar maka mereka hanya mampu bertahan hidup tidak lebih dari 48 jam. Kutu betina akan bertelur di bawah kulit dan dalam beberapa hari akan menetas menjadi kutu muda.

Gejala yang timbul karena skabies antara lain rasa gatal pada kulit terutama pada malam hari, pada kulit yang terdapat kutunya akan tampak bentol kecil kemerahan sedangkan area bekas kutu berjalan akan tampak kemerahan berkelok kelok seperti pembuluh darah. Bagian tubuh yang terkena antara lain pergelangan tangan, sela sela jari, siku, ketiak, perut, bokong, alat kelamin, dada dan pinggang.

Skabies menular dari manusia ke manusia melalui kontak fisik (kulit) antara penderita skabies dengan orang yang sehat. Penularan terjadi khususnya bila kontak terjadi dalam waktu yang cukup lama/beberapa menit. Skabies juga bisa ditularkan melalui pakaian atau sprei yang dipakai bergantian dengan penderita skabies. Hal ini menjelaskan mengapa kejadian skabies banyak terjadi di daerah penampungan, asrama dan pengungsian.

Pengobatan skabies yang umum digunakan adalah dengan salep yang mengandung bahan seperti lindane, permethrin, pyrethrin atau crotamiton. Bahan bahan kimia ini jamak terdapat pada obat atau bahan pembunuh kutu. Obat obat ini tidak bisa anda peroleh dengan bebas, harus menggunakan resep dokter karena merupakan obat keras yang harus diperhatikan cara penggunaan dan indikasinya. Jadi, harus dipastikan dulu oleh dokter anda menderita skabies baru dapat menggunakan obat ini.

Pengobatan dapat efektif bila salep dioleskan ke seluruh tubuh dari dahi sampai dengan ujung kaki. Pada bayi dan anak anak, salep dioleskan dari kulit kepala sampai dengan ujung kaki sebab pada bayi dan anak anak, skabies juga menyerang kepala. HIndari menggunakan obat obatan yang belum jelas khasiatnya untuk mencegah efek samping yang lebih parah.

Perlu diingat bahwa penyebaran skabies di dalam lingkungan keluarga sangat cepat sehingga bila terdapat anggota keluarga yang menderita skabies sebaiknya diisolasi atau dijauhkan dari anggota keluarga lain yang masih sehat. Untuk mencegah penyebaran skabies, anak anak yang menderita skabies sebaiknya dilarang untuk ke sekolah atau bermain dengan temannya yang sehat. Agar selalu menjaga kebersihan ruangan, sofa dan tempat tidur apalagi sempat dipakai oleh penderita skabies. Sprei dan pakaian penderita skabies harus dicuci dan dikeringan di bawah sinar matahari dalam beberapa hari untuk membunuh kutu skabies.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics