Kegemukan03.28.09

Apa sih kegemukan itu?

Definisi gemuk atau kegemukan sangat bervariasi terggantung bagaimana kita memandangnya namun secara umum kegemukan adalah kelebihan lemak tubuh yang dialami oleh seseorang secara khronis. Pada kondisi normal, lemak tubuh berfungsi sebagai cadangan energi, pengatur suhu tubuh, pelindung dari trauma dan fungsi fungsi lainnya.

Secara ideal, pada tubuh seorang perempuan terdiri dari 25 – 30% lemak sementara pada laki laki 18 – 23%. Bila lemak tubuh melebihi 30% pada perempuan dan 25% pada laki laki maka orang tersebut sudah bisa dikategorikan gemuk atau obese. Cara menghitung kegemukan yang paling mudah adalah dengan membandingkan antara tinggi badan (kg) dengan berat badan (m) atau dikenal dengan istilah Body Mass Index (BMI).

Apa saja faktor resiko yang berhubungan dengan kegemukan?

Selain masalah kosmetik, kegemukan merupakan masalah kesehatan yang sangat serius. Di Amerika sana, 300.000 kematian per tahun disebabkan oleh karena faktor kegemukan. Kegemukan dapat memicu timbulnya beberapa penyakit khronis yang sangat serius seperti :

  • Resistensi Insulin. Insulin dalam tubuh berguna untuk menghantarkan glukosa sebagai bahan bakar pembentukan energi ke dalam sel. Dengan memindahkan glukosa ke dalam sel maka insulin akan menjaga kadar gula darah ke tingkat yang normal. Pada orang gemuk terjadi penumpukan lemak yang tinggi di dalam tubuhnya, sementara lemak sangat sangat resisten terhadap insulin. Sehingga, untuk menghantarkan glukosa ke dalam sel lemak dan menjaga kadar gula darah tetap normal, pankreas sebagai pabrik insulin memproduksi insulin dalam jumlah yang banyak. Lama kelamaan, pankreas tidak sanggup lagi memproduksi insulin dalam jumlah besar sehingga kadar gula darah berangsur naik dan terjadilah apa yang disebut Diabetes Melitus Tipe 2.
  • Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi). Hipertensi sangat umum terjadi pada orang gemuk. Para peneliti di Norwegia menyebutkan bahwa peningkatan tekanan darah pada perempuan gemuk lebih mudah terjadi jika dibandingkan dengan laki laki gemuk. Peningkatan tekanan darah juga mudah terjadi pada orang gemuk tipe apel (central obesity, konsentrasi lemak pada perut) bila dibandingan dengan mereka yang gemuk tipe buah pear (konsentrasi lemak pada pinggul dan paha).
  • Peningkatan Kadar Kolesterol (hypercholesterolemia).
  • Stroke.
  • Serangan Jantung. Penelitian terakhir menunjukan bahwa resiko terkena penyakit jantung koroner pada orang gemuk tiga sampai empat kali lebih tinggi bila dibandingkan dengan orang normal. Setiap peningkatan 1 kilogram berat badan terjadi peningkatkan kematian akibat penyakit jantung koroner sebanyak 1%.
  • Gagal Jantung.
  • Kanker. Walau masih menuai kontroversi, beberapa penelitian menyebutkan bahwa terjadi peningkatan resiko terjadinya kanker usus besar, prostat, kandung kemih dan kanker rahim pada orang gemuk. Pada perempuan yang telah menopause rawan terjadi kanker payudara.
  • Batu Empedu.
  • Radang Sendi (Gout).
  • Osteoporosis.
  • Gangguan Tidur.

Apa yang menyebabkan kegemukan?

Keseimbangan antara asupan kalori dengan pengeluaran energi akan menjaga keseimbangan berat badan seseorang. Jika seseorang memakan banyak kalori sementara pembakarannya menjadi energi kurang maka cadangan kalori akan disimpan dalam bentuk lemak yang akan membuat berat badan orang tersebut meningkat. Sebagian besar penyebab kegemukan adalah tingginya konsumsi kalori tanpa dibarengi oleh aktifitas fisik yang memadai. Beberapa penyebab kegemukan adalah :

  • Keturunan (Genetik). Seorang anak mempunyai kecenderungan menjadi gemuk jika kedua orang tuanya gemuk. Genetik juga berperanan dalam mempengaruhi fungsi hormon yang mengatur perlemakan tubuh.
  • Terlalu banyak makan. Terlalu banyak makan akan menyebabkan penambahan berat badan terutama jika makanan yang dikonsumsi banyak mengandung lemak dan gula seperti misalnya makanan siap saji, makanan yang digoreng dan manisan.
  • Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana. Para ahli berpendapat, karbohidrat sederhana seperti gula, fruktosa, soft drink, bir, dan anggur akan menyebabkan penambahan berat badan karena karbohidrat jenis ini lebih mudah diserap oleh tubuh.
  • Frekuensi makan. Hubungan frekuensi makan dan penambahan berat badan masih kontroversial. Para ahli menyebutkan bahwa orang yang makan dalam jumlah sedikit dengan frekuensi 4 – 5 kali sehari memiliki kadar kolesterol dan kadar gula darah yang lebih rendah jika dibandingkan dengan mereka yang frekuensi makannya kurang dari itu.
  • Metabolisme yang lambat. Perempuan memiliki massa otot yang lebih kecil dari laki laki. Otot membakar kalori lebih banyak dari jaringan tubuh yang lain, sehingga metabolisme pada perempuan jauh lebih lambat daripada laki laki. Hal ini akan menyebabkan perempuan mempunyai kecendrungan lebih mudah gemuk jika dibandingkan dengan laki laki.
  • Kurangnya aktifitas fisik. Orang yang aktif beraktifitas akan membakar kalori lebih banyak jika dibandingkan dengan mereka yang bermalas malasan,
  • Obat obatan. Beberapa obat yang berhubungan dengan penambahan berat badan antara lain, obat anti depresi, obat anti kejang, obat obatan diabetes, kontrasepsi oral, obat obatan kortikosteroid dan beberapa obat penurun tekanan darah.
  • Faktor psikologis. Pada beberapa orang, emosi mempengaruhi kebiasaan makan. Ada orang yang tiba tiba ingin makan banyak saat sedang emosi. Padahal bila nantinya berat badan meningkat akan menimbulkan masalah psikologi lainnya.
  • Penyakit. Beberapa penyakit yang dapat meningkatkan berat badan antara lain hipotiroid, resistensi insulin, PCO, dan sindroma cushing.

Apakah faktor lain yang berhubungan dengan kegemukan?

Berikut beberapa faktor lain yang berhubungan dengan kegemukan selain beberapa hal yang telah saya sebutkan diatas.

  • Ras. Orang kulit hitam dan orang hispanik mempunyai kecenderungan lebih mudah menjadi gemuk jika dibandingkan dengan orang kaukasian dan asia.
  • Berat badan saat anak anak. Kegemukan pada masa anak anak dan remaja juga mempengaruhi terjadinya kegemukan pada usia dewasa.
  • Hormon. Perempuan lebih mudah gemuk terutama saat hamil, menopause dan saat mengkonsumsi kontrasepsi oral.

Apakah Body Mass Index (BMI) itu?

Seperti telah saya sebutkan diatas, cara paling mudah untuk menghitung kegemukan adalah dengan mencari nilai BMI. Rumus BMI adalah Berat Badan dalam kg dibagi dengan Tinggi Badan dalam meter dikuadratkan.

Berikut adalah intepretasi dari nilai BMI.

  • 25 – 29,9 : Pra obese.
  • 30 – 34,9 : Obese Kelas I.
  • 35 – 39.9 : Obese Kelas II.
  • Diatas 40  : Obese Kelas III.

Harap diingat, semakin tinggi nilai BMI anda maka semakin tinggi pula resiko anda menderita beberapa penyakit yang saya sebutkan diatas.

Mengenai cara menurunkan berat badan, sudah saya bahas disini dan disini.

Posted in Info Penyakitwith 39 Comments →

Makanlah Saat Anda Merasa Lapar03.14.09

Sadar atau tidak, seringkali kita mendapati seseorang yang mempunyai kebiasaan buruk dalam hubungannya dengan makanan. Mereka dengan rakus memakan berbagai jenis makanan tanpa memperdulikan apakah makanan tersebut sehat atau tidak bagi tubuhnya.

Salah satu kebiasaan buruk yang jamak dilakukan adalah kebiasaan makan disaat yang bersangkutan belum merasa lapar. Rasa lapar timbul sebagai respon terhadap menurunnya kadar glukosa atau kalori dalam darah. Rasa lapar ini sering dibarengi dengan suara suara aneh yang keluar dari dalam lambung. Suara suara ini seakan memerintahkan kita untuk segera makan.

Meskipun demikian, perlu diingat bahwa tubuh kita memiliki cadangan lemak yang melimpah terutama mereka mereka yang tubuhnya sedikit ‘berisi’. Cadangan lemak ini dapat diubah menjadi energi untuk menopang kehidupan. Jadi, perintah suara yang berasal dari perut bisa kita abaikan untuk sementara waktu tanpa mengakibatkan sesuatu yang buruk bagi tubuh kita.

Secara umum rasa lapar dibagi menjadi dua yaitu lapar secara fisik dan lapar secara psikis. Lapar secara fisik telah saya jelaskan di paragraf kedua diatas. Nah, yang berbahaya sebenarnya adalah lapar secara psikis. Orang yang masuk ke dalam golongan ini adalah mereka yang secara fisik tubuhnya tidak merasa lapar namun perasaan laparnya muncul dari pikiran sehingga menuntun orang ini untuk makan.

Banyak hal yang bisa menyebabkan anda merasa lapar secara psikis antara lain, bentuk dan aroma makanan yang mengundang selera. Untuk membangkitkan selera makan, anda tidak mesti melihat langsung makanan tersebut, memandangnya di televisi pun bisa menambah keinginan anda untuk memakan makanan tersebut. Gejala ini sebenarnya bukan disebabkan oleh rasa lapar yang menyelimuti tubuh anda tetapi rasa ingin untuk menikmati makanan tersebut.

Ada juga yang mengalami rasa lapar psikis akibat dari tekanan stress. Mereka melampiaskan kepenatan hatinya dengan memakan makanan meskipun saat itu mereka tidak merasa lapar.

Bila dibiarkan, perilaku menyantap makanan disaat tidak lapar ini tentu tidak baik bagi kesehatan tubuh. Tubuh akan penuh dengan timbunan kalori yang tidak termanfaatkan dengan baik. Akibatnya tentu sudah dapat diprediksi yaitu kegemukan.

Lalu, bagaimana mengatasinya? Untuk bisa mengatasi sesuatu kelainan kita harus selalu berfikir akan penyebab yang mendasari kelainan tersebut. Jika tiap hari anda rajin menonton acara wisata kuliner di teve dan setelah acara itu anda ingin makan maka anda harus mengurangi kebiasaan menonton acara tersebut. Jika kamar tidur anda dekat dengan dapur dan aroma makanan di dapur selalu menggoda anda untuk makan maka anda harus berusaha diam agak jauh dari dapur.

Walau tampak mudah namun mengubah kebiasaan buruk sangatlah sulit dilakukan. Meskipun sulit bukan berarti tidak mungkin, kalau ada niat dan kemauan pasti akan berhasil. Sudahkah anda makan hari ini?

Posted in Tips Kesehatanwith 19 Comments →

Tips Mencegah Atherosklerosis07.08.08

Bosan menulis yang panjang panjang, mulai detik ini saya akan menulis beberapa tips ringan di bidang kesehatan yang hanya berisi beberapa kalimat yang mungkin berguna bagi pembaca sekalian. Walau singkat namun makna yang terkandung di dalamnya cukup dalam. :)

Untuk kedepannya, tulisan pendek saya tidak hanya berisi tips, namun juga beberapa berita, permohonan, review dan lain lain, yang sekiranya tidak memungkinkan untuk ditulis panjang panjang. Lagian tidak semua orang suka sama yang panjang panjang. :)

Untuk tips singkat pertama, saya sajikan bagaimana tips untuk mencegah timbulnya atherosklerosis. Sebagaimana kita ketahui bersama, atherosklerosis merupakan faktor resiko terjadinya penyakit jantung, stroke dan penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah lainnya.

Kita dapat mencegah terjadinya atherosklerosis dengan jalan :

  • Mengendalikan tekanan darah agar selalu normal dan mengendalikan kadar gula darah bila anda menderita kencing manis atau DM.
  • Jangan pernah merokok lagi apapun yang terjadi.
  • Berolah ragalah yang teratur.
  • Turunkan berat badan bila anda merasa gemuk.
  • Turunkan kadar kolesterol LDL anda. Caranya, kurangi konsumsi makanan yang tinggi kandungan lemak jenuhnya.
  • Tingkatkan kadar kolesterol HDL anda. Caranya, perbanyak konsumsi makanan yang banyak mengandung lemak tak kenuh.
  • Kurangi konsumsi makanan yang berlemak untuk menurunkan kadar kolesterol lipoprotein dan triglesirida.
  • Konsumsilah makanan atau minuman yang mengandung anti oksidan guna mencegah kerusakan pembuluh darah akibat radikal bebas.
  • Konsumsilah makanan yang banyak mengandung asam folat dan vitamin B lainnya guna menurunkan kadar homosistein dalam darah.
  • Bila diperlukan, minumlah obat obat pencegah atherosklerosis yang dianjurkan oleh dokter anda. Dalam mengkonsumsi obat ini, lebih baik anda mendapat pengawasan dari dokter untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan.

Sudah cukup singkat khan? Atau malah masih panjang? :)

Posted in Tips Kesehatanwith 22 Comments →

Seluk Beluk Kolesterol (1)12.12.07

Cholesterol David Gifford

Kolesterol adalah zat lemak yang sangat penting dalam pembentukan dinding sel pada tubuh manusia dan hewan. Kolesterol juga ditemukan beredar dalam sirkulasi darah manusia. Kolesterol yang terdapat dalam tubuh manusia berasal dari dua sumber utama yaitu dari makanan yang dikonsumsi dan dari pembentukan oleh hati. Kolesterol yang berasal dari makanan terutama terdapat pada daging, unggas, ikan dan produk olahan susu. Jeroan daging seperti hati sangat tinggi kandungan kolesterolnya, sedangkan makanan yang berasal dari tumbuhan justru tidak mengandung kolesterol sama sekali. Setelah makan, kolesterol akan diserap oleh usus halus untuk selanjutnya masuk ke sirkulasi darah dan disimpan dalam suatu mantel protein. Mantel protein-kolesterol ini kemudian dikenal dengan nama kilomikron.

Hati sendiri mempunyai fungsi ganda yaitu mengambil kolesterol dari sirkulasi darah dan memproduksi kembali kolesterol bila keadaan memungkinkan. Setelah makan, hati akan menyaring kilomikron yang berada di sirkulasi darah, lalu diantara waktu makan, hati akan mengeluarkan kembali kolesterol yang diserap tersebut kembali ke peredaran darah. Disini hati memegang peranan dalam menjaga keseimbangan kolesterol yang berada dalam sirkulasi darah manusia.

Kolesterol LDL dan HDL

Kolesterol LDL sering disebut dengan kolesterol ‘jahat’, karena peningkatan kadar kolesterol ini dalam darah dihubungkan dengan peningkatan resiko penyakit jantung koroner. Kolesterol LDL akan berakumulasi di dinding arteri sehingga membentuk semacam plak yang menyebabkan dinding arteri menjadi kaku dan rongga pembuluh darah menyempit. Proses ini dikenal dengan nama atherosklerosis.

Kolesterol HDL sebaliknya sering disebut dengan kolesterol ‘baik’ karena kolesterol HDL mencegah terjadinya atherosklerosis dengan cara mengeluarkan kolesterol ‘jahat’ dari dinding arteri dan mengirimkannya ke hati. Jadi, bila kadar kolesterol LDL tinggi sedangkan kadar kolesterol HDL rendah maka merupakan faktor resiko terjadinya atherosklerosis. Sebaliknya yang diharapkan adalah kadar kolesterol LDL rendah dan kadar kolesterol HDL yang tinggi.

Apa yang menentukan kadar kolesterol LDL dalam darah?

Hati, selain memproduksi kolesterol LDL dan masuk ke sirkulasi darah, juga menyaring kolesterol yang beredar di dalam darah seperti dijelaskan diatas. Semakin banyak reseptor kolesterol LDL yang terdapat dalam hati maka semakin tinggi tingkat penyaringan yang dilakukan, hal ini akan berimbas pada semakin rendahnya kadar kolesterol LDL dalam darah. Kekurangan reseptor kolesterol LDL dalam hati akan meningkatkan secara signifikan kadar kolesterol LDL dalam darah.

Kadar kolesterol baik LDL maupun HDL juga dipengaruhi oleh faktor herediter atau keturunan. Pada pasien dengan familial hypercholesterolemia (FH), terdapat pengurangan jumlah yang signifikan dari reseptor kolesterol LDL dalam hatinya.Pasien ini juga akan rentan menderita atherosklerosis dan serangan jantung pada usia muda.

Makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol akan meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah. Lemak dibagi menjadi lemak jenuh dan lemak tak jenuh berdasarkan pada struktur kimianya. Lemak jenuh terutama berasal dari daging dan produk olahan susu yang akan meningkatkan kadar kolesterol darah. Beberapa minyak tumbuhan yang dibuat dari buah kelapa, sawit, dan cokelat juga tinggi kadar lemak jenuhnya.

Apakah menurunkan kadar kolesterol LDL akan mencegah serangan jantung dan stroke?

Menurunkan kadar kolesterol LDL saat ini merupakan fokus utama dalam mencegah atherosklerosis dan serangan jantung. Beberapa dokter dan ahli percaya bahwa keuntungan menurunkan kadar kolesterol LDL antara lain :

  • Mengurangi dan menghentikan pembentukan plak kolesterol pada dinding pembuluh darah.
  • Memperlebar rongga arteri.
  • Mencegah pecahnya plak kolesterol yang mempunyai resiko membentuk gumpalan darah/trombus (faktor resiko stroke)
  • Menurunkan resiko serangan jantung.
  • Menurunkan resiko stroke.

Bersambung…

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics