Faktor Resiko Radang Paru (Pneumonia)03.16.10

Pneumonia atau radang paru paru merupakan infeksi paru paru yang disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur.

Gejala utama pneumonia antara lain sesak nafas yang tanpa atau disertai dengan demam. Disamping pemeriksaan fisik, diagnosa pneumonia ditegakan dengan pemeriksaan foto ronsen dada dan pemeriksaan laboratorium rutin.

Berikut saya jabarkan beberapa faktor resiko yang memungkinkan seseorang terkena penyakit radang paru atau pneumonia :

  • Merokok.
  • Penderita dengan infeksi saluran nafas seperti influensa.
  • Penderita penyakit paru menahun seperti cystic fibrosis.
  • Penderita cerebral palsy.
  • Penderita dengan gangguan fungsi saraf yang menyebabkan kesulitan menelan seperti penyakit parkinson.
  • Penderita dengan penyakit khronis seperti diabetes, sirosis hati dan penyakit jantung.
  • Orang yang berada di asrama perawatan atau di tempat kumuh dengan kondisi yang kurang sehat.
  • Orang yang mengalami gangguan fungsi kekebalan tubuh.
  • Orang yang sedang dalam perawatan trauma/operasi sehingga pergerakannya terbatas.

Banyak dari faktor resiko tersebut yang mudah untuk dihindari, sekarang tinggal kemauan dari masing masing individu untuk menghindarinya. Mencegah memang jauh lebih baik daripada mengobati.

Posted in Info Penyakitwith 18 Comments →

Kanker Ovarium Dan CA 12506.12.09

CA 125 atau penanda tumor (tumor marker) merupakan suatu protein yang konsentrasinya sangat tinggi pada sel tumor. Meskipun CA 125 juga terdapat  pada berbagai jenis kanker namun konsentrasi zat ini paling tinggi ditemukan pada kanker ovarium. CA sendiri merupakan singkatan dari Cancer Antigen.

Bagaimana mengukur kadar CA 125?

CA 125 umumnya diukur dari sampel darah yang diambil dari orang yang dicurigai menderita kanker atau untuk memonitor keberhasilan pengobatan kanker ovarium. CA 125 juga bisa diukur berdasarkan pemeriksaan cairan yang diambil dari rongga perut dan rongga dada.

Pada tahun 1996 dilakukan perbaikan dalam hal metode pengukuran CA 125 sehingga menghasilkan versi baru dari CA 125 yaitu CA 125 – II.

Berapa nilai normal dari CA 125?

Nilai normal CA 125 bervariasi pada setiap laboratorium, namun sebagaian besar laboratorium menggunakan angka dibawah 35 U/ml.

Apa artinya peningkatan CA 125 dan bagaimana tindakan selanjutnya?

Tidaklah bijak untuk melakukan intepretasi hasil pemeriksaan CA 125 tanpa melihat kondisi klinis dari pasien. Hal tersebut karena peningkatan kadar protein juga dapat terjadi pada kondisi yang normal atau oleh karena sesuatu yang tidak berbahaya. Intepretasi hasil pemeriksaan CA 125 hanya dilakukan pada mereka yang dicurigai menderita kanker berdasarkan hasil pemeriksaan klinis yang telah dilakukan.

Pemantauan hasil CA 125 saat ini sering digunakan untuk mengamati perkembangan kanker ovarium. Pada pasien dengan kanker ovarium, pemeriksaan CA 125 dilakukan secara rutin dalam jangka waktu tertentu. Penurunan kadar CA 125 juga dipakai patokan keberhasilan pengobatan yang dilakukan. Karena besarnya variasi normal dari pemeriksaan ini maka perubahan nilai yang kecil sering diabaikan.

Apakah yang menyebabkan CA 125 meningkat selain kanker ovarium?

Beberapa keadaan yang dapat meningkatkan kadar CA 125 antara lain kehamilan, endometriosis, mioma uteri, radang pankreas, menstruasi normal, penyakit radang panggul dan penyakit hati. Peningkatan kadar CA 125 juga terjadi pada tumor pada saluran tuba, tumor endometrium, kanker paru, kanker payudara dan kanker pada saluran pencernaan.

Apakah nilai CA 125 berguna untuk deteksi dini kanker?

Meskipun nilai CA 125 sangat berguna untuk memantau keberhasilan pengobatan kanker ovarium namun pemeriksaan ini tidak berguna untuk deteksi dini kanker. Lebih dari 20% perempuan yang menderita kanker ovarium ternyata hasil pemeriksaan CA 125-nya menunjukan angka normal sementara perempuan yang hasil CA 125-nya tinggi belum tentu menderita kanker ovarium. Jadi, disini sangat diperlukan kejelian seorang dokter dalam menentukan perlu tidaknya dilakukan pemeriksaan CA 125.

Posted in Info Kesehatanwith 15 Comments →

Mengapa Pemeriksaan Kolesterol Itu Penting11.11.08

  

Bagi mereka yang ingin mengetahui kadar kolesterol dalam tubuhnya maka mereka dapat melakukan tes pemeriksaan kadar kolesterol darah. Pemeriksaan ini akan menghasilkan data perkiraan kadar kolesterol yang beredar dalam sirkulasi darah. Selain untuk mengobati keingintahuan, tes ini rutin dilakukan seorang dokter guna memantau pengobatan kolesterol pasien. Selain di laboratorium, pemeriksaan kolesterol bisa dilakukan di rumah dengan alat periksa yang banyak dijual di apotek besar.

Akhir akhir ini mulai banyak yang sadar akan pentingnya menjaga kadar kolesterol dalam darah. Hal ini sangat penting guna menurunkan angka kesakitan akibat penyakit jantung dan pembuluh darah. Penyakit jantung sudah menjadi penyakit yang umum saat ini. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja terutama bagi mereka yang telah berusia diatas 50 tahun. Pada usia ini jantung bekerja lebih berat akibat peningkatan tekanan pada pembuluh darah tepi. Peningkatan tekanan darah tepi paling sering disebabkan oleh penumpukan plak kolesterol pada dinding pembuluh darah. Maka dari itu, pada usia diatas 50 tahun, wajib hukumnya untuk selalu memonitor kadar kolesterol dalam darah.

Kolesterol merupakan bahan yang tidak seharusnya beredar dalam sirkulasi darah. Kolesterol masuk ke dalam tubuh sebagian besar melalui makanan yang kita makan. Kolesterol banyak ditemukan dalam daging, telur, dan makanan berlemak lainnya. Jika anda mengkonsumsi makanan ini secara berlebihan maka kadar kolesterol dalam darah juga akan meningkat secara drastis. Disinilah peranan pengaturan gaya hidup guna menekan konsumsi makanan yang banyak mengandung kolesterol.

Dengan melihat hasil tes kolesterol, anda akan termotivasi untuk mengubah perilaku anda dalam mengkonsumsi makanan. Anda menjadi sedikit takut menghadapi kenyataan bahwa anda berada dalam kelompok orang yang beresiko menderita penyakit jantung. Hal ini baik dalam upaya anda mengubah gaya hidup.

Kadar ideal kolesterol dalam darah adalah dibawah 200 mg/dL. Jika anda mempunyai keluarga yang pernah mengalami serang jantung maka sebaiknya target kadar kolesterol juga perlu anda turunkan. Jika perlu, anda harus dapat mencapai kadar dibawah 100 mg/dL. Sementara itu, kadar HDL kolesterol perlu anda jaga antara 40 sampai 60 mg/dL.

Bagi anda yang telah berusia diatas 20 tahun, sudah saatnya bagi anda untuk memeriksa kadar kolesterol secara rutin tiap 5 tahun sekali. Kecuali bila dalam keluarga ada riwayat keluarga yang menderita serangan jantung maka rentang waktu pemeriksaan bisa dipersempit.

Jika anda menemukan keganjilan dalam pemeriksaan kadar kolesterol atau anda tidak tahu arti dari angka angka tersebut maka anda bisa menanyakan ke dokter keluarga anda.

Posted in Info Kesehatanwith 30 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics