Kaleidoskop 201012.31.10

Tidak terasa tahun 2010 sebentar lagi berlalu dan tahun 2011 segera menjumpai kita. Tentu banyak hal yang telah terjadi di tahun 2010 baik itu kenangan yang indah yang sayang untuk dilupakan atau malah telah terjadi sesuatu yang menyedihkan yang tentu ingin kita lupakan atau minimal kita jadikan pengalaman untuk menjadi lebih baik di tahun yang akan datang.

Sebagai sebuah blog yang telah meramaikan dunia maya sejak tahun 2007, blogdokter.net juga mengalami banyak hal di tahun 2010 ini. Tetapi diantara semua kejadian tersebut, penghargaan dari Klikhati Award di penghujung tahun 2010 merupakan sesuatu yang paling membanggakan karena itu untuk pertama kalinya blogdokter.net mendapatkan penghargaan yang cukup bergengsi.

Pencapaian lainnya di tahun 2010 antara lain jumlah artikel yang ditulis mencapai 109 buah dengan jawaban konsultasi dari berbagai media berjumlah ratusan buah. Jumlah pengunjung juga stabil diatas 4000an per hari. Penggemar blogdokter.net di Facebook sudah menembus angka 10ribuan dan follower @blogdokter di twitter mencapai lebih dari 26ribuan.

Di tahun 2010 blogdokter.net juga berulang kali mengalami masalah server hosting dan sempat beberapa saat tidak mengudara dan berpindah pindah hosting. Dengan kerja keras dan kemauan besar untuk selalu memberikan yang terbaik bagi pembacanya, blogdokter.net dapat mengatasi semua itu dengan baik.

Kita tinggalkan tahun 2010 bersama dengan segala kenangan indah atau buruk yang telah terjadi dan kita songsong tahun 2011 dengan suka cita dan penuh rasa optimisme.

Di tahun 2011, blogdokter.net berupaya untuk mempertahankan prestasi yang telah dicapai selama ini. Jumlah pembaca yang diharapkan terus meningkat dengan jumlah artikel yang lebih banyak dan lebih berbobot. Blogdokter.net juga menyimpan obsesi menjadi One Stop Health Solutions bagi mereka yang membutuhkan informasi tentang kesehatan di dunia maya.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkan obsesi itu adalah dengan lebih menggiatkan aktivitas blogdokter.net di dunia sosial media baik yang sudah eksis seperti facebook atau twitter maupun yang kelak bermunculan.

Mudah mudahan dengan doa dan dukungan rekan rekan semua, blogdokter.net dapat mewujudkan semua obsesi tersebut.

Akhir kata :

SELAMAT TAHUN BARU 2011

Posted in Ucapanwith No Comments →

Si Kurus Itu Menderita Anoreksia Nervosa11.28.10

Anoreksia atau lengkapnya disebut anoreksia nervosa merupakan suatu gangguan yang berpotensi mengancam nyawa akibat kelaparan dan penurunan berat badan yang drastis. Diagnosa ditegakan jika seseorang kehilangan sedikitnya 15% dari berat badan normal atau idealnya. Penurunan berat badan yang ekstrem pada penderita anoreksia sangat berbahaya bagi kesehatan dan bahkan dapat mematikan.

Istilah anoreksia secara harafiah artinya kehilangan nafsu makan. Definisi ini sedikit salah kaprah sebab penderita anoreksia sebenarnya merasakan lapar namun menolak untuk makan. Penderita anoreksia sangat takut gemuk bahkan mereka tetap melihat dirinya gemuk padahal sudah sangat kurus. Mereka akan menolak makan dan melakukan olah raga yang berlebihan  untuk menurunkan berat badan.

Siapa saja yang dapat mengalami anoreksia?

Gangguan makan seperti anoreksia umumnya dialami oleh wanita terutama mereka yang berprofesi sebagai aktor, model, penari dan atlet. Mereka umumnya takut kelihatan gemuk akibat tuntutan profesi yang lebih mementingkan penampilan tubuh.

Penderita anoreksia tampak sangat berprestasi baik di sekolah, olah raga, pekerjaan dan aktivitas lainnya. Mereka terlihat perfeksionis dengan obsesif, cemas atau gejala depresif. Anoreksia dimulai pada masa pubertas dan dapat muncul kapan saja.

Apa sih penyebab anoreksia?

Penyebab pasti anoreksia masih belum diketahui namun diduga akibat kombinasi antara karakter pribadi, emosi, dan pola pikir. Faktor biologi dan lingkungan juga berperanan penting atas terjadinya anoreksia.

Penderita anoreksia sering menggunakan makan dan makanan sebagai cara untuk “melarikan diri” dari tekanan atau stress yang mereka rasakan. Perasaan rendah diri, cemas, marah, selalu kekurangan, kesepian juga memberikan kontribusi terhadap terjadinya anoreksia. Mereka yang mengalami masalah makan umumnya pernah mengalami sejarah buruk dalam hubungan pertemanan atau percintaan yaitu pernah dicampakan akibat kegemukan. Tekanan dari teman teman dan lingkungan sekitar yang tampak langsing dan cantik secara fisik ikut memancing seseorang mengalami anoreksia.

Gangguan makan juga disebabkan oleh masalah fisik. Perubahan hormonal yang mengendalikan masalah mood, selera makan, pikiran dan memori diduga berperanan atas terjadinya gangguan makan. Penderita anoreksia sering berasal dari keluarga yang salah satu anggotanya juga menderita anoreksia sehingga faktor genetik juga berperanan.

Apa saja sih gejala anoreksia?

Gejala anoreksia antara lain:

  • Penurunan berat badan yang sangat cepat dalam beberapa minggu atau bulan.
  • Terus terusan membatasi makan/diet meskipun sudah kurus.
  • Memiliki ketertarikan yang di luar kebiasaan terhadap suatu makanan, kalori, nutrisi atau memasak.
  • Sangat ketakutan bila berat badan meningkat.
  • Mempunyai kebiasaan makan yang aneh bahkan cenderung rahasia.
  • Takut gemuk meski sudah sangat kurus.
  • Tidak mampu menilai secara realistis terhadap berat badan seseorang.
  • Ingin selalu tampak sempurna dan suka mengkritik diri sendiri.
  • Kepercayaan diri sangat dipengaruhi oleh berat badan dan bentuk tubuh.
  • Depresi, cemas dan mudah marah.
  • Siklus haid yang tidak teratur dan bahkan tidak haid pada wanita.
  • Menggunakan obat diuresis, laksatif dan pil diet.
  • Sering sakit.
  • Menggunakan pakaian yang longgar untuk menutupi badan yang kurus.
  • Berolah raga yang berlebihan.
  • Merasa tidak berguna dan tidak ada harapan.
  • Putus asa.
  • Gangguan fisik seperti tidak kuat pada cuaca dingin, anemia, dan lain lain.

Bila tidak segera diatasi, anoreksia dapat menyebabkan:

  • Kerusakan organ khususnya jantung, otak dan ginjal.
  • Penurunan tekanan darah, nadi dan frekuensi nafas.
  • Rambut rontok.
  • Detak jantung yang tidak teratur.
  • Osteoporosis.
  • Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh.
  • Kematian akibat kelaparan atau bunuh diri.

Bagaimana mendiagnosa anoreksia?

Mengindentifikasi anoreksia memerlukan tantangan tersendiri. Kerahasiaan, perasaan malu dan menolak dikatakan menderita kelainan adalah tantangan tersebut. Hal ini menyebabkan anoreksia sulit dideteksi dan baru diketahui setelah jangka waktu lama.

Begitu gejala tampak, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik maupun penunjang untuk menegakan diagnosa anoreksia. Meskipun pemeriksaan laboratorium khusus untuk anoreksia tidak perlu tapi dokter tetap melakukan beberapa tes untuk memeriksa kemungkinan gangguan fisik yang telah terjadi akibat anoreksia.

Jika tidak ditemukan penyakit fisik, dokter akan menyarankan penderita anoreksia untuk ke psikiatri untuk mengatasi masalah mental yang terjadi.

Bagaimana mengobati anoreksia?

Perawatan kegawat daruratan pada anoreksia diperlukan jika terdapat kondisi dehidrasi berat, malnutrisi, gagal ginjal dan detak jantung tidak teratur yang mengancam nyawa.

Gawat atau tidak, pengobatan anoreksia memerlukan tantangan akibat penderita menolak dianggap memiliki masalah. Seperti gangguan makan yang lain, anoreksia memerlukan penanganan yang komprehensif untuk mengetahui kebutuhan tiap tiap pasien.

Tujuan pengobatan adalah mengembalikan berat badan ke posisi sehat, mengatasi masalah emosional, memperbaiki pola pikir dan menjaga agar perubahan tersebut berlangsung terus menerus. Pengobatan sering mengkombinasikan antara psikoterapi dan obat obatan.

Apakah anoreksia bisa dicegah?

Meskipun sangat sulit mencegah semua kasus anoreksia tetapi pengobatan dini begitu gejala muncul sangat membantu penderita jatuh ke kondisi yang lebih parah. Pendidikan secara dini tentang kebiasaan hidup sehat dan pandangan positif terhadap makanan serta penampilan juga sangat membantu mencegah keadaan yang lebih parah dari gangguan makan.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Tips Memilih Sepatu Yang Sehat11.17.10

Sepatu adalah benda yang tidak bisa lepas dari penampilan anda sehari hari. Di saat pergi ke kantor, ke mall atau berolah raga, sepatu merupakan bagian yang terpenting dalam setiap aktifias tersebut. Tapi tahukah anda bahwa kesalahan dalam memilih sepatu dapat menyebabkan masalah kesehatan pada kaki?

The American Academy of Orthopaedic Surgeons memberikan beberapa tips bagaimana memilih sepatu yang pas sehingga penampilan anda yang menarik juga ditunjang dengan kaki yang sehat.

  • Ingat selalu untuk mencoba atau mengukur kedua kaki saat akan membeli sepatu sebab kaki manusia tidak 100% simetris kanan dan kiri.
  • Usahakan membeli sepatu di sore atau petang hari pada saat kaki sedang maksimal lebarnya.
  • Untuk anda kaum wanita, hindari membeli sepatu dengan hak atau heels lebih tinggi dari 2 inchi khususnya bila sepatu itu digunakan rutin sehari hari.
  • Pastikan sepatu yang anda beli pas pada bagian tumit dan ujung jari kaki terpanjang berjarak 1/2 inchi dari ujung sepatu.
  • Cobalah mengenakan kedua sepatu dan pastikan keduanya memberikan kenyamanan terutama untuk bagian kaki yang lebih besar.
  • Berjalanlah dengan sepatu yang anda coba dan pastikan anda tidak merasa tersiksa karenanya.

Akhir kata, selamat membeli sepatu.

Posted in Tips Kesehatanwith 1 Comment →

Efek Kafein Pada Anak11.04.10

Bagi mereka yang suka sama kopi tentu sudah mengenal dengan baik apa itu kafein. Zat stimulan yang terkandung dalam kopi ini sangat baik untuk membuat seseorang tetap terjaga dan merasa lebih bergairah.

Sayangnya kafein tidak hanya terkandung di dalam kopi. Softdrink dan obat juga mengandung kafein dalam kadar tertentu. Dan anak anak yang sangat menyukai softdrink juga akan direcoki oleh kafein dalam jumlah yang tidak sedikit.

Berikut beberapa gejala atau tanda bila seorang anak mulai kelebihan konsumsi kafein :

  • Merasa resah dan gelisah.
  • Gangguan pencernaan.
  • Sakit kepala.
  • Gangguan konsentrasi dan tidur.
  • Berdebar debar dan tekanan darah yang tiba tiba naik.

Bila anak anda mengalami hal tersebut, segeralah ke dokter.

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Tips Memutihkan Kulit11.02.10

Warna kulit manusia ditentukan oleh melanin. Dalam bahasa keseharian, melanin juga sering disebut dengan nama pigmen. Selain pada kulit, melanin juga terdapat pada mata dan rambut. Pada binatang, melanin memberi warna pada bulu dan kulitnya. Semakin banyak melanin yang ada di kulit anda maka akan semakin gelap kulit anda.

Menurunkan melanin

Jika anda ingin memiliki kulit yang lebih putih, salah satu caranya adalah dengan menurunkan kadar melanin dalam kulit. Caranya adalah dengan menggunakan obat obatan seperti hydroquinone dan monobenzone. Sayangnya obat ini hanya dapat memutihkan kulit secara terbatas dengan cara diolesi pada kulit yang ingin diputihkan.

Cara lain adalah dengan menggunakan bahan bahan seperti glycolic acid dan azelaic acid. Cara kerja zat ini adalah dengan mengikis lapisan terluar kulit/epidermis tempat tersimpannya melanin. Sayangnya, penggunaan bahan bahan ini dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada kulit.

Kegunaan melanin

Meskipun tidak disukai, melanin sebenarnya sangat penting peranannya dalam melindungi tubuh dari sinar ultra violet. Sebagaimana diketahui, sinar ultra violet bertanggung jawab terhadap terjadinya beberapa jenis kanker kulit pada tubuh manusia. Jadi, bijaksanalah dalam hal memutihkan kulit ini.

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Sekelumit Tentang Transfusi Darah10.18.10

Transfusi darah adalah suatu tindakan medis yang bertujuan mengganti kehilangan darah pasien akibat kecelakaan, operasi pembedahan atau oleh karena suatu penyakit. Darah yang tersimpan di dalam kantong darah dimasukan ke dalam tubuh melalui selang infus.

Kapan kita memerlukan transfusi darah?

Transfusi darah diperlukan saat anda kehilangan banyak darah, misalnya pada :

  • Kecelakaan, trauma atau operasi pembedahan yang besar.
  • Penyakit yang menyebabkan terjadinya perdarahan misal maag khronis dan berdarah.
  • Penyakit yang menyebabkan kerusakan sel darah dalam jumlah besar, misal anemia hemolitik atau trombositopenia.

Jika anda menderita penyakit pada sumsum tulang sehingga produksi sel darah terganggu seperti pada penyakit anemia aplastik maka anda juga akan membutuhkan transfusi darah. Beberapa penyakit seperti hemofilia yang menyebabkan gangguan produksi beberapa komponen darah maka anda mungkin membutuhkan transfusi komponen darah tersebut.

Apakah transfusi darah aman?

Menurut Palang Merah Indonesia (PMI), darah transfusi di Indonesia relatif aman dan bebas dari segala macam penyakit berbahaya. Setiap darah donor akan dilakukan pemeriksaan yang ketat sehingga jarang sekali seseorang mendapatkan penyakit dari darah donor.

Masalah utama transfusi darah yang saat ini masih ada adalah kecelakaan akibat ketidakcocokan golongan darah. Meskipun angka kejadiannya boleh dikatakan sangat kecil namun inkompabilitas transfusi darah ini beresiko menyebabkan penderita mengalami reaksi yang sangat serius dan mengancam nyawa.

Beberapa penderita mendonorkan darahnya beberapa minggu sebelum dioperasi. Jika dalam operasi dibutuhkan darah maka dia dapat menggunakan darahnya sendiri sehingga reaksi transfusi dapat dikurangi.

Saat menerima darah transfusi, sistem pertahanan tubuh akan bereaksi karena menganggap darah yang masuk adalah benda asing. Tubuh akan menolak darah yang masuk dan berusaha menghancurkannya. Namun, keadaan ini dapat dicegah dengan pemeriksaan golongan darah yang ketat sebelum dilakukan transfusi darah. Darah penerima dan darah donor dicocokan golongan darahnya, baik melalui sistem ABO maupun Rhesus.

Meskipun telah dilakukan pencocokan golongan darah, beberapa penderita tetap dapat mengalami reaksi ringan transfusi darah seperti :

  • Demam.
  • Gatal dan bintik bintik merah pada kulit.
  • Nafas pendek.
  • Nyeri.
  • Berdebar debar.
  • Menggigil.
  • Tekanan darah menurun.

Reaksi transfusi ini memang sedikit menakutkan namun tidak berbahaya jika cepat ditangani.

Apa sih golongan darah itu dan mengapa sangat penting?
Golongan darah yang sangat penting dalam transfusi darah adalah sistem ABO dan Rhesus. A, B, AB dan O adalah penggolongan darah dalam sistem ABO. Setiap tipe pada sistem ABO memiliki nilai postif dan negatif, nilai ini dikenal dengan faktor Rhesus. Misalnya, jika anda memiliki golongan darah A+ artinya anda memiliki golongan darah A pada sistem ABO dan faktor Rhesus anda adalah positif.

Jika anda menerima darah transfusi yang golongannya tidak cocok maka dapat terjadi reaksi transfusi. Reaksi ringan jarang sekali berbahaya, tapi tetap harus mendapatkan penanganan cepat dan tepat sementara reaksi yang berat dapat mematikan.

Bagaimana darah dikumpulkan?

Darah yang tersedia di bank darah dikumpulkan dari para pendonor sukarela. Sebelum donor darah dilakukan maka pendonor akan dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui riwayat penyakit yang pernah diderita. Hanya pendonor yang dapat melewati pemeriksaan ini yang dapat mendonorkan darahnya.

Darah donor yang telah diambil selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap penyakit berbahaya dan golongan darahnya. Jika ditemukan suatu masalah maka darah tersebut akan dibuang.

Darah yang telah lolos seleksi selanjutnya dipisahkan komponen darahnya lalu disimpan atau dikirim untuk segera digunakan.

Darah yang tersimpan di bank darah tidak dapat disimpan dalam waktu lama, hal ini menyebabkan bank darah dalam hal ini PMI sangat membutuhkan para pendonor sukarela guna mencukupi keperluan darah yang kian hari kian meningkat.

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics