Seks Dan Menopause06.24.09

Turunnya kadar hormon estrogen pada wanita menopause akan menyebabkan tergganggunya beberapa fungsi seksual. Minat untuk melakukan hubungan intim menurun dengan drastis hal ini diakibatkan karena mereka tidak lagi merasakan rangsangan seksual yang diberikan oleh pasangannya.

Penurunan kadar estrogen juga akan menyebabkan terjadinya penurunan suplai darah ke vagina sehingga produksi lendir vagina menjadi menurun. Keadaan ini akan membuat vagina menjadi kering dan timbul rasa sakit saat berhubungan intim.

Selain masalah libido, pada masa menopause, seorang wanita akan mengalami pula hal hal berikut :

  • Gangguan perkemihan.
  • Depresi dan Kecemasan.
  • Stress.
  • Masalah obat obatan.
  • Masalah kesehatan lainnya.

Apakah semua wanita menopause akan mengalami penurunan gairah seksual?

Tidak. Faktanya ada beberapa wanita yang telah menopause justru gairah seksualnya meningkat. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh karena adanya penurunan perasaan takut untuk hamil. Saat menopause, seorang wanita juga akan terbebas dari tanggung jawab ngemong anak sehingga mereka menjadi lebih santai untuk berintim ria dengan pasangannya.

Apakah yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekeringan vagina?

Kekeringan vagina dapat diatasi dengan jelly yang berbahan dasar air (K-Y Jelly). Jangan menggunakan jelly yang bukan berbahan dasar air seperti Vaseline karena jelly jenis ini dapat merusak karet latex pada kondom dan menimbulkan iritasi pada lapisan dinding vagina.

Bagaimana cara meningkatkan gairah seksual?

Sampai saat ini belum ada obat yang benar benar mampu untuk mengatasi masalah seksual pada wanita. Pengganti estrogen memang bekerja tetapi efektifitasnya masih diragukan berdasarkan beberapa penelitian terakhir. Estrogen dapat mengurangi rasa nyeri saat berhubungan intim dengan cara mengatasi kekeringan pada vagina.

Beberapa dokter mulai menggabungkan antara estrogen dengan hormon seksual laki laki (androgen) untuk meningkatkan gairah seksual pada wanita. Namun cara ini juga tidak begitu besar manfaatnya.

Meskipun masalah seksual masih sangat tabu untuk dibicarakan, namun pilihan untuk berkonsultasi dengan dokter merupakan cara yang paling efektif sampau saat ini. Dokter dapat membantu anda memecahkan masalah seksual yang anda hadapi guna mencarikan alternatif jalan keluar.

Apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan suasana intim dengan pasangan?

Suasana intim tidak selalu berkonotasi dengan hubungan seksual. Ungkapan rasa cinta dan kasih sayang dapat diwujudkan dengan berbagai cara. Nikmati waktu anda berdua, bercengkarama, berekreasi dan lain lain.

Untuk meningkatkan keintiman secara fisik, anda dapat melakukan beberapa hal berikut :

  • Pelajari tubuh anda. Pelajarilah perubahan yang terjadi pada tubuh anda baik secara anatomi, fungsi seksual, kebiasaan seksual, dan hubungannya dengan usia. Hal ini dapat mengurangi kecemasan anda terhadap perubahan fungsi seksual yang terjadi.
  • Menambah stimulasi seksual. Stimulasi seksual dapat ditambah dengan beberapa materi erotis seperti buku atau video, masturbasi dan perubahan rutinitas seksual.
  • Gunakan teknik selingan. Teknik untuk digunakan untuk meningkatkan relaksasi dan mengurangi kecemasan. Termasuk di dalamnya antara lain fantasi erotis maupun non erotis, olah raga, musik dan televisi.
  • Berlatihlah melakukan hubungan intim tanpa kontak seksual. Termasuk di dalamnya pijatan sensual, petting dan lain lain. Cara ini dapat dimanfaatkan pula untuk meningkatkan kenyamanan dan menambah keakraban antara anda dan pasangan anda.
  • Kurangi rasa nyeri sedapat mungkin. Pilihlah posisi posisi hubungan seksual yang sedapat mungkin mengurangi rasa nyeri. Aturlah penetrasi sedemikian mungkin sehingga pasangan anda merasa nyaman dan terhindar dari rasa sakit.

Apakah wanita menopause tetap dapat menderita penyakit menular seksual?
Ya. Meskipun sudah memasuki masa menopause, seorang wanita tidak dapat terhindar dari infeksi penyakit menular seksual. Anda tetap harus menggunakan segala alat proteksi dari penyakit berbahaya ini.

Bagaimana cara melindungi diri dari penyakit menular seksual?

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari penyakit menular seksual :

  • Pantang melakukan hubungan seksual merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah penularan penyakit menular seksual.
  • Gunakan kondom lateks setiap kali anda berhubungan seksual.
  • Setia pada satu pasangan saja sebab semakin sering anda berganti ganti pasangan maka semakin besar kemungkinan anda tertular penyakit.
  • Jangan melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang anda curigai menderita penyakit menular seksual.
  • Bila anda telah melakukan hubungan seksual dengan seorang yang beresiko, segera periksakan diri anda ke dokter.
  • Pelajarilah lebih mendalam tentang penyakit menular seksual karena semakin anda mengenal penyakit ini maka semakin mudah anda melindungi diri anda.

Posted in Info Penyakitwith View Comments

Infeksi Saluran Kencing09.27.08

uchr_02_img0207.jpg

Infeksi saluran kencing atau ISK merupakan masalah kesehatan yang cukup serius di bagi jutaan orang tiap tahun. ISK merupakan penyakit infeksi nomor 2 yang paling banyak menyerang manusia di muka bumi. Umumnya penyakit ini menyerang kaum wanita tapi sering juga ditemukan laki laki yang menderita ISK.

Sistem saluran kencing atau sistem urin terdiri dari ginjal, ureter, kandung kencing dan urethra. Diantara keempat organ tersebut, ginjalah yang paling memegang peranan. Ginjal berfungsi menyaring sampah dari saluran darah, mengatur keseimbangan cairan, dan memproduksi beberapa hormon. Ureter berfungsi mengalirkan cairan hasil penyaringan ginjal ke kandung kemih untuk disimpan sementara dan bila kandung kemih sudah penuh maka akan dikeluarkan ke dunia luar melalui saluran urethra.

Setiap orang dewasa rata rata memproduksi satu sampai 2 liter urine perhari terggantung dari kondisi cuaca dan banyaknya cairan yang masuk.

Penyebab infeksi saluran kencing.

Secara normal, air kencing atau urine adalah steril alias bebas kuman. Infeksi terjadi bila bakteri atau kuman yang berasal dari saluran cerna jalan jalan ke urethra atau ujung saluran kencing untuk kemudian berkembang biak disana. Maka dari itu kuman yang paling sering menyebabkan ISK adalah E.coli yang umum terdapat dalam saluran pencernaan bagian bawah.

Pertama tama, bakteri akan menginap di urethra dan berkembang biak disana. Akibatnya, urethra akan terinfeksi yang kemudian disebut dengan nama urethritis. Jika kemudian bakteri naik ke atas menuju saluran kemih dan berkembang biak disana maka saluran kemih akan terinfeksi yang kemudian disebut dengan istilah cystitis. Jika infeksi ini tidak diobati maka bakteri akan naik lagi ke atas menuju ginjal dan menginfeksi ginjal yang dikenal dengan istilah pyelonephritis.

Mikroorganisme seperti klamidia dan mikoplasma juga dapat menyebabkan ISK namun infeksi yang diakibatkan hanya terbatas pada urethra dan sistem reproduksi. Tidak seperti E. coli, kedua kuman ini menginfeksi orang melalui perantara hubungan seksual.

Faktor resiko

Beberapa orang memang mempunyai resiko menderita ISK lebih besar dari yang lainnya. Ketidaknormalan fungsi saluran kemih menjadi biang keladinya. Batu saluran kemih, pembesaran prostat akan menghambat pengeluaran urine sehingga mempermudah perkembang biakan kuman.

Orang dengan diabetes juga rentan menderita ISK akibat dari penurunan daya tahan tubuh. Penyakit lain yang mempunyai efek menurunkan daya tahan tubuh juga merupakan faktor resiko terjadinya ISK.

Infeksi saluran kencing juga sering ditemukan pada anak anak yang dilahirkan dengan ketidak normalan saluran kemih.

Perempuan lebih rentan menderita ISK bila dibandingkan dengan laki laki mungkin dikarenakan saluran urethra yang lebih pendek dan ujung anus yang letaknya dekat dengan ujung urethra.

Gejala ISK

Tidak semua penderita merasakan gejala ISK tapi umumnya ada satu gejala yang mereka rasakan walau tidak terlalu menganggu. Gejalanya antara lain, sering kencing dan kesakitan saat kencing, rasa sakit sampai terbakar pada kandung kemih.

Pada perempuan merasakan ketidaknyamanan pada tulang kemaluan. Umumnya orang yang menderia ISK akan selalu ingin kencing tetapi kencing yang dikeluarkan sangatlah sedikit.

Air kencingnya sendiri bisa berwarna putih, cokelat, kemerahan. ISK tidak akan menyebabkan demam selama masih menginfeksi urethra dan kandung kemih, demam muncul bila ginjal sudah kena. Gejala lain saat ginjal terinfeksi adalah adanya rasa sakit pada punggung, mual, atau muntah.

Pengobatan ISK

Infeksi saluran kencing diobati dengan obat obatan antibiotika. Pilihan obat dan lamanya pengobatan terggantung dari lamanya infeksi dan jenis kumannya. Bila memang gejala diatas muncul, sebaiknya segera ke dokter untuk memperoleh pengobatan.

Pencegahan ISK

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah ISK antara lain :

  • Minumlah banyak cairan setiap hari.
  • Segeralah kencing bila ingin kencing, jangan hobi menahan kencing.
  • Untuk perempuan saat cebok, basuhlah dari depan ke belakang bukan sebaliknya.
  • Pilihlah shower saat mandi dibandingkan dengan bath tub.
  • Bersihkan kelamin saat akan berhubungan intim.
  • Hindari penggunaan cairan yang tidak jelas manfaatnya pada alat kelamin. Cairan ini dapat mengiritasi urethra.

Posted in Info Penyakitwith View Comments

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom

  • Kontributor BlogDokter

    Ingin Menulis Di Blogdokter.Net? Silakan Mendaftar Disini

  • Kontributor

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Recent Comments

    Powered by Disqus
  • Top Commenters

    Powered by Disqus
  • Daftar/Masuk