Faktor Risiko Kehamilan Di Luar Kandungan09.02.11

Kehamilan di luar kandungan atau dalam istilah medis disebut kehamilan ektopik terjadi saat sel telur yang telah dibuahi tumbuh dan berkembang di luar rahim. Pada kehamilan tipe ini, janin tidak berkembang secara normal dan pada umumnya gagal bertahan hidup.

Menurut U.S. National Library of Medicine, berikut adalah beberapa faktor risiko kehamilan di luar kandungan:

  • Adanya jaringan parut dan atau infeksi pada saluran tuba.
  • Penyakit radang panggul.
  • Endometriosis.
  • Jaringan parut saat pembedahan pada panggul.
  • Komplikasi dari radang usus buntu yang pecah.
  • Gangguan janin yang menyebabkan saluran tuba rusak.
  • Hamil saat berusia lebih dari 35 tahun.
  • Memiliki banyak partner seksual.
  • Pada kasus yang jarang, hamil saat menggunakan IUD.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Inilah Faktor Risiko Melahirkan Prematur04.02.11

Disebut kelahiran prematur jika janin lahir sebelum kehamilan memasuki usia 37 minggu. Di Amerika Serikat hampir 10% bayi yang lahir merupakan bayi prematur.

Berikut merupakan faktor risiko yang dapat menyebabkan ibu hamil melahirkan bayi prematur.

  • Pernah melahirkan bayi prematur sebelumnya.
  • Perokok atau pemakai kokain/narkoba.
  • Kehamilan ganda/kembar.
  • Janin yang dikandung mengalami kelainan kromosom.
  • Ibu hamil dengan abnormalitas serviks atau rahim.
  • Mengalami pembedahan perut selama kehamilan.
  • Mengalami infeksi selama kehamilan.
  • Perdarahan pada trimester kedua atau ketiga kehamilan.
  • Sangat kurus atau pemeriksaan kehamilan yang tidak benar.
  • Memiliki ibu atau nenek yang mengkonsumsi obat DES (diethylstilbrestol).

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Seminar Empire02.13.11

POGI MUDA bersama PLD FKUI 2011/2012 mempersembahkan:

EMPIRE : Update in Management of Problems in Pregnancy

Lumire Hotel Jl. Senen Raya No. 135, Jakarta Pusat

19-20 Februari 2011

Dengan 9 SKP IDI dan 2 SKP IBI.

Update on Management of Problems in Pregnancy akan membahas:
• DHF saat aterm: aktif atau optimalisasi dahulu – dr. Med Damar SpOG (K) 
• Manajemen terkini ISK – dr. Yudianto Budi Saryono SpOG
• Metode persalinan pada miopia tinggi – dr. Med Damar SpOG (K)
• ARV sebagai pencegahan transmisi – dr. Yudianto Budi Saryono SpOG
• Recurrent pregnancy loss – dr. Kanadi Sumapraja SpOG, MSc
• Sindrom antifosfolipid saat kehamilan – Dr. dr. Djumhana Atmakusuma SpPD-KHOM
• Pertolongan pertama pada perdarahan pervaginam – dr. Kanadi Sumapraja SpOG, MSc
• Anemia defisiensi besi: koreksi melalui oral atau parenteral? – dr. Ali Sungkar SpOG
• Diabetes melitus gestasional: pematangan paru dan waktu yang tepat terminasi – dr. Yudianto Budi Saroyo SpOG
• Penilaian kesejahteraan janin dengan USG Doppler – dr. Azen Salim SpOG (K)
• Krisis hipertensi – Dr. dr. Noroyono Wibowo SpOG (K)
• Krisis tiroid – Prof. Dr. dr. Sarwono Waspadji SpPD-KEMD
• Peran progesteron dalam kehamilan – Dr. dr. Noroyono Wibowo SpOG (K)
• Manajemen lesi pre kanker dan kanker serviks selama kehamilan – Prof. Dr. dr. Andrijono SpOG (K)
• Vaksinasi HPV – dr. Gatot Purwoto SpOG (K)• Manajemen terkini TORCH – Dr. dr. Noroyono Wibowo SpOG (K)
• Dampak penyakit gigi & gusi terhadap kehamilan -  Dr. dr. Noroyono Wibowo SpOG (K)
• Kedaruratan pada neonatus – dr. Risma Kerina Kaban SpA (K)
• Resusitasi neonatus – dr. J.M. Seno Adjie SpOG (K) 

Diharapkan, seminar ini dapat menjawab pertanyaan yang selama ini timbul di kalangan masyarakat dan mengoptimalkan kesehatan ibu-ibu hamil di Indonesia.

Kunjungi www.empireseminar2011.co.cc untuk info selengkapnya. 

Follow Twitter kami di  @empireseminar.

Email ke  empireseminar@gmail.com

Facebook event: 
http://www.facebook.com/event.php?eid=164765006880316

Contact Person:
Natasya : 0857-807-66566
Christof : 0817-636-3630
Laura : 0857-1130-0052

Ticketing:
- Early Bird (s/d 31 Desember 2010)
Dokter Spesialis : IDR 1.000.000
Dokter Umum : IDR 600.000
Bidan : IDR 450.000
Mahasiswa : IDR 400.000

- Late Bird
Dokter Spesialis : IDR 1.200.000
Dokter Umum : IDR 700.000
Bidan : IDR 550.000
Mahasiswa : IDR 500.000

- Pembayaran:
Transfer Rekening BCA no. 0950792469 a/n Laura Harris
Rekening Bank Mandiri no. 1500016363630 a/n Christof Toreh
*Mohon segera konfirmasi ke CP setelah transfer
* Harap sertakan bukti transfer saat acara berlangsung

Posted in Advertorialwith No Comments →

Tips Mempersiapkan Kelahiran01.10.11

Tidaklah suatu yang aneh jika tanggal kelahiran maju atau mundur dua minggu dari yang direncanakan. Tentu yang saya maksud disini adalah kelahiran normal tanpa direncanakan melalui operasi seksio sesaria.

Meskipun ibu hamil tidak dapat memprediksi secara tepat kapan dia akan melahirkan, para ahli kebidanan menyarankan para ibu hamil mempersiapkan secara dini persalinan yang akan dilakukan.

Berikut beberapa tips yang bisa dipakai pegangan dalam mempersiapkan kelahiran:

  • Ibu hamil harus mengetahui gejala gejala awal persalinan yang mana merupakan saat yang tepat untuk menghubungi dokter atau bidan. Nomor telepon bidan atau dokter yang akan menolong persalinan harus tercatat di tempat yang mudah dijangkau.
  • Konsultasikan ke dokter atau bidan kapan saatnya ke rumah sakit atau hanya konsultasi melalui telepon saja.
  • Perkirakan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menjangkau rumah sakit, jalan yang sering mengalami kemacetan dan kendaraan yang akan dipakai ke rumah sakit.
  • Pastikan rumah dan anak anda yang lain ada yang menjaga saat anda ke rumah sakit.

Persiapan persiapan ini walau sangat sepele tetapi akan menjadi sesuatu yang sangat penting sebab saat persalinan tiba semua akan panik dan jika tidak dipersiapkan akan kacau jadinya.

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Saya Ingin Melahirkan Di Bidan08.15.10

Pernyataan diatas sering saya jumpai dalam praktek sehari hari saat memeriksa seorang ibu hamil. Pilihan tempat melahirkan anak merupakan hak setiap ibu hamil. Ada yang merasa lebih nyaman melahirkan di bidan, ada pula yang memilih melahirkan di rumah sakit dengan bantuan dokter kebidanan.

Bidan sebagai ujung tombak pelayanan bidang kesehatan ibu dan anak masih menjadi pilihan utama menolong persalinan khususnya di desa desa yang jauh dari pelayanan dokter. Dengan pelatihan yang bagus dan ditopang dengan pengetahuan tentang ilmu kebidanan yang baik maka keselamatan ibu dan bayi selama proses persalinan akan tetap terjaga dengan baik.

Tidak semua proses persalinan boleh ditolong oleh bidan. Persalinan resiko tinggi dengan berbagai penyulit tidak boleh dipimpin oleh bidan. Berikut beberapa kasus kehamilan yang persalinan tidak boleh ditolong oleh bidan.

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Sisi Lain Dari Aborsi06.17.10

Sampai detik ini aborsi masih dikatakan sebagai sebuah tindakan ilegal atas nama kehidupan. Aborsi sendiri merupakan suatu proses penghentian kehamilan yang dilakukan dengan berbagai alasan. Entah itu alasan medis maupun non medis tetap saja aborsi menimbulkan bekas atau noda di benak ibu hamil. Perasaan bersalah akan selalu menghantuinya dan sulit sekali untuk melupakannya.

Pilihan untuk melakukan aborsi mungkin menjadi pilihan yang sangat sulit dilakukan selama hidup tetapi yang namanya pilihan tetap saja harus memilih antara melakukan dan tidak. Dengan berbagai upaya yang salah satunya adalah memahami dengan baik prosedur aborsi akan membuat ibu hamil menjadi lebih tenang dan siap menghadapi prosedur tindakan aborsi.

Dokter harus melakukan konseling atau tanya jawab dengan sangat baik terhadap pasien aborsi. Harus dijelaskan pilihan pilihan dan alasan yang menyebabkan tindakan tersebut dilakukan. Prosedur tindakan juga harus dijelaskan dengan detail termasuk anjuran untuk makan dan minum pada malam hari sebelum tindakan dilakukan. Pasien juga harus dilarang untuk menggunakan obat obat yang biasa dikonsumsi 2 hari sebelum tindakan termasuk konsumsi alkohol.

Selanjutnya dijelaskan pula tahap tahap tindakan yang akan dilakukan mulai dari proses pembiusan, pembersihan daerah operasi sampai dengan proses penyedotan janin di dalam kandungan. Begitu pula dengan hal hal yang harus dilakukan pasca tindakan berikut pantangan pantangannya.

Dengan penjelasan yang mendetail diharapkan pasien yang dalam hal ini ibu hamil dapat memahami tindakan yang dilakukan dan perasaan bersalah dan berdosa dapat di minimalisir.

Posted in Info Kesehatanwith 5 Comments →

Faktor Resiko Diabetes Dalam Kehamilan04.20.10

Diabetes dalam kehamilan adalah penyakit diabetes yang diagnosanya ditegakan saat seorang wanita sedang hamil. Keadaan ini dapat menyebabkan terjadinya masalah kesehatan serius yang menimpa ibu dan janin yang dikandungnya.

Berikut beberapa faktor resiko terjadinya diabetes dalam kehamilan pada seorang wanita menurut Pusat Informasi Diabetes Internasional :

  • Memiliki keluarga atau riwayat keluarga yang menderita diabetes.
  • Berumur diatas 25 tahun saat hamil.
  • Gemuk.
  • Memiliki riwayat diabetes dalam kehamilan sebelumnya.
  • Melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 5 Kg sebelumnya.
  • Merupakan keturunan ras kulit hitam, asia amerika, indian amerika, dan hispanik.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Info Penyakitwith 4 Comments →

Mengenal Lebih Jauh Tentang Operasi Seksio04.07.10

Operasi seksio atau sering disingkat SC adalah operasi pembedahan untuk melahirkan bayi melalui perut ibu. Meskipun kesehatan ibu dan bayi lebih terjamin, bukan berarti operasi ini tidak bisa mengalami komplikasi. Karena termasuk operasi besar tentu resiko yang terjadi pun akan lebih besar serta proses penyembuhan luka yang jauh lebih lama jika dibandingkan dengan persalinan normal.

Operasi seksio hanya dilakukan bila proses persalinan normal tidak mungkin dilakukan. Banyak faktor yang dapat menyebabkan ketidakmampuan melahirkan secara normal ini, baik yang datangnya dari ibu maupun janin yang dikandungnya.

Meskipun demikian, angka kelahiran melalui operasi seksio kian hari kian meningkat. Padahal kalau ditilik secara lebih mendalam, banyak ibu hamil yang sebenarnya dapat melahirkan secara normal tapi lebih memilih untuk melakukan operasi dengan berbagai alasan.

Jadi, sangatlah penting bagi ibu hamil untuk mengenal secara lebih mendalam tentang apa itu operasi seksio.

Mengapa operasi seksio menjadi pilihan melahirkan bayi?

Dokter akan menganjurkan anda melahirkan dengan jalan operasi jika persalinan normal melalui vagina tidak memungkinkan. Umumnya operasi seksio adalah tindakan terencana namun di lapangan banyak operasi yang dilakukan secara mendadak akibat gangguan proses melahirkan secara normal.

Berikut adalah hal hal yang menjadi pertimbangan dokter sebelum memutuskan apakah seorang ibu hamil layak untuk dilakukan operasi seksio :

  • Seorang ibu dengan kehamilan kembar.
  • Ibu hamil dengan penyakit berat seperti infeksi HIV, herpes dan penyakit jantung.
  • Ibu hamil dengan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.
  • Ibu hamil dengan bentuk panggul yang sempit.
  • Terdapat masalah dengan plasenta.
  • Terdapat masalah dengan tali plasenta.
  • Posisi bayi di dalam rahim yang tidak normal, misalnya sungsang.
  • Terdapat gangguan aliran darah pada janin.
  • Ibu hamil dengan riwayat operasi seksio sebelumnya.

Dapatkah seorang ibu hamil meminta untuk dilakukan operasi seksio?

Kenyataannya memang banyak operasi seksio saat ini dilakukan atas permintaan pasien meskipun tanpa alasan medis. Mereka umumnya memilih melakukan operasi karena takut kesakitan saat melahirkan secara normal. Alasan lain adalah mereka lebih mudah menentukan tanggal dan waktu kelahiran dengan operasi. Selain itu, mereka juga ketakutan organ kelaminnya rusak setelah persalinan normal.

Dari sisi medis, etika permintaan operasi seksio oleh ibu hamil  masih menjadi perdebatan. Tapi umumnya para dokter beranggapan bahwa sah saja seorang ibu hamil meminta operasi asal mereka sudah diberikan pemahaman tentang keuntungan dan kerugian atas tindakan yang akan dilakukan.

Resiko medis yang dapat terjadi pada operasi seksio antara lain infeksi, perdarahan, dan bayi yang dilahirkan akan mudah mengalami gangguan nafas setelah operasi. Setelah operasi, perawatan di rumah sakit juga akan lebih lama bila dibandingkan dengan persalinan normal. Rasa nyeri setelah operasi juga jauh lebih sakit bila dibandingkan dengan persalinan normal.

Operasi seksio juga akan meningkatkan resiko medis pada kehamilan berikutnya. Kehamilan setelah operasi seksio juga akan meningkatkan resiko terjadinya ruptur atau pecahnya rahim. Dan bila hal ini terjadi tentu akan membahayakan keselematan ibu dan janin.

Meskipun pada akhirnya ibu hamil menerima segala resiko tersebut namun operasi seksio hanya dapat dilakukan setelah umur kehamilan diatas 39 minggu kecuali atas indikasi medis yang mutlak.

Apa saja tahap tahapan operasi seksio?

Sebelum operasi

Operasi seksio memakan waktu kurang lebih 45 sampai 60 menit bertempat di kamar operasi. Jadi, jika anda berada di ruang persalinan atau kamar perawatan maka anda akan dipindahkan ke kamar operasi. Setiba di kamar operasi, tim operator yang terdiri dari dokter kebidanan, dokter anestesi dan perawat akan menjelaskan prosedur tindakan kepada anda. Setelah itu akan dilakukan pembiusan melalui tulang belakang (epidural/spinal block). Setelah dilakukan pembiusan, perut anda akan dibersihkan lalu di tutup dengan kain steril.

Saat operasi

Setelah semua persiapan selesai, dokter kebidanan akan memulai melakukan pembedahan. Irisan umumnya dilakukan melintang pada bagian bawah perut tepat diatas lipatan perut bawah sepanjang lebih kurang 20 cm. Irisan ini akan diperdalam sampai menembus otot dan rahim. Setelah rahim terbuka, bayi yang ada di dalamnya akan dikeluarkan berikut plasenta yang melekat pada dinding rahim. Setelah dilakukan pembersihan rahim dari sisa sisa plasenta, selanjutnya dilakukan penjahitan kembali secara lapis demi lapis pada setiap jaringan sampai kulit. Proses penutupan atau penjahitan inilah yang biasanya memakan waktu lama.

Setelah operasi

Setelah operasi selesai, anda akan dipindahkan dari kamar operasi menuju kamar pemulihan. Di tempat ini, kondisi anda akan terus di monitor sampai beberapa jam setelah operasi. Yang di monitor antara lain, kondisi hemodinamik atau tekanan darah anda dan adanya perdarahan pasca operasi. Bila setelah waktu pemulihan selesai dan tidak terdapat komplikasi maka anda akan segera dipindahkan kembali ke kamar perawatan.

Perlu diingat bahwa 7 hari setelah tindakan adalah masa masa rawan terhadap kemungkinan terjadinya infeksi. Gejala atau tanda tanda infeksi pasca operasi dapat ditandai dengan :

  • Nanah yang keluar dari luka operasi.
  • Demam.
  • Nanah atau darah yang keluar dari kemaluan.
  • Penyembuhan luka yang lama.

Bila terjadi tanda dan gejala tersebut, segera kontrol ke dokter agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Bayi Tabung03.21.10

Bayi tabung atau dalam bahasa kedokteran disebut In Vitro Fertilization (IVF) adalah suatu upaya memperoleh kehamilan dengan jalan mempertemukan sel sperma dan sel telur dalam suatu wadah khusus. Pada kondisi normal, pertemuan ini berlangsung di dalam saluran tuba.

Proses yang berlangsung di laboratorium ini dilaksanakan sampai menghasilkan suatu embrio yang akan ditempatkan pada rahim ibu. Embrio ini juga dapat disimpan dalam bentuk beku (cryopreserved) dan dapat digunakan kelak jika dibutuhkan.

Bayi tabung merupakan pilihan untuk memperoleh keturunan bagi ibu ibu yang memiliki gangguan pada saluran tubanya. Pada kondisi normal, sel telur yang telah matang akan dilepaskan oleh indung telur (ovarium) menuju saluran tuba (tuba fallopi) untuk selanjutnya menunggu sel sperma yang akan membuahi. Jika terdapat gangguan pada saluran tuba maka proses ini tidak akan berlangsung sebagaimana mestinya.

Bayi tabung pertama yang lahir ke dunia adalah Louise Joy Brown pada tahun 1978 di Inggris.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Tips Kesehatanwith 2 Comments →

Berhubungan Intim Saat Hamil Menurut Perempuan03.01.10

Menurut pandangan para ahli di bidang kebidanan, selama proses kehamilan berlangsung normal, berhubungan seksual saat hamil boleh dikatakan aman. Lalu, bagaimana menurut pandangan perempuan yang sedang hamil?

Penelitian terhadap 188 perempuan hamil normal dengan rentang umur 17 sampai 40 tahun di Portugal menyimpulkan :

  • Seperempat dari mereka menyatakan ketakutan berhubungan intim saat hamil karena menurut mereka akan membahayakan janin yang ada di dalam kandungan. Namun hanya 3 diantaranya yang benar benar tidak melakukan hubungan seksual dan hanya 2 diantara 3 itu yang melakukan aktifitas seksual dengan cara berbeda.
  • 80% dari mereka melakukan hubungan seksual pada 3 bulan menjelang kelahiran dan 39% melakukannya seminggu sebelum melahirkan.
  • Sebagian besar menyebutkan bahwa intensitas berhubungan intim tidak berkurang dari awal sampai akhir kehamilan meskipun 10% mengakui bahwa intensitas berhubungan begitu meningkat menjelang kelahiran.
  • Umumnya para perempuan hamil ini melakukan hubungan seksual melalui vagina, sementara 38% melakukan oral seks, 20% masturbasi dan 7% anal seks.
  • 39% dari mereka yang diteliti menyatakan bahwa gairah seksual mereka tidak mengalami perubahan seperti saat sebelum hamil. Hanya 3 orang yang mengatakan bahwa mereka kehilangan gairah seksual saat hamil.
  • Hampir separuh dari perempuan hamil yang diteliti mengatakan bahwa mereka tidak mengalami gangguan kenikmatan saat berhubugan intim dan hanya 28% yang mengatakan sebaliknya.
  • 41,5% mengatakan diri mereka kurang menggairahkan saat hamil dan 75% mengatakan bahwa pasangan mereka tidak mengeluhkan penampilan mereka saat hamil.
  • Tiga perempat dari mereka yang diteliti mengatakan tidak ada masalah seksual dalam kehidupan bersama pasangannya, sisanya mengatakan sebaliknya. Masalah seksual diantaranya kurang bergairah, kesakitan saat berhubungan, gagal mencapai orgasme, dan kurangnya perlendiran vagina.

Memang harus diakui bahwa latar belakang kebudayaan sangat berpengaruh terhadap hasil penelitian ini. Di Pakistan dan Nigera banyak yang percaya bahwa berhubungan seksual saat hamil akan menyebabkan vagina lebih lebar sehingga memudahkan saat melahirkan. Sebaliknya di Iran berkembang anggapan bahwa melakukan hubungan seksual saat hamil akan menyebabkan kebutaan pada janin dan dapat mengakibatkan selaput dara janin perempuan robek.

Akhir kata, bila anda tidak yakin akan kehamilan anda, segeralah berhubungan dokter kebidanan anda dan pastikan anda dapat berhubungan intim dengan aman.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Info Kesehatanwith 10 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Tulisan Terbaru

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat