Inilah Mereka Yang Berisiko Sakit Pinggang07.09.15

Sakit pinggang memang merupakan salah satu penyakit yang paling banyak penderitanya. Meskipun kebanyakan disebabkan bukan oleh sesuatu yang berbahaya, sakit pinggang kadang sangat menganggu aktivitas sehari hari.

Sakit pinggang bisa diderita oleh siapa saja artinya setiap orang memiliki risiko untuk menderita sakit pinggang. Meskipun demikian, ada beberapa orang yang lebih sering mengalami gejala ini.

Berikut beberapa faktor risiko yang menyebabkan seseorang mudah menderita sakit pinggang.

  • Usia yang makin tua. Sakit pinggang umumnya dimulai saat seseorang memasuki usia 30an tahun.
  • Jarang melakukan aktivitas fisik.
  • Bertambahnya berat badan atau kegemukan.
  • Memiliki riwayat keluarga yang menderita sakit pinggang.
  • Menderita penyakit khronis seperti radang sendi atau kanker.
  • Melakukan pekerjaan yang mengharuskan sering mengangkat beban yang berat atau memutar tulang belakang.
  • Memiliki postur tubuh yang buruk.
  • Merokok

Baca juga: Nyeri Pinggang (Low Back Pain)

Dibaca sebanyak 647 kali. Terima kasih.

FacebookTwitterGoogle+Share

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

ASI Menurunkan Risiko Leukemia06.12.15

ASI – meski mendapatkannya dalam waktu singkat – dapat menurunkan risiko bayi menderita leukemia kelak pada masa kanak kanak, demikian kesimpulan dari sebuah studi kesehatan terbaru.

Para peneliti menemukan bayi yang mendapatkan ASI eksklusif mengalami penurunan risiko leukemia kanak kanak sampai 19% bila dibandingkan dengan bayi yang tidak pernah mendapatkan ASI.

Manfaat ASI memang telah lama diketahui baik bagi bayi maupun ibunya. Selain menurunkan risiko leukemia, ASI juga bermanfaat untuk menurunkan risiko kematian bayi mendadak atau SIDS, infeksi saluran pencernaan, infeksi telinga, diabetes tipe 2 dan kegemukan.

Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Sekolah Kesehatan Masyarakat, Universitas Haifa, Israel ini hanya menemukan antara ASI dan penurunan risiko leukemia, desain penelitian tidak dapat memastikan hubungan sebab akibat dari keduanya.

Studi ini dipublikasikan dalam JAMA Pediatrics online edisi 1 Juni 2015.

Dibaca sebanyak 488 kali. Terima kasih.

Posted in Studi Kesehatanwith No Comments →

Inilah Kebiasaan Buruk Yang Bikin Gemuk05.13.15

Kebiasaan buruk dapat membuat usaha menurunkan berat badan menjadi sia sia. Ironisnya, banyak dari kebiasaan ini yang tidak disadari.

Berikut beberapa kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan kegemukan:

  • Makan terlalu cepat.
  • Menghabiskan seluruh makanan yang ada di piring.
  • Makan saat tidak lapar.
  • Selalu mengonsumsi makanan penutup.
  • Tidak sarapan atau menghindari waktu makan.

Dibaca sebanyak 2544 kali. Terima kasih.

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Kurang Tidur Tidak Baik Buat Jantung04.06.13

Kurang tidur tidak baik untuk tubuh termasuk jantung. Ini alasannya.

  • Kurang tidur dapat meningkatkan kemungkinan anda mengalami stress.
  • Kurang tidur meningkatkan rasa lapar yang berujung pada kegemukan.
  • Kurang tidur dapat meningkatkan risiko stroke, sebagai salah satu akibat dari sleep apnea.
  • Kurang tidur dapat meningkatkan risiko sakit jantung, yg juga disebabkan oleh karena sleep apnea.
  • Kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah, mempercepat denyut jantung dan mengacaukan irama jantung.

Bagaimana? Masih berminat untuk kurang tidur?

Dibaca sebanyak 6740 kali. Terima kasih.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Ini Dia Orang Yang Berisiko Kena Diabetes12.08.12

Seseorang disebut menderita diabetes jika tubuhnya tidak mampu memproduksi hormon insulin dengan mencukupi atau tubuhnya gagal menggunakan hormon insulin dengan benar. Kondisi ini disebut dengan diabetes tipe 2 yang diderita oleh lebih dari 90% dari keseluruhan penderita diabetes.

Berikut adalah faktor risiko seseorang bisa menderita diabetes tipe 2:

• Memiliki berat badan yang berlebihan atau kegemukan.
• Berusia 45 tahun keatas.
• Pola hidup yang buruk dan berbagi pola hidup tersebut dengan penderita diabetes tipe 2.
• Jarang bergerak atau tidak suka berolahraga.
• Menderita tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol yang tinggi.
• Pernah menderita diabetes pada kehamilan.
• Pernah melahirkan bayi dengan berat badan lahir lebih dari 5 Kg.

Apakah salah satu dari faktor risiko tersebut ada pada diri anda? Segeralah berubah sebelum diabetes tipe 2 menghampiri anda. Dibaca sebanyak 7119 kali. Terima kasih.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Si Kurus Itu Menderita Anoreksia Nervosa11.28.10

Anoreksia atau lengkapnya disebut anoreksia nervosa merupakan suatu gangguan yang berpotensi mengancam nyawa akibat kelaparan dan penurunan berat badan yang drastis. Diagnosa ditegakan jika seseorang kehilangan sedikitnya 15% dari berat badan normal atau idealnya. Penurunan berat badan yang ekstrem pada penderita anoreksia sangat berbahaya bagi kesehatan dan bahkan dapat mematikan.

Istilah anoreksia secara harafiah artinya kehilangan nafsu makan. Definisi ini sedikit salah kaprah sebab penderita anoreksia sebenarnya merasakan lapar namun menolak untuk makan. Penderita anoreksia sangat takut gemuk bahkan mereka tetap melihat dirinya gemuk padahal sudah sangat kurus. Mereka akan menolak makan dan melakukan olah raga yang berlebihan  untuk menurunkan berat badan.

Siapa saja yang dapat mengalami anoreksia?

Gangguan makan seperti anoreksia umumnya dialami oleh wanita terutama mereka yang berprofesi sebagai aktor, model, penari dan atlet. Mereka umumnya takut kelihatan gemuk akibat tuntutan profesi yang lebih mementingkan penampilan tubuh.

Penderita anoreksia tampak sangat berprestasi baik di sekolah, olah raga, pekerjaan dan aktivitas lainnya. Mereka terlihat perfeksionis dengan obsesif, cemas atau gejala depresif. Anoreksia dimulai pada masa pubertas dan dapat muncul kapan saja.

Apa sih penyebab anoreksia?

Penyebab pasti anoreksia masih belum diketahui namun diduga akibat kombinasi antara karakter pribadi, emosi, dan pola pikir. Faktor biologi dan lingkungan juga berperanan penting atas terjadinya anoreksia.

Penderita anoreksia sering menggunakan makan dan makanan sebagai cara untuk “melarikan diri” dari tekanan atau stress yang mereka rasakan. Perasaan rendah diri, cemas, marah, selalu kekurangan, kesepian juga memberikan kontribusi terhadap terjadinya anoreksia. Mereka yang mengalami masalah makan umumnya pernah mengalami sejarah buruk dalam hubungan pertemanan atau percintaan yaitu pernah dicampakan akibat kegemukan. Tekanan dari teman teman dan lingkungan sekitar yang tampak langsing dan cantik secara fisik ikut memancing seseorang mengalami anoreksia.

Gangguan makan juga disebabkan oleh masalah fisik. Perubahan hormonal yang mengendalikan masalah mood, selera makan, pikiran dan memori diduga berperanan atas terjadinya gangguan makan. Penderita anoreksia sering berasal dari keluarga yang salah satu anggotanya juga menderita anoreksia sehingga faktor genetik juga berperanan.

Apa saja sih gejala anoreksia?

Gejala anoreksia antara lain:

  • Penurunan berat badan yang sangat cepat dalam beberapa minggu atau bulan.
  • Terus terusan membatasi makan/diet meskipun sudah kurus.
  • Memiliki ketertarikan yang di luar kebiasaan terhadap suatu makanan, kalori, nutrisi atau memasak.
  • Sangat ketakutan bila berat badan meningkat.
  • Mempunyai kebiasaan makan yang aneh bahkan cenderung rahasia.
  • Takut gemuk meski sudah sangat kurus.
  • Tidak mampu menilai secara realistis terhadap berat badan seseorang.
  • Ingin selalu tampak sempurna dan suka mengkritik diri sendiri.
  • Kepercayaan diri sangat dipengaruhi oleh berat badan dan bentuk tubuh.
  • Depresi, cemas dan mudah marah.
  • Siklus haid yang tidak teratur dan bahkan tidak haid pada wanita.
  • Menggunakan obat diuresis, laksatif dan pil diet.
  • Sering sakit.
  • Menggunakan pakaian yang longgar untuk menutupi badan yang kurus.
  • Berolah raga yang berlebihan.
  • Merasa tidak berguna dan tidak ada harapan.
  • Putus asa.
  • Gangguan fisik seperti tidak kuat pada cuaca dingin, anemia, dan lain lain.

Bila tidak segera diatasi, anoreksia dapat menyebabkan:

  • Kerusakan organ khususnya jantung, otak dan ginjal.
  • Penurunan tekanan darah, nadi dan frekuensi nafas.
  • Rambut rontok.
  • Detak jantung yang tidak teratur.
  • Osteoporosis.
  • Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh.
  • Kematian akibat kelaparan atau bunuh diri.

Bagaimana mendiagnosa anoreksia?

Mengindentifikasi anoreksia memerlukan tantangan tersendiri. Kerahasiaan, perasaan malu dan menolak dikatakan menderita kelainan adalah tantangan tersebut. Hal ini menyebabkan anoreksia sulit dideteksi dan baru diketahui setelah jangka waktu lama.

Begitu gejala tampak, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik maupun penunjang untuk menegakan diagnosa anoreksia. Meskipun pemeriksaan laboratorium khusus untuk anoreksia tidak perlu tapi dokter tetap melakukan beberapa tes untuk memeriksa kemungkinan gangguan fisik yang telah terjadi akibat anoreksia.

Jika tidak ditemukan penyakit fisik, dokter akan menyarankan penderita anoreksia untuk ke psikiatri untuk mengatasi masalah mental yang terjadi.

Bagaimana mengobati anoreksia?

Perawatan kegawat daruratan pada anoreksia diperlukan jika terdapat kondisi dehidrasi berat, malnutrisi, gagal ginjal dan detak jantung tidak teratur yang mengancam nyawa.

Gawat atau tidak, pengobatan anoreksia memerlukan tantangan akibat penderita menolak dianggap memiliki masalah. Seperti gangguan makan yang lain, anoreksia memerlukan penanganan yang komprehensif untuk mengetahui kebutuhan tiap tiap pasien.

Tujuan pengobatan adalah mengembalikan berat badan ke posisi sehat, mengatasi masalah emosional, memperbaiki pola pikir dan menjaga agar perubahan tersebut berlangsung terus menerus. Pengobatan sering mengkombinasikan antara psikoterapi dan obat obatan.

Apakah anoreksia bisa dicegah?

Meskipun sangat sulit mencegah semua kasus anoreksia tetapi pengobatan dini begitu gejala muncul sangat membantu penderita jatuh ke kondisi yang lebih parah. Pendidikan secara dini tentang kebiasaan hidup sehat dan pandangan positif terhadap makanan serta penampilan juga sangat membantu mencegah keadaan yang lebih parah dari gangguan makan.

Dibaca sebanyak 6799 kali. Terima kasih.

Posted in Info Penyakitwith 2 Comments →

Kegemukan Dan Penyakit Yang Mengintai07.18.10

Kegemukan tidak hanya bermasalah dari segi penampilan tetapi juga merupakan masalah kesehatan yang sangat serius. Di Amerika Serikat, lebih dari 300.000 kematian per tahun dikarenakan penyakit yang berhubungan dengan kegemukan. 80% diantaranya mempunyai BMI (Body Mass Index) yang melebihi angka 30.

Berikut saya tampilkan beberapa penyakit yang mengintai bila kita gemuk.

Kencing Manis (Diabetes Melitus)

Penumpukan lemak terutama pada bagian perut akan meningkatkan resistensi insulin pada jaringan tubuh. Mengapa? Karena sel lemak mempunyai sifat yang lebih resisten terhadap insulin bila dibandingkan dengan sel otot. Sebagaimana kita ketahui, insulin sangat penting artinya dalam proses penyaluran glukosa dari pembuluh darah ke jaringan tubuh untuk dibakar menjadi energi. Bila terjadi resistensi insulin maka transport ini akan terganggu sehingga terjadi penumpukan glukosa dalam darah.

Tipe kencing manis yang berhubungan dengan resistensi insulin atau kegemukan ini adalah diabetes melitus tipe 2.

Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Hipertensi jamak terjadi pada orang orang dengan berat badan melebihi normal. Hal ini dibuktikan oleh beberapa penelitian yang dilakukan di berbagai negara. Peningkatan tekanan darah lebih banyak terjadi pada perempuan bila dibandingkan dengan laki laki.

Hypercholesterolemia (peningkatan kadar kolesterol)

Stroke

Serangan jantung

Resiko terkena serangan jantung meningkat tiga sampai empat kali pada perempuan dengan BMI melebihi angka 29. Penelitian terakhir juga menyebutkan setiap peningkatan 1 kg berat badan akan meningkatkan terjadinya serangan jantung sebanyak 1%.

Kanker

Meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut, beberapa penelitian menyebutkan bahwa kegemukan berhubungan dengan resiko terjadinya kanker usus besar pada laki laki dan perempuan, kanker prostat pada laki laki dan kanker rahim pada perempuan.

Batu saluran empedu

Gout atau radang sendi

Osteoarthritis

Terutama pada lutut, pinggul dan punggung.

Gangguan tidur.

Dibaca sebanyak 3305 kali. Terima kasih.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Satu Lagi Tips Mencegah Anak Gemuk05.09.10

Sebagai orang tua yang baik, anda tentu ingin anak anda sehat, ceria, berpendidikan, aman dan bahagia. Anda harus selalu memastikan anak anda dalam keadaan sehat dan terhindar dari segala jenis penyakit termasuk obesitas atau kegemukan.

Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Idiom ini juga berlaku untuk obesitas. Jadi, selama anda selalu memberikan makanan yang sehat dan mengajak anak anda berolah raga secara teratur maka anda sudah melaksanakan salah satu langkah pencegahan obesitas pada anak.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah obesitas pada anak anak. Langkah langkah tersebut harus dilakukan secara bersama sama sehingga tercipta suatu keadaan yang disebut dengan pola hidup sehat. Pola hidup sehat disini antara lain, selalu mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, olah raga yang teratur dan sesuai usia, hindari stress dan selalu bertaqwa kepada Tuhan.

Anda harus pintar pintar menghitung kebutuhan kalori anak anda sesuai dengan umur mereka. Hindari makanan yang terlalu berlemak dan tinggi kalori. Makanan yang terlalu berlemak misalnya jeroan, daging berlemak dan lain lain. Sedangkan makanan yang tinggi kalori misalnya gula gula atau permen dan makanan yang mengandung gula lainnya.

Olah raga adalah bagian yang integral dan sangat penting dalam usaha mencegah obesitas. Pastikan anak anda selalu berolah raga dan menghirup udara segar di pagi atau sore hari. Olah raga yang dapat dilakukan antara lain jalan santai, bersepeda, berenang dan sebagainya. Selain itu, cobalah mengajak anak anda melakukan olah raga prestasi sesuai dengan hobi mereka misalnya, berselancar, memanjat tebing, bela diri, berenang, main skateboard, sepak bola, bulu tangkis dan sebagainya.

Dibaca sebanyak 3304 kali. Terima kasih.

Posted in Tips Kesehatanwith 4 Comments →

Hubungan IQ Rendah Dengan Penyakit Jantung02.14.10

Baru baru ini sebuah jurnal terkemuka di Eropa (European Society of Cardiology) menulis tentang hubungan antara IQ rendah dengan penyakit jantung. Disebutkan bahwa orang orang dengan tingkat kecerdasan yang kurang memiliki resiko menderita penyakit jantung jauh lebih besar daripada orang dengan obesitas (kegemukan) dan tekanan darah tinggi.

Sayangnya temuan ini masih belum bisa memastikan hubungan tersebut dengan lebih jelas. Apakah IQ rendah sebagai satu satunya penyebab orang sakit jantung atau disebabkan oleh hubungan dengan faktor tertentu lainnya.

Meskipun demikian, temuan ini diharapkan menjadi senjata yang ampuh untuk promosi kesehatan terutama memotivasi anak anak untuk menjadi lebih pintar. Menjadi lebih pintar bisa melalui program pembelajaran di sekolah dan di luar sekolah.

Penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Cardiovascular Prevention and Rehabilitation edisi Februari, memeriksa lebih dari 1.100 pria dan wanita Skotlandia berusia sekitar 55 tahun pada tahun 1987, yang diikuti selama dua dekade.

Dalam penelitian ini disebutkan juga bahwa faktor utama resiko penyakit jantung adalah merokok kemudian diikuti oleh IQ rendah. Para peneliti melihat bahwa IQ yang rendah menyebabkan seseorang menjadi malas untuk melakukan kegiatan yang sehat sehingga mereka akan mudah menderita kegemukan dan tekanan darah tinggi. IQ rendah juga menjadikan seseorang rentan menderita kurang gizi di masa mendatang.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan Dibaca sebanyak 4174 kali. Terima kasih.

Posted in Info Kesehatanwith 7 Comments →

Keuntungan Berolahraga01.17.10

Tahukah anda bahwa tubuh kita sebenarnya bisa menjadi lebih ramping, sehat dan berumur panjang? Terdengar mustahilkah? Kuncinya adalah olah raga.

Rutin berolah raga tidak hanya bertujuan untuk menurunkan berat badan tetapi juga menurunkan resiko terkena penyakit khronis yang berbahaya. Tujuan akhirnya tentu untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik di masa yang akan datang.

Penelitian telah membuktikan bahwa berolah raga merupakan aktifitas yang sangat berguna bagi kesehatan. Semakin giat anda berolah raga maka keuntungan yang anda dapatkan juga akan semakin besar. Para ahli menyarankan sebaiknya anda melakukan aktifitas fisik minimal selama satu jam sehari. Aktifitas fisik ini termasuk kegiatan yang anda lakukan sehari hari seperti berjalan, berkebun, mencuci pakaian, menyapu dan lain lain.

Aktifitas fisik merupakan bagian terpenting dari upaya menurunkan berat badan. Selain itu, aktifitas fisik dalam hal ini olah raga juga dapat meningkatkan kondisi kesehatan anda dan mencegah beberapa penyakit berbahaya seperti :

Penyakit Jantung

Rutin berolah raga akan membuat otot jantung anda lebih kuat, menurunkan tekanan darah, meningkatkan kadar HDL kolesterol (kolesterol baik) dan menurunkan kadar LDL kolesterol (kolesterol jahat), memperbaiki sirkulasi darah, dan membuat jantung anda berkerja lebih efisien. Semua itu akan mengurangi resiko terkena stroke, serangan jantung dan tekanan darah tinggi.

Stroke

Banyak penelitian menyebutkan bahwa aktifitas fisik dapat mengurangi terjadinya stroke.

Diabetes Tipe II

Saat ini diabetes merupakan penyakit yang paling cepat pertumbuhannya. Pola hidup yang salah dan kurangnya aktifitas fisik di duga menjadi penyebab semakin pesatnya laju penderita diabetes. Di Amerika sana, lebih dari 17 juta orang telah menderita diabetes. Melakukan aktifitas fisik secara rutin akan menurunan berat badan anda sehingga terhindar dari kemungkinan terkena diabetes. Penurunan berat badan akan menyebabkan sensitifitas insulin meningkat, memperbaiki kadar gula darah dan kolesterol, serta menurunkan tekanan darah. Semua itu sangat penting bagi penderita diabetes.

Kegemukan

Kegemukan dapat dicegah dengan berolah raga dan pola makan yang sehat. Olah raga akan mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan massa otot. Dengan mencegah kegemukan, sekaligus anda juga akan mencegah terjadinya berbagai penyakit berbahaya akibat kegemukan.

Nyeri Pinggang

Nyeri pinggang dapat dicegah dengan melakukan latihan penguatan dan pelenturan otot pinggang. Memiliki postur tubuh yang baik dan otot perut yang kuat merupakan cara yang ampuh untuk mencegah nyeri pinggang.

Osteoporosis

Melakukan olah raga beban seperti berjalan, jogging, naik tangga, menari dan angkat beban dapat menguatkan tulang dan sendi untuk mencegah terjadinya osteoporosis di usia tua.  Kombinasikan pula dengan makan makanan yang banyak mengandung kalsium dan vitamin D untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Psikologis

Olah raga akan meningkatkan kepercayaan diri anda. Saat berolah raga tubuh akan melepaskan zat kimia endorphins yang berguna untuk meningkatkan mood dan perasaan. Olah raga juga akan mengurangi stress dan mencegah terjadinya depresi dan gangguan cemas.

Demikianlah sedikit dari sekian banyak manfaat berolah raga untuk meningkatkan kesehatan anda. Manfaat lainnya seperti mencegah kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan lain lain. Jadi, berolah ragalah mulai saat ini.

Dibaca sebanyak 3538 kali. Terima kasih.

Posted in Tips Kesehatanwith 1 Comment →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Ngeblog dan Berteman.
  • Klik VSI Yusuf Mansur

  • Tulisan Terbaru

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Konsultasi Online

  • Blog Lain