10 Cara Mengurangi Dampak Radiasi Telepon Seluler Bagi Tubuh12.17.11

RadiationCell

Hidup tanpa telepon selular meungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya, namun banyaknya kekhawatiran akan dampak telepon selular bagi kesehatan membuat beberapa orang mulai mencoba menjauhkan diri dari alat telekomunikasi ini.

Kekhawatiran tentang masalah ini semakin meningkat ketika badan kesehatan dunia WHO mengeluarkan pernyataan bahwa telepon selular kemungkinan bersifat karsinogenik atau bahan penyebab kanker.

Saat ini telepon selular telah digunakan oleh sekitar 5 milyar orang di seluruh dunia, jauh meningkat dari hanya ratusan juta pada tahun 1997. Sedikit saja terjadi masalah kesehatan yang disebabkan oleh telepon selular akan menimbulkan dampak yang luar biasa bagi kehidupan manusia.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak penggunaan telepon selular bagi kesehatan.

  1. Ketika berbicara menggunakan telepon selular, gunakanlah speakerphone atau handsfree. Walau tidak sepenuhnya aman karena pancaran radiasi masih bisa mengenai tubuh, namun hal ini jauh lebih baik daripada menempelkan telepon selular pada kepala.
  2. Janganlah selalu menempelkan telepon selular yang sedang aktif pada tubuh sepanjang hari, bila sedang berada di dalam ruangan, taruhlah telepon selular pada meja.
  3. Gunakanlah telepon selular saat sinyal dalam posisi maksimal, bila sinyal kurang maka pancaran radiasi telepon selular lebih besar.
  4. Janganlah menggunakan telepon selular saat di lift, mobil, kereta api atau pesawat terbang. Telepon selular mengeluarkan banyak tenaga dan radiasi pada tempat yang tertutup logam.
  5. Bila memungkinkan, pilihlah berkomunikasi dengan SMS.
  6. Bila di dalam rumah, gunakan telepon kabel.
  7. Penggunaan bahan penyaring radiasi seperti yang dijual di pasaran justru akan menghambat sinyal ponsel dan menyebabkan ponsel lebih banyak memancarkan radiasi.
  8. Jika anda memiliki router nirkabel di rumah atau apartemen, taruhlah di tempat yang jauh dari tempat tidur atau di tempat yang jarang digunakan.
  9. Gunakanlah koneksi internet menggunakan kabel sedapat mungkin.
  10. Matikan konektivitas nirkabel komputer bila sedang tidak digunakan seperti bluetooth, WIFI dan lain lain.

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Turunkan Risiko Kanker Dengan Cara Mudah12.04.11

Kanker bukan penyakit takdir atau kutukan walau banyak penelitian yang menunjukan bahwa kanker diturunkan secara genetik.

Setengah kematian akibat kanker dapat dicegah dengan hanya mengikuti pola hidup yang sehat, demikian menurut American Cancer Society.

Berikut 10 perubahan perilaku yang dapat menurunkan risiko kanker:

1. Stop Merokok

Berhentilah merokok atau mengkonsumsi segala jenis produk tembakau. Merokok dapat menyebabkan berbagai jenis kanker seperti kanker paru paru, kerongkongan, mulut, tenggorokan, lambung dan pankreas. Jika saat ini anda sedang berusaha berhenti, jangan pernah menyerah sebelum mendapatkan manfaat yang besar nantinya.

2. Deteksi Dini

Lakukan deteksi dini kanker secara rutin. Deteksi dini dapat mendeteksi kanker usus besar/colon, kanker payudara, kanker prostat, kanker mulut rahim/cervix dan kanker kulit secara dini sehingga lebih mudah disembuhkan. Tanyakan ke dokter anda kapan sebaiknya deteksi dini dilakukan menurut kondisi kesehatan dan. Meskipun anda tidak merasakan gejala apa apa, deteksi dini bermanfaat untuk menemukan kanker stadium dini sehingga penyembuhan dapat dilakukan dengan baik. Pemeriksaan pada saat deteksi dini termasuk pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, pencitraan seperti ronsen dan CT Scan.

3. Batasi Konsumsi Alkohol

Membatasi konsumsi alkohol artinya anda tidak boleh minum minuman beralkohol melebihi 2 gelas sehari untuk pria dan segelas sehari untuk wanita. Risiko kanker mulut enam kali lebih tinggi pada mereka yang mengkonsumsi alkohol bila dibandingkan dengan mereka yang jarang minum alkohol.

4. Lindungi Kulit Dari Sinar Matahari

Paparan berlebihan sinar ultra violet dari matahari dapat merusak DNA pada kulit dan menyebabkan terjadinya mutasi genetik yang merupakan risiko utama kanker kulit. Gunakan tabir surya setiap kali anda beraktivitas yang lama di luar ruangan. Pilihlah tabir surya yang mengandung SPF diatas 15 dan memberikan proteksi terhadap sinar UVA dan UVB.

5. Aktif Secara Fisik

Penelitian menunjukan, mereka yang aktif secara fisik memiliki risiko yang rendah menderita kanker usus besar dan kanker payudara. Anda tidak perlu menjadi atlet untuk mendapatkan manfaat dari aktivias fisik, cukup melakukan olahraga sederhana seperti jalan kaki, bersepeda, jogging, menari dan aktivitas lainnya yang membuat tubuh anda berkeringat.

6. Pertahankan Berat Badan Sesehat Mungkin

Kelebihan berat badan menyebabkan seseorang berisiko menderita kanker rahim, kanker kandung empedu, kanker kerongkongan, kanker ginjal, kanker thyroid dan kanker usus besar. Bila saat ini anda merasa gemuk, segera turunkan berat badan anda.

7. Hindari Terapi Pengganti Hormon

Hindari mengkonsumsi terapi pengganti hormon untuk mengobati gejala menopause. Beberapa penelitian menunjukan peningkatan risiko kanker rahim pada penggunaan terapi ini. Jika memang anda sangat membutuhkan, batasi penggunaan sampai 5 tahun.

8. Minum Obat

Untuk menurunkan risiko kanker, misalnya kanker payudara, seseorang dapat minum obat yang disebut selective estrogen receptor modulator. Obat ini hanya dikonsumsi mereka yang berisiko tinggi menderita kanker payudara.

9. Hindari Paparan Zat Kanker

Sedapat mungkin menghindari paparan bahan bahan yang dapat menyebabkan kanker. Misalnya radiasi ion sinar gamma dari sinar X diduga berhubungan dengan kanker paru paru, kanker thyroid, kanker payudara dan kanker lambung.

10. Konsumsi Makanan Pencegah Kanker

Konsumsilah makanan yang dapat menurunkan risiko kanker terutama makanan yang berasal dari tumbuh tumbuhan. Makanan yang berserat tinggi dapat menurunkan risiko kanker usus besar.

Mudah bukan?

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Pria10.12.11

Meskipun kanker payudara kerap terjadi pada wanita, pria pun tidak luput dari penyakit yang mematikan ini.

Berikut beberapa faktor risiko kanker payudara pada pria:

  • Berumur antara 60 sampai 70 tahun.
  • Pernah terpapar radiasi.
  • Pernah didiagnosa suatu penyakit yang meningkatkan kadar estrogen pada darah seperti penyakit sirosis pada hati.
  • Memiliki keluarga yang menderita kanker payudara, khususnya yang disebabkan oleh mutasi gen BRCA2.

Posted in Info Penyakitwith 1 Comment →

Cemilan Sehat Untuk Anda07.08.11

Semua orang menginginkan tubuh yang ideal dan sehat. Namun sayangnya banyak orang yang salah menjaga berat badan dengan cara menghindari waktu untuk makan, padahal yang tepat adalah mengatur porsi dan jenis makanan yang akan dikonsumsi. Untuk menjaga berat badan disarankan makan dengan porsi sedikit namun sering. Jadi, di sela-sela waktu antara makan pagi dan makan siang atau antara makan siang dan makan malam, ketika lapar kita bisa makan snack. Tentu saja snack atau cemilan yang sehat seperti buah atau cemilan yang memiliki kandungan protein dan serat yang tinggi. Pilihlah juga juga cemilan yang mengandung kadar karbohidrat dan gula yang rendah.

Mengapa begitu? Karena jenis makanan yang kita konsumsi dapat mempengaruhi porsi makan pada waktu makan berikutnya. Itulah yang disebut 2nd Meal Effect. Makanan yang Low GI membuat profil gula darah lebih stabil dan membuat kita merasa kenyang lebih lama. Tentu saja hal tersebut membuat kita cenderung tidak ingin menambah porsi makan pada waktu makan selanjutnya.

Makanan dengan protein serta serat yang tinggi namun mengandung kadar karbohidrat dan gula yang rendah (salah satunya) didapati di dalam makanan berbahan dasar kedelai.

Khasiat Protein Kedelai :

  1. Mengurangi resiko penyakit jantung (koroner)
  2. Menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat)
  3. Aman untuk penderita asam urat, penderita kanker payudara, keropos tulang
  4. Menyeimbangkan hormon dalam tubuh
  5. Menyehatkan tubuh dan meningkatkan stamina serta perkembangan sel tubuh
  6. Bagi orang-orang yang sedang diet, dapat digunakan sebagai pengganti sumber protein lain
  7. Bagi vegetarian kedelai mampu menyediakan protein dan memberikan kandungan protein yang lebih baik dan lebih mudah dicerna setara dengan kebanyakan suplemen protein

Sedangkan kandungan karbohidrat dalam kedelai berupa serat kasar terdiri dari jenis-jenis zat yang dapat membakar timbunan lemak dalam tubuh, di usus, atau pembuluh darah.

Khasiat Serat Pangan di dalam Kedelai :

  1. Menetralisir bahan yang bersifat toxic.
  2. Melindungi usus besar (kolon) dari gangguan pencernaan seperti konstipasi, diare, juga kanker kolon.
  3. Mencegah gangguan metabolism, sehingga terhindar dari kegemukan, diabetes melitus, jantung koroner dan batu ginjal.

clip_image002

Salah satu cemilan sehat berbahan dasar kedelai adalah SOYJOY yang merupakan fruit soy bar. Soyjoy baik untuk dikonsumsi setiap hari. Kandungan proteinnya yang tinggi membuat rasa kenyang lebih lama sehingga mencegah porsi makan yang berlebihan pada waktu makan berikutnya. Hal tersebut menjadikan SOYJOY camilan yang baik bagi orang-orang yang sedang melakukan program diet. SOYJOY aman, sehat dan praktis untuk dikonsumsi sehari-hari sebagai cemilan sehat berbahan dasar kedelai.

Posted in Advertorialwith No Comments →

Gejala Kanker Yang Sering Diabaikan Pria01.06.11

Pria paling sulit diajak memeriksakan diri ke dokter kalau tidak sakit. Padahal dengan rutin memeriksakan diri ke dokter, beberapa penyakit berbahaya dapat terdeteksi secara dini termasuk kanker. Semakin dini diketahui maka kemungkinan pengobatan dan kesembuhan penderita kanker akan semakin besar.

Tidak semua kanker berbahaya memberikan gejala khas pada stadium awal, namun ada beberapa gejala yang patut diwaspadai pria yang bisa mengarah ke kanker. Walaupun belum pasti kanker, tetapi minimal dapat mendorong pria untuk memeriksakan diri ke dokter.

Berikut beberapa gejala kanker yang tidak boleh diabaikan pria.

Benjolan pada payudara

Sebagai pria tentu anda tidak akan menyangka bisa menderita kanker payudara. Walau tidak umum tetapi kemungkinan pria terkena kanker payudara tetap ada. Setiap benjolan yang muncul pada payudara harus diperiksakan ke dokter apalagi disertai dengan perubahan kulit pada payudara, puting yang mengkerut, kemerahan dan keluar cairan tidak normal.

Nyeri

Nyeri adalah keluhan yang paling sering dialami manusia seiring dengan bertambahnya usia. Walaupun tidak semua nyeri mengarah ke kanker tetapi munculnya nyeri yang tidak jelas penyebabnya jangan diabaikan begitu saja.

Perubahan pada testis (buah zakar)

Kanker testis biasanya menimpa pria yang berusia antara 20 sampai 39 tahun. Jika memungkinkan, lakukanlah pemeriksaan testis ke dokter secara rutin. Namun jika anda tidak punya waktu, lakukan pemeriksaan mandiri di rumah secara rutin sebulan sekali.

Setiap perubahan pada testis baik itu membesar atau mengecil patut diwaspadai sebagai gejala kanker. Dan bila ini terjadi, segeralah ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lengkap. Beberapa kanker testis berlangsung sangat cepat sehingga semakin dini diketahui akan semakin mudah diobati.

Perubahan pada kelenjar limfe

Jika anda merasakan benjolan atau pembengkakan pada kelenjar limfe di ketiak, leher atau di bagian tubuh yang lain, anda harus waspada dan segera ke dokter. Apalagi pembesarannya berlangsung sangat cepat dan lebih dari sebulan.

Demam

Jika anda mengalami demam tanpa sebab yang jelas, bisa jadi itu merupakan gejala kanker atau gejala radang paru yang harus mendapatkan penanganan segera.

Sebagaian besar kanker akan menimbulkan demam terutama setelah sel sel kanker menyebar ke organ tubuh yang lain. Demam juga jamak terjadi pada kanker yang melibatkan sel darah seperti lymphoma atau leukemia.

Penurunan berat badan

Anda gemuk lalu berat badan turun drastis tanpa ada usaha menurunkan? Jangan senang dulu, bisa jadi hal itu merupakan gejala kanker. Pria yang mengalami penurunan berat badan lebih dari 10% dalam waktu yang relatif singkat harus segera ke dokter.

Lemas

Lemas atau kurang bertenaga adalah gejala pada pria yang bisa mengarah ke kanker. Seperti halnya demam, lemas juga muncul saat sel sel kanker sudah menyebar ke seluruh tubuh. Kecuali pada leukemia dan kanker usus besar, lemas bisa muncul pada stadium dini.

Batuk lama

Batuk merupakan gejala yang sering kita alami terutama saat demam, flu atau alergi. Batuk juga bisa terjadi sebagai efek samping suatu obat. Namun jika batuk berlangsung lama apalagi lebih dari 4 minggu, tidak boleh diabaikan begitu saja. Batuk lama bisa jadi sebagai suatu gejala kanker atau infeksi TBC dan bronchitis khronis.

Sulit menelan

Pria yang mengalami kesulitan menelan sering mengabaikannya dan membiasakan hidup dengan kondisi seperti itu. Padahal gangguan menelan bisa jadi merupakan gejala kanker pada saluran pencernaan misalnya kanker pada kerongkongan.

Pendarahan tanpa sebab yang jelas

Setiap kali anda mengalami perdarahan tanpa sebab yang jelas maka sebaiknya anda segera menemui dokter. Batuk darah, berak darah, kencing darah merupakan beberapa contoh perdarahan yang perlu anda waspadai. Berak darah selain gejala wasir atau ambien juga bisa merupakan gejala kanker usus besar.

Perubahan pada mulut

Jika anda merokok atau menghisap tembakau, anda harus waspada jika ada bercak putih pada mulut atau lidah anda. Bercak itu dikenal dengan istilah leukoplakia yang merupakan gejala awal dari kanker mulut.

Masalah perkemihan

Masalah perkemihan sudah menjadi sesuatu yang lumrah seiring dengan bertambahnya usia. Pada pria, masalah perkemihan yang lumayan sering terjadi adalah kesulitan kencing atau kencing tidak tuntas. Bila kondisi ini kian hari kian memburuk, ada baiknya anda segera ke dokter. Gangguan kencing merupakan gejala yang sering terjadi pada kanker prostat atau kanker kandung kemih.

Masalah pencernaan

Jangan anggap remeh jika anda mengalami gangguan pencernaan. Segeralah ke dokter karena disampin disebabkan oleh infeksi, gangguan pencernaan bisa juga karena kanker pada kerongkongan, lambung atau bagian lain dari sistem pencernaan.

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Leukemia Si Kanker Darah10.05.10

Sering nonton sinetron di televisi? Leukemia atau kanker darah merupakan penyakit yang sering dipakai untuk menguras air mata penonton. Jadi, istilah kanker darah sudah tidak asing lagi di telinga anda. Tapi tahukah anda apa dan bagaimana kanker darah itu?

Sebelum kita bicarakan lebih jauh tentang leukemia, ada baiknya kita mengenal dulu sumsum tulang sebab penyakit leukemia awalnya bersumber dari sana.

Sumsum tulang adalah jaringan lunak yang ada pada setiap tulang. Di sumsum tulang inilah sel darah dibuat. Sel darah yang pabriknya ada pada sumsum tulang yakni :

  • Sel darah putih, tugasnya melindungi tubuh dari infeksi.
  • Sel darah merah, tugasnya membawa oksigen ke seluruh organ tubuh.
  • Platelet atau trombosit, tugasnya membantu proses pembekuan darah.

Pada orang normal, semua fungsi ini berjalan sebagaimana mestinya, tetapi tidak pada penderita leukemia. Sumsum tulang memproduksi sel darah putih abnormal dalam jumlah besar. Sel sel ini kemudian dikenal dengan nama sel leukemia. Tidak seperti sel darah putih umumnya, sel leukemia tumbuh sangat cepat bahkan mereka mampu tumbuh tiada henti.

Celakanya, pertumbuhan luar biasa sel leukemia ini mampu mendesak sel sel darah yang normal. Sehingga munculah masalah kesehatan seperti anemia, perdarahan dan infeksi. Sel leukemia juga menyebar ke kelenjar limfe dan organ lainnya menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit.

Leukemia khan ada tipe tipenya, apa sih perbedaan pada masing masing tipe?

Ada bermacam tipe leukemia namun pada umumnya leukemia dibedakan berdasar seberapa cepat leukemia mampu membuat kondisi pasien lebih buruk dan jenis sel darah putih yang terlibat.

  • Akut dan khronis. Leukemia akut, perburukan terjadi sangat cepat dan pasien dapat merasakan keluhan saat itu juga sebaliknya leukemia khronis perburukan terjadi sangat lambat dan pasien tidak merasakan keluhan apapun dalam beberapa tahun.
  • Limpositik dan myelogenus. Leukemia limfositik atau limfoblastik melibatkan sel darah putih limfosit sementara leukemia myelogenus melibatkan sel darah putih myelosit.

Nah, dari penjelasan diatas, maka dibuatlah 4 macam tipe utama leukemia yaitu :

  •  Acute lymphoblastic leukemia atau ALL, leukemia yang banyak terjadi pada anak anak namun orang dewasa pun bisa menderitanya.
  • Acute myelogenous leukemia atau AML, leukemia yang dapat menyerang anak anak dan dewasa.
  • Chronic lymphocytic leukemia atau CLL, leukemia yang banyak terjadi pada orang dewasa, umumnya umur diatas 50 tahun. Anak anak jarang menderitanya.
  • Chronic myelogenous leukemia atau CML, leukemia yang umum terjadi pada orang dewasa.

Lalu timbul pertanyaan, apa sih penyebab leukemia itu?

Para ahli sampai saat ini belum dapat memastikan penyebab leukemia, tapi ada beberapa hal yang diduga sebagai faktor resiko terjadinya leukemia. Hal hal tersebut antara lain :

  • Terpapar radiasi dalam jumlah yang banyak.
  • Terpapar bahan kimia seperti benzena di tempat kerja.
  • Sedang menjalani kemoterapi kanker lain.
  • Menderita down syndrome atau masalah genetik lainnya.
  • Merokok.

Namun demikian, banyak juga orang yang memiliki faktor resiko diatas tetapi tidak menderita leukemia dan demikian pula sebaliknya.

Nah, sekarang gejala leukemia itu apa aja?

Gejala leukemia terggantung tipe leukemia yang diderita, tapi gejala yang umum terjadi antara lain :

  • Demam dan berkeringat di malam hari.
  • Sakit kepala.
  • Mudah memar dan berdarah.
  • Nyeri persendian dan tulang tulang.
  • Bengkak dan nyeri pada perut akibat pembesaran limfa.
  • Pembengkakan pada kelenjar limfe ketiak, leher dan lipatan paha.
  • Sering terkena infeksi.
  • Merasa lemas dan lesu.
  • Berat badan menurun demikian pula dengan nafsu makan.

Bagaimana leukemia didiagnosa?

Untuk mengetahui apakah anda menderita leukemia atau bukan, dokter akan :

  • Menanyakan tentang gejala yang anda rasakan termasuk riwayat terjadinya gejala tersebut.
  • Melakukan pemeriksaan fisik.
  • Melakukan pemeriksaan darah.

Jika pada pemeriksaan darah ditemukan ketidaknormalan maka akan dilanjutkan dengan biopsi sumsum tulang. Pemeriksaan ini memungkinkan seorang dokter melihat sel sel yang ada di dalam sumsum tulang. Kunci utama informasi tentang leukemia ada disini termasuk moda pengobatan yang diperlukan.

Bagaimana sih caranya ngobatin leukemia?

Pengobatan leukemia terggantung banyak hal termasuk tipe leukemia yang anda derita, seberapa lama diderita dan umur serta kondisi kesehatan secara umum.

  • Pada leukemia akut, dilakukan pengobatan secara cepat untuk menghentikan pertumbuhan sel leukemia yang juga cepat. Pada beberapa kasus, leukemia dapat mengalami remisi. Beberapa dokter lebih memilih istilah remisi daripada sembuh karena ada kemungkinan kanker akan muncul kembali.
  • Pada leukemia limfositik khronis, pengobatan tidak akan dilakukan sampai gejala muncul. Tapi pada leukemia myelogenus khronis, pengobatan dapat dilakukan segera. Leukemia khronis jarang bisa disembuhkan, pengobatan hanya dilakukan untuk mengendalikan penyakit.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics