Menopause Pada Laki Laki03.15.09

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa menopause merupakan problem yang menghinggapi kaum hawa pada periode usia tertentu, padahal menopause juga bisa dialami oleh laki laki pada periode usia yang sama. Menopause pada laki laki atau lebih dikenal dengan istilah andropause perlu diketahui oleh setiap laki laki sejak dini agar mereka lebih memahami problem yang akan menghinggapi kehidupan mereka kelak.

Andropause umumnya mulai terjadi pada rentang usia antara 50 sampai 60 tahun. Gejala dan tanda yang muncul pada andropause sangat mirip dengan apa yang terjadi pada menopause.

Tidak seperti menopause yang mana produksi seluruh hormon kewanitaan terhenti secara tiba tiba, pada andropause penurunan produksi hormon laki laki hanya terjadi pada produksi hormon testoteron. Dampak dari penurunan hormon inilah yang nantinya akan menimbulkan gejala pada laki laki yang mengalami andropause.

Apa saja gejala andropause?

Beberapa gejala yang timbul pada andropause, mirip dengan apa yang terjadi pada menopause, seperti kelelahan, infertilitas, rasa panas pada kulit, dan mood yang berubah ubah.

Gejala dan tanda yang lainnya yaitu gangguan atau disfungsi ereksi, hilangnya nafsu seksual, depresi dan kecemasan. Secara psikis, laki laki yang mengalami andropause tidak lagi bernafsu untuk mengejar karir dan kekuasaan tetapi mereka lebih mencurahkan pikirannya kepada keluarga dan teman teman.

Laki laki andropause akan mengalami kerontokan pada rambut di ketiak, penurunan gairah seksual, buah zakar yang makin mengecil, impotensi, selalu merasa lelah, penurunan kekuatan otot, penurunan ukuran otot, penurunan densitas tulang, dan penurunan jumlah sperma.

Bagaimana perawatan laki laki dengan andropause?

Karena gejala andropause terjadi akibat dari penurunan produksi hormon testoteron maka pengobatan gejala yang timbul lebih ditekankan kepada penggantian hormon yang kurang tersebut. Terbukti bahwa penggantian hormon ini secara signifikan mampu mengurangi gejala yang timbul pada laki laki andropause.

Disamping pengobatan dengan hormon, untuk mendapatkan hasil pengobatan yang lebih bagus, maka sangat dianjurkan bagi pasien yang melakukan terapi hormon pengganti testoteron untuk lebih rileks, istirahat yang cukup, teratur berolah raga, makan makanan yang bergizi, dan menghentikan kebiasaan merokok serta minum minuman keras.

Perlu diingat bahwa pengobatan dengan testoteron pengganti ini tidak untuk mengobati andropause tetapi lebih kepada mencegah terjadinya gejala yang timbul akibat dari andropause. Segeralah berkonsultasi ke dokter anda jika anda mengalami salah satu dari gejala diatas.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Blogger Itu Impoten?03.09.08

2320271014 10c445bc5c O

Menarik sekali komentar yang diberikan oleh teman saya Made Suardana alias devari disini, bagi yang malas menyusuri link itu, berikut saya cuplikan komentar beliau :

wahhh ini serius dok mungkin bisa ditambahkan lagi satu, semenjak aktif blogging dan sibuk ngoprek wp, aktifitas sex saya turun drastis nih, sampe2 istri protes dan bertanya, apa semua blogger itu impotent.

Apa semua blogger impoten?

Keluhan yang kurang lebih sama juga pernah disampaikan oleh istri saya melihat saya asyik di depan komputer tanpa mempedulikan lingkungan sekitar. Menurut istri saya, saat saya berada di depan komputer saya dilihat seperti berada di dunia lain. Terkadang doi sampai teriak beberapa kali untuk menyadarkan saya kembali ke dunia nyata dunia kita bersama.

Tanpa saya sadari, saya sudah sangat jauh larut dalam gemerlap dunia blog dan dunia dunia lain di komunitas maya. Tiada hari tanpa mengunjungi dunia itu seakan akan dunia tersebut sudah menjadi suatu kebutuhan bukan lagi sebagai suatu hobi.

Keadaan ini tentu tidak sehat dan tidak produktif bagi saya dan keluarga saya. Bagaimanapun komputer berikut dunia yang ada di dalamnya adalah dunia tidak nyata, dunia yang hanya boleh saya gunakan sebagai hobi tanpa menganggu kehidupan saya di dunia nyata.

Mungkin yang mengalami fenomena ini bukan hanya saya dan Made Suardana. Dari pengamatan saya saat membaca beberapa blog teman, tidak sedikit dari mereka yang mempunyai keluhan serupa walau tidak tersurat berupa tulisan. Beberapa diantara mereka malah merasa terganggu dengan keadaan ini dan mereka tidak mampu untuk melawannya.

Apakah ini suatu penyakit? Atau hanya sebuah gangguan atau disorder? Sepertinya mereka yang bergelut di dunia psikologi dan psikiatri harus mulai memasukan fenomena ini ke dalam daftar penelitian mereka sehingga obat untuk mengatasinya semakin cepat ditemukan.

Kembalilah ke dunia nyata!!! Tekad itulah yang ada dalam hati saya saat menulis tulisan ini. Dan saya yakin saya bisa demikian juga keyakinan saya terhadap teman teman lain yang mempunyai tekad serupa. Kalau kita mau kita pasti bisa.

Bagaimana dengan saudara?

Gambar diambil dari sini

Posted in Curhatwith 56 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics