Mengenal Dan Memilih Hard Drive Eksternal (External Hard Drive)09.20.09

Lama juga saya tidak menulis tentang dunia komputer padahal blog ini selain membahas tentang kesehatan juga tentang dunia teknologi informasi. Baiklah, untuk mengurangi kejenuhan tentang artikel kesehatan, saya akan menulis kembali tentang komputer yang kali ini akan saya bahas tentang hard drive external.

Pada prinsipnya external hard drive (EHD) sama dengan hard disk yang ada di dalam jeroan komputer PC atau laptop. Karena memakai istilah external maka bedanya tentu pada penempatannya saja yakni berada di luar PC atau laptop. EHD dapat dipakai untuk menyimpan data secara permanen atau sementara sesuai dengan kebutuhan pengguna.

EHD yang beredar di pasaran saat ini memiliki dua ukuran yakni 2,5 dan 3,5 inchi. EHD yang 2,5 inchi sama dengan hard disk yang terdapat pada laptop sementara yang 3,5 inchi sama dengan yang ada pada PC. Perbedaan lainnya yaitu koneksi yang digunakan untuk menghubungkan EHD dengan komputer.

Umumnya EHD menggunakan koneksi USB/Firewire untuk terhubung ke komputer. Sistem operasi terkini akan langsung mengenali EHD begitu disambungkan (plug and play) sebagai removable device.

Sebagian besar EHD yang dijual di Indonesia ditempatkan pada tempat khusus yang disebut enclosure. Penempatan ini akan memudahkan pengguna bila sewaktu waktu ingin mengupgrade kapasitas EHD-nya. Pengguna cukup membeli hard disk laptop atau PC dan menempatkannya pada enclosure tadi.

Saat ini dikenal dua tipe EHD yakni EHD portabel dan EHD desktop.

Portable External Hard Drive

EHD portabel umumnya berukuran 2,5 inchi yang dibungkus enclosure tipis sehingga memudahkan untuk dibawa bepergian. Meskipun portabel bukan berarti EHD portabel tidak mudah pecah bila terjatuh sehingga membutuhkan kehati hatian dalam membawanya.

EHD portabel tersambung ke PC/laptop menggunakan USB yang sekaligus memberikan daya listrik ke EHD sehingga anda tidak perlu membawa tambahan kabel power. Kerugiannya tentu pada kinerja EHD yang sangat terggantung pada kualitas power USB PC/laptop. Hal ini tampak bila anda menggunakan EHD portabel pada laptop yang penggunaan listriknya di hemat betul sehingga sangat menurunkan kinerja EHD.

Desktop External Hard Drive

EHD desktop dijual dalam ukuran 3,5 inchi yang tentu saja ukuran enclosure-nya lebih bongsor bila dibandingkan dengan EHD portabel. Enclosure EHD desktop kadang kala dilengkapi dengan kipas untuk mencegah hard disk yang ada didalamnya kepanasan sehingga umur hard disk menjadi lebih panjang.

EHD desktop di desain lebih kepada kepentingan kapasitas simpan dibandingkan dengan portabilitas. Kapasitas simpan EHD desktop umumnya 500 GB, bahkan kini ada yang sudah mencapai 1 TB keatas.

Meskipun demikian EHD desktop tetap portabel dan bisa dibawa kemana mana cuma memang membutuhkan kehati hatian yang lebih mengingat ukurannya yang lebih besar. EHD desktop memiliki power unit khusus sehingga tidak terggantung pada power USB. Hal ini tentu akan meningkatkan kinerja EHD.

Posted in Teknologi Informasiwith 13 Comments →

Tips Windows Vista (2)10.07.08

 

Sambungan artikel ini

4. Menampilkan menu Run pada desktop.

Anda dapat menampilkan sebuah shortcut Run pada desktop.

  • Dari Start Menu, masuk ke All Programs lalu ke Accessories.
  • Seret shortcut Run yang ada disana ke desktop.

5. Mengoptimalkan tampilan.

Kelebihan utama dari Vista bila dibandingkan dengan Windows sebelumnya adalah tampilannya yang cantik. Sayangnya tidak semua dari tampilan itu kita butuhkan alias terlalu memberatkan. Berikut cara mengoptimalkan tampilan.

  • Klik Start Menu.
  • Klik kanan My Computer.
  • Pilih Properties.
  • Klik pada Advanced System Settings.
  • Pada pilihan Performance, klik tombol setting.
  • Klik Custom.
  • Saya cuma memilih fitur berikut untuk Vista. Tetap cantik namun optimal. Show preview and filters in folder.
    Show shadows under mouse pointer.
    Show thumbnails instead of icons.
    Show window contents while dragging.
    Smooth edges of screen fonts.
    Use drop shadows for icon labels.
    Use visual styles on windows and buttons.

6. Mengakses folder dengan pesan Access Denied.

Jika anda mengakses sebuah folder lalu muncul pesan error Access Denied, berikut salah satu upaya untuk membukanya.

  • Klik kanan pada folder tersebut.
  • Pilih Properties.
  • Klik tab Security.
  • Klik tombol Advanced.
  • Klik tab Owner.
  • Klik tombol Edit.
  • Pada kotak Change Owner, pilih nama akun anda.
  • Centang Replace owner on subcontainers and objects.
  • Klik Apply.
  • Klik Yes untuk merubah semua permission.
  • Selanjutnya klik OK.

7. Mengatur kapasitas partisi Hard Disk.

Windows Vista kini mempunya kemampuan untuk mengubah kapasitas partisi.

  • Klik kanan pada Computer.
  • Pilih Manage.
  • Klik pada Disk Management.
  • Klik kanan pada sebuah partisi.
  • Pilih Shrink (untuk memotong) dan Extend (untuk memperluas).

Ingat selalu melakukan backup data sebelum anda mengerjakan ini.

Bersambung…

Posted in Teknologi Informasiwith 5 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics