Tips Mencegah Gegar Otak01.12.11

Gegar otak atau cidera kepala adalah cidera yang dialami oleh otak akibat benturan yang dialami oleh kepala. Kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab tersering gegar otak. Penyebab lainnya adalah olah raga terutama olah raga yang mengutamakan kontak fisik atau berkendaraan.

Gejala gegar otak antara lain mengantuk, sakit kepala, kehilangan kesadaran, lupa ingatan, kebingungan, pusing dan sulit berkomunikasi. Pasien yang mengalami gejala seperti ini harus mendapatkan penanganan medis segera dan harus istirahat total di rumah sakit sampai dipastikan seberapa parah kondisi cidera kepalanya.

Berikut beberapa tips untuk mencegah terjadinya gegar otak :

  • Gunakan pelindung kepala atau helm saat anda mengendarai motor atau melakukan aktifitas olah raga yang mengutamakan kontak fisik. Meskipun helm tidak terlalu menjamin anda tidak akan mengalami gegar otak tetapi minimal dapat mengurangi dampak benturan.
  • Ingat selalu untuk mematuhi peraturan lalu lintas agar anda terhindar dari kecelakaan.
  • Perhatikan aturan yang dipakai saat anda mengikuti olah raga kontak fisik, bila memang aturan itu tidak cukup melindungi kepala anda, lakukan perubahan.

Posted in Tips Kesehatanwith 1 Comment →

Mari Mengenal Batuk11.24.10

Pasti anda pernah batuk khan? Batuk adalah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan benda asing atau dahak dari saluran nafas bagian atas dan paru paru. Batuk juga bisa timbul sebagai reaksi atas iritasi pada saluran nafas. Batuk hanya gejala dari suatu penyakit dan biasanya gejala batuk tidak berdiri sendiri, ada gejala lain yang menyertainya.

Batuk produktif

Disebut batuk produktif bila saat batuk juga disertai dengan keluarnya dahak. Dahak yang keluar bisa berasal dari hidung dan sinus bisa juga dari kerongkongan dan paru paru. Batuk berdahak tidak boleh ditekan karena fungsi sebenarnya adalah untuk membersihkan saluran nafas dari dahak.  Berikut beberapa kondisi yang dapat menyebabkan batuk berdahak :

  • Infeksi virus. Adalah normal jika anda batuk berdahak saat menderita common cold. Batuk biasanya dicetuskan oleh dahak yang ada di kerongkongan.
  • Infeksi. Infeksi yang menyerang paru paru dan saluran nafas bagian atas dapat menyebabkan batuk. Batuk berdahak bisa jadi merupakan tanda penyakit pneumonia, bronchitis, sinusits atau TBC.
  • Penyakit paru menahun. Batuk berdahak bisa juga menandakan suatu penyakit paru menahun atau COPD.
  • GERD. GERD terjadi saat asam lambung naik ke tenggorokan dan menimbulkan batuk terutama saat tidur.
  • Pilek. Cairan yang berasal dari hidung turun ke kerongkongan dan menimbulkan batuk.
  • Merokok. Asap rokok yang masuk ke saluran nafas akan merangsang pengeluaran lendir dan menyebabkan batuk.

Batuk non produktif

Batuk non produktif sifatnya kering dan tidak mengeluarkan dahak makanya sering disebut batuk kering. Batuk kering umumnya muncul menjelang akhir gejala flu atau akibat iritasi debu dan asap rokok. Selain itu ada beberapa kondisi yang menyebabkan terjadinya batuk kering, diantaranya :

  • Infeksi virus. Setelah sembuh dari common cold biasanya diikuti dengan munculnya batuk kering sampai beberapa minggu. Batuk biasanya tambah parah saat malam hari.
  • Bronchospasme. Batuk kering di malam hari secara tiba tiba umumnya disebabkan oleh spasme atau penyempitan saluran bronchus (bronchospasme) yang antara lain dicetuskan oleh iritasi.
  • Alergi. Batuk kering yang diikuti dengan bersin bersin.
  • Obat obatan. Obat darah tinggi seperti ACE inhibitor dapat menyebabkan batuk kering.
  • Asma. Batuk kering khronis bisa jadi merupakan gejala ringan dari asma.
  • Penutupan saluran nafas oleh benda asing seperti makanan atau pil.

Sebagian besar batuk disebabkan oleh infeksi virus dan antibiotika bukan obat untuk mengobati penyakit virus. Penggunaan antibiotika yang tidak semestinya dapat meningkatkan resiko terjadinya reaksi alergi dan efek samping dari antibiotika seperti mual, muntah, diare, ruam dan infeksi jamur. Antibiotika juga dapat membunuh bakteri ‘baik’ dan meningkatkan resiko resistensi antibiotika.

Evaluasi yang teliti terhadap kondisi kesehatan secara umum dapat membantu untuk menentukan penyebab batuk. Ingat, batuk hanyalah gejala penyakit.

Penanganan batuk

Walau terkadang batuk dapat sembuh sendiri tanpa obat namun pada kondisi tertentu batuk dapat sangat parah dan sangat menganggu. Berikut adalah beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengatasi batuk dengan cara tradisional.

Penanganan batuk pada dewasa

Cegah dehidrasi. Cairan dapat mencairkan dahak dan meringankan iritasi pada kerongkongan.

Batuk kering merespon dengan baik pemberian campuran madu dengan air hangat, teh atau jus jeruk. Jangan memberikan madu pada anak di bawah 1 tahun.

Tinggikan kepala dengan bantal tambahan saat tidur di malam hari untuk mengatasi batuk kering.

Hentikan kebiasaan merokok dan segala hal yang berhubungan dengan tembakau bila anda dan orang disekitar anda batuk.

Hindari paparan bahan bahan iritan yang mudah terhirup seperti asap, debu dan lain lain. Gunakan masker bila anda berada di situasi yang banyak asap atau debunya.

Jika anda menduga batuk karena masalah lambung, silakan minum obat maag untuk meredakan gangguan lambung.

Jika dibutuhkan, minumlah obat batuk. Hindari membeli obat batuk yang dapat mengatasi banyak gejala sekaligus. Lebih baik mengobati beberapa gejala secara terpisah. Saat ini ada dua jenis obat batuk yaitu ekspektoran dan anti tusif.

Ekspektoran membantu mengencerkan dahak sehingga mudah dikeluarkan terutama bila anda mengalami batuk berdahak. Minumlah ekspektoran bila memang dahak yang anda produksi banyak dan sulit dikeluarkan. Jangan terlalu menggantungkan diri pada ekspektoran, minumlah juga air yang cukup.

Contoh ekspektoran antara lain Ambroxol, Bromhexin dan Guafenasin.

Anti tusif menekan refleks batuk dan sangat berguna untuk batuk kering yang sangat menganggu.

Gunakan anti tusif dengan bijak. Jangan menekan batuk berdahak kecuali memang sangat menganggu istirahat. Batuk juga banyak gunanya untuk mengeluarkan dahak sehingga saluran nafas menjadi lapang dan mencegah terjadinya infeksi bakteri. Orang asma malah membutuhkan batuk untuk melegakan saluran nafas.

Contoh anti tusif antara lain dextromethrophan.

Penanganan batuk pada anak anak

Cobalah menenangkan anak anda. Menangis menyebabkan bernafas menjadi lebih sulit. Cobalah mengalihkan perhatian mereka dengan membacakan buku atau mengajak bermain.

Jika tersedia, cobalah menyalakan humidifier untuk melembabkan udara dan biarkan udara dari humidifier menerpa wajah anak anda.

Jika belum menolong, cobalah ke kamar mandi dan hidupkan shower air hangat untuk menghasilkan uap air. Tutup pintu kamar mandi dan biarkan anak menghirup uap air beberapa menit. Ingat jangan sampai anak terkena air yang terlalu panas dan jangan biarkan anak sendirian di kamar mandi.

Jika belum menolong, cobalah ajak anak keluar rumah untuk menghirup udara malam.

Jangan memberikan obat batuk pada anak usia dibawah 2 tahun kecuali telah diperiksa oleh dokter sebelumnya. Jika dokter menganjurkan anak anda meminum obat, ikutilah instruksinya dengan benar.

Jangan pernah memberikan anak antibiotika saat mereka batuk sebelum mendapat instruksi dari dokter.

Segeralah ke dokter jika :

  • Batuk menyebabkan sulit bernafas, nyeri dada dan demam tinggi.
  • Batuk disertai darah.
  • Batuk tidak sembuh dengan pengobatan tradisional selama 2 minggu.
  • Gejala tambah parah dan batuk tambah sering.

Mencegah batuk

Sebenarnya tidak ada cara yang pasti untuk mencegah batuk tetapi ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menurunkan resiko terkena batuk.

  • Cucilah tangan sesering mungkin terutama saat musim batuk dan flu.
  • Hindari berdekatan dengan orang yang sedang mengalami demam dan influenza.
  • Jangan merokok atau memakai produk tembakau lainnya.
  • Hindari terpapar asap perokok atau menjadi perokok sekunder baik di rumah maupun di tempat kerja.
  • Minumlah air yang cukup untuk mencegah dehidrasi.
  • Untuk anak anak, pastikan mereka telah mendapatkan semua imunisasi dasar sesuai jadual.

Posted in Info Penyakitwith 1 Comment →

Apakah Anda Kekurangan Vitamin B12?10.17.10

Vitamin B12 merupakan vitamin yang sangat penting dalam menunjang kinerja sistem saraf, pembentukan sel darah merah dan produksi DNA. Vitamin ini banyak ditemukan dalam makanan yang berasal dari laut, daging dan susu.

Bila tubuh anda sampai kekurangan vitamin B12 itu artinya selama ini anda kurang mengkonsumsi makanan yang saya sebutkan diatas atau anda menderita suatu kelainan sehingga vitamin ini tidak dapat diserap dengan baik oleh usus dari makanan.

Nah, kelainan apa saja sih yang menyebabkan kegagalan penyerapan itu?

  • Penyakit anemia pernisiosa. Pada penyakit ini, sel sel di usus yang bertugas menyerap vitamin B12 rusak atau mati.
  • Penyakit chron, celiac dan penyakit usus lainnya yang menganggu penyerapan makanan.
  • Pertumbuhan abnormal bakteri dalam lambung.
  • Efek samping penggunaan obat obatan lambung jangka panjang.
  • Operasi pembedahan pada lambung atau usus.

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Leukemia Si Kanker Darah10.05.10

Sering nonton sinetron di televisi? Leukemia atau kanker darah merupakan penyakit yang sering dipakai untuk menguras air mata penonton. Jadi, istilah kanker darah sudah tidak asing lagi di telinga anda. Tapi tahukah anda apa dan bagaimana kanker darah itu?

Sebelum kita bicarakan lebih jauh tentang leukemia, ada baiknya kita mengenal dulu sumsum tulang sebab penyakit leukemia awalnya bersumber dari sana.

Sumsum tulang adalah jaringan lunak yang ada pada setiap tulang. Di sumsum tulang inilah sel darah dibuat. Sel darah yang pabriknya ada pada sumsum tulang yakni :

  • Sel darah putih, tugasnya melindungi tubuh dari infeksi.
  • Sel darah merah, tugasnya membawa oksigen ke seluruh organ tubuh.
  • Platelet atau trombosit, tugasnya membantu proses pembekuan darah.

Pada orang normal, semua fungsi ini berjalan sebagaimana mestinya, tetapi tidak pada penderita leukemia. Sumsum tulang memproduksi sel darah putih abnormal dalam jumlah besar. Sel sel ini kemudian dikenal dengan nama sel leukemia. Tidak seperti sel darah putih umumnya, sel leukemia tumbuh sangat cepat bahkan mereka mampu tumbuh tiada henti.

Celakanya, pertumbuhan luar biasa sel leukemia ini mampu mendesak sel sel darah yang normal. Sehingga munculah masalah kesehatan seperti anemia, perdarahan dan infeksi. Sel leukemia juga menyebar ke kelenjar limfe dan organ lainnya menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit.

Leukemia khan ada tipe tipenya, apa sih perbedaan pada masing masing tipe?

Ada bermacam tipe leukemia namun pada umumnya leukemia dibedakan berdasar seberapa cepat leukemia mampu membuat kondisi pasien lebih buruk dan jenis sel darah putih yang terlibat.

  • Akut dan khronis. Leukemia akut, perburukan terjadi sangat cepat dan pasien dapat merasakan keluhan saat itu juga sebaliknya leukemia khronis perburukan terjadi sangat lambat dan pasien tidak merasakan keluhan apapun dalam beberapa tahun.
  • Limpositik dan myelogenus. Leukemia limfositik atau limfoblastik melibatkan sel darah putih limfosit sementara leukemia myelogenus melibatkan sel darah putih myelosit.

Nah, dari penjelasan diatas, maka dibuatlah 4 macam tipe utama leukemia yaitu :

  •  Acute lymphoblastic leukemia atau ALL, leukemia yang banyak terjadi pada anak anak namun orang dewasa pun bisa menderitanya.
  • Acute myelogenous leukemia atau AML, leukemia yang dapat menyerang anak anak dan dewasa.
  • Chronic lymphocytic leukemia atau CLL, leukemia yang banyak terjadi pada orang dewasa, umumnya umur diatas 50 tahun. Anak anak jarang menderitanya.
  • Chronic myelogenous leukemia atau CML, leukemia yang umum terjadi pada orang dewasa.

Lalu timbul pertanyaan, apa sih penyebab leukemia itu?

Para ahli sampai saat ini belum dapat memastikan penyebab leukemia, tapi ada beberapa hal yang diduga sebagai faktor resiko terjadinya leukemia. Hal hal tersebut antara lain :

  • Terpapar radiasi dalam jumlah yang banyak.
  • Terpapar bahan kimia seperti benzena di tempat kerja.
  • Sedang menjalani kemoterapi kanker lain.
  • Menderita down syndrome atau masalah genetik lainnya.
  • Merokok.

Namun demikian, banyak juga orang yang memiliki faktor resiko diatas tetapi tidak menderita leukemia dan demikian pula sebaliknya.

Nah, sekarang gejala leukemia itu apa aja?

Gejala leukemia terggantung tipe leukemia yang diderita, tapi gejala yang umum terjadi antara lain :

  • Demam dan berkeringat di malam hari.
  • Sakit kepala.
  • Mudah memar dan berdarah.
  • Nyeri persendian dan tulang tulang.
  • Bengkak dan nyeri pada perut akibat pembesaran limfa.
  • Pembengkakan pada kelenjar limfe ketiak, leher dan lipatan paha.
  • Sering terkena infeksi.
  • Merasa lemas dan lesu.
  • Berat badan menurun demikian pula dengan nafsu makan.

Bagaimana leukemia didiagnosa?

Untuk mengetahui apakah anda menderita leukemia atau bukan, dokter akan :

  • Menanyakan tentang gejala yang anda rasakan termasuk riwayat terjadinya gejala tersebut.
  • Melakukan pemeriksaan fisik.
  • Melakukan pemeriksaan darah.

Jika pada pemeriksaan darah ditemukan ketidaknormalan maka akan dilanjutkan dengan biopsi sumsum tulang. Pemeriksaan ini memungkinkan seorang dokter melihat sel sel yang ada di dalam sumsum tulang. Kunci utama informasi tentang leukemia ada disini termasuk moda pengobatan yang diperlukan.

Bagaimana sih caranya ngobatin leukemia?

Pengobatan leukemia terggantung banyak hal termasuk tipe leukemia yang anda derita, seberapa lama diderita dan umur serta kondisi kesehatan secara umum.

  • Pada leukemia akut, dilakukan pengobatan secara cepat untuk menghentikan pertumbuhan sel leukemia yang juga cepat. Pada beberapa kasus, leukemia dapat mengalami remisi. Beberapa dokter lebih memilih istilah remisi daripada sembuh karena ada kemungkinan kanker akan muncul kembali.
  • Pada leukemia limfositik khronis, pengobatan tidak akan dilakukan sampai gejala muncul. Tapi pada leukemia myelogenus khronis, pengobatan dapat dilakukan segera. Leukemia khronis jarang bisa disembuhkan, pengobatan hanya dilakukan untuk mengendalikan penyakit.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Ini Dia Penyebab Hipoglikemia Pada Penderita Kencing Manis09.04.10

Hipoglikemia merupakan momok yang sangat menakutkan bagi penderita kencing manis atau diabetes melitus. Bila tidak segera teratasi, hipoglikemia dapat berakibat sangat fatal. Untungnya gejala hipoglikemia dapat dengan mudah dikenali oleh pasien sehingga penanganan menjadi lebih cepat.

Apa sih hipoglikemia itu? Hipoglikemia adalah penurunan kadar gula darah lebih dari 60 mg/dl yang ditandai dengan gejala berupa keringat dingin, lemas sampai hilang kesadaran. Hipoglikemia yang terjadi pada penderita diabetes disebabkan oleh peningkatan konsentrasi insulin dalam darah atau penurunan kadar glukosa darah.

Nah, berikut adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan kondisi diatas, diantaranya :

Dosis suntikan insulin terlalu banyak.

Saat menyuntikan obat insulin, anda harus tahu dan paham dosis obat yang anda suntik sesuai dengan kondisi gula darah saat itu. Celakanya, terkadang pasien tidak dapat memantau kadar gula darahnya sebelum disuntik, sehingga dosis yang disuntikan tidak sesuai dengan kadar gula darah saat itu. Memang sebaiknya bila menggunakan insulin suntik, pasien harus memiliki monitor atau alat pemeriksa gula darah sendiri.

Lupa makan atau makan terlalu sedikit.

Penderita diabetes sebaiknya mengkonsumsi obat insulin dengan kerja lambat dua kali sehari dan obat yang kerja cepat sesaat sebelum makan. Kadar insulin dalam darah harus seimbang dengan makanan yang dikonsumsi. Jika makanan yang anda konsumsi kurang maka keseimbangan ini terganggu dan terjadilah hipoglikemia.

Aktifitas terlalu berat.

Olah raga atau aktifitas berat lainnya memiliki efek yang mirip dengan insulin. Saat anda berolah raga, anda akan menggunakan glukosa darah yang banyak sehingga kadar glukosa darah akan menurun. Maka dari itu, olah raga merupakan cara terbaik untuk menurunkan kadar glukosa darah tanpa menggunakan insulin.

Minum alkohol tanpa disertai makan.

Alkohol menganggu pengeluaran glukosa dari hati sehingga kadar glukosa darah akan menurun.

Menggunakan tipe insulin yang salah pada malam hari.

Pengobatan diabetes yang intensif terkadang mengharuskan anda mengkonsumsi obat diabetes pada malam hari terutama yang bekerja secara lambat. Jika anda salah mengkonsumsi obat misalnya anda meminum obat insulin kerja cepat di malam hari maka saat bangun pagi, anda akan mengalami hipoglikemia.

Penebalan di lokasi suntikan.

Dianjurkan bagi mereka yang menggunakan suntikan insulin agar merubah lokasi suntikan setiap beberapa hari. Menyuntikan obat dalam waktu lama pada lokasi yang sama akan menyebabkan penebalan jaringan. Penebalan ini akan menyebabkan penyerapan insulin menjadi lambat.

Kesalahan waktu pemberian obat dan makanan.

Tiap tiap obat insulin sebaiknya dikonsumsi menurut waktu yang dianjurkan. Anda harus mengetahui dan mempelajari dengan baik kapan obat sebaiknya disuntik atau diminum sehingga kadar glukosa darah menjadi seimbang.

Penyakit yang menyebabkan gangguan penyerapan glukosa.

Beberapa penyakit seperti celiac disease dapat menurunkan penyerapan glukosa oleh usus. Hal ini menyebabkan insulin lebih dulu ada di aliran darah dibandingan dengan glukosa. Insulin yang kadung beredar ini akan menyebabkan kadar glukosa darah menurun sebelum glukosa yang baru menggantikannya.

Gangguan hormonal.

Orang dengan diabetes terkadang mengalami gangguan hormon glukagon. Hormon ini berguna untuk meningkatkan kadar gula darah. Tanpa hormon ini maka pengendalian kadar gula darah menjadi terganggu.

Pemakaian aspirin dosis tinggi.

Aspirin dapat menurunkan kadar gula darah bila dikonsumsi melebihi dosis 80 mg.

Riwayat hipoglikemia sebelumnya.

Hipoglikemia yang terjadi sebelumnya mempunyai efek yang masih terasa dalam beberapa waktu. Meskipun saat ini anda sudah merasa baikan tetapi belum menjamin tidak akan mengalami hipoglikemia lagi.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Zat Kimia Berbahaya Yang Ada Di Dalam Tubuh09.02.10

Apa? Tubuh kita mengandung zat berbahaya? Masa sih? Mungkin saja anda terkejut dan terheran heran setelah membaca judul diatas tetapi itulah kenyataan yang dikemukakan oleh The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat.

Menurut laporannya, CDC mensinyalir terdapat 212 bahan kimia berbahaya yang terkandung di dalam darah dan urine manusia. 75 diantaranya merupakan bahan kimia baru yang sebelumnya tidak ada.

Ke 75 bahan kimia tersebut antara lain :

  • Acrylamide dan glycidamide .
  • Golongan arsenic dan metabolitnya.
  • Phenol lingkungan seperti bisphenol A dan triclosan.
  • Perchlorate
  • Perfluorinated chemicals (PFCs)
  • Polybrominated diphenylethers (PBDEs)
  • Volatile organic compounds (VOCs)

Berikut adalah bahan kimia industri yang ditemukan di dalam tubuh manusia adalah :

  • Polybrominated diphenyl ethers. Zat yang digunakan untuk mencegah kebakaran pada industri ini terakumulasi di dalam jaringan lemak.
  • Bisphenol A (BPA). Bahan ini dicurigai masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang tercemar BPA. Akumulasi bahan ini di dalam tubuh adalah dalam urine.

Memang pada kenyataannya, meskipun di dalam urine atau darah seseorang mengandung bahan bahan diatas, belum tentu ia menderita suatu penyakit atau mengalami keluhan tertentu. Keracunan atau masalah baru terjadi bila konsentrasi yang terdapat di dalam tubuh sudah melampaui konsentrasi yang aman.

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics