Siklus Hidup Mr P09.14.09

Kita sudah ketahui bersama bahwa fungsi seksual laki laki akan menurun dengan semakin bertambahnya usia. Semakin tua seorang laki laki maka rangsangan yang diperlukan untuk membangkitkan gairah seksual juga semakin besar. Belum lagi waktu untuk terjadinya ereksi dan orgasme, semua membutuhkan perjuangan. Tidak hanya fungsi yang terlihat kasat mata, fungsi reproduksi seperti kualitas dan kuantitas sperma pun akan menurun dengan drastis.

Tidak hanya sampai disitu, para ahli percaya bahwa penis atau Mr P akan mengalami perubahan secara gradual seiring dengan bertambahnya usia. Perubahan ini dimulai dari usia 30an tahun sampai dengan usia kakek kakek. Perubahan perubahan tersebut antara lain :

Penampilan

Disebutkan bahwa terdapat dua perubahan utama dari penampilan Mr P. Yang pertama adalah warna kemerahan/ungu kepala Mr P (glans penis) akan semakin pudar karena berkurangnya aliran darah kesana. Perubahan yang kedua adalah makin berkurangnya kelebatan rambut pubis dari kemaluan laki laki.

Ukuran

Semakin tua seorang laki laki, umumnya perut akan semakin membuncit. Akumulasi lemak pada bagian bawah perut ini akan mengecilkan ukuran Mr P. Jadi, semakin buncit perut anda maka akan semakin pendek ukuran Mr P.

Para ahli juga percaya Mr P akan mengalami penyusutan dengan bertambahnya usia. Meskipun ukuran penyusutan ini tidak terlalu besar tetapi cukup memberikan makna bagi keperkasaan Mr P. Bila pada usia 30an, Mr P anda panjangnya kira kira 15 cm, maka saat anda memasuki usia 70an, Mr P anda panjangnya kira kira 13 cm.

Mengapa Mr P bisa menyusut? Sampai saat ini ada dua teori yang bisa menjelaskan yaitu, adanya timbunan lemak pada pembuluh darah Mr P sehingga terjadi apa yang disebut atherosklerosis. Kondisi ini akan menghambat aliran darah yang diperlukan saat proses ereksi.

Teori kedua adalah perubahan pada jaringan ikat yang membentuk Mr P yang mana jumlah jaringan non elastik akan bertambah sementara jaringan elastik akan berkurang. Bertambahnya jaringan non elastik ini tentu akan menghambat aliran darah yang diperlukan saat ereksi.

Berkurangnya ukuran Mr P juga diikuti oleh mengecilnya buah zakar atau testis. Penyusutan ini mulai pada usia 40an tahun. Bila pada usia 30an tahun diameter testis kira kira 3 cm, maka pada usia 60an tahun tinggal 2 cm saja.

Lengkungan

Jika jaringan ikat non elastis Mr P tumbuh tidak beraturan maka Mr P akan melengkung. Keadaan ini dikenal dengan nama penyakit Peyronie yang terjadi umumnya pada usia pertengahan. Kondisi ini akan menyebabkan penderita mengalami kesakitan yang luar biasa saat ereksi dan menyulitkan untuk melakukan hubungan seksual. Salah satu jalan untuk mengatasi keadaan ini adalah dengan operasi.

Sensitifitas

Banyak sudah penelitian yang menyebutkan bahwa Mr P akan berkurang sensitifitasnya dengan bertambahnya umur. Hal ini akan menyebabkan Mr P yang sudah berumur kesulitan untuk ereksi dan mencapai orgasme.

Perubahan perubahan yang terjadi pada Mr P bukan berarti akan menganggu kehidupan seksual anda. Meskipun secara fungsi berkurang tetapi kepuasan seksual belum tentu berkurang sebab dalam memuaskan seksual tidak hanya dibutuhkan Mr P yang besar melainkan bagaimana anda dapat memuaskan pasangan anda. Bila pasangan anda terpuaskan maka dengan sendirinya anda pula akan mencapai kepuasan. So, jangan pernah takut dengan bertambahnya usia.

Posted in Info Kesehatanwith 13 Comments →

Menopause Pada Laki Laki03.15.09

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa menopause merupakan problem yang menghinggapi kaum hawa pada periode usia tertentu, padahal menopause juga bisa dialami oleh laki laki pada periode usia yang sama. Menopause pada laki laki atau lebih dikenal dengan istilah andropause perlu diketahui oleh setiap laki laki sejak dini agar mereka lebih memahami problem yang akan menghinggapi kehidupan mereka kelak.

Andropause umumnya mulai terjadi pada rentang usia antara 50 sampai 60 tahun. Gejala dan tanda yang muncul pada andropause sangat mirip dengan apa yang terjadi pada menopause.

Tidak seperti menopause yang mana produksi seluruh hormon kewanitaan terhenti secara tiba tiba, pada andropause penurunan produksi hormon laki laki hanya terjadi pada produksi hormon testoteron. Dampak dari penurunan hormon inilah yang nantinya akan menimbulkan gejala pada laki laki yang mengalami andropause.

Apa saja gejala andropause?

Beberapa gejala yang timbul pada andropause, mirip dengan apa yang terjadi pada menopause, seperti kelelahan, infertilitas, rasa panas pada kulit, dan mood yang berubah ubah.

Gejala dan tanda yang lainnya yaitu gangguan atau disfungsi ereksi, hilangnya nafsu seksual, depresi dan kecemasan. Secara psikis, laki laki yang mengalami andropause tidak lagi bernafsu untuk mengejar karir dan kekuasaan tetapi mereka lebih mencurahkan pikirannya kepada keluarga dan teman teman.

Laki laki andropause akan mengalami kerontokan pada rambut di ketiak, penurunan gairah seksual, buah zakar yang makin mengecil, impotensi, selalu merasa lelah, penurunan kekuatan otot, penurunan ukuran otot, penurunan densitas tulang, dan penurunan jumlah sperma.

Bagaimana perawatan laki laki dengan andropause?

Karena gejala andropause terjadi akibat dari penurunan produksi hormon testoteron maka pengobatan gejala yang timbul lebih ditekankan kepada penggantian hormon yang kurang tersebut. Terbukti bahwa penggantian hormon ini secara signifikan mampu mengurangi gejala yang timbul pada laki laki andropause.

Disamping pengobatan dengan hormon, untuk mendapatkan hasil pengobatan yang lebih bagus, maka sangat dianjurkan bagi pasien yang melakukan terapi hormon pengganti testoteron untuk lebih rileks, istirahat yang cukup, teratur berolah raga, makan makanan yang bergizi, dan menghentikan kebiasaan merokok serta minum minuman keras.

Perlu diingat bahwa pengobatan dengan testoteron pengganti ini tidak untuk mengobati andropause tetapi lebih kepada mencegah terjadinya gejala yang timbul akibat dari andropause. Segeralah berkonsultasi ke dokter anda jika anda mengalami salah satu dari gejala diatas.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics