Alasan Lain Untuk Menjauhi Rokok02.14.13

Semua sudah tahu jika merokok menjadi faktor risiko utama terjadinya kanker paru dan sakit jantung. Semua juga tahu bahwa merokok dapat menguningkan gigi, mengeriputkan kulit, menodai jari dan merusak kemampuan seseorang untuk mencium dan mengecap.

Tetap tidak terpengaruh dengan kondisi tersebut? Tetap ingin merokok? Berikut beberapa hal lain yang bisa dialami bila seseorang tetap merokok.

Psoriasis

Merokok memang tidak menjadi penyebab langsung terjadinya penyakit autoimun ini namun menurut beberapa studi menyebutkan bahwa merokok tetap berpengaruh terhadap peningkatan risiko terjadinya psoriasis pada seseorang yang telah memiliki gen pembawa psoriasis.

Gangren

Mungkin anda sudah pernah mendengar tentang gangren. Gangren adalah jaringan tubuh yang membusuk dan mengeluarkan bau yang sangat khas. Gangren terjadi saat jaringan tubuh khususnya pada anggota gerak tidak mendapatkan suplai darah yang mencukupi. Dalam jangka panjang, merokok dapat menyempitkan pembuluh darah sehingga rentan terjadi bendungan. Inilah cikal bakal gangren pada perokok.

Impoten

Bila penyempitan pembuluh darah terjadi pada pembuluh darah yang melayani alat kelamin pria maka terjadilah apa yang disebut gangguan ereksi atau impoten. Jadi, tidak benar pria perokok itu akan selamanya menjadi pria sejati khususnya dalam hal kemampuan alat kelaminnya. Gangguan ereksi akibat rokok tidak terlalu terpengaruh saat perokok minum obat viagra atau cialis.

Stroke

Gangguan akibat rokok juga berimbas pada pembuluh darah yang melayani otak. Penyempitan dan bendungan pembuluh darah otak menyebabkan seseorang berisiko menderita stroke. Kalaupun stroke tidak membunuh namun penyakit ini berisiko menimbulkan kecacatan atau kelumpuhan jangka panjang.

Kebutaan

Lihatlah disekeliling anda. Betapa indah dan berwarnanya dunia ini. Tetap merokok akan menyebabkan keindahan itu berangsur angsur sirna karena anda berisiko menderita kebutaan yang disebabkan oleh degenerasi makular. Mengapa? Karena merokok menyebabkan pembuluh darah yang melayani retina mengalami gangguan.

Nyeri Tulang Belakang Khronis

Tulang belakang memang tidak terus menerus dalam kondisi bagus namun merokok dapat mempercepat terjadinya masalah pada tulang belakang. Lempengan sendi tulang belakang secara bertahap akan kehilangan cairan dan tidak mampu menyangga tubuh dengan baik sehingga menyebabkan seseorang kerap menderita sakit pinggang dan gangguan tulang belakang lainnya.

Kanker

Merokok dan kanker paru tentu sudah tidak asing lagi dan menjadi alasan utama untuk berhenti merokok. Jangan lupa, merokok juga menyebabkan seseorang berisiko menderita kanker liver, ginjal, kandung kemih, mulut, bibir, tenggorokan, laring, kerongkongan, lambung, pankreas, usus besar dan serviks. Oh ya, leukemia juga.

Bagaimana? Masih tetap mau merokok?

Dibaca sebanyak 2262 kali. Terima kasih.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Siklus Hidup Mr P09.14.09

Kita sudah ketahui bersama bahwa fungsi seksual laki laki akan menurun dengan semakin bertambahnya usia. Semakin tua seorang laki laki maka rangsangan yang diperlukan untuk membangkitkan gairah seksual juga semakin besar. Belum lagi waktu untuk terjadinya ereksi dan orgasme, semua membutuhkan perjuangan. Tidak hanya fungsi yang terlihat kasat mata, fungsi reproduksi seperti kualitas dan kuantitas sperma pun akan menurun dengan drastis.

Tidak hanya sampai disitu, para ahli percaya bahwa penis atau Mr P akan mengalami perubahan secara gradual seiring dengan bertambahnya usia. Perubahan ini dimulai dari usia 30an tahun sampai dengan usia kakek kakek. Perubahan perubahan tersebut antara lain :

Penampilan

Disebutkan bahwa terdapat dua perubahan utama dari penampilan Mr P. Yang pertama adalah warna kemerahan/ungu kepala Mr P (glans penis) akan semakin pudar karena berkurangnya aliran darah kesana. Perubahan yang kedua adalah makin berkurangnya kelebatan rambut pubis dari kemaluan laki laki.

Ukuran

Semakin tua seorang laki laki, umumnya perut akan semakin membuncit. Akumulasi lemak pada bagian bawah perut ini akan mengecilkan ukuran Mr P. Jadi, semakin buncit perut anda maka akan semakin pendek ukuran Mr P.

Para ahli juga percaya Mr P akan mengalami penyusutan dengan bertambahnya usia. Meskipun ukuran penyusutan ini tidak terlalu besar tetapi cukup memberikan makna bagi keperkasaan Mr P. Bila pada usia 30an, Mr P anda panjangnya kira kira 15 cm, maka saat anda memasuki usia 70an, Mr P anda panjangnya kira kira 13 cm.

Mengapa Mr P bisa menyusut? Sampai saat ini ada dua teori yang bisa menjelaskan yaitu, adanya timbunan lemak pada pembuluh darah Mr P sehingga terjadi apa yang disebut atherosklerosis. Kondisi ini akan menghambat aliran darah yang diperlukan saat proses ereksi.

Teori kedua adalah perubahan pada jaringan ikat yang membentuk Mr P yang mana jumlah jaringan non elastik akan bertambah sementara jaringan elastik akan berkurang. Bertambahnya jaringan non elastik ini tentu akan menghambat aliran darah yang diperlukan saat ereksi.

Berkurangnya ukuran Mr P juga diikuti oleh mengecilnya buah zakar atau testis. Penyusutan ini mulai pada usia 40an tahun. Bila pada usia 30an tahun diameter testis kira kira 3 cm, maka pada usia 60an tahun tinggal 2 cm saja.

Lengkungan

Jika jaringan ikat non elastis Mr P tumbuh tidak beraturan maka Mr P akan melengkung. Keadaan ini dikenal dengan nama penyakit Peyronie yang terjadi umumnya pada usia pertengahan. Kondisi ini akan menyebabkan penderita mengalami kesakitan yang luar biasa saat ereksi dan menyulitkan untuk melakukan hubungan seksual. Salah satu jalan untuk mengatasi keadaan ini adalah dengan operasi.

Sensitifitas

Banyak sudah penelitian yang menyebutkan bahwa Mr P akan berkurang sensitifitasnya dengan bertambahnya umur. Hal ini akan menyebabkan Mr P yang sudah berumur kesulitan untuk ereksi dan mencapai orgasme.

Perubahan perubahan yang terjadi pada Mr P bukan berarti akan menganggu kehidupan seksual anda. Meskipun secara fungsi berkurang tetapi kepuasan seksual belum tentu berkurang sebab dalam memuaskan seksual tidak hanya dibutuhkan Mr P yang besar melainkan bagaimana anda dapat memuaskan pasangan anda. Bila pasangan anda terpuaskan maka dengan sendirinya anda pula akan mencapai kepuasan. So, jangan pernah takut dengan bertambahnya usia.

Dibaca sebanyak 4751 kali. Terima kasih.

Posted in Info Kesehatanwith 13 Comments →

Menopause Pada Laki Laki03.15.09

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa menopause merupakan problem yang menghinggapi kaum hawa pada periode usia tertentu, padahal menopause juga bisa dialami oleh laki laki pada periode usia yang sama. Menopause pada laki laki atau lebih dikenal dengan istilah andropause perlu diketahui oleh setiap laki laki sejak dini agar mereka lebih memahami problem yang akan menghinggapi kehidupan mereka kelak.

Andropause umumnya mulai terjadi pada rentang usia antara 50 sampai 60 tahun. Gejala dan tanda yang muncul pada andropause sangat mirip dengan apa yang terjadi pada menopause.

Tidak seperti menopause yang mana produksi seluruh hormon kewanitaan terhenti secara tiba tiba, pada andropause penurunan produksi hormon laki laki hanya terjadi pada produksi hormon testoteron. Dampak dari penurunan hormon inilah yang nantinya akan menimbulkan gejala pada laki laki yang mengalami andropause.

Apa saja gejala andropause?

Beberapa gejala yang timbul pada andropause, mirip dengan apa yang terjadi pada menopause, seperti kelelahan, infertilitas, rasa panas pada kulit, dan mood yang berubah ubah.

Gejala dan tanda yang lainnya yaitu gangguan atau disfungsi ereksi, hilangnya nafsu seksual, depresi dan kecemasan. Secara psikis, laki laki yang mengalami andropause tidak lagi bernafsu untuk mengejar karir dan kekuasaan tetapi mereka lebih mencurahkan pikirannya kepada keluarga dan teman teman.

Laki laki andropause akan mengalami kerontokan pada rambut di ketiak, penurunan gairah seksual, buah zakar yang makin mengecil, impotensi, selalu merasa lelah, penurunan kekuatan otot, penurunan ukuran otot, penurunan densitas tulang, dan penurunan jumlah sperma.

Bagaimana perawatan laki laki dengan andropause?

Karena gejala andropause terjadi akibat dari penurunan produksi hormon testoteron maka pengobatan gejala yang timbul lebih ditekankan kepada penggantian hormon yang kurang tersebut. Terbukti bahwa penggantian hormon ini secara signifikan mampu mengurangi gejala yang timbul pada laki laki andropause.

Disamping pengobatan dengan hormon, untuk mendapatkan hasil pengobatan yang lebih bagus, maka sangat dianjurkan bagi pasien yang melakukan terapi hormon pengganti testoteron untuk lebih rileks, istirahat yang cukup, teratur berolah raga, makan makanan yang bergizi, dan menghentikan kebiasaan merokok serta minum minuman keras.

Perlu diingat bahwa pengobatan dengan testoteron pengganti ini tidak untuk mengobati andropause tetapi lebih kepada mencegah terjadinya gejala yang timbul akibat dari andropause. Segeralah berkonsultasi ke dokter anda jika anda mengalami salah satu dari gejala diatas.

Dibaca sebanyak 3672 kali. Terima kasih.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Ngeblog dan Berteman.
  • Klik VSI Yusuf Mansur

  • Tulisan Terbaru

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Konsultasi Online