Faktor Risiko Kanker Payudara Pada Pria10.12.11

Meskipun kanker payudara kerap terjadi pada wanita, pria pun tidak luput dari penyakit yang mematikan ini.

Berikut beberapa faktor risiko kanker payudara pada pria:

  • Berumur antara 60 sampai 70 tahun.
  • Pernah terpapar radiasi.
  • Pernah didiagnosa suatu penyakit yang meningkatkan kadar estrogen pada darah seperti penyakit sirosis pada hati.
  • Memiliki keluarga yang menderita kanker payudara, khususnya yang disebabkan oleh mutasi gen BRCA2.

Posted in Info Penyakitwith 1 Comment →

HIV Bisa Sembuh?06.04.11

Rangkuman #kestwit @blogdokter tentang #HIV pada tanggal 3 Juni 2011.

1. Pd th 2008, 1.178.350 orang Amerika Serikat hidup dg HIV, 20% diantaranya tdk tahu bahwa dirinya terinfeksi. #HIV

2. Pemberian ARV scr dini setelah diagnosis mampu mengurangi transmisi HIV ke pasangan seksual sebanyak 96%. #HIV

3. ARV: Obat Antiretroviral utk mengobati infeksi oleh retrovirus termasuk HIV. Obt ini hnya mnghmbat prtmbahan virus, bukan menyembuhkan. #ARV

4. HIV telah menginfeksi 60 juta orang di sluruh dunia, setengahnya sdh meninggal dunia dan hanya 1 orang yang teridentifikasi sembuh. #HIV

5. 5 juta anak2 dibawah 15 th kini hidup dengan HIV atau 2.500 infeksi baru tiap hari di seluruh dunia menurut laporan UNICEF.#HIV

6. 5 Juni 1981: 5 org homoseksual aktif didiagnosa Pneumocystis carinii. Tdk ada yg tahu saat itu bahwa itulah pertama kali AIDS di Amrik. #HIV

7. Sebelum bernama AIDS spt yg kita kenal saat ini, penyakit ini sempat dinamakan GRID (gay-related immune deficiency). #HIV

8. Karena penderita GRID tdk hanya gay maka pd bulan Juli 1982 penyakit baru ini diberi nama AIDS (acquired immune deficiency syndrome). #HIV

9. Kata "acquired" menunjukan bahwa AIDS bukan pnyakit turunan dn kata "syndrome" menandakan bahwa AIDS = kumpulan gejala, bkn 1 penyakit. #HIV

10. Akhir 1982: Ditemukan bukti bahwa AIDS ditularkan mll darah saat seorang bayi mndrita sindrom AIDS ketika mnrima transfusi drh.#HIV

11. 1983: Luc Montagnier dn Francoise Barré-Sinoussi dari Institute Pasteur brhasil mengisolasi virus penyebab AIDS. #HIV

12. Maret 1987: Obat anti-HIV pertama diluncurkan dengan nama azidothymidine (AZT). #HIV

13. 1994: pemberian AZT pd bumil dg HIV mampu menurunkan transmisi HIV dari ibu ke janin dalam kandungan. #HIV

14. Sblm diberi nama HIV, virus pnyebab AIDS sempat dnamakan HTLV (human T-cell leukemia viruses) dn LAV (lymphadenopathy-associated virus).#HIV

15. Di dalam tubuh manusia, HIV menduplikasi dirinya menjadi milyaran virus hanya dlm waktu sehari. #HIV

16. HIV merupakan hasil mutasi dari SIV (simian immunodeficiency virus) yang trdpt pada simpanse. #HIV

17. SIV pd simpanse bermutasi mjd HIV dn masuk ke tubuh manusia diduga saat pemburu menyembelih simpanse utk dijadikan makanan. #HIV

18. Februari 2003: vaksin pertama utk HIV di uji coba, sayangnya vaksin ini gagal melindungi manusia dari infeksi HIV. #HIV

19. Bbrp riset membuktikan bahwa sunat atau sirkumsisi dpt mengurangi kemungkinan tertluar HIV melalui hubungan intim. #HIV

20. Uniknya walau cikal bakalnya dari simpanse, keluarga monyet yang lain yakni Baboon tdk dpt terinfeksi virus HIV. #HIV

21. Timothy Ray Brown atau dikenal dg nama "Berlin Patient" adalah orang pertama dn satu2nya yang sembuh dari HIV. #HIV

22. Sampai saat ini mengapa Timothy Ray Brown bisa sembuh dari HIV masih menjadi perdebatan dn penelitian. #HIV

23. 2008: Francoise Barré-Sinoussi dn Luc Montagnier mendapatkan hadiah nobel atas jasanya menemukan virus penyebab AIDS. #HIV

Posted in #kestwitwith 1 Comment →

Faktor Resiko Diabetes Dalam Kehamilan04.20.10

Diabetes dalam kehamilan adalah penyakit diabetes yang diagnosanya ditegakan saat seorang wanita sedang hamil. Keadaan ini dapat menyebabkan terjadinya masalah kesehatan serius yang menimpa ibu dan janin yang dikandungnya.

Berikut beberapa faktor resiko terjadinya diabetes dalam kehamilan pada seorang wanita menurut Pusat Informasi Diabetes Internasional :

  • Memiliki keluarga atau riwayat keluarga yang menderita diabetes.
  • Berumur diatas 25 tahun saat hamil.
  • Gemuk.
  • Memiliki riwayat diabetes dalam kehamilan sebelumnya.
  • Melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 5 Kg sebelumnya.
  • Merupakan keturunan ras kulit hitam, asia amerika, indian amerika, dan hispanik.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Sekilas Infowith 4 Comments →

Faktor Resiko Radang Paru (Pneumonia)03.16.10

Pneumonia atau radang paru paru merupakan infeksi paru paru yang disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur.

Gejala utama pneumonia antara lain sesak nafas yang tanpa atau disertai dengan demam. Disamping pemeriksaan fisik, diagnosa pneumonia ditegakan dengan pemeriksaan foto ronsen dada dan pemeriksaan laboratorium rutin.

Berikut saya jabarkan beberapa faktor resiko yang memungkinkan seseorang terkena penyakit radang paru atau pneumonia :

  • Merokok.
  • Penderita dengan infeksi saluran nafas seperti influensa.
  • Penderita penyakit paru menahun seperti cystic fibrosis.
  • Penderita cerebral palsy.
  • Penderita dengan gangguan fungsi saraf yang menyebabkan kesulitan menelan seperti penyakit parkinson.
  • Penderita dengan penyakit khronis seperti diabetes, sirosis hati dan penyakit jantung.
  • Orang yang berada di asrama perawatan atau di tempat kumuh dengan kondisi yang kurang sehat.
  • Orang yang mengalami gangguan fungsi kekebalan tubuh.
  • Orang yang sedang dalam perawatan trauma/operasi sehingga pergerakannya terbatas.

Banyak dari faktor resiko tersebut yang mudah untuk dihindari, sekarang tinggal kemauan dari masing masing individu untuk menghindarinya. Mencegah memang jauh lebih baik daripada mengobati.

Posted in Info Penyakitwith 18 Comments →

BlogDokter.Net Bukan Untuk Mengobati Penyakit12.27.09

pak dokter2…knp bkn blog sih kalau g menyelesaikan dx? anda kan dokter so anda punya hak untuk meresepkan obat..kasih tau tu para klient yg ter dx Pitriyasis Versikolor..

Demikian petikan komentar yang ada di salah satu tulisan blog ini. Sebenarnya komentar yang hampir hampir mirip sudah sering saya terima tetapi saya hanya memberikan jawaban via komentar pada tulisan tersebut. Mungkin karena jawaban saya terpecah pecah tersebut sehingga masih menimbulkan komentar yang sama tentang fungsi dan peranan dari blogdokter.net. Untuk kepentingan tersebut maka saya akan menceritakan kembali fungsi dan peranan blog ini dalam hubungannya dengan diagnosa penyakit berikut pengobatan yang diberikan.

Blogdokter.net merupakan sebuah blog yang berisi tulisan tentang kesehatan, penyakit, obat obatan dan teknologi informasi. Blog ini hanya sebuah media informasi yang berusaha menambah wawasan pembacanya mengenai bidang bidang tersebut. Selain tulisan sendiri, blog ini juga berisikan beberapa tulisan yang berasal dari sumber dan blogger lain yang kiranya berguna untuk disebarluaskan kepada pembaca blogdokter.net.

Karena sifatnya sebagai media informasi dan segmen pembaca yang berasal dari berbagai kalangan maka pembahasan atau tulisan yang ada di blog ini hanya bersifat superfisial alias inti intinya saja. Bila ingin mendapatkan informasi yang lebih detail, pembaca dipersilakan untuk mengisi kolom komentar atau menghubungi penulis melalui berbagai media penyaluran yang telah disediakan.

Ketika penulis yang kebetulan seorang dokter dituntut untuk menegakan diagnosa sekaligus memberikan pengobatan terhadap penyakit yang diderita pembaca, hal tersebut menjadi sangat tidak mungkin karena untuk menegakan diagnosa diperlukan beberapa langkah yang boleh dikatakan cukup rumit. Langkah tersebut antara lain :

  • Wawancara. Dalam bahasa kedokteran wawancara ini dikenal dengan nama anamnesa. Saat wawancara, pasien menjabarkan semua keluhan yang dialaminya yang membuatnya datang ke dokter. Untuk mengarahkan ke suatu penyakit tertentu, dokter akan memandu wawancara tersebut sekaligus untuk mendapatkan informasi tambahan yang diperlukan. Mungkin hal ini bisa dilakukan via interaksi di blogdokter.net.
  • Pemeriksaan Fisik. Pemeriksaan fisik memerlukan interaksi langsung antara pasien dan dokter. Langkah langkah pemeriksaan fisik meliputi : inspeksi (pengamatan), palpasi (perabaan), perkusi (mendengarkan suara lewat ketukan), auskultasi (mendengarkan suara lewat stetoskop). Nah, ini yang sulit dilakukan tanpa bertemu langsung dengan pasien.
  • Pemeriksaan penunjang. Bila informasi yang didapatkan dari wawancara dan pemeriksaan fisik masih kurang maka akan dilakukan pemeriksaan penunjang yang antara lain berupa pemeriksaan laboratorium, pencitraan dan pemeriksaan penunjang lainnya sesuai kebutuhan.
  • Nah, setelah informasi yang didapatkan cukup, baru dokter dapat menegakan diagnosa untuk kemudian dilakukan perencanaan pengobatan pada pasien.

Jadi, sangat tidak mungkin untuk menegakan diagnosa dan mengobati pasien hanya dengan menggunakan blog. Maka dari itu, saya tidak pernah menyarankan menggunakan obat obat tertentu kepada pembaca blog ini kecuali memang diagnosa bisa saya perkirakan dari keluhan yang dijabarkan dan itu pun hanya obat obatan yang di jual bebas di warung warung bukan obat yang menggunakan resep dokter.

Posted in Editorialwith 13 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics