Kencing Manis? Ngeseks Pun Jadi Loyo09.13.10

Usia pertengahan bagi sebagian orang tidak berpengaruh banyak terhadap kehidupan seksual. Namun tidak demikian halnya dengan penderita kencing manis atau diabetes.

Penelitian di Chicago, USA menunjukan, laki laki yang didiagnosa kencing manis akan mengalami penurunan minat terhadap akitivitas seksual dan beberapa diantaranya bahkan mengalami masalah ereksi. Sekitar 70% laki laki dan 62% perempuan yang diteliti hanya melakukan hubungan seksual 2 sampai 3 kali sebulan. Penelitian dilakukan terhadap 2000 orang berusia antara 57 sampai 85 tahun.

Hasil lain dari penelitian tersebut adalah :

  • Laki laki lebih suka menunjukan penurunan gairah seksual ketika mereka menderita kencing manis.
  • Laki laki juga lebih banyak mengalami gangguan ereksi saat mereka menderita kencing manis.
  • Laki laki dan perempuan penderita diabetes mengalami kesulitan dalam orgasme. Laki laki mengalami ejakulasi dini dan perempuan sulit mendapatkan orgasme.
  • Hanya 19% perempuan dan 47% laki laki penderita diabetes yang mau berkonsultasi ke dokter tentang masalah seksual yang mereka hadapi.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah, penderita diabetes baik yang mengalami masalah seksual atau yang belum harus senantiasa berkonsultasi tentang masalah yang mereka hadapi ke dokter sehingga komplikasi lebih jauh dari masalah tersebut tidak terjadi.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Ini Dia Penyebab Hipoglikemia Pada Penderita Kencing Manis09.04.10

Hipoglikemia merupakan momok yang sangat menakutkan bagi penderita kencing manis atau diabetes melitus. Bila tidak segera teratasi, hipoglikemia dapat berakibat sangat fatal. Untungnya gejala hipoglikemia dapat dengan mudah dikenali oleh pasien sehingga penanganan menjadi lebih cepat.

Apa sih hipoglikemia itu? Hipoglikemia adalah penurunan kadar gula darah lebih dari 60 mg/dl yang ditandai dengan gejala berupa keringat dingin, lemas sampai hilang kesadaran. Hipoglikemia yang terjadi pada penderita diabetes disebabkan oleh peningkatan konsentrasi insulin dalam darah atau penurunan kadar glukosa darah.

Nah, berikut adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan kondisi diatas, diantaranya :

Dosis suntikan insulin terlalu banyak.

Saat menyuntikan obat insulin, anda harus tahu dan paham dosis obat yang anda suntik sesuai dengan kondisi gula darah saat itu. Celakanya, terkadang pasien tidak dapat memantau kadar gula darahnya sebelum disuntik, sehingga dosis yang disuntikan tidak sesuai dengan kadar gula darah saat itu. Memang sebaiknya bila menggunakan insulin suntik, pasien harus memiliki monitor atau alat pemeriksa gula darah sendiri.

Lupa makan atau makan terlalu sedikit.

Penderita diabetes sebaiknya mengkonsumsi obat insulin dengan kerja lambat dua kali sehari dan obat yang kerja cepat sesaat sebelum makan. Kadar insulin dalam darah harus seimbang dengan makanan yang dikonsumsi. Jika makanan yang anda konsumsi kurang maka keseimbangan ini terganggu dan terjadilah hipoglikemia.

Aktifitas terlalu berat.

Olah raga atau aktifitas berat lainnya memiliki efek yang mirip dengan insulin. Saat anda berolah raga, anda akan menggunakan glukosa darah yang banyak sehingga kadar glukosa darah akan menurun. Maka dari itu, olah raga merupakan cara terbaik untuk menurunkan kadar glukosa darah tanpa menggunakan insulin.

Minum alkohol tanpa disertai makan.

Alkohol menganggu pengeluaran glukosa dari hati sehingga kadar glukosa darah akan menurun.

Menggunakan tipe insulin yang salah pada malam hari.

Pengobatan diabetes yang intensif terkadang mengharuskan anda mengkonsumsi obat diabetes pada malam hari terutama yang bekerja secara lambat. Jika anda salah mengkonsumsi obat misalnya anda meminum obat insulin kerja cepat di malam hari maka saat bangun pagi, anda akan mengalami hipoglikemia.

Penebalan di lokasi suntikan.

Dianjurkan bagi mereka yang menggunakan suntikan insulin agar merubah lokasi suntikan setiap beberapa hari. Menyuntikan obat dalam waktu lama pada lokasi yang sama akan menyebabkan penebalan jaringan. Penebalan ini akan menyebabkan penyerapan insulin menjadi lambat.

Kesalahan waktu pemberian obat dan makanan.

Tiap tiap obat insulin sebaiknya dikonsumsi menurut waktu yang dianjurkan. Anda harus mengetahui dan mempelajari dengan baik kapan obat sebaiknya disuntik atau diminum sehingga kadar glukosa darah menjadi seimbang.

Penyakit yang menyebabkan gangguan penyerapan glukosa.

Beberapa penyakit seperti celiac disease dapat menurunkan penyerapan glukosa oleh usus. Hal ini menyebabkan insulin lebih dulu ada di aliran darah dibandingan dengan glukosa. Insulin yang kadung beredar ini akan menyebabkan kadar glukosa darah menurun sebelum glukosa yang baru menggantikannya.

Gangguan hormonal.

Orang dengan diabetes terkadang mengalami gangguan hormon glukagon. Hormon ini berguna untuk meningkatkan kadar gula darah. Tanpa hormon ini maka pengendalian kadar gula darah menjadi terganggu.

Pemakaian aspirin dosis tinggi.

Aspirin dapat menurunkan kadar gula darah bila dikonsumsi melebihi dosis 80 mg.

Riwayat hipoglikemia sebelumnya.

Hipoglikemia yang terjadi sebelumnya mempunyai efek yang masih terasa dalam beberapa waktu. Meskipun saat ini anda sudah merasa baikan tetapi belum menjamin tidak akan mengalami hipoglikemia lagi.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Saya Ingin Melahirkan Di Bidan08.15.10

Pernyataan diatas sering saya jumpai dalam praktek sehari hari saat memeriksa seorang ibu hamil. Pilihan tempat melahirkan anak merupakan hak setiap ibu hamil. Ada yang merasa lebih nyaman melahirkan di bidan, ada pula yang memilih melahirkan di rumah sakit dengan bantuan dokter kebidanan.

Bidan sebagai ujung tombak pelayanan bidang kesehatan ibu dan anak masih menjadi pilihan utama menolong persalinan khususnya di desa desa yang jauh dari pelayanan dokter. Dengan pelatihan yang bagus dan ditopang dengan pengetahuan tentang ilmu kebidanan yang baik maka keselamatan ibu dan bayi selama proses persalinan akan tetap terjaga dengan baik.

Tidak semua proses persalinan boleh ditolong oleh bidan. Persalinan resiko tinggi dengan berbagai penyulit tidak boleh dipimpin oleh bidan. Berikut beberapa kasus kehamilan yang persalinan tidak boleh ditolong oleh bidan.

Posted in Info Kesehatanwith No Comments →

Mengapa Orang Bisa Buta?07.03.10

Mengapa orang yang dilahirkan dengan kemampuan melihat dengan baik tiba tiba bisa kehilangan kemampuan tersebut atau menjadi buta? Alangkah menyedihkan bila kita tidak bisa memandang dan menikmati keindahan alam ini dengan kedua mata kita.

Berikut beberapa keadaan yang dapat menyebabkan kebutaan dan seyogyanya dapat dicegah atau diobati.

  • Menderita glaukoma.
  • Menderita kencing manis atau diabetes.
  • Kecelakaan yang menyebabkan mata terluka.
  • Menderita degenerasi makular.
  • Katarak.
  • Kekurangan vitamin A.

Posted in Sekilas Infowith 5 Comments →

Faktor Resiko Diabetes Dalam Kehamilan04.20.10

Diabetes dalam kehamilan adalah penyakit diabetes yang diagnosanya ditegakan saat seorang wanita sedang hamil. Keadaan ini dapat menyebabkan terjadinya masalah kesehatan serius yang menimpa ibu dan janin yang dikandungnya.

Berikut beberapa faktor resiko terjadinya diabetes dalam kehamilan pada seorang wanita menurut Pusat Informasi Diabetes Internasional :

  • Memiliki keluarga atau riwayat keluarga yang menderita diabetes.
  • Berumur diatas 25 tahun saat hamil.
  • Gemuk.
  • Memiliki riwayat diabetes dalam kehamilan sebelumnya.
  • Melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 5 Kg sebelumnya.
  • Merupakan keturunan ras kulit hitam, asia amerika, indian amerika, dan hispanik.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Sekilas Infowith 4 Comments →

Berat Badan Bertambah Saat Hamil? Hati Hati Diabetes02.28.10

Apakah saat ini anda hamil dan berat badan anda meningkat dengan drastis? Hati hati mungkin saja anda terkena penyakit diabetes pada kehamilan atau gestational diabetes.

Peningkatan berat badan yang drastis terutama pada trimester pertama kehamilan akan meningkatkan pula resiko terjadinya diabetes pada kehamilan antara 50 sampai 60%.

Adalah normal bila seorang ibu hamil mengalami penambahan berat badan seiring dengan bertambahnya umur kehamilan. Masalah timbul jika penambahan berat badan terjadi secara berlebihan dari minggu ke minggu.

Memang ada yang mengatakan bahwa perempuan yang menderita diabetes pada kehamilan akan kembali sehat setelah melahirkan. Namun studi terbaru di Amerika menyebutkan bahwa perempuan ini juga rentan terkena diabetes tipe 2 akibat perubahan pola resistensi hormon insulin yang ada dalam tubuhnya.

Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang menderita diabetes pada kehamilan akan beresiko menjadi gemuk dan menderita diabetes pada usia muda.

Bagaimana cara mencegah terjadinya penyakit diabetes pada kehamilan?

Mencegah terjadinya diabetes pada kehamilan sebenarnya suatu upaya agar pertambahan berat badan saat hamil berlangsung secara normal.

Berikut beberapa tips agar pertambahan berat badan pada ibu hamil tidak mengarah ke penyakit diabetes pada kehamilan :

  • Makanlah makanan yang sehat secara teratur dan porsi cukup selama kehamilan. Jangan lupa mengkonsumsi makanan ringan atau kudapan diantara waktu makan.
  • Kurangi atau hindari mengkonsumsi makanan yang manis manis atau mengandung pemanis.
  • Usahakan makanan yang anda konsumsi tiap hari mengandung ekstra 100 sampai 300 kalori dari total kebutuhan kalori tubuh.
  • Kurangi konsumsi makanan berlemak.
  • Berolah ragalah sekurang kurangnya 30 menit secara teratur tiap hari. Sebelum memutuskan berolah raga, konsultasikanlah ke dokter kandungan anda kira kira olah raga apa yang cocok untuk kehamilan anda.

Posted in Info Penyakitwith 2 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics