Berat Badan Bertambah Saat Hamil? Hati Hati Diabetes02.28.10

Apakah saat ini anda hamil dan berat badan anda meningkat dengan drastis? Hati hati mungkin saja anda terkena penyakit diabetes pada kehamilan atau gestational diabetes.

Peningkatan berat badan yang drastis terutama pada trimester pertama kehamilan akan meningkatkan pula resiko terjadinya diabetes pada kehamilan antara 50 sampai 60%.

Adalah normal bila seorang ibu hamil mengalami penambahan berat badan seiring dengan bertambahnya umur kehamilan. Masalah timbul jika penambahan berat badan terjadi secara berlebihan dari minggu ke minggu.

Memang ada yang mengatakan bahwa perempuan yang menderita diabetes pada kehamilan akan kembali sehat setelah melahirkan. Namun studi terbaru di Amerika menyebutkan bahwa perempuan ini juga rentan terkena diabetes tipe 2 akibat perubahan pola resistensi hormon insulin yang ada dalam tubuhnya.

Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang menderita diabetes pada kehamilan akan beresiko menjadi gemuk dan menderita diabetes pada usia muda.

Bagaimana cara mencegah terjadinya penyakit diabetes pada kehamilan?

Mencegah terjadinya diabetes pada kehamilan sebenarnya suatu upaya agar pertambahan berat badan saat hamil berlangsung secara normal.

Berikut beberapa tips agar pertambahan berat badan pada ibu hamil tidak mengarah ke penyakit diabetes pada kehamilan :

  • Makanlah makanan yang sehat secara teratur dan porsi cukup selama kehamilan. Jangan lupa mengkonsumsi makanan ringan atau kudapan diantara waktu makan.
  • Kurangi atau hindari mengkonsumsi makanan yang manis manis atau mengandung pemanis.
  • Usahakan makanan yang anda konsumsi tiap hari mengandung ekstra 100 sampai 300 kalori dari total kebutuhan kalori tubuh.
  • Kurangi konsumsi makanan berlemak.
  • Berolah ragalah sekurang kurangnya 30 menit secara teratur tiap hari. Sebelum memutuskan berolah raga, konsultasikanlah ke dokter kandungan anda kira kira olah raga apa yang cocok untuk kehamilan anda.

Posted in Info Penyakitwith 2 Comments →

Keuntungan Berolahraga01.17.10

Tahukah anda bahwa tubuh kita sebenarnya bisa menjadi lebih ramping, sehat dan berumur panjang? Terdengar mustahilkah? Kuncinya adalah olah raga.

Rutin berolah raga tidak hanya bertujuan untuk menurunkan berat badan tetapi juga menurunkan resiko terkena penyakit khronis yang berbahaya. Tujuan akhirnya tentu untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik di masa yang akan datang.

Penelitian telah membuktikan bahwa berolah raga merupakan aktifitas yang sangat berguna bagi kesehatan. Semakin giat anda berolah raga maka keuntungan yang anda dapatkan juga akan semakin besar. Para ahli menyarankan sebaiknya anda melakukan aktifitas fisik minimal selama satu jam sehari. Aktifitas fisik ini termasuk kegiatan yang anda lakukan sehari hari seperti berjalan, berkebun, mencuci pakaian, menyapu dan lain lain.

Aktifitas fisik merupakan bagian terpenting dari upaya menurunkan berat badan. Selain itu, aktifitas fisik dalam hal ini olah raga juga dapat meningkatkan kondisi kesehatan anda dan mencegah beberapa penyakit berbahaya seperti :

Penyakit Jantung

Rutin berolah raga akan membuat otot jantung anda lebih kuat, menurunkan tekanan darah, meningkatkan kadar HDL kolesterol (kolesterol baik) dan menurunkan kadar LDL kolesterol (kolesterol jahat), memperbaiki sirkulasi darah, dan membuat jantung anda berkerja lebih efisien. Semua itu akan mengurangi resiko terkena stroke, serangan jantung dan tekanan darah tinggi.

Stroke

Banyak penelitian menyebutkan bahwa aktifitas fisik dapat mengurangi terjadinya stroke. 

Diabetes Tipe II

Saat ini diabetes merupakan penyakit yang paling cepat pertumbuhannya. Pola hidup yang salah dan kurangnya aktifitas fisik di duga menjadi penyebab semakin pesatnya laju penderita diabetes. Di Amerika sana, lebih dari 17 juta orang telah menderita diabetes. Melakukan aktifitas fisik secara rutin akan menurunan berat badan anda sehingga terhindar dari kemungkinan terkena diabetes. Penurunan berat badan akan menyebabkan sensitifitas insulin meningkat, memperbaiki kadar gula darah dan kolesterol, serta menurunkan tekanan darah. Semua itu sangat penting bagi penderita diabetes.

Kegemukan

Kegemukan dapat dicegah dengan berolah raga dan pola makan yang sehat. Olah raga akan mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan massa otot. Dengan mencegah kegemukan, sekaligus anda juga akan mencegah terjadinya berbagai penyakit berbahaya akibat kegemukan.

Nyeri Pinggang

Nyeri pinggang dapat dicegah dengan melakukan latihan penguatan dan pelenturan otot pinggang. Memiliki postur tubuh yang baik dan otot perut yang kuat merupakan cara yang ampuh untuk mencegah nyeri pinggang.

Osteoporosis

Melakukan olah raga beban seperti berjalan, jogging, naik tangga, menari dan angkat beban dapat menguatkan tulang dan sendi untuk mencegah terjadinya osteoporosis di usia tua.  Kombinasikan pula dengan makan makanan yang banyak mengandung kalsium dan vitamin D untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Psikologis

Olah raga akan meningkatkan kepercayaan diri anda. Saat berolah raga tubuh akan melepaskan zat kimia endorphins yang berguna untuk meningkatkan mood dan perasaan. Olah raga juga akan mengurangi stress dan mencegah terjadinya depresi dan gangguan cemas.

Demikianlah sedikit dari sekian banyak manfaat berolah raga untuk meningkatkan kesehatan anda. Manfaat lainnya seperti mencegah kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan lain lain. Jadi, berolah ragalah mulai saat ini.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 I Made Cock Wirawan

Posted in Info Kesehatanwith 11 Comments →

Mari Mengenal Sindroma Metabolik07.04.09

Hubungan antara gangguan metabolik dan penyakit jantung sudah dikenal sejak tahun 1940an. Pada tahun 1980an, hubungan ini semakin jelas yang kemudian memunculkan istilah sindroma metabolik atau metabolic syndrome. Berbagai definisi pun bermunculan untuk menggambarkan tentang penyakit ini namun yang jamak dipegang saat ini adalah bahwa sindroma metabolik merupakan kumpulan gejala atau faktor resiko metabolik yang menyebabkan terjadinya penyakit kardiovaskuler.

Kumpulan gejala yang muncul pada sindroma metabolik antara lain resistensi insulin, tekanan darah tinggi (hipertensi), gangguan kolesterol dan peningkatan resiko pembekuan darah (clotting). Pasien yang mengalami gejala gejala ini umumnya gemuk.

Apakah definisi sindroma metabolik?

Definisi sindroma metabolik sangat bervariasi, hal ini tergantung kepada kelompok ahli yang mendefinisikanya. Menurut buku panduan dari National Cholesterol Education Program Adult Treatment Panel (ATP III) tahun 2001, terdapat tiga ciri utama kriteria sindroma metabolik, yaitu :

  • Lingkar perut pada laki laki lebih dari 102 cm dan lebih dari 88 cm pada perempuan.
  • Kadar triglycerida darah lebih dari 150 mg/dl.
  • HDL kolesterol lebih rendah dari 40 mg/dl pada laki laki dan 50 mg/dl pada perempuan.
  • Tekanan darah diatas 130/85 mmHg.
  • Gula darah puasa lebih dari 110 mg/dl.

Terdapat sedikit perbedaan kriteria menurut World Health Organization (WHO) yakni :

  • Kadar insulin yang tinggi, peningkatan kadar gula darah puasa atau peningkatan kadar gula darah 2 jam setelah makan dengan diikuti oleh sekurang kurangnya 2 kriteria tambahan di bawah ini :
  • Kegemukan pada daerah perut dengan rasio antara pinggang dan pinggul lebih dari 0,9, body mass index (BMI) sekurang kurangnya 30 kg/m2 atau lingkar pinggang lebih dari 37 inchi.
  • Pada pemeriksaan kolesterol ditemukan kadar triglycerida sekurang kurangnya 150 mg/dl atau HDL kolesterol kurang dari 35 mg/dl.
  • Tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg.

Apakah yang menyebabkan sindroma metabolik?

Dari beberapa pendapat ahli menyebutkan bahwa faktor genetik dan lingkunganlah yang memegang peranan penting terjadinya sindroma metabolik.

Riwayat keluarga dengan diabetes tipe 2, hipertensi dan penyakit jantung akan meningkatkan kemungkinan seseorang menderita sindroma metabolik.

Fator lingkungan yang berperan antara lain kurangnya berolah raga, gaya hidup yang buruk, dan peningkatan berat badan yang terlampau cepat.

Sindroma metabolik terjadi pada 5% orang dengan berat badan normal, 22% pada orang dengan kelebihan berat badan dan 60% pada orang yang gemuk. Orang dewasa yang berat badannya meningkat lebih dari 5 kg per tahun akan meningkatkan pula resiko terjadinya sindroma metabolik sekitar 45%.

Jadi, melihat gambaran diatas, kegemukan merupakan faktor resiko yang sangat penting terjadinya sindroma metabolik disamping hal hal berikut :

  • Perempuan yang telah memasuki menopause.
  • Merokok.
  • Mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat.
  • Kurang berolah raga.
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol.

Mengapa sindroma metabolik perlu saya ketahui?

Sindroma metabolik perlu dipahami karena keadaan ini merupakan jalan untuk menuju dua penyakit yang berbahaya saat ini yaitu diabetes/kencing manis dan penyakit jantung.

Sindroma metabolik meningkatkan resiko terjadinya diabetes tipe 2 antara 9 sampai 30 kali pada populasi. Sedangkan resiko terjadinya penyakit jantung meningkat antara 2 sampai 4 kali.

Disamping menyebabkan kedua penyakit diatas, sindroma metabolik juga dapat menyebabkan timbunan lemak pada hati (fatty liver), yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadi sirosis. Ginjal juga akan terkena dampak yakni terjadinya kebocoran protein pada urine yang berpotensi terjadinya kerusakan ginjal.

Bagaimana mengobati sindroma metabolik?

Tujuan utama pengobatan adalah mengobati penyebab terjadinya sindroma dan penyakit lain yang sudah terjadi sebagai akibat adanya sindroma. Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa penyebab utama sindroma metabolik adalah kelebihan berat badan dan pola hidup yang salah.

Modifikasi pola hidup merupakan hal yang paling utama dari pengobatan sindroma metabolik. Penurunan berat badan dengan diet dan olah raga seringkali memberikan dampak yang signifikan.

Posted in Info Penyakitwith 13 Comments →

Dehidrasi06.20.09

Tubuh manusia sebagian besar terbentuk dari cairan, dengan prosentase hampir 75% dari total berat badan. Cairan ini terdistribusi sedemikian rupa sehingga mengisi hampir di setiap rongga yang ada pada tubuh manusia.

Dehidrasi terjadi jika cairan yang dikeluarkan oleh tubuh melebihi cairan yang masuk. Namun karena mekanisme yang terdapat pada tubuh manusia sudah sangat unik dan dinamis maka tidak setiap kehilangan cairan akan menyebabkan tubuh dehidrasi.

Dalam kondisi normal, kehilangan cairan dapat terjadi saat kita :

  • Bernafas
  • Kondisi cuaca sekitar
  • Berkeringat
  • Buang air kecil dan buang air besar.

Sehingga setiap hari kita harus minum cukup air guna mengganti cairan yang hilang saat aktifitas normal tersebut.

Untungnya, tubuh mempunyai mekanisme unik bila kekurangan cairan. Rasa haus akan serta merta muncul bila keseimbangan cairan dalam tubuh mulai terganggu. Tubuh akan menghasilkan hormon ADH guna mengurangi produksi kencing oleh ginjal. Tujuan akhir dari mekanisme ini adalah mengurangi sebanyak mungkin kehilangan cairan saat keseimbangan cairan tubuh terganggu.

Apakah yang menyebabkan dehidrasi?

Dehidari terjadi bila kehilangan cairan sangat besar sementara pemasukan cairan sangat kurang. Beberapa kondisi yang seringa menyebabkan dehidrasi antara lain :

  • Diare. Diare merupakan keadaan yang paling sering menyebabkan kehilangan cairan dalam jumlah besar. Di seluruh dunia, 4 juta anak anak mati setiap tahun karena dehidrasi akibat diare.

  • Muntah. Muntah sering menyebabkan dehidrasi karena sangat sulit untuk menggantikan cairan yang keluar dengan cara minum.
  • Berkeringat. Tubuh kehilangan banyak cairan saat berkeringat. Kondisi lingkungan yang panas akan menyebabkan tubuh berusaha mengatur suhu tubuh dengan mengeluarkan keringat. Bila keadaan ini berlangsung lama sementara pemasukan cairan kurang maka tubuh dapat jatuh ke dalam kondisi dehidrasi.
  • Diabetes. Peningkatan kadar gula darah pada penderita diabetes atau kencing manis akan menyebabkan banyak gula dan air yang dikeluarkan melalui kencing sehingga penderita diabetes akan mengeluh sering kebelakang untuk kencing.
  • Luka bakar. Penderita luka bakar dapat mengalami dehidrasi akibat keluarnya cairan berlebihan pada pada kulit yang rusak oleh luka bakar.
  • Kesulitan minum. Orang yang mengalami kesulitan minum oleh karena suatu sebab rentan untuk jatuh ke kondisi dehidrasi.

Apakah gejala dan tanda dehidrasi?

Respon awal tubuh terhadap dehidrasi antara lain :

  1. Rasa haus untuk meningkatkan pemasukan cairan yang diikuti dengan
  2. Penurunan produksi kencing untuk mengurangi seminimal mungkin cairan yang keluar. Air seni akan tampak lebih pekat dan berwarna gelap.

Jika kondisi awal ini tidak tertanggulangi maka tubuh akan masuk ke kondisi selanjutnya yaitu :

  1. Mulut kering.
  2. Berkurangnya air mata.
  3. Berkurangnya keringat.
  4. Kekakuan otot.
  5. Mual dan muntah.
  6. Kepala terasa ringan terutama saat berdiri.

Selanjutnya tubuh dapat jatuh ke kondisi dehidrasi berat yang gejalanya berupa gelisah dan lemah lalu koma dan kegagalan multi organ. Bila ini terjadi maka akan sangat sulit untuk menyembuhkan dan dapat berakibat fatal.

Bagaimana mengobati dehidrasi?

Prinsip utama pengobatan dehidrasi adalah penggantian cairan. Penggantian cairan ini dapat berupa banyak minum, bila minum gagal maka dilakukan pemasukan cairan melalui infus. Tapi yang utama disini adalah penggantian cairan sedapat mungkin dari minuman.

Keputusan menggunakan cairan infus sangat terggantung dari kondisi pasien berdasarkan pemeriksaan dokter. Keberhasilan penanganan dehidrasi dapat dilihat dari produksi kencing.

Penggunaan obat obatan diperlukan untuk mengobati penyakit penyakit yang merupakan penyebab dari dehidrasi seperti diare, muntah dan lain lain.

Dapatkah saya mengatasi dehidrasi di rumah?

Dehidrasi dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Dehidrasi sangat mudah dikenali saat awal kejadian sehingga makin cepat dilakukan koreksi maka akan semakin baik hasil yang didapatkan. Koreksi yang paling cepat tentu dapat dilakukan di rumah.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan di rumah untuk mencegah terjadinya dehidrasi antara lain :

  • Penderita diare dan muntah muntah dapat diberikan pengobatan awal untuk mencegah kehilangan cairan yang lebih lanjut. Obat obatan ini terutama untuk mengurangi gejala yang terjadi.
  • Obat penurun panas dapat diberikan untuk menurunkan suhu tubuh.
  • Penderita diberikan minum sebanyak mungkin dengan cara bertahap namun frekuensinya ditingkatkan.

Jika dengan tindakan diatas, gejala dehidrasi tidak membaik atau bertambah buruk, segeralah menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dapatkan dehidrasi dicegah?

Dehidrasi dapat dicegah dengan melakukan beberapa upaya berikut :

  • Lingkungan. Dehidrasi yang disebabkan oleh faktor lingkungan sangat mungkin untuk dilakukan pencegahan. Jika memungkinkan, aturlah jadual kegiatan atau aktifitas fisik yang sesuai dengan kondisi lingkungan. Jangan melakukan aktifitas berlebihan pada siang hari.
  • Olah raga. Orang yang berolah raga pada kondisi cuaca yang panas harus minum lebih banyak cairan.
  • Umur. Umur muda dan tua sama beresikonya untuk mengalami dehidrasi.

Dehidrasi bukan kondisi yang tidak dapat dicegah namun bila terjadi dan tertangani dengan baik maka kondisi yang tidak diinginkan bisa dihindari.

Posted in Info Penyakitwith 20 Comments →

Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati02.18.09

Sampai saat ini antibiotika masih merupakan obat pilihan untuk banyak penyakit. Antibiotika dipercaya telah menyembuhkan jutaan bahkan milyaran orang dari ancaman kematian akibat penyakit. Maka setiap kita sakit dan berobat ke dokter, rasanya kurang sreg bila di resep dokter tersebut tidak tercantum obat antibiotika.

Ternyata kini antibiotika sudah merupakan bagian dari masalah kesehatan. Ribuan orang dan binatang di seluruh dunia telah menjadi korban akibat keganasan bakteri yang resisten terhadap antibiotika.  Bakteri yang memproduksi enzim beta laktamase spektrum luas menjadi kekhawatiran semua pihak. Enzim ini akan membuat bakteri resisten terhadap antibiotika sehingga sangat sulit untuk dibunuh.

Fakta menyebutkan pasien yang terinfeksi oleh bakteri ini meningkat sangat signifikan tiap tahunnya. Data di Amerika menyebutkan tahun lalu saja terjadi peningkatan hampir 50% kasus infeksi oleh bakteri yang resisten terhadap antibiotika.

Melihat kenyataan diatas maka sangatlah baik bila kita tetap dalam keadaan sehat. Mencegah penyakit dan infeksi jauh lebih mudah daripada mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri apalagi bakteri tersebut sudah sangat resisten.

Lalu bagaimana cara kita melindungi diri dari penyakit? Sebagaian besar ahli setuju bahwa mempertahankan berat badan dalam kondisi ideal merupakan salah satu cara untuk memproteksi diri dari penyakit. Bila berat badan anda saat ini sudah mulai berlebihan, mulailah untuk mengubah gaya hidup anda ke arah yang lebih sehat.

Penurunan berat badan rata rata 10 sampai 15% sudah dapat meningkatkan kesehatan dan memperbaiki sistem pertahanan tubuh anda. Penurunan berat badan akan membuat tubuh anda lebih fokus terhadap perjuangan melawan infeksi. Kegemukan akan membuat tubuh lebih banyak berperang melawan kelebihan lemak dan gula pada makanan. Pengurangan lemak terutama difokuskan pada lemak perut sebab lemak ini dipercaya bertanggung jawab terhadap resiko terjadinya penyakit jantung dan kencing manis.

Menjadi gemuk menyebabkan racun racun tersimpan dalam tubuh. Racun ini akan membuat anda merasa loyo, sakit dan pusing. Selanjutnya bila terus dibiarkan, racun ini berpotensi menyebabkan penyakit di kemudian hari. Jadi, bila lemak lemak yang ada di dalam tubuh dikurangi maka racun racun ini akan ikut terkuras sehingga tubuh anda lebih fokus untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Banyak cara untuk dapat menurunkan berat badan. Mulai dari giat berolah raga, selektif dalam memilih makanan dan melakukan kegiatan kegiatan yang dapat membakar lemak anda secara tidak langsung. Ingat, cara cara ini tidak hanya anda lakukan satu atau dua minggu tetapi untuk selamanya.

Dengan menjaga kesehatan anda maka anda akan dapat mengurangi kebutuhan terhadap antibiotika sehingga anda tidak ikut serta dalam memproduksi kuman kuman yang resisten antibiotika selanjutnya. Bagaimanapun, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati.

Posted in Tips Kesehatanwith 24 Comments →

Cara Aman Menggemukan Badan12.21.08

Menjadi gemuk adalah idaman orang yang kurus dan menjadi kurus adalah idaman orang yang gemuk. Setelah beberapa kali saya membahas tips untuk menjadi kurus, kali ini saya akan memberikan tips cara aman untuk menggemukan badan.

Memiliki tubuh yang terlampau kurus memang bisa membuat orang rendah diri. Mereka takut dikatakan berpenyakitan atau kurang gizi, padahal setiap hari mereka merasa telah mengkonsumsi makanan yang bergizi. Terlalu kurus juga membuat penampilan kurang bagus, tonjolan tulang tampak disana sini yang sangat tidak sedap untuk dipandang mata.

Bagi mereka yang ingin membuat tubuh lebih berisi, berikut beberapa tips cara aman untuk menggemukan badan :

1. Seimbangkan gizi makanan. Memilih makanan yang tepat merupakan hal yang sangat penting dalam upaya menggemukan badan sebab makanan merupakan sumber zat gizi, vitamin dan mineral yang masuk ke dalam tubuh. Untuk menambah berat badan, seseorang harus memperbanyak konsumsi kalori. Mereka harus mengkonsumsi kalori yang berlebihan guna menyisakan kalori untuk disimpan dalam bentuk lemak saat kalori ini dibakar pada akitifitas normal.

Makanan yang bagus untuk dikonsumsi termasuk sayuran, buah buahan, kacang kacangan, tepung tepungan, daging, makanan laut, unggas, dan telur. Yang perlu diingat, tidak semua jenis makanan bagus untuk menambah berat badan sebab saat ini banyak makanan terutama makanan kalengan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang tidak baik untuk kesehatan.

2. Lakukan olah raga dengan teratur. Menambah berat badan tidak hanya berkutat pada masalah makanan tetapi juga bagaimana membentuk otot yang berisi dan sehat. Latihan penguatan otot dan pembakaran lemak secara rutin merupakan cara terbaik untuk menambah berat badan sebab aktifitas ini akan mengatur seberapa cepat/lambat anda membakar apa yang anda makan. Untuk dapat menambah berat badan secara sehat, lakukan olah raga secara teratur sehingga yang membesar adalah otot anda dan bukan sebaliknya otot makin mengecil sementara lemak yang makin menebal.

3. Jangan terlalu memaksa diri. Walaupun mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kalori merupakan anjuran banyak ahli, tapi anda tidak boleh terlalu memaksa diri untuk memakannya. Orang yang ingin menambah berat badan dianjurkan untuk mengkonsumsi sedikitnya 300 sampai 500 kalori setiap hari. Jika anda termasuk orang yang tidak hobi makan, anda bisa memasukan makanan tinggi kalori pada menu harian anda. Intinya, anda sendiri yang mengatur diet sesuai dengan kehendak dan kesukaan anda. Hal ini terutama untuk membuat anda lebih disiplin dalam menjalankan diet.

4. Jika memungkinkan, lakukan latihan secara teratur setiap hari kurang dari sejam. Saat anda di kantor atau di rumah, lakukan gerakan kecil yang tidak terlalu membutuhkan waktu. Saat anda melakukan latihan ini, utamakan pada bagian bagian tertentu dari tubuh, misalnya penguatan otot lengan dengan barbel, penguatan otot otot perut dan lain sebagainya. Para ahli percaya bahwa dengan melakukan latihan yang pada area tertentu pada tubuh akan membuat anda lebih memperhatikan bagian tubuh tersebut. Dengan melakukan latihan ringan, anda tidak terlalu banyak membakar kalori yang telah anda konsumsi. Selain itu, latihan ringan ini juga membuat tubuh anda tidak terlalu lelah untuk beraktifitas.

Akhirnya, selamat menambah berat badan.

Posted in Tips Kesehatanwith 226 Comments →

Turunkan Berat Badan Dengan Tidur08.15.08

deep-sleep.jpg

Apa yang ingin saya tulis kali ini mungkin akan sulit anda percayai termasuk bagi mereka yang mempunyai latar belakang di bidang kesehatan. Yap, anda bisa menurunkan berat badan saat anda tertidur pulas. Percaya atau tidak semuanya terserah anda. :)

Para ahli di bidang kedokteran sejak jaman dahulu percaya bahwa beberapa hormon mulai bekerja saat anda tidur. Dua diantaranya adalah leptin dan ghrelin. Kedua hormon ini bertanggung jawab dalam membangkitkan selera makan. Pernahkah anda merasakan kehilangan nafsu makan setelah malam sebelumnya anda begadang? Kedua Hormon inilah yang menjadi biang keroknya.

Leptin.jpg Leptin

ghrelin.jpg Ghrelin

Ghrelin merangsang selera makan anda sehingga membuat anda merasa lapar, sementara leptin bertugas mengirimkan sinyal ke otak saat perut anda kenyang. Jadi, satunya membuat anda merasa lapar sementara yang lainnya membuat anda merasa kenyang.

Lalu bagaimana hubungan kedua hormon ini? Kekurangan tidur akan menurunkan kadar leptin sehingga membuat anda tidak merasa kenyang meskipun anda sudah cukup makan. Tidur yang tidak cukup juga akan menyebabkan kadar ghrelin meningkat sehingga selera makan anda dirangsang hal ini akan menyebabkan anda selalu merasa lapar dan keadaan ini sudah tentu tidak bagus untuk program penurunan berat badan. Kesimpulannya, bila anda kekurangan tidur maka secara tidak langsung berat badan anda akan meningkat.

Beberapa penelitian menunjukan hasil yang sama yaitu pada orang yang tidak tidur dengan semestinya, kadar leptinnya akan menurun sementara kadar ghrelin akan meningkat. Selera makan orang ini meningkat secara signifikan. Minatnya terhadap karbohidrat dan makanan yang berkalori tinggi juga meningkat hampir 45%.

Jadi, bila saat ini anda sedang menjalani program penurunan berat badan, selain anda mengatur konsumsi diet dan olah raga, anda juga harus cukup tidur. Delapan sampai sembilan jam sehari sudah cukup.

Tidur tidak hanya mengembalikan kondisi tubuh anda tetapi juga membantu anda menurunkan berat badan, pembentukan otot, perbaikan jaringan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Jadi bila anda sudah bosan membaca tulisan saya ini, silakan tidur…..zzzzzzzzzzzzzzzzzzz.

Silakan berdiskusi disini : http://www.medisiana.com/viewtopic.php?p=1174#1174

Posted in Info Kesehatanwith 86 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom