Tips Memandikan Bayi08.30.08

BabyBath1.gif

Memandikan bayi memiliki tantangan tersendiri bagi para orang tua terutama bila mereka baru pertama kali mempunyai seorang bayi. Tidak sedikit dari mereka yang tidak mengetahui bagaimana cara memandikan bayi yang benar sehingga mereka menyerahkan semua urusan memandikan bayi kepada pengasuh bayi atau neneknya. Padahal saat mandi merupakan saat yang tepat untuk mencurahkan kasih sayang orang tua kepada anaknya.

Secara garis besar bayi dapat kita kelompokan menjadi 2 bila dihubungkan dengan kegiatan mandi. Ada bayi yang sangat menyukai air sehingga mereka akan sangat senang bahkan tertawa bila dicelupkan ke dalam air, adapula bayi yang menangis dan meronta bila disentuh oleh air. Masuk ke dalam kelompok manakah bayi anda?

Berikut beberapa tips memandikan bayi yang aman bagi bayi dan anda sebagai orang tua.

Bicaralah pada anak anda saat mandi. Kebanyakan orang tua cemberut atau bahkan mengeluarkan tampang masam saat memandikan bayi mereka. Cobalah untuk berbicara atau ngobrol dengan bayi anda walaupun anda tahu bahwa sang bayi tidak akan mengerti apa yang anda ucapkan. Bayi akan merasa aman dan senang bila saat mandi ia tahu anda mencurahkan perhatian padanya. Tidak perlu kalimat kalimat yang berat dan teriak teriak, cukup bicara dengan kalimat sederhana dan lembut.

Walaupun anda bukan seorang penyanyi, cobalah untuk menyanyi saat memandikan bayi. Anak anak sangat menyukai musik khususnya yang berirama riang gembira. Pada gilirannya mereka juga akan menyukai prosesi mandi sebagaimana mereka menyukai lagu yang anda nyanyikan saat memandikan mereka.

Tidak ada salahnya memberikan bayi anda mainan saat mandi. Mainan yang mengapung seperti bebek atau boneka plastik akan menarik perhatian mereka. Dengan bermain diharapkan mereka akan lebih betah berada di bak mandi.

Gunakan bak mandi yang khusus dan aman untuk bayi. Selalulah memegang sang bayi secara hati hati. Ingat bahwa bayi akan licin saat basah jadi anda harus kuat memegangnya tetapi tetap dengan kelembutan. Bila diperlukan, ajaklah seseorang untuk membantu anda memandikan bayi anda terutama bila ia merupakan bayi yang lincah. Alangkah bagusnya bila bak mandi ditempatkan pada alas yang lunak sehingga bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, bayi anda tidak mengalami trauma yang berat.

Mandikan bayi anda pada air yang hangat dan bukan air panas. Atur suhu air berkisar antara 48,9 derajat celsius. Air yang terlalu panas akan membakar kulit bayi anda sebaliknya bila terlalu dingin akan menakutkan mereka.

Sangat penting untuk menanamkan pengertian bahwa mandi sangat bagus untuk kebersihan dan kesehatan kepada bayi atau anak anda. Pandangan yang bagus tentang mandi dan kebiasaan mandi yang bagus akan menghasilkan kesehatan yang bagus pula.

Posted in Tips Kesehatanwith 26 Comments →

Sekilas Tentang Menyusui07.16.08

Menyusui adalah proses memberikan makanan pada bayi dengan menggunakan air susu ibu langsung dari payudara ibu. Jadi yang dimaksud disini bukan memberikan susu dengan menggunakan botol atau sarana lainnya.

Setelah dilahirkan, seorang bayi dikaruniai refleks menghisap. Refleks ini membuat seorang bayi tanpa sadar akan selalu menghisap benda yang dimasukan ke dalam mulutnya. Begitu pula bila yang dimasukan adalah puting payudara maka ia akan otomatis menghisapnya. Fenomena ini tentu sangat menguntungkan bagi ibu yang akan menyusui bayinya selama rentang waktu enam bulan sebelum diberikan makanan tambahan pendamping ASI.

Sebagaimana sudah sering kita baca, ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi sebelum berusia enam bulan. Kandungan gizinya tidak bisa dikalahkan oleh susu formula. Disamping itu, ASI juga mengandung zat zat kekebalan tubuh untuk mencegah bayi terjangkit beberapa penyakit menular. Dan yang paling penting saat kondisi krisis ekonomi saat ini adalah ASI merupakan makanan bayi termurah karena kita tidak perlu merogoh kocek untuk mendapatkannya.

Beberapa penelitian menyebutkan, angka kejadian diare dan kematian pada bayi jauh lebih tinggi pada bayi yang mengkonsumsi susu formula atau makanan pengganti ASI lainnya terutama di negara negara miskin dan berkembang.

WHO sebagai induk organisasi kesehatan sedunia menyarankan pemberian ASI minimal sampai dengan bayi berusia 2 tahun dengan pemberian secara eksklusif selama 6 bulan pertama. Pemberian eksklusif selama 6 bulan sangat penting dalam mencegah diare dan penyakit saluran nafas yang tidak didapatkan pada pemberian susu formula.

Air susu ibu diproduksi oleh kelenjar mamaria yang terdapat dalam payudara seorang ibu. Proses produksi susu disebut dengan laktasi. Sedangkan hormon yang berperanan pada proses produksi susu disebut dengan prolaktin.

Bentuk payudara yang sedemikian rupa juga mencegah bayi tersedak saat menyusui. Sehingga tidak ada lagi alasan lain untuk tidak memberikan ASI pada bayi yang baru dilahirkan.

Sampai saat ini belum semua zat yang terkandung dalam ASI bisa dimengerti namun semua nutrisi tersebut dalam keadaan relatif stabil alias tidak berubah ubah oleh kondisi tertentu. ASI terbuat dari zat nutrisi yang terdapat dalam darah ibu. Beberapa penelitian menyebutkan, wanita yang menyusui memerlukan 400 sampai 600 ekstra kalori untuk memproduksi ASI. Sehingga ibu yang menyusui memerlukan asupan gizi yang cukup untuk mendapatkan tambahan ekstra kalori tadi.

Sudahkah anda memberikan ASI untuk bayi anda?

Silakan berdiskusi lebih lanjut disini http://www.medisiana.com/viewtopic.php?p=698#698

Posted in Info Kesehatanwith 26 Comments →

Merawat Kulit Bayi03.31.08

2376961710 886d7da532 M

Mempunyai seorang bayi bagi mereka yang baru berkeluarga merupakan anugerah yang sangat membahagiakan. Selain sebagai penerus keturunan, seorang anak merupakan malaikat yang akan mengubah kebahagiaan sebuah keluarga. Sayangnya tidak sedikit dari mereka terutama yang baru pertama kali mempunyai bayi kebingungan bagaimana memberikan perawatan yang optimal bagi bayinya. Tanpa perawatan yang bagus tentu bayi tidak akan tumbuh seperti yang diharapkan.

Salah satu perawatan yang penting adalah perawatan terhadap kulit bayi. Walaupun sama sama bernama kulit, perawatan kulit pada bayi tidak sama dengan orang dewasa. Kulit bayi yang lembut dan belum tumbuh sempurna memerlukan perawatan ekstra dan khusus.

Beberapa orang tua akan kebingungan begitu mendapatkan kulit bayinya kemerahan, kering, mengelupas, dan berjerawat. Anda tentu tidak ingin mengalami nasib serupa dengan orang tua tersebut. Berikut beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mencegah bayi anda mengalami masalah pada kulitnya yang lembut.

Bayi yang baru lahir memiliki kulit yang sangat sensitif. Sesuatu yang sebenarnya tidak mempunyai efek yang berarti pada kulit sensitif orang dewasa, pada kulit bayi bisa mempunyai efek yang besar. Lingkungan tempat bayi berada merupakan salah satu faktor penting dalam perawatan kulit bayi. Handuk, selimut, sprei, pakaian, merupakan bahan bahan yang selalu bersentuhan dengan kulit bayi kesayangan kita. Pastikan anda sudah mencuci semua bahan dan alat tersebut dengan sabun khusus hipoalergi yang dibuat khusus untuk bayi. Pilihlah pakaian bayi berbahan lembut dan longgar. Untuk menjaga kehangatan bayi, gunakanlah beberapa lapis pakaian dengan bahan yang lembut, jangan menggunakan bahan yang berbulu dan tebal.

Saat mandi, gunakanlah sabun dan shampo yang dibuat khusus untuk bayi. Sabun dan shampo orang dewasa sangat tidak cocok untuk kulit bayi, meskipun sabun dan shampo tersebut diperuntukan bagi kulit sensitif. Memandikan bayi yang baru lahir tidak dianjurkan terlalu sering. Memandikan terlalu sering menyebabkan bayi rawan terkena hipotermi dan kulit bayi menjadi kering dan mengelupas.

Ingat selalu untuk melindungi kulit bayi anda dari terik sinar matahari saat berjalan jalan di luar rumah. Walaupun sebenarnya mereka memerlukan udara yang segar dan cahaya matahari, ada baiknya anda menghindari cahaya matahari yang menyengat di siang dan sore hari. Pilihlah sinar matahari pada pagi hari karena terbukti pembentukan vitamin D pada tubuh sangat terbantu dengan adanya cahaya matahari pagi hari. Bila terpaksa mengajak bayi anda keluar rumah pada siang hari, lindungilah kulit mereka dengan pakaian yang memadai. Gunakan lotion pelindung matahari bila diperlukan dan gunakan yang memang aman untuk kulit bayi.

Hubungi segera dokter anda bila anda membutuhkan informasi lebih banyak tentang cara cara melindungi kulit bayi. Demikian pula halnya bila terdapat kelainan kelainan kecil pada kulit bayi, jangan menunda untuk membawa bayi anda ke dokter.

Posted in Tips Kesehatanwith 23 Comments →

Langkah Mudah Mengganti Popok/Diaper Bayi03.17.08

2340200394 5e40d03c99 O

Tujuan utama dari artikel ini adalah bagaimana kita bisa mengganti popok/diaper dengan aman dan tepat. Pada kenyataannya banyak dari kita para orang tua yang meremehkan prosedur ini sehingga langsung atau tidak kita dapat melukai bayi kesayangan kita.

Pertama tama kita harus mempersiapkan tempat untuk mengganti popok/diaper. Tempat ini harus permanen dan khusus sehingga aman dari benda benda berbahaya. Bila anda kesulitan menempatkan meja khusus untuk mengganti popok/diaper, anda bisa menggunakan meja kamar mandi. Meja kamar mandi yang biasa kita gunakan untuk menaruh sabun, alat alat cukur dan lain lain sementara dibersihkan dahulu saat akan digunakan sebagai meja mengganti popok/diaper. Tentu anda tidak ingin bayi anda tiba tiba memasukan sabun ke mulutnya saat anda menoleh ke lain tempat.

Saya tidak menyarankan menggunakan tempat tidur sebagai alas mengganti popok/diaper karena saat mengganti popok/diaper bisa terjadi hal hal yang tidak diinginkan seperti bayi tiba tiba pipis, buang air besar dan lain lain. Bila hal ini terjadi tentu akan menimbulkan kerepotan baru bagi anda yaitu membersihkan tempat tidur.

Taruh handuk yang cukup tebal dan bersih sebagai alas. Disampingnya bisa ditaruh sebuah kotak yang berisikan bahan bahan untuk mengganti popok/diaper seperti popok/diaper, tisu pembersih pantat, minyak bayi, salep pencegah iritasi dan lain lain. Alangkah baiknya bila di meja tempat mengganti popok/diaper ada lacinya sehingga semua alat/bahan tersebut bisa ditaruh disana agar tidak terlalu makan tempat, tetapi kalau tidak ya terpaksa gunakan yang ada saja.

Nah, biasanya saat mengganti popok/diaper, si anak menangis dan bergerak gerak minta digendong. Untuk itu, tidak ada salahnya anda menaruh juga mainan di dalam kotak alat alat sehingga anda bisa mengalihkan perhatian si anak dengan mainan tersebut.

Mengganti popok/diaper bayi tidaklah sama dengan operasi bedah otak tetapi ada beberapa kemiripannya. Keduanya sama sama melakukan tindakan terhadap bagian tubuh yang sangat sensitif, hanya bedanya kalau bedah otak bekerja di kepala sedangkan mengganti popok/diaper bekerja di pantat. Keduanya bisa sama sama kotor dan berantakan, keduanya menggunakan alat dan bahan khusus, dan sebaiknya sama sama menggunakan masker. Bedanya hanya satu, dokter bedah otak dibayar untuk membedah otak, sedangkan anda tidak. :)

  1. Bukalah popok/diaper baru. Baringkan bayi yang masih menggunakan popok/diaper lama diatas diaper baru.
  2. Bukalah perekat popok/diaper lama. Bila anak laki laki, bukalah sedikit demi sedikit karena terkadang bayi tiba tiba pipis. Tahukan kalo anak laki laki pipis? Langsung muncrat seperti air mancur.
  3. Satukan kedua kaki bayi lalu angkat. Keluarkan/tarik popok/diaper lama. Gulung lalu buang ke tempat sampah.
  4. Bersihkan pantat, selangkangan, kemaluan bayi dengan lembut menggunakan tisu basah yang khusus untuk bayi. Bila perlu, anda bisa membedaki selangkangan bayi untuk mencegah iritasi.
  5. Turunkanlah bayi anda dengan hati hati ke diaper yang baru.
  6. Ikat/rekatkan popok/diaper yang baru dengan pas sambil bernyanyi untuk anak kesayangan kita.

Semoga bermanfaat.

Posted in Tips Kesehatanwith 19 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.

  • Pencarian Kustom