ASI Kurang? Ini Solusinya08.11.13

Memberi ASI eksklusif selama 6 bulan pada bayi adalah mutlak alias tidak bisa ditawar tawar lagi demi kesehatan ibu dan bayi. Sudah banyak penelitian yang membuktikan manfaat ASI baik bagi bayi maupun ibunya. Masalahnya, tidak sedikit ibu yang kurang beruntung memberikan ASI untuk bayinya alias produksi ASI yang tidak memadai.

Berikut hal hal yang bisa dilakukan untuk memperlancar produksi ASI demi memenuhi kebutuhan si buah hati.

  • Saat menyusui, pastikan posisi mulut bayi terpaku atau menghisap pas pada puting payudara.
  • Susuilah bayi anda sesering mungkin, biarkan bayi yang menentukan apakah dia ingin menyusu atau tidak (ASI on demand).
  • Saat menyusui, susuilah dengan kedua payudara secara bergantian. Segera pindah ke payudara yang lain saat isapan bayi sudah mulai mengendor pada payudara yang pertama.
  • Jangan memberi bayi sereal atau susu formula saat memberikan ASI karena hal ini dapat menurunkan minat bayi menyusui. Jangan memberikan makanan padat sampai bayi berumur 6 bulan.
  • Batasi penggunaan empeng.

Semoga ASI anda lancar jaya. Smile

Dibaca sebanyak 3647 kali. Terima kasih.

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Cara Menyimpan ASI Yang Aman12.25.12

Tidak semua ibu menyusui bisa memberikan ASI kepada buah hatinya setiap saat. Memerah ASI lalu menyimpannya secara aman adalah salah satu solusi bagi ibu yang sibuk tetapi tetap ingin memberikan ASI bagi putra atau putrinya.

Berikut beberapa cara menyimpan ASI yang aman diberikan untuk bayi sesuai anjuran dari The Academy of Nutrition and Dietetics:

  • Cucilah tangan dengan baik sebelum memerah ASI dan pastikan semua bagian alat pompa ASI dalam keadaan bersih demikian pula dengan botol tempat menampung ASI.
  • Simpan ASI yang telah diperah di dalam lemari pendingin dan gunakan sebelum empat hari. ASI juga bisa dibekukan agar bisa digunakan dalam waktu yang lebih lama.
  • Isikan tanggal pada botol ASI sehingga bisa dipastikan umur ASI yang disimpan tersebut.
  • Setelah ASI diberikan pada bayi, buang sisa ASI yang masih ada di dalam botol.
  • Jangan memanaskan ASI di dalam mikrowave. Panaskan ASI yang masih tertutup rapat dalam botol di bawah air yang mengalir.
  • Jangan simpan lagi ASI yang telah dipanaskan dan gunakan ASI tersebut sebelum 24 jam.

Selamat memberikan ASI buat buah hati anda.

Dibaca sebanyak 2714 kali. Terima kasih.

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Pintar-pintar Memberi Makan Anak10.11.12

Demi pertumbuhan dan perkembangan anak yang cemerlang, para orang tua harus pintar-pintar dalam menjaga asupan gizi anak. Selain itu, bagaimana orang tua membangun suasana waktu makan juga mendukung tumbuh kembang anak.

Berikut ini adalah tips-tips pintar dan sederhana bagaimana memberi makan kepada anak:

1. Ritual makan bersama keluarga dapat membuat anak makan dengan lebih baik, merasa lebih baik dengan dirinya sendiri, mudah bergaul dengan orang lain, dan dapat belajar lebih baik di sekolah. Kegiatan makan bersama keluarga dapat membuat anak lebih sehat dan bahagia, serta belajar menyukai beragam jenis makanan.

2. Berikan anak pola makan seimbang yang rendah lemak dan kaya akan sayur, buah, dan gandum agar otak dan organ tubuhnya berkembang dengan normal.

3. Berikan ASI kepada anak setidaknya selama satu (1) tahun. Para ahli nutrisi setuju, bahwa ASI merupakan makanan tersehat bagi bayi.

4. Tekstur makanan sangat penting bagi anak-anak. Oleh karena itu, sajikan daging (ayam atau sapi) dalam potongan kecil dan telah dihaluskan agar anak tidak merasa terintimidasi dengan makanannya.

5. 25% kalori yang dikonsumsi anak sehari-harinya diperoleh dari snack. Jangan isi waktu snack anak dengan makanan-makanan yang tidak bergizi. Buah-buahan, yoghurt, dan jus adalah pilihan terbaik untuk snack anak.

6. Tata sayuran sehingga memikat selera makan anak, seperti menyajikan sayuran dalam piring dan peralatan makanan yang menarik. Untuk menyiasati anak yang kurang suka sayuran brokoli, berikan sedikit garam untuk memberikan rasa. Intinya, tambahkan rasa pada sayuran dan sajikan dengan menarik agar anak tidak lagi menghindari sayur.

7. Jangan paksakan anak untuk makan hingga bersih (clean your plate). Biarkan anak menemukan sendiri batas kapan dia merasa kenyang.

8. Anak mempelajari pemilihan makanan sejak kecil. Jadi, semakin dini anak diajari, maka semakin baik hasilnya.

9. Saat sedang makan di luar (tidak makan di rumah), jangan terbatas pada menu anak. Bereksperimen dan cobalah menu lain. Bahkan bila memungkinkan, biarkan anak menyicipi menu di piring Anda.

10. Ingatlah bahwa kalori dalam minuman juga dihitung. Hindari soft drink karena dapat mengakibatkan anak obesitas.

11. Jangan jadikan makanan penutup maupun makanan manis sebagai penghargaan atau reward, karena anak telah menghabiskan makanannya. Jangan gunakan makanan sebagai reward maupun untuk menunjukkan kasih sayang kepada anak. Melainkan, berikan pujian dan perhatian bila anak berhasil menghabiskan makanannya.

12. Pada akhirnya, Anda harus menjadi contoh terbaik dalam mengajarkan pola makan kepada anak.

Ingin tahu tips-tips pintar lainnya seputar cara memberi makan kepada anak? Anda bisa dapatkan di aplikasi LG NutriFridge dengan mengakses http://www.facebook.com/LGLovesIndonesia/app_124253197719774. Aplikasi LG NutriFridge ini merupakan salah satu program CSR LG Electronics Indonesia, yakni LG Loves Indonesia.

Dengan semangat untuk mengedukasi masyarakat dan berpartisipasi dalam perbaikan gizi anak-anak Indonesia, LG akan menyumbangkan tiga unit kulkas kepada tiga panti asuhan, serta menyuplai bahan-bahan makanan bergizi selama enam bulan.

Dibaca sebanyak 1024 kali. Terima kasih.

Posted in Advertorialwith 1 Comment →

Jangan Asal Memberi Makan Anak10.09.12

Anak belajar memilih makanan di tahun-tahun awal perkembangannya. Ajari anak untuk membangun preferensi makanannya mulai dengan memberikan asupan nutrisi yang tepat sesuai dengan usianya. Berikut ini adalah makanan yang perlu dikonsumsi anak berdasarkan 3 tahapan perkembangannya:

Anak usia 0-12 bulan:

  • ASI. Tak dapat diragukan lagi, ASI adalah sumber asupan terbaik untuk bayi di bawah usia 1 tahun. Loraine Stern, MD, FAAP, pengarang buku Nutrition: What Every Parent Needs to Know menyatakan bahwa ASI merupakan makanan terbaik pada tahun pertama bayi. Ahli-ahli kesehatan pun menganjurkan para ibu untuk memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia 4 bulan (lebih baik jika hingga 6 bulan atau lebih lama).
  • Zat Besi. Menginjak usia 6 bulan, simpanan zat besi di dalam tubuh bayi yang baru lahir akan berkurang. Oleh karena itu, pemberian makanan yang kaya akan zat besi sangat penting bagi bayi. Berikan sereal yang mengandung zat besi pada bayi sejak usia 4 bulan hingga 6 bulan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.
  • Alpukat. Untuk memperkenalkan buah-buahan pertama kali kepada bayi, alpukat adalah pilihan yang tepat. Selain karena mengandung lemak tak jenuh, memiliki rasa yang ringan, dan tekstur yang halus, alpukat juga mudah untuk disajikan: cukup campur alpukat matang dengan sedikit ASI atau susu formula hingga menjadi bubur. Alpukat dapat diberikan sejak bayi berusia 6 bulan.
  • Daging. Daging ayam maupun sapi kaya akan protein, riboflavin, niacin, vitamin B6 dan zinc.Namun sebelum memberikan menu daging kepada bayi, pastikan bahwa daging telah dihaluskan hingga bertekstur lembut agar bayi tidak tersedak. Daging dapat mulai diberikan pada bayi dari usia 7 atau 10 bulan.
  • Plain Yogurt. Plain yogurt adalah asupan yang kaya protein untuk bayi. Berbeda dengan susu sapi, laktosa pada yogurt telah terurai dan protein susunya telah hilang, sehinggatidak mudah dicerna oleh bayi.

Anak usia 1-3 tahun:

  • Susu adalah asupan penting bagi anak di usia ini karena tubuh anak butuh banyak kalsium dan vitamin D untuk membangun tulang yang kuat. Perlu diperhatikan bahwa anak di bawah usia 2 tahun mengalami perkembangan yang sangat cepat sehingga perlu meminum susu murni yang memenuhi kebutuhan lemak. Namun, ketika berusia lebih dari 2 tahun, susu rendah lemak dapat mulai diberikan pada anak.
  • Pemberian makanan yang kaya akan zat besi sangat penting ketika anak memasuki usia 1 tahun. Kekurangan zat besi dapat mengganggu perkembangan mental dan fisik anak serta dapat menyebabkan anemia. Berikan makanan yang kaya akan zat besi seperti daging, ikan, buncis, dan unggas.
  • Tetap hindari makanan-makanan yang dapat membuat anak tersedak seperti popcorn, permen yang keras, sayur mentah, buah-buahan yang keras, dan kacang-kacangan.
  • Berikan sayur 2-3 porsi sehari dan buah-buahan 1-2 porsi sehari.

Anak usia 4-13 tahun:

  • Snack atau makanan ringan sangat diperlukan oleh anak usia ini agar jam makannya tetap terjadwal. Berikan snack di antara jam makan dan berikan air ketimbang jus ataupun susu agar anak tidak merasa kenyang ketika waktu makan tiba.
  • Berikan snack yang sehat seperti: yogurt rendah lemak, sereal kering, crackers, buah-buahan, jagung, dan wortel.
  • Sama dengan orang dewasa, anak pada usia ini pun perlu diberikan asupan-asupan yang rendah lemak dan rendah kolesterol. Namun, ini tidak berarti seluruh makanan tinggi lemak perlu dihindari. Pilih makanan rendah lemak lebih sering dan ketika memilih makanan tinggi lemak, pilihlah alpukat, kacang, dan buah zaitun.
  • Berikan waktu bagi anak untuk mencoba makanan dan resep baru. Jika pada pertama kali anak tidak menyukainya, berikan lagi makanan tersebut kepada anak selama beberapa bulan, karena anak butuh waktu untuk menikmati makanan baru.
  • Berikan makanan dan snack yang seimbang dengan memvariasikannya. Misalnya dengan memberikan 5-9 jenis sayur dan buah-buahan setiap harinya, memberikan susu rendah lemak (low-fat) dan tidak berlemak sama sekali (non-fat), daging, ikan, kacang polong, buncis, dan kacang-kacangan.

Jika Anda ingin mempelajari soal nutrisi anak, berpartisipasi lah dalam program “LG NutriFridge”. Melalui program tersebut, LG Electronics Indonesia ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memberikan makanan sesuai tahapan perkembangan anak. Program ini merupakan salah satu bentuk CSR “LG Loves Indonesia”.

Pengguna Facebook dapat mengakses Facebook fanpage LG Loves Indonesia (http://www.facebook.com/LGLovesIndonesia) dan bermain game LG NutriFridge. Selain dapat mempelajari soal nutrisi, masyarakat juga dapat ikut berdonasi. LG Electronics Indonesia akan menyumbangkan tiga kulkas kepada tiga panti asuhan anak, dan menyuplai bahan makanan bergizi selama enam bulan.

Sumber:

http://pregnant.thebump.com/new-mom-new-dad/feeding-baby/articles/best-foods-for-baby.aspx

http://kidshealth.org/parent/nutrition_center/healthy_eating/feed12yr.html#

http://www.cyh.com/HealthTopics/HealthTopicDetails.aspx?p=114&np=302&id=1640#top

http://www.superkidsnutrition.com/infants_toddlers/he_nutritiontips.php

Dibaca sebanyak 7893 kali. Terima kasih.

Posted in Advertorialwith 1 Comment →

Inilah Alasan Mengapa Kita Menyayangi Bakteri06.10.11

Berikut rangkuman #kestwit tentang #bakteri di @blogdokter.

1. Beberapa jenis bakteri di dlm saluran pencernaan mmbantu memecah makanan shg mudah diserap dan diambil nutrisinya bagi tubuh. #bakteri

2. Bakteri probiotik membantu mncegah racun yg ada dlm pencernaan terserap ke pmbuluh darah dn mngendalikan jumlah bakteri jahat. #bakteri

3. Bakteri probiotik juga sangat bagus untuk mnjaga kesehatan saluran pencernaan dn sistem kekebalan tubuh. #bakteri

4. Osaka University School of Medicine: bbrp probiotik efektif utk pengobatan kasus alergi pd hidung dan sinus. #bakteri

5. Strain bakteri yg efektif utk pengobatan alergi: Lactobacilli casei, L. paracasei, L. acidophilus, dn Bifidobacterium longum.#bakteri

6. Yakult Central Institute for Microbiological: bakteri tertentu dpt menekan respon peradangan/inflamasi pd tubuh. #bakteri

7. University of British Columbia: probiotik dpt mncegah tjdnya radang usus besar dg mnjaga kseimbangan flora normal dlm usus bsar. #bakteri

8. University of Western Ontario: probiotik mmbantu mengurangi keluhan penderita rematik pd sendi. #bakteri

9. University of Turku: terjadi peningkatan kandungan nutrisi pd ASI bila ibu menyusui mengkonsumsi suplemen probiotik.#bakteri

10. Sapienza University: Lactobacillus brevis memiliki kemampuan sbg antivirus utk memerangi virus herpes simplex tipe 2.#bakteri

11. Lactobacilli dan bifidobacteria memiliki kemampuan sbg antioksidan utk mencegah penuaan dini. #bakteri

12. Probiotik mengurangi produksi hormon cytokines. Hormon ini meningkat pd kondisi depresi dan gangguan cemas. #bakteri

13. International University of Health and Welfare Hospital: probiotik mmperbaiki kondisi usus besar dn mencegah kanker usus besar. #bakteri

14. American Journal of Clinical Nutrition: L. plantarum mengurangi stress oksidatif yg dpt menyebabkan gangguan pd saraf dn otak. #bakteri

15. Probiotik dpt menekan pertumbuhan bakteri helicobacter pylori yg berperanan saat terjadinya ulkus lambung/maag.#bakteri

16. University Clinical Centre Tuzla: probiotik mmbantu memulihkan fungsi hati pada pasien pasca operasi kanker hati.#bakteri

17. University of Alberta: probiotik mengurangi terjadinya komplikasi pd saluran cerna saat pasien dlm pengobatan kemoterapi. #bakteri

18. Harvard Medical School: Lactobacillus acidophilus berguna dlm pencegahan dn pengobatan kanker usus besar. #bakteri

19. Internal and Emergency Medicine: probiotik berguna utk mncegah kegemukan dg cara mjaga keseimbangan flora normal usus. #bakteri

20. Jangan takut sekitar 1 triliun bakteri saat ini ada di pencernaan anda dn sebagaian besar diantaranya sangat bermanfaat,

21. Fakta: jumlah mikroorganisme yg ada di dlm pencernaan jauh lebih banyak daripada jumlah sel tubuh. #bakteri

Dibaca sebanyak 421 kali. Terima kasih.

Posted in @blogdokterwith 1 Comment →

Mengenal Bakteri Sakazakii Yang Meresahkan02.16.11

Enterobacter sakazakii adalah bakteri yang termasuk ke dalam keluarga Enterobacteriaceae. Keluarga enterobacter merupakan bakteri yang sering ditemukan pada usus hewan, manusia dan lingkungan. Bakteri sakazakii dapat menyebabkan wabah radang otak/meningitis dan diare/enteritis khususnya pada bayi.

Pada beberapa kejadian wabah dilaporkan, sebanyak 20 – 50% bayi yang terinfeksi sakazakii meninggal dunia sedangkan sisanya mengalami gangguan saraf menetap. Pada orang dewasa, infeksi sakazakii hanya menimbulkan gekala yang sifatnya ringan dan mudah disembuhkan.

Habitat alami Enterobacter sakazakii masih belum bisa dipastikan. Bakteri ini sering ditemukan pada usus manusia yang sehat, hewan dan lingkungan.

Pada dasarnya, bakteri sakazakii mengkontaminasi susu formula melalui tiga cara, yaitu :

1. Bahan baku yang digunakan untuk membuat susu formula.

2. Kontaminasi oleh bahan bahan yang ditambahkan ke susu formula setelah dilakukan pasteurisasi.

3. Kontaminasi pada saat susu formula disajikan ke bayi oleh ibunya dan proses penyimpanan sisa susu formula yang tidak bagus.

Bakteri sakazakii juga ditemukan pada jenis makanan lain namun hanya pada susu formula yang dilaporkan dapat menimbulkan wabah.

Enterobacter sakazakii dapat menimbulkan penyakit pada semua kelompok umur. Pada beberapa kasus yang dilaporkan, bayi usia dibawah setahun adalah yang paling berisiko terutama yang berumur dibawah 28 hari. Bayi prematur, bayi dengan berat badan lahir rendah dan bayi yang mengalami gangguan sistem pertahanan tubuh juga memiliki risiko yang sama.

Para ahli mengharapkan ibu ibu yang memberikan bayinya susu formula untuk memahami fakta bahwa tidak ada satupun susu formula yang benar benar steril. Mereka diharapkan mampu menyajikan susu formula untuk bayinya dengan cara cara yang sesehat dan sebersih mungkin.

FAO/WHO Codex Alimentarius Commission telah memberikan standarisasi Internasional untuk produk makanan termasuk susu formula bayi. Mereka juga memberikan standar maksimal kandungan bakteri yang terdapat dalam susu formula termasuk untuk bakteri sakazakii. Jadi, secara internasional, adanya bakteri sakazakii pada susu formula masih diperbolehkan namun tidak boleh melebihi dari standar yang diberikan oleh WHO/FAO.

Sampai saat ini data mengenai kandungan bakteri sakazakii pada masing masing produk susu formula masih menjadi tanda tanya akibat tertutupnya industri susu dalam memberikan informasi.

Hal ini bisa dipahami mengapa pemerintah tidak berani mengumumkan susu yang ber-sakazakii sebab tidak menutup kemungkinan semua produk susu mengandung bakteri ini namun masih dalam batas yang diperbolehkan.

Tidak semua bakteri boleh ada pada susu formula. Bakteri salmonela yang pathogen misalnya. Bakteri salmonela tidak boleh ada satu pun dalam produk susu formula untuk bayi.

Fakta terkini menunjukan, tidak ada satupun bayi yang diberikan ASI ekslusif mengalami infeksi bakteri sakazakii. Jadi, agar bayi terhindari dari infeksi bakteri sakazakii, bayi harus diberikan ASI ekslusif selama enam bulan dan dilanjutkan sampai 2 tahun seperti rekomendasi WHO.

Dibaca sebanyak 2660 kali. Terima kasih.

Posted in Info Kesehatanwith 1 Comment →

Tips Memilih Susu Formula12.08.10

ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Manfaat ASI bagi bayi sudah tidak diragukan lagi sehingga tidak ada alasan untuk tidak memberikan ASI kepada bayi yang anda sayangi.

Ada kalanya tidak semua bayi seberuntung bayi yang lainnya dalam memperoleh ASI. Beberapa kondisi medis megharuskan seorang bayi tidak mendapatkan ASI dan dicukupi kebutuhan nutrisinya oleh susu formula.

Bila pilihan itu menimpa bayi anda, berikut beberapa tips yang harus anda perhatikan dalam memilih susu formula.

  • Pilihlah susu formula yang sudah ditambahi dengan zat besi atau iron.
  • Pertimbangkan masalah harga agar keberlangsungan memberikan susu formula tersebut bisa terus menerus. Ingat, kandungan gizi susu formula hampir sama dan tidak ditentukan oleh harga yang mahal.
  • Pastikan susu formula yang anda pilih cocok untuk bayi anda atau tidak menimbulkan keluhan yang berarti.
  • Jika setelah pemberian susu formula bayi anda mengeluh diare, muntah atau tidak bisa buang air besar, segera konsultasi dengan dokter anak anda untuk membantu memilihkan susu formula yang tepat untuk bayi anda.

Dibaca sebanyak 2043 kali. Terima kasih.

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

ASI Dan Kegemukan06.13.09

Di dunia barat sana, kegemukan menjadi momok yang sangat menakutkan khususnya bila dikaitkan dengan dunia kesehatan. Tidak hanya melanda golongan ekonomi atas, wabah kegemukan sudah melanda ke segala aspek kehidupan sosial ekonomi. Kegemukan juga tidak memandang jenis kelamin, laki laki dan perempuan memiliki kemungkinan gemuk yang sama besar. Akibatnya, setiap orang tua menginginkan diet yang pas untuk anak anak mereka sejak anak tersebut dilahirkan.

Penelitian yang dilakukan di  Jerman mengungkapkan bahwa anak anak yang disusui oleh ibunya sampai umur tertentu mempunyai kecenderungan untuk tidak menjadi gemuk. Disebutkan pula bahwa semakin lama si anak menyusui maka keuntungan yang didapat akan semakin besar khususnya dalam masalah berat badan ini. Penelitian ini menggunakan sampel 9.357 anak gemuk usia sekolah di Bavaria.

Penelitian ini juga menemukan fakta bahwa mereka yang menyusui tampak lebih kurus dan ramping bila dibandingkan dengan yang tidak pernah menyusui selama hidupnya. Sayangnya, penyebab dari keadaan ini belum bisa dijawab dari hasil penelitian tersebut. Yang jelas, anak yang mengkonsumsi ASI akan lebih jarang menderita infeksi saluran kencing dan memiliki tekanan darah yang lebih rendah.

Bagaimana jika si Ibu yang gemuk? Tim peneliti di Australia menemukan bahwa para ibu yang gemuk akan menghentikan aktifitas menyusui anaknya lebih cepat daripada mereka yang lebih kurus. Tujuh puluh enam persen dari mereka akan berhenti menyusui anaknya sebelum si anak mencapai umur 6 bulan. Sayangnya, penilitian ini belum bisa menjawab mengapa para ibu yang gemuk ini melakukan hal tersebut. Diduga ada faktor hormonal yang berperanan disini terutama peranan hormon prolaktin yang berperanan dalam produksi ASI. Kemungkinan lain adalah karena kesulitan bayi menyusui pada ibu ibu yang gemuk.

Tidak ada satupun penelitian yang menyebutkan bila ibu yang gemuk menyusui anaknya lalu si anak akan menjadi gemuk pula. Kandungan ASI tidak ada bedanya antara ibu yang kurus dengan ibu yang gemuk. Dengan menyusui, seorang ibu telah berusaha untuk mencegah anaknya menjadi gemuk.

Keuntungan lain dari menyusui adalah si ibu dapat menurunkan berat badannya dengan hanya menyusui anaknya. Jadi, si ibu tidak perlu susah payah untuk diet setelah melahirkan anak kesayangannya.

Dibaca sebanyak 2106 kali. Terima kasih.

Posted in Info Kesehatanwith 14 Comments →

Sekilas Tentang Menyusui07.16.08

Menyusui adalah proses memberikan makanan pada bayi dengan menggunakan air susu ibu langsung dari payudara ibu. Jadi yang dimaksud disini bukan memberikan susu dengan menggunakan botol atau sarana lainnya.

Setelah dilahirkan, seorang bayi dikaruniai refleks menghisap. Refleks ini membuat seorang bayi tanpa sadar akan selalu menghisap benda yang dimasukan ke dalam mulutnya. Begitu pula bila yang dimasukan adalah puting payudara maka ia akan otomatis menghisapnya. Fenomena ini tentu sangat menguntungkan bagi ibu yang akan menyusui bayinya selama rentang waktu enam bulan sebelum diberikan makanan tambahan pendamping ASI.

Sebagaimana sudah sering kita baca, ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi sebelum berusia enam bulan. Kandungan gizinya tidak bisa dikalahkan oleh susu formula. Disamping itu, ASI juga mengandung zat zat kekebalan tubuh untuk mencegah bayi terjangkit beberapa penyakit menular. Dan yang paling penting saat kondisi krisis ekonomi saat ini adalah ASI merupakan makanan bayi termurah karena kita tidak perlu merogoh kocek untuk mendapatkannya.

Beberapa penelitian menyebutkan, angka kejadian diare dan kematian pada bayi jauh lebih tinggi pada bayi yang mengkonsumsi susu formula atau makanan pengganti ASI lainnya terutama di negara negara miskin dan berkembang.

WHO sebagai induk organisasi kesehatan sedunia menyarankan pemberian ASI minimal sampai dengan bayi berusia 2 tahun dengan pemberian secara eksklusif selama 6 bulan pertama. Pemberian eksklusif selama 6 bulan sangat penting dalam mencegah diare dan penyakit saluran nafas yang tidak didapatkan pada pemberian susu formula.

Air susu ibu diproduksi oleh kelenjar mamaria yang terdapat dalam payudara seorang ibu. Proses produksi susu disebut dengan laktasi. Sedangkan hormon yang berperanan pada proses produksi susu disebut dengan prolaktin.

Bentuk payudara yang sedemikian rupa juga mencegah bayi tersedak saat menyusui. Sehingga tidak ada lagi alasan lain untuk tidak memberikan ASI pada bayi yang baru dilahirkan.

Sampai saat ini belum semua zat yang terkandung dalam ASI bisa dimengerti namun semua nutrisi tersebut dalam keadaan relatif stabil alias tidak berubah ubah oleh kondisi tertentu. ASI terbuat dari zat nutrisi yang terdapat dalam darah ibu. Beberapa penelitian menyebutkan, wanita yang menyusui memerlukan 400 sampai 600 ekstra kalori untuk memproduksi ASI. Sehingga ibu yang menyusui memerlukan asupan gizi yang cukup untuk mendapatkan tambahan ekstra kalori tadi.

Sudahkah anda memberikan ASI untuk bayi anda?

Silakan berdiskusi lebih lanjut disini http://www.medisiana.com/viewtopic.php?p=698#698

Dibaca sebanyak 2085 kali. Terima kasih.

Posted in Info Kesehatanwith 36 Comments →

Susu Formula Itu Kini Bermasalah02.28.08

2297467941 72f43cfaee

Bagi mereka yang suka menonton televisi khususnya program berita tentu tahu berita apa yang paling sering muncul belakangan ini. Disamping berita tentang perdebatan (lagi) di parlemen tentang RUU Pemilu, juga berita tentang susu formula yang mengandung kuman berbahaya.

Adalah IPB (Institut Pertanian Bogor) beberapa hari yang lalu mengumumkan sebuah hasil penelitian yang mereka lakukan tentang terjadinya kontaminasi kuman Enterobacter Sakazakii (ES) pada beberapa sampel susu formula yang mereka teliti. Hasilnya pun tidak tanggung tanggung, hampir 80 persen dari sampel tersebut positif mengandung bakteri yang berbahaya tersebut.

Masih menurut mereka, bila susu formula yang terkontaminasi kuman ES dikonsumsi oleh bayi yang berumur kurang dari 1 tahun maka bayi tersebut bisa menderita berbagai penyakit mulai dari radang usus, liver sampai dengan radang selaput otak. Hasil penelitian ini sudah diserahkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk ditindaklanjuti berikut daftar merk susu yang terkontaminasi.

Mendengar pengumuman dari IPB ini, pemerintah melalui menteri kesehatan langsung bereaksi keras. Menteri yang terkenal bicara ceplas ceplos ini langsung menyerang peneliti IPB dengan mengatakan bahwa penelitian yang dilakukan IPB tidak valid dan tidak bisa dipercaya. Sang menteri juga menuduh penelitian ini dibiayai pihak tertentu untuk menimbulkan keresahan di masyarakat.

BPOM selaku ‘anak buah’ dari menteri kesehatan segera mengamini apa yang dikatakan oleh Ibu Menkes. Mereka dengan agak sedikit terpaksa membentuk tim peneliti tandingan untuk meneliti ulang apa yang diteliti oleh IPB.

Bagi saya pribadi, apa yang dilakukan kedua lembaga intelektual ini tidak ada yang salah namun bukan berarti tindakan mereka bisa dikatakan 100% benar.

IPB sebagai institusi pendidikan sudah selayaknya melakukan penelitian terhadap semua bidang yang termasuk dalam lingkup keilmuan mereka, salah satunya adalah produk produk olahan pertanian dalam hal ini susu. Mereka pun berhak untuk mengumumkan hasil penelitian mereka itu ke publik agar penelitian tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat. Sayangnya ada blunder yang mereka lakukan kali ini dengan mengumumkan juga efek atau akibat dari infeksi bakteri ES pada manusia. Seolah olah efek yang terjadi tersebut hasil dari penelitian yang mereka lakukan.

Untuk meneliti efek suatu kuman terhadap tubuh manusia tidak cukup hanya dengan menggunakan tikus seperti yang dilakukan IPB. Harus dilakukan penelitian langsung pada tubuh manusia karena secara fisiologis tubuh manusia berbeda dengan tikus. Tahapan tahapan penelitian pun sangat panjang dan berbelit, terlalu panjang untuk dijelaskan disini. Penelitian terhadap manusia sudah bukan menjadi tanggung jawab IPB tetapi sudah menjadi milik dari dunia kedokteran dalam hal ini Departemen Kesehatan.

Menteri kesehatan dan BPOM tidak semestinya terlalu reaktif mendengar press release yang dikeluarkan oleh IPB. Seandainya terdapat koordinasi yang bagus diantara kedua lembaga ini maka mereka sebenarnya bisa bekerjasama dalam melakukan penelitian.

IPB meneliti susu formula sampai menemukan bakteri berbahaya, Departemen Kesehatan/BPOM dapat melanjutkan penelitian tersebut mengenai efek dari bakteri yang ditemukan oleh IPB terhadap tubuh manusia.Ketika hasil akhir sudah diperoleh maka kedua lembaga ini dapat duduk bersama sama di depan wartawan untuk mengumumkannya kepada publik.

Bila langkah manis dan elegan itu ditempuh maka kepanikan para ibu yang mempunyai bayi seperti yang terjadi belakangan ini tidak akan terjadi.

Hikmah dari peristiwa ini adalah : ASI masih yang terbaik untuk bayi saudara.

Dibaca sebanyak 593 kali. Terima kasih.

Posted in Editorialwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Ngeblog dan Berteman.
  • Klik VSI Yusuf Mansur

  • Tulisan Terbaru

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Konsultasi Online