Archive for the ‘Renungan’

Inspirasiku……..06.03.08

inspirasi

Oleh : Rini Agustina

Seperti biasa setiap seminggu sekali saya selalu meyempatkan diri mampir di ‘taman’ bacaan langganan saya, maklum saja karna koleksi bukunya yang mencapai puluhan ribu dan sering lebih up to date di banding Gramed sendiri menjadi nilai plus bagi saya pribadi. Dan seperti biasa pula saya harus menelan kekecewaan saya karna rasa-rasnya sudah habis buku buku saya ‘lahap’ ,wajah saya di balut mendung ketika berpikir hari ini saya pulang tanpa membawa buku di dalam tas saya. Tapi semenit kemudian ketika saya hendak meninggalkan toko tersebut si empunya sang pemilik toko memberikan saya sebuah buku ,sambil sedikit ‘menjual’ tentang isi dari buku tersebut, malas saya melirik sekilas buku tersebut, dalam hati tidak tertarik ‘bukan khas saya’ batin saya dalam hati tetapi ketika kembali berpikir di dalam tas saya tidak ada satu bukupun akhirnya saya terima buku tersebut walaupun dengan setengah hati.

Buku dengan cover lukisan gadis cantik berambut kuning keemasaan dan menjuntai panjang tersebut terlalu kartunis pikir saya, tetapi ajaibnya ketika saya mulai membaca jam 10 malam saya harus menghabiskan 8 jam untuk menyelesaikannya “NON STOP” begadang semalaman! Luar biasa dalam hati saya, satu-satunya buku yang bisa membuat saya tidak tahan untuk terus lanjut dari satu halaman ke halaman lainnya, satu-satunya buku selama 12 tahun menekuni hobi membaca novel yang membuat saya merelakan malam saya untuk membaca! “TWILIGHT” karya Stephenie Meyer, seperti menyedot jiwa saya bukan hanya sebagian tapi seluruhnya,jiwa saya ikut terombang –ambing dalam dunia fatamorgana saya ikut menangis, sedih, tertawa, bahagia, gemetar, ketakutan, terharu dan segala emosi yang di miliki manusia semua tumpah ruah hanya untuk sebuah “ twilight”. Walaupun harus saya akui Stephenie belum bisa di sandingkan dengan Sandra Brown, Nora Robert apalagi Sidney Sheldon, tetapi gaya bahasanya yang lugas dan sederhana di kemas dengan sangat ‘cantik’ itulah Stephenie. Butuh waktu 2 minggu untuk saya mengenyahkan bayang-bayang “ Bella” tokoh utama wanita tersebut dalam hidup saya, cinta yang tidak mengenal bentuk nafsu, rasa dan masa lalu hanya mencintai..murni mencintai…. Saya membatin benarkah ada hal seperti itu di jaman seperti ini, airmata batin saya menetes sebagai seorang perempuan saya juga ingin seperti bella, mencintai dan di cintai tanpa mengenal batas. Tapi kembali lagi saya seorang muslimah yang harus menempatkan Junjungan hati saya “ Sang Khalik” di atas segala-galanya mendapat tempat nomor 1,2 dan 3 dalam hati saya dan itu tidak boleh terbagi untuk apapun yang ada di dunia ini. Tetapi di antara derai permohonan saya diantara lagu sendu doa saya, saya meminta kepada “Sang Penguasa “agar diturunkan untuk saya satu cahaya kecil yang di “berkahi dan di hidayahi” yang dapat mendampingi saya mengarungi mencari samudra ridho dan kehalalan, yang bisa saya ajak mencari cinta seperti cinta Edward dan Isabella. Sungguh menjadi inspirasi, nilai dan pelajaran yang sangat berharga yang mudah-mudahan akan semakin memperkaya khasanah batin saya (Semoga…)

Tulisan ini merupakan titipan teman sebagai renungan bersama.

Rating:
2.9

Posted in Renunganwith 18 Comments →

Goresan Tinta…05.18.08

2501438257 66ecca34b5 O

Oleh : Rini Agustina

Jika ada yang bilang tangan Tuhan pasti ikut berperan dalam kehidupan seseorang anak manusia, pasti saya akan langsung meng’amininya’. Berawal pada tanggal 10 Mei 2008 saya mengujungi gubuk saudara perempuan saya yang lima tahun belakangan ini di sunting mojang dari Dusun Mojowarno. Tepat di depan rumah saudara perempuan saya ada TK tempat keponakan saya mengais ilmu. Iseng saya ingin melihat-lihat keadaan sekitar mengingat semua yang terlihat adalah hal baru bagi saya. Sungguh tercengang mata saya ketika saya di sambut oleh kondisi Tk yang seharusnya layak untuk di tempati, nyaman untuk di diami mengingat dari sanalah ‘awal’ kita belajar ilmu. Tercekat batin saya, ngilu dan miris hati saya ketika mau tidak mau saya harus membandingkan dengan TK di mana anak saya sekolah di Denpasar, Bali sungguh perbedaan yang hampir tidak mampu di terima oleh akal sehat di jaman yang sudah sangat globalisasi ini. Saya kembali berpikir ada berapa puluh ribu TK dengan kondisi seperti ini di Indonesia. Tidakkah ada ‘tangan2’ luhur yang terketuk hatinya, untuk menyisihkan sedikit dari hartanya untuk mengangkat ‘martabat’ anak-2 kita….

TK. PADU PRAKARSA, yang terletak di Dusun Mojodadi Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno, Jombang – Jawa Timur berdiri sejak th. 2002, Tk Tersebut di kepala’I oleh Ibu Wiji Mariana atau yang lebih akrab di sapa Bu Riana, TK tersebut hanya mempunyai 5 guru termasuk Bu Riana, dengan kondisi kelas seperti itu sekolah tersebut hanya mampu menampung 30 anak dari Tk besar maupun kecil, kantornya pun berada dalam 1 kelas yang sama yang di sekat oleh pembatas didinding ala kadarnya. Ironisnya para pengajar di Tk tersebut hanya bergaji Rp. 50.000/bln, sedang Bu Riana sendiri tidak ‘bergaji’ alias kerja social mengingat SPP yang di tarik dari tiap murid hanya Rp. 9.000/bln yang lebih mengenaskan ternyata para pengajar tersebut adalah para Sarjana Pendidikan. Sungguh pantas jika mereka di juluki Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Di sela-sela obrolan saya dengan Bu Riana, saya sempatkan diri untuk membidikkan kamera ‘amatiran’ saya di seluruh bagian TK. Padu Prakarsa,seraya dalam hati menggumamkan ribuan doa agar terus membumbung jauh ke angkasa hingga sampai kepada Sang Khalik mudah – mudahan masih ada dari sekian ribu lautan manusia di luar sana yang masih mempunyai hati dan tangan –tangan yang mulia sehingga bisa ikut membenahi satu dari ribuan sekolah-sekolah yang masih tertinggal dan terlantar…. ….

Contact Person :

- Rini ( Penulis ) : 0361.8424186 / 08123770882 (agustina.rini@yahoo.com)

- Bu Riana (Kepala Sekolah ) : 0321. 6112701

Alamat TK PADU PRAKARSA :

Dusun Mojodadi Desa Selorejo, Kec. Mojowarno, Jombang, Jawa Timur, Indonesia

Foto Foto (Klik untuk memperbesar)

2502274092 92e2898395 T  2502270964 5fe76b7c17 T  2502260422 A2ab73879e T 

2501428901 E3d8733da0 T  2502252900 F751434fd9 T  2502248696 9f6ca7f392 T 

2502241396 301960a320 T  2501409523 25d52c8946 T  2502245446 D559cde48c T

Rating:
2.9

Posted in Renunganwith 15 Comments →

Fenomena Sakit Buatan10.16.07

Orang yang sakit tentu harus segera diobati. Sudah menjadi tugas dan kewajiban seorang dokter untuk mengobati orang sakit yang kebetulan datang padanya. Tak peduli darimana ia berasal, tinggi rendahnya status sosial atau banyaknya simpanan yang terdapat di bank, pokoknya kalau sakit harus diobati.

Permasalahan timbul jika yang datang adalah orang sehat yang mengaku sakit. Lebih ekstrim lagi, orang yang sudah mengaku sehat tetapi memaksa dokter untuk mendiagnosa sakit. Alat yang dipakai memaksa pun bermacam macam, dari berupa tetesan air mata yang berlinang, mata yang molotot dengan garang, gebrakan meja, todongan senjata sampai dengan segepok uang di dalam amplop.

(more…)

Posted in Renunganwith 14 Comments →

Dijual Manusia !!!05.15.07

Hari ini saya menerima email dari seseorang yang antara lain isinya :

saya pria 28th, dengan golongan darah O. no alkohol, no drugs, mau jual ginjal, barang kali bapak/ibu dokter punya pasien yang butuh ginjal, bisa hubungi saya di 0856241XXXXX atau via e-mail di coasiek@xxx.com, saya serius. mungkin ibu atau bapak dokter bisa bantu saya, soal harganya bisa nego di e-mail atau di tlp. saya harap ibu/bapak dokter bisa tolongin saya.

Dalam hati saya mencoba menelaah kira kira apa tujuan pria ini dengan demikian pede-nya menjual organ tubuhnya kepada orang lain. Apakah dia sedang stress atau sedang terdesak kebutuhan ekonomi? Mungkin hanya dia yang tahu. Namun alangkah buntunya usaha yang telah dia tempuh selama ini sehingga mengambil cara cara yang boleh dibilang ‘tidak lazim’ untuk ukuran Indonesia ini.

Di negeri ini, sudah sejak lama penjualan organ tubuh manusia dilarang oleh Undang Undang. Transplantasi dan transfusi hanya diijinkan atas dasar kemanusiaan dan tidak melibatkan uang atau transaksi uang. Pelaku penjualan organ ini dapat dijerat dengan pasal KUHP dan UU Kesehatan. Sangsinya pun lumayan berat.

(more…)

Posted in Renunganwith 8 Comments →

Renungan03.26.07

Today, everywhere it is a case of show and publicity. The person may spend just five cens on charity, but he is prepared to invest five hundred cens on publicizing his act in the newspapers. Is this not show? It is only the one who seeks fame that needs publicity; on the other hand, the one truly interested in service has no need for it. Never hanker after publicity. As long as you are after pomp, you would never be able to experience Atmic Bliss. How can one who is ignorant of the Self ever earn God’s Love? While seeking God’s Grace, one must be very patient in everything and in every aspect. Then alone can it be said that one is treading the spiritual path; then alone would one become eligible for God’s attention.

(more…)

Posted in Renunganwith 3 Comments →

Lepaskan Pesimisme…02.23.07

Hidup ini ibarat arena pertandingan. Siapa menang akan dielu-elukan, dilimpahi kepercayaan, kesempatan, dan hadiah. Sementara yang kalah mungkin dihujani caci-maki, dipandang dengan sebelah mata, tidak mendapat kesempatan dalam pertandingan selanjutnya. Kekalahan dapat menjadi kuburan. Namun, ini hanya terjadi bila pelakunya sendiri memandang demikian.

Alkisah, seorang laki-laki muda yang menjadi tumpuan harapan keluarga sangat gelisah saat ia memasuki semester terakhir sebagai mahasiswa S1. Sebutlah namanya Ferdy. Pada saat orang lain melangkah semakin ringan, Ferdy yang merasa kemampuan dan prestasinya sedang-sedang saja, sementara peluang kerja sangat sempit, justru merasa tak berdaya menghadapi masa depan.

(more…)

Posted in Renunganwith 1 Comment →

Inspiration of the day02.08.07

God draws the Individual towards Himself; it is the nature of both to have this affinity, for they are the same. They are like the iron and the magnet. But if the iron is rusty covered with layers of dirt, the magnet is unable to attract. Remove the impediment; that is all you have to do. Shine forth in your real nature and the Lord will draw you into His Bosom. Trials and tribulations are the means by which this cleansing is done.

Posted in Renunganwith No Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.

  • Pencarian Kustom