Menjadi Orang Tua Baru, Kesalahan Pun Baru

Posted in Info Kesehatan on 08 Sep 2010 Cetak

Tahu nggak bahwa orang tua juga sering melakukan kesalahan? Nggak percaya? Coba perhatikan orang tua anda dan buatlah daftar kesalahan mereka, pasti deh akan panjang daftarnya.

Kenyataannya memang tidak ada yang sempurna termasuk mereka yang baru menyandang predikat sebagai orang tua. Tahukah anda kesalahan kesalahan mereka? Berikut saya tampilkan beberapa diantaranya.

Selalu panik

Memulai kehidupan menjadi orang tua adalah langkah awal menuju kepanikan. Mereka tidak bisa berpikir jernih terutama saat menghadapi anak yang lagi sakit. Mereka juga selalu dihantui perasaan was was terhadap hal hal yang sebenarnya sepele menyangkut anak mereka. Apakah anak saya makan atau minum yang benar? Apakah saya memandikan anak saya dengan benar? Dan sebagainya.

Tidak memperbolehkan anak menangis

Menurut anggapan kita selama ini, kalau anak menangis pastilah ada sesuatu yang salah. Padahal anggapan tersebut tidak selalu benar. Bayi dan menangis adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Nah, yang perlu menjadi perhatian bila menangisnya berlangsung lama dan disertai dengan tanda tanda lain yang merupakan suatu gejala penyakit.

Membangunkan bayi hanya untuk memberinya ASI

Meskipun sedang menyusu, seorang bayi dapat terlelap tidur sampai pagi. Kadang kita sebagai orang tua menganggap susu yang diberikan sebelumnya tidak cukup sehingga kita membangunkan bayi pada tengah malam hanya untuk menyusuinya.

Tidak bisa membedakan ‘gumoh’ dengan muntah

Yang membedakan antara gumoh dan muntah adalah frekuensi dan bukan banyaknya muntahan. Bila bayi muntah akibat suatu penyakit maka frekuensi muntahnya akan sering, bahkan bisa muntah setiap setengah jam. Sementara gumoh tidak. Gumoh tidak memerlukan penanganan dokter, sementara muntah perlu.

Mengabaikan demam

Demam dengan suhu melebihi 39 derajat celsius pada bayi memerlukan tindakan segera. Sistem imun pada bayi belum begitu kuat menahan infeksi yang terjadi, maka sebaiknya bayi anda diajak ke dokter. Kecuali bayi yang panas setelah diberikan imunisasi, anda cukup memberikannya paracetamol untuk menurunkan demam.

Mengabaikan jok mobil

Pernahkah anda menaruh atau mendudukan begitu saja balita anda pada jok mobil? Tahukah anda bahaya yang dapat mengancam balita anda bila sesuai terjadi selama perjalanan? Cobalah untuk segera menyesuaikan jok mobil anda sehingga aman untuk bayi.

Mengabaikan kesehatan mulut

Buanglah anggapan bahwa balita anda terlalu kecil untuk diperhatikan kesehatan mulutnya. Ajarkanlah anak anda sedini mungkin bagaimana merawat kesehatan gigi dan mulut. Berikan contok kepada mereka.

Mengabaikan pernikahan

Pernah anda bilang ke orang lain bahwa anda lebih kangen anak daripada istri atau suami anda? Pikiran anda pasti anak adalah segala galanya. Tahukah anda bahwa jika pernikahan anda kacau maka kehidupan anak anda pun akan kacau.

Sering bertengkar di depan anak

Semakin sering anda bertengkar di depan anak maka semakin sering pula anda memberikan trauma ke anak anda secara psikologis.

Mudah percaya mitos

Mulai saat ini, ingat selalu berpikir positif tentang suatu mitos khususnya menyangkut bayi atau anak anda. Tanyakanlah ke dokter tentang kebenaran mitos tersebut.

Dibaca sebanyak 1085 kali. Terima kasih.

Merasa terbantu dengan artikel diatas? Mohon peran sertanya disini

Silakan berdiskusi tentang kesehatan disini : www.medisiana.com


  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Ngeblog dan Berteman.
  • Klik VSI Yusuf Mansur

  • Tulisan Terbaru

  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Konsultasi Online