Archive for September, 2009

Sakit Kepala Pada Anak Anak09.27.09

  

Sakit kepala merupakan keluhan yang paling sering kita temui dalam kehidupan sehari hari. Seperti yang telah saya bahas sebelumnya, penyebab sakit kepala yang dalam bahasa kedokteran disebut cephalgia, sangat bervariasi sehingga sangat sulit untuk mendeteksinya.

Keluhan sakit kepala tidak hanya dialami oleh orang dewasa, anak anak pun dapat mengalami keluhan yang sama. Sakit kepala pada anak umumnya disebabkan oleh virus.

Sebagian orang tua memang menganggap serius bila anaknya mengeluh sakit kepala. Di benak mereka terbersit pikiran jika sang anak menderita penyakit serius seperti radang selaput otak atau tumor otak padahal tidak semua gejala sakit kepala merupakan sesuatu yang serius.

Sakit kepala yang serius umumnya disertai gejala penyerta yang sangat mudah untuk diketahui. Berikut gejala penyerta yang perlu anda waspadai bila terjadi pada anak anda yang mengeluh sakit kepala.

  • Mual dan muntah secara terus menerus.
  • Cengeng.
  • Gelisah.
  • Lesu yang berlebihan.
  • Masalah pada pernafasan.
  • Nadi lemah dan cepat.
  • Tidak ada nafsu makan dan minum.
  • Kaku pada tengkuk.
  • Kesulitan berjalan.
  • Perubahan perilaku.

Bila satu atau beberapa keluhan penyerta diatas dialami oleh anak anda, segeralah ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Berikut adalah penyakit penyakit yang sering menyebabkan anak anda sakit kepala :

Infeksi Saluran Nafas Atas (ISPA)

Keluhan sakit kepala pada anak yang disertai dengan demam, nyeri menelan, pilek dan infeksi pada sinus. Jika sakit kepala bertambah hebat dan demam makin tinggi maka segeralah ke dokter.

Migren

Anak anak dapat mengalami apa yang dinamakan migren klasik yang salah satu gejalanya adalah sakit kepala. Jika keluhan utama ada pada pencernaan seperti mual, muntah, nyeri ulu hati disamping sakit kepala maka anak anda mengalami apa yang disebut gastric migraine.

Seperti halnya pada orang dewasa, gejala migren klasik pada anak antara lain :

  • Mengeluh sakit.
  • Terlihat sakit.
  • Penglihatan kabur.
  • Nyeri kepala sebelah.
  • Mengalami gangguan penglihatan dan penciuman sebelum gejala migren muncul (aura).

Sakit Kepala Tegang (Tension Headaches)

Sakit kepala tegang juga sering terjadi pada anak anak yang mengindikasikan kalau mereka sedang stress. Sakit kepala terutama dirasakan di daerah leher belakang sampai kepala belakang.

Gangguan Penglihatan

Anak anak yang sudah bersekolah terkadang mengeluh sering sakit kepala dan tidak bisa melihat dengan jelas tulisan di papan tulis. Bila ini terjadi, kemungkinan anak tersebut mengalami gangguan penglihatan. Solusinya adalah dengan memeriksakan tajam penglihatan ke dokter mata dan bila perlu menggunakan kaca mata.

Radang Selaput Otak (Meningitis)

Radang selaput otak merupakan penyakit infeksi yang sangat serius. Segeralah ke dokter jika anda menganggap anak anda menderita meningitis. Beberapa gejala yang harus diperhatikan antara lain :

  • Kaku pada tengkuk.
  • Menghindari cahaya.
  • Demam.
  • Terlihat sakit keras.
  • Bercak bercak merah pada kulit.
  • Nadi cepat.
  • Cengeng.
  • Lemah dan lesu.
  • Kejang.

Meningitis memerlukan pengobatan dengan antibiotika dosis tinggi yang diberikan langsung melalui pembuluh darah balik. Penderita meningitis memerlukan observasi ketat di rumah sakit untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Tumor Otak

Tumor otak merupakan penyakit yang paling ditakuti orang tua saat anaknya mengeluh sakit kepala. Berikut gejala gejala penyerta yang perlu di waspadai pada tumor otak :

  • Sering mengalami sakit kepala berat.
  • Muntah muntah.
  • Kejang.
  • Selalu sakit kepala saat bangun pagi.
  • Sakit kepala menyebabkan anak sulit tidur.
  • Sakit kepala tambah parah jika berbaring.
  • Sakit kepala tambah hebat jika batuk atau bersin.
  • Penglihatan ganda.
  • Gangguan berjalan.
  • Perubahan perilaku.

Jika anak anda mengalami sakit kepala ditambah dengan gejala penyerta diatas, segeralah ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Posted in Info Penyakitwith 24 Comments →

Mengenal Dan Memilih Hard Drive Eksternal (External Hard Drive)09.20.09

Lama juga saya tidak menulis tentang dunia komputer padahal blog ini selain membahas tentang kesehatan juga tentang dunia teknologi informasi. Baiklah, untuk mengurangi kejenuhan tentang artikel kesehatan, saya akan menulis kembali tentang komputer yang kali ini akan saya bahas tentang hard drive external.

Pada prinsipnya external hard drive (EHD) sama dengan hard disk yang ada di dalam jeroan komputer PC atau laptop. Karena memakai istilah external maka bedanya tentu pada penempatannya saja yakni berada di luar PC atau laptop. EHD dapat dipakai untuk menyimpan data secara permanen atau sementara sesuai dengan kebutuhan pengguna.

EHD yang beredar di pasaran saat ini memiliki dua ukuran yakni 2,5 dan 3,5 inchi. EHD yang 2,5 inchi sama dengan hard disk yang terdapat pada laptop sementara yang 3,5 inchi sama dengan yang ada pada PC. Perbedaan lainnya yaitu koneksi yang digunakan untuk menghubungkan EHD dengan komputer.

Umumnya EHD menggunakan koneksi USB/Firewire untuk terhubung ke komputer. Sistem operasi terkini akan langsung mengenali EHD begitu disambungkan (plug and play) sebagai removable device.

Sebagian besar EHD yang dijual di Indonesia ditempatkan pada tempat khusus yang disebut enclosure. Penempatan ini akan memudahkan pengguna bila sewaktu waktu ingin mengupgrade kapasitas EHD-nya. Pengguna cukup membeli hard disk laptop atau PC dan menempatkannya pada enclosure tadi.

Saat ini dikenal dua tipe EHD yakni EHD portabel dan EHD desktop.

Portable External Hard Drive

EHD portabel umumnya berukuran 2,5 inchi yang dibungkus enclosure tipis sehingga memudahkan untuk dibawa bepergian. Meskipun portabel bukan berarti EHD portabel tidak mudah pecah bila terjatuh sehingga membutuhkan kehati hatian dalam membawanya.

EHD portabel tersambung ke PC/laptop menggunakan USB yang sekaligus memberikan daya listrik ke EHD sehingga anda tidak perlu membawa tambahan kabel power. Kerugiannya tentu pada kinerja EHD yang sangat terggantung pada kualitas power USB PC/laptop. Hal ini tampak bila anda menggunakan EHD portabel pada laptop yang penggunaan listriknya di hemat betul sehingga sangat menurunkan kinerja EHD.

Desktop External Hard Drive

EHD desktop dijual dalam ukuran 3,5 inchi yang tentu saja ukuran enclosure-nya lebih bongsor bila dibandingkan dengan EHD portabel. Enclosure EHD desktop kadang kala dilengkapi dengan kipas untuk mencegah hard disk yang ada didalamnya kepanasan sehingga umur hard disk menjadi lebih panjang.

EHD desktop di desain lebih kepada kepentingan kapasitas simpan dibandingkan dengan portabilitas. Kapasitas simpan EHD desktop umumnya 500 GB, bahkan kini ada yang sudah mencapai 1 TB keatas.

Meskipun demikian EHD desktop tetap portabel dan bisa dibawa kemana mana cuma memang membutuhkan kehati hatian yang lebih mengingat ukurannya yang lebih besar. EHD desktop memiliki power unit khusus sehingga tidak terggantung pada power USB. Hal ini tentu akan meningkatkan kinerja EHD.

Posted in Teknologi Informasiwith 13 Comments →

Siklus Hidup Mr P09.14.09

Kita sudah ketahui bersama bahwa fungsi seksual laki laki akan menurun dengan semakin bertambahnya usia. Semakin tua seorang laki laki maka rangsangan yang diperlukan untuk membangkitkan gairah seksual juga semakin besar. Belum lagi waktu untuk terjadinya ereksi dan orgasme, semua membutuhkan perjuangan. Tidak hanya fungsi yang terlihat kasat mata, fungsi reproduksi seperti kualitas dan kuantitas sperma pun akan menurun dengan drastis.

Tidak hanya sampai disitu, para ahli percaya bahwa penis atau Mr P akan mengalami perubahan secara gradual seiring dengan bertambahnya usia. Perubahan ini dimulai dari usia 30an tahun sampai dengan usia kakek kakek. Perubahan perubahan tersebut antara lain :

Penampilan

Disebutkan bahwa terdapat dua perubahan utama dari penampilan Mr P. Yang pertama adalah warna kemerahan/ungu kepala Mr P (glans penis) akan semakin pudar karena berkurangnya aliran darah kesana. Perubahan yang kedua adalah makin berkurangnya kelebatan rambut pubis dari kemaluan laki laki.

Ukuran

Semakin tua seorang laki laki, umumnya perut akan semakin membuncit. Akumulasi lemak pada bagian bawah perut ini akan mengecilkan ukuran Mr P. Jadi, semakin buncit perut anda maka akan semakin pendek ukuran Mr P.

Para ahli juga percaya Mr P akan mengalami penyusutan dengan bertambahnya usia. Meskipun ukuran penyusutan ini tidak terlalu besar tetapi cukup memberikan makna bagi keperkasaan Mr P. Bila pada usia 30an, Mr P anda panjangnya kira kira 15 cm, maka saat anda memasuki usia 70an, Mr P anda panjangnya kira kira 13 cm.

Mengapa Mr P bisa menyusut? Sampai saat ini ada dua teori yang bisa menjelaskan yaitu, adanya timbunan lemak pada pembuluh darah Mr P sehingga terjadi apa yang disebut atherosklerosis. Kondisi ini akan menghambat aliran darah yang diperlukan saat proses ereksi.

Teori kedua adalah perubahan pada jaringan ikat yang membentuk Mr P yang mana jumlah jaringan non elastik akan bertambah sementara jaringan elastik akan berkurang. Bertambahnya jaringan non elastik ini tentu akan menghambat aliran darah yang diperlukan saat ereksi.

Berkurangnya ukuran Mr P juga diikuti oleh mengecilnya buah zakar atau testis. Penyusutan ini mulai pada usia 40an tahun. Bila pada usia 30an tahun diameter testis kira kira 3 cm, maka pada usia 60an tahun tinggal 2 cm saja.

Lengkungan

Jika jaringan ikat non elastis Mr P tumbuh tidak beraturan maka Mr P akan melengkung. Keadaan ini dikenal dengan nama penyakit Peyronie yang terjadi umumnya pada usia pertengahan. Kondisi ini akan menyebabkan penderita mengalami kesakitan yang luar biasa saat ereksi dan menyulitkan untuk melakukan hubungan seksual. Salah satu jalan untuk mengatasi keadaan ini adalah dengan operasi.

Sensitifitas

Banyak sudah penelitian yang menyebutkan bahwa Mr P akan berkurang sensitifitasnya dengan bertambahnya umur. Hal ini akan menyebabkan Mr P yang sudah berumur kesulitan untuk ereksi dan mencapai orgasme.

Perubahan perubahan yang terjadi pada Mr P bukan berarti akan menganggu kehidupan seksual anda. Meskipun secara fungsi berkurang tetapi kepuasan seksual belum tentu berkurang sebab dalam memuaskan seksual tidak hanya dibutuhkan Mr P yang besar melainkan bagaimana anda dapat memuaskan pasangan anda. Bila pasangan anda terpuaskan maka dengan sendirinya anda pula akan mencapai kepuasan. So, jangan pernah takut dengan bertambahnya usia.

Posted in Info Kesehatanwith 13 Comments →

Perut Membesar? Waspadai Ascites09.12.09

Perut anda tiba tiba membesar tanpa sebab yang jelas? Anda mempunyai riwayat penyakit hati? Hati hati, bisa jadi anda mengalami apa yang dinamakan ascites.

Dalam dunia kedokteran, ascites diartikan sebagai kondisi yang mana dalam perut seseorang terdapat akumulasi cairan yang disebabkan oleh peningkatan tekanan darah pada pembuluh darah portal (portal hypertension).

Secara umum, ascites dapat terjadi bila ada perubahan kadar albumin dalam sirkulasi darah. Sekedar tahu, albumin ini berfungsi sebagai pengaturan keseimbangan cairan di dalam dan di luar sel manusia.

Perubahan kadar albumin ini bisa naik atau turun. Naik turunya kadar albumin terggantung dari kondisi tubuh atau penyakit yang dialami penderita. Keadaan – keadaan yang dapat meningkatkan kadar albumin antara lain :

  • Penyakit sirrosis hepatis.
  • Peningkatan tekanan vena portal.
  • Hepatitis khronis.
  • Penyakit jantung kongestif.
  • Metastase kanker ke hati.
  • Hipotiroid.
  • Hepatitis non alkohol.

Sedangkan yang dapat menurunkan kadar albumin antara lain :

  • Keganasan di rongga perut.
  • TBC perut.
  • Radang pankreas.
  • Syndrome nephrotik.
  • Radang perut atau peritonitis.

Pemeriksaan atau diagnosa ascites sangat mudah dilakukan oleh para dokter. Perut pasien umumnya membesar dan bila dipukul/digetok seperti ada pantulan suara cairan dari dalam rongga perut. Pada kondisi tertentu pada perut pasien bisa terdapat kurang lebih 1500 cc cairan.

Diagnosis sulit dilakukan bila pasien gemuk dan pada kondisi ini perlu dibantu dengan USG perut. Pemeriksaan dengan ronsen dan ct scan diperlukan untuk membantu menentukan penyebab yang mendasari terjadinya ascites.

Beberapa tindakan yang dilakukan pada pasien dengan ascites yaitu:

  • Mengurangi konsumsi garam.
  • Memberikan obat obatan diuresis untuk merangsang terjadinya kencing, atau mengeluarkan cairan lewat urine.
  • Mengeluarkan cairan dengan jarum/selang.
  • Pencangkokan hati untuk kasus kasus yang berulang.

Jadi, hati hatilah bagi mereka yang perutnya tiba tiba membesar.

Posted in Info Penyakitwith 26 Comments →

Mari Mengenal dan Mencegah HIV/AIDS09.09.09

Sejak menginjakan kaki dan bertugas di Rumah Sakit Tentara Pembantu Atambua, ada dua tantangan utama yang harus saya hadapi yakni masalah kekurangan air dan banyaknya pasien dengan HIV positif.

Sejak ditemukan pertama kali pada tahun 1981, HIV sudah menginfeksi lebih dari 50 juta orang di seluruh dunia. Human Immunodeficiency Virus (HIV), menyerang dan menghancurkan sel CD4 limfosit T yang berperanan dalam sistem pertahanan tubuh manusia. Bila seluruh sel CD4 limfosit T sudah terinfeksi dan pertahanan tubuh manusia sangat menurun sehingga menimbulkan berbagai gejala penyakit maka orang tersebut masuk ke dalam keadaan yang dinamakan AIDS (Aquired Immunodeficiency Syndrome).

HIV terutama ditularkan melalui cairan tubuh/darah antara orang yang terinfeksi dengan orang yang sehat. Beberapa faktor resiko tertular HIV antara lain hubungan seksual yang beresiko, penggunaan obat suntik yang sembarangan, ditularkan dari ibu ke anak saat kehamilan dan tertusuk jarum suntik yang pernah digunakan oleh orang yang terinfeksi secara tidak sengaja.

Tanda dan Gejala

Pada stadium awal, orang yang terinfeksi HIV jarang sekali merasakan gejala apa apa. Bila ada maka gejala yang timbul lebih merupakan gejala flu biasa seperti demam, nyeri tenggorokan, pembesaran kelenjar getah bening dan bercak bercak kemerahan pada kulit. Gejala lainnya yakni nyeri otot dan persendian, diare, sakit kepala, mual, muntah, penurunan berat badan dan sariawan.

Saat penderita memasuki stadium khronis baru akan muncul gejala yang lebih khas dan parah seperti sariawan yang banyak, bercak keputihan pada mulut, herpes zoster, ketombe yang parah, dan keputihan yang parah. Gejala lainnya seperti lemah, demam, keringat malam, diare, tidak bisa makan, sesak, pembesaran kelenjar getah bening, penurunan berat badan dan gangguan psikis.

Pemeriksaan/Diagnosis

Selain berdasarkan pemeriksaan fisik dengan memperhatikan gejala dan tanda diatas maka pasien yang dicurigai menderita HIV positif selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan (enzyme immunoassay)/ELISA untuk mendeteksi antibodi virus di dalam serum/darah. Pemeriksaan lainnya seperti pemeriksaan kadar sel CD4, HIV RNA dan lain lain dilaksanakan berdasarkan kebutuhan.

Pengobatan

Tujuan utama pengobatan adalah mencegah berkembang biaknya virus dan mencegah terjadinya penurunan kekebalan tubuh. Saat ini telah banyak dikembangkan obat untuk maksud tersebut meskipun tidak menghilangkan virus secara tuntas. Dan yang utama dari proses pengobatan ini adalah konseling sehingga penderita dapat menerima keadaannya dengan tabah serta keluarga mengerti kondisi yang dihadapi oleh pasien dan memberikan dukungan atas pengobatan tersebut.

Pencegahan

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan HIV antara lain :

  • Dianjurkan untuk selalu mengganti jarum suntik bagi mereka yang kecanduan obat obatan.
  • Melakukan hubungan seksual yang aman dengan tidak bergonta ganti pasangan.
  • Menggunakan kondom bagi mereka yang suka berhubungan seksual yang beresiko.
  • Menaati tata cara perlindungan diri bagi mereka yang bekerja di bidang kesehatan.

Setiap tempat yang kita tempati memang akan memberikan tantangan baru bagi kita, sekarang tinggal bagaimana kita menghadapi tantangan tersebut.

Posted in Info Penyakitwith 15 Comments →

Persiapan Sebelum Menikah dan Hamil09.05.09

Sudah menjadi rahasia umum bahwa hampir 40% kehamilan merupakan sesuatu yang tidak direncanakan sebelumnya. Padahal pemeriksaan kesehatan sebelum hamil merupakan sesuatu yang sangat penting agar kehamilan dapat berjalan dengan baik. Sayangnya, kesadaran akan hal ini masih sangat rendah sehingga angka kesakitan dan komplikasi kehamilan masih sangat tinggi.

Pemeriksaan kesehatan sebelum menikah atau hamil khususnya pada wanita akan mengurangi angka kesakitan dan kematian ibu dan anak. Beberapa penyakit yang kemungkinan menganggu proses kehamilan dapat dideteksi secara dini sehingga keadaan yang lebih buruk dapat cepat dihindari.

Sebelum dilakukan pemeriksaan laboratorium, terlebih dahulu dilakukan wawancara yang antara lain menanyakan tentang :

Riwayat penyakit sebelumnya.

Dokter akan menanyakan penyakit yang pernah diderita sebelumnya. Beberapa penyakit atau operasi terutama di daerah perut perlu dipertimbangkan untuk proses kehamilan.

Kebiasaan makan.

Dilakukan penghitungan body mass index (BMI), pantangan makanan, dan resiko terjadinya penyakit diabetes. Ditanya pula tentang kebiasaan makan dan pola makan khususnya makanan yang kurang baik untuk kesehatan seperti alkohol, makanan berlemak dan sebagainya.

Riawayat pengobatan.

Ditanyakan apakah saat ini sedang mengkonsumsi obat obatan tertentu khususnya obat obat yang berbahaya untuk kehamilan. Ditanyakan pula apakah saat ini sedang menggunakan obat obat terlarang, obat obat herbal dan sebagainya.

Pengaruh lingkungan.

Ditanyakan apakah pasien pernah terpapar bahan bahan berbahaya atau racun seperti bahan kimia dan logam berat. Pernah terpapar radiasi dan bahan bahan infeksius.

Riwayat kehamilan.

Ditanyakan tentang riwayat persalinan yang pernah dilakukan sebelumnya. Riwayat masalah pada kandungan termasuk operasi yang pernah dilakukan di daerah tersebut.

Riwayat keluarga.

Ditanyakan tentang riwayat penyakit yang pernah diderita oleh keluarga pasien terutama penyakit penyakit yang diturunkan seperti thalassemia, cacat saat kelahiran, gangguan hormon, penyakit darah, alergi dan sebagainya.

Riwayat psikososial.

Ditanyakan tentang riwayat kekerasan fisik yang pernah dialami, masalah ekonomi, dukungan emosional dan masalah sosial yang lain.

Sedangkan pemeriksaan laboratorium yang dilakukan antara lain :

Pemeriksan laboratorium rutin.

Pemeriksaan laboratorium rutin artinya bahwa pemeriksaan ini dilakukan pada setiap wanita yang akan hamil antara lain : pemeriksaan darah lengkap, golongan darah, titer virus Rubella, hepatitis B, pap smear, clamidia, HIV, dan GO.

Pemeriksaan laboratorium lain yang berdasarkan indikasi.

  • Hepatitis C bila pasien mempunyai resiko tinggi menderita hepatitis C seperti pengguna obat obat suntik, memiliki tattoo dan menerima transfusi darah sebelum tahun 1992.
  • Gula darah puasa bila pasien mempunyai resiko tinggi menderita diabetes seperti kegemukan, memiliki riwayat keluarga penderita diabetes, pernah menderita diabetes pada masa kehamilan sebelumnya, riwayat memiliki bayi dengan berat badan diatas 4 kg.
  • Pemeriksaan dahak dan ronsen dada untuk pasien yang diduga menderita TBC.
  • Pemeriksaan toxoplasmosis untuk mereka yang gemar memelihara kucing atau suka mengkonsumsi makanan yang setengah matang.

Tujuan utama pemeriksaan sebelum menikah atau hamil adalah meminimalkan terjadinya gangguan kehamilan yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain :

  • Menghentikan pemakaian obat obatan yang dapat menganggu kehamilan.
  • Sedapat mungkin mengendalikan hal hal medis yang terjadi pada wanita tersebut dan bila perlu dilakukan konsultasi ke dokter spesialis.
  • Menghindari makanan dan bahan bahan yang berbahaya bagi kehamilan.
  • Diberikan vaksinasi terhadap penyakit penyakit yang dapat menganggu kehamilan.
  • Dilakukan konseling bila ditemukan hal hal yang berhubungan dengan genetik atau penyakit keturunan dan dampak yang terjadi bila terjadi kehamilan.

Tulisan ini didedikasikan buat Yanuar dan Arie yang baru saja menikah dan saya tidak bisa menghadiri pernikahan mereka. Semoga langgeng, Bro and Sis.

Posted in Info Kesehatanwith 13 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics