Archive for August, 2009

Deteksi Dini Kanker08.31.09

  

Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Pencegahan terhadap penyakit juga akan menghindarkan kita dari biaya pengobatan yang sungguh luar biasa mahalnya. Tidak ada satupun penyakit yang ada di muka bumi ini yang tidak mampu untuk dicegah. Sebaliknya, banyak sekali penyakit yang sampai saat belum ditemukan obatnya.

Salah satu penyakit yang sampai saat ini sangat sulit diobati adalah kanker. Karena sulit diobati sudah barang tentu kanker menjadi salah satu penyakit yang sangat mematikan.

Seperti halnya penyakit lain, kanker pun bisa dicegah dengan melakukan deteksi dini. Semakin dini kanker diketahui maka pengobatan yang dilakukan akan semakin bagus hasilnya. Berikut saya tulis langkah langkah deteksi dini pada beberapa penyakit kanker yang cukup banyak menyebabkan kematian.

Kanker Serviks ( Kanker Leher Rahim )

Lakukan pemeriksaan pap smear secara rutin terutama bagi para wanita yang aktif secara seksual. Pap smear sebaiknya mulai dilakukan setelah 3 tahun melakukan aktifitas seksual dan di ulang setiap tiga tahun.

Pap smear tidak perlu dilakukan bagi mereka yang telah berumur diatas 65 tahun yang sebelumnya telah melakukan pemeriksaan rutin dan bagi mereka yang telah diangkat rahimnya.

Kanker Ovarium

Pemeriksaan rutin untuk deteksi dini kanker ovarium adalah dengan USG. Pengukuran kadar ca125 dan pemeriksaan pelvis tidak dianjurkan karena hasil yang didapatkan tidak terlalu memuaskan serta tidak praktis.

Kanker Payudara

Deteksi dini kanker payudara adalah dengan melakukan pemeriksaan payudara mandiri (SADARI). Pemeriksaan ini bisa secara rutin dilakukan setiap hari dengan meraba apakah ada benjolan pada payudara.

Pemeriksaan lainnya adalah dengan melakukan mamografi setiap 1 sampai 2 tahun bagi perempuan yang berusia diatas 40 tahun terutama mereka yang memiliki saudara yang pernah menderita kanker payudara.

Kanker Usus Besar

Pemeriksaan rutin untuk deteksi dini kanker usus besar sebaiknya dilakukan bagi mereka yang telah berusia diatas 50 tahun. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan darah tersamar pada kotoran (occult blood test) dan kolonoskopi setiap sepuluh tahun.

Deteksi dini harus dilakukan lebih awal untuk mereka yang dikatakan memiliki resiko tinggi yaitu ada riwayat keluarga yang menderita kanker usus besar.

Posted in Info Kesehatanwith 24 Comments →

Mencegah Serangan Kutu Air (Skabies)08.29.09

Skabies atau dalam bahasa awam sering disebut kutu air disebabkan oleh kuman parasit yang berupa kutu. Saat menginfeksi manusia, kutu ini hidup di bawah kulit dan memakan darah korbannya. Mereka bertahan hidup memanfaatkan kehangatan kulit manusia, sehingga bila kutu ini terlepas ke udara luar maka mereka hanya mampu bertahan hidup tidak lebih dari 48 jam. Kutu betina akan bertelur di bawah kulit dan dalam beberapa hari akan menetas menjadi kutu muda.

Gejala yang timbul karena skabies antara lain rasa gatal pada kulit terutama pada malam hari, pada kulit yang terdapat kutunya akan tampak bentol kecil kemerahan sedangkan area bekas kutu berjalan akan tampak kemerahan berkelok kelok seperti pembuluh darah. Bagian tubuh yang terkena antara lain pergelangan tangan, sela sela jari, siku, ketiak, perut, bokong, alat kelamin, dada dan pinggang.

Skabies menular dari manusia ke manusia melalui kontak fisik (kulit) antara penderita skabies dengan orang yang sehat. Penularan terjadi khususnya bila kontak terjadi dalam waktu yang cukup lama/beberapa menit. Skabies juga bisa ditularkan melalui pakaian atau sprei yang dipakai bergantian dengan penderita skabies. Hal ini menjelaskan mengapa kejadian skabies banyak terjadi di daerah penampungan, asrama dan pengungsian.

Pengobatan skabies yang umum digunakan adalah dengan salep yang mengandung bahan seperti lindane, permethrin, pyrethrin atau crotamiton. Bahan bahan kimia ini jamak terdapat pada obat atau bahan pembunuh kutu. Obat obat ini tidak bisa anda peroleh dengan bebas, harus menggunakan resep dokter karena merupakan obat keras yang harus diperhatikan cara penggunaan dan indikasinya. Jadi, harus dipastikan dulu oleh dokter anda menderita skabies baru dapat menggunakan obat ini.

Pengobatan dapat efektif bila salep dioleskan ke seluruh tubuh dari dahi sampai dengan ujung kaki. Pada bayi dan anak anak, salep dioleskan dari kulit kepala sampai dengan ujung kaki sebab pada bayi dan anak anak, skabies juga menyerang kepala. HIndari menggunakan obat obatan yang belum jelas khasiatnya untuk mencegah efek samping yang lebih parah.

Perlu diingat bahwa penyebaran skabies di dalam lingkungan keluarga sangat cepat sehingga bila terdapat anggota keluarga yang menderita skabies sebaiknya diisolasi atau dijauhkan dari anggota keluarga lain yang masih sehat. Untuk mencegah penyebaran skabies, anak anak yang menderita skabies sebaiknya dilarang untuk ke sekolah atau bermain dengan temannya yang sehat. Agar selalu menjaga kebersihan ruangan, sofa dan tempat tidur apalagi sempat dipakai oleh penderita skabies. Sprei dan pakaian penderita skabies harus dicuci dan dikeringan di bawah sinar matahari dalam beberapa hari untuk membunuh kutu skabies.

Posted in Info Penyakitwith No Comments →

Tips Hidup Sehat08.24.09

  

Enyahkan rokok, rajinlah berolah raga, hindari makan makanan yang tidak sehat dan selalu memonitor lingkar pinggang.

Anda barangkali sudah sering mendengarkan nasihat tersebut. Di beberapa kesempatan seminar atau ceramah tentang cara hidup sehat pasti akan disinggung empat tip tersebut. Beberapa diantara kita memang sudah dengan disiplin melaksanakannya namun tidak sedikit yang mengabaikan.

Tahukah anda bahwa jika anda melaksanakan keempat tip tersebut dengan disiplin maka anda akan terhindar dari faktor resiko menderita penyakit khronis yang mematikan sebanyak 80%?

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa mereka yang menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya akan terhindar dari beberapa penyakit khronis seperti kanker, diabetes dan penyakit jantung.

Penelitian terakhir di lakukan di Jerman dengan mengampil sampel sebanyak 23.513 orang dewasa yang berusia antara 35 sampai 65 tahun. Penelitian dimulai pada pertengahan tahun 90an. Faktor yang diperhatikan termasuk berat badan dan tinggi badan, riwayat penyakit sebelumnya, serta makanan yang mereka konsumsi.

Empat pola hidup sehat yang mereka harus ikuti selama delapan tahun penelitian adalah :

  • Tidak merokok.
  • Berolah raga sekurang kurangnya 3,5 jam per mingu.
  • Menjaga body mass index (BMI) kurang dari 30
  • Konsumsi makanan sehat seperti buah buahan, sayur mayur, roti dan mengurangi daging.

Setelah penelitian berjalan, sebagian besar responden hanya melakukan salah satu dari empat kebiasaan tersebut dan hanya 9% yang melaksakan ke empat empatnya.

Setelah mengubah pola hidup yang berpengaruh pada terjadinya penyakit, para peneliti menyimpulkan bahwa mereka yang mengikuti keempat pola hidup sehat tersebut akan menurunkan resiko menderita penyakit khronis sebanyak 78%. Rinciannya sebagai berikut :

  • Resiko menderita penyakit diabetes tipe 2 menurun sebanyak 93%.
  • Resiko menderita penyakit jantung menurun sebanyak 81%.
  • Resiko menderita stroke menurun sebanyak 50%.
  • Resiko menderita kanker menurun sebanyak 36%.

Penelitian ini juga menyebutkan bahwa semakin muda kebiasaan ini dilakukan maka hasil yang dicapai akan semakin memuaskan. Jadi kalau anda ingin senantiasa sehat, segera lakukan keempat tips diatas.

Sumber : Archives of Internal Medicine

Posted in Tips Kesehatanwith No Comments →

Standar Kompetensi Dokter08.11.09

Kompetensi dokter layanan kedokteran primer termuat dalam dokumen Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) tahun 2006 berjudul “STANDAR KOMPETENSI DOKTER” yang menjabarkan dalam 7 area kompetensi :

1. AREA KOMUNIKASI EFEKTIF; mampu menggali dan bertukar informasi secara verbal dan nonverbal dengan pasien semua usia, anggota keluarga, masyarakat, kolega, dan profesi lain.

2. AREA KETERAMPILAN KLINIS; melakukan prosedur klinis dalam menghadapi masalah kedokteran sesuai dengan kebutuhan pasien dan kewenangannya.

3. AREA LANDASAN ILMIAH ILMU KEDOKTERAN; mengidentifikasi, menjelaskan, dan merancang penyelesaian masalah kesehatan secara ilmiah menurut ilmu kedokteran-kesehatan mutakhir untuk mendapat hasil yang optimum.

4. AREA PENGELOLAAN MASALAH KESEHATAN : mengelola masalah kesehatan individu, keluarga, maupun masyarakat secara komprehensif, holistik, bersinambung, koordinatif, dan kolaboratif dalam konteks pelayanan kesehatan primer.

5. AREA PENGELOLAAN INFORMASI : mengakses, mengelola, menilai secara kritis kesahihan dan kemamputerapan informasi untuk menjelaskan dan menyelesaikan masalah, atau mengambil keputusan dalam kaitan dengan pelayanan kesehatan di tingkat primer.

6. AREA MAWAS DIRI DAN PENGEMBANGAN DIRI : melakukan praktik kedokteran dengan penuh kesadaran atas kemampuan dan keterbatasannya; mengatasi masalah emosional, personal, kesehatan, dan kesejahteraan yang dapat mempengaruhi kemampuan profesinya; belajar sepanjang hayat; merencanakan, menerapkan, dan memantau perkembangan profesi secara sinambung.

7. AREA ETIKA, MORAL, MEDIKOLEGAL DAN PROFESIONALISME SERTA KESELAMATAN PASIEN : berprilaku profesional dalam praktik kedokteran serta mendukung kebijakan kesehatan; bermoral dan beretika serta memahami isu etik maupun aspek medikolegal dalam praktik kedokteran; menerapkan program keselamatan pasien.

Semoga informasi ini dapat memberikan gambaran standar kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang dokter. Jadi tidak hanya mengejar kelulusan ujian kompetensi dokter saja.

Informasi saya kutip dari milis p2kbidi

Posted in Intermezzowith 29 Comments →

Tips Memperbesar Payudara08.10.09

Apakah anda merasa minder saat melihat payudara anda jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan teman teman anda? Bahkan anda merasakan dada anda tidak beda jauh dengan dada teman laki laki anda. Perasaan tersebut tidak hanya menghinggapi anda tetapi juga dirasakan oleh jutaan perempuan di luaran sana. Sehingga mereka berusaha mati matian mencari metode yang pas untuk memperbesar payudara.

Metode yang cukup banyak dilakukan saat ini adalah metode implant, yakni dengan menambahkan suatu bahan khusus ke dalam jaringan payudara sehingga ukuran payudara lebih besar dari sebelumnya. Sayangnya pemasangan implant ini membuat payudara tampak kurang menarik, keras dan sulit digerakan. Bila dilakukan kurang tepat bahkan bisa merusak payudara secara keseluruhan.

Metode lain adalah dengan menggunakan pil. Namun timbul pertanyaan, apakah penggunaan pil ini betul betul efektif?

Meskipun manfaatnya masih perlu diteliti lebih lanjut, para ahli mempersilakan mereka yang ingin memperbesar payudara untuk mengkonsumsinya. Diingatkan pula agar para wanita yang mengkonsumsi pil pembesar payudara untuk memperhatikan efek samping yang mereka rasakan saat mengkonsumsi obat tersebut. Hal lain yang perlu diperhatikan saat mengkonsumsi pil ini adalah mereka harus menghindari konsumsi kafein. Jika anda ingin memperbesar payudara maka anda harus menghindari kafein.

Seperti halnya penggunaan obat yang lain, mengkonsumsi pil pembesar payudara juga harus memperhatikan segala hal yang berkaitan dengan efek samping dan aturan pakai obat tersebut. Bila aturan ini dipatuhi maka hasil maksimal dari obat tersebut akan dapat dicapai.

Disamping mengkonsumsi obat, bagi mereka yang ingin memperbesar payudara diharapkan banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan mengurangi karbohidrat. Protein dibutuhkan sebagai zat pembangun yang berguna untuk pertumbuhan jaringan payudara. Sementara karbohidrat dihindari untuk mengurangi timbunan lemak di jaringan payudara.

Akhir kata, untuk memperbesar payudara anda harus bijak dan memilih metode yang pas dan sesuai dengan kondisi tubuh anda sehingga selain besar, payudara anda juga akan sehat.

Posted in Tips Kesehatanwith 69 Comments →

Tips Mencegah Mabuk Laut/Darat08.02.09

Mabuk laut atau mabuk darat yang dalam bahasa kedokterannya dikenal dengan nama motion sickness merupakan gangguan yang sering dialami mereka yang berpergian dengan kapal laut, pesawat udara dan mobil. Gejala ini timbul akibat goncangan goncangan yang dialami selama perjalanan menggunakan alat transportasi seperti kapal laut, mobil dan pesawat udara. Goncangan ini akan merangsang pusat keseimbangan di telinga tengah sehingga menyebabkan gejala gejala mabuk laut/udara.

Meskipun demikian, ambang mabuk tiap tiap individu sangat berbeda. Ada yang sangat mudah mengalami mabuk laut/darat, ada pula yang tidak. Hal ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor terutama kebiasaan dalam berkendara.

Gejala yang timbul saat mabuk laut/darat sangat bervariasi tetapi umumnya gejala utama adalah mual dan muntah. Gejala lain dapat berupa sakit kepala, kepala terasa ringan, keringat dingin, dan lain lain.

Bagi mereka yang sering mengalami mabuk laut/darat, berikut tips yang bisa dilakukan guna mengurangi keluhan yang anda alami :

  1. Saat menumpang kendaraan, usahakan pandangan anda seluas mungkin atau dengan kata lain, pandangan anda dapat mengikuti pergerakan  kendaraan. Saat di mobil, anda dapat duduk di bangku depan sehingga dapat memandang dengan lebih luas. Saat menumpang kapal laut, naiklah ke atas deck dan pandang pergerakan horison. Jika di pesawat terbang, duduklah di dekat jendela lalu pandang keluar dan ambilah posisi duduk yang dekat dengan sayap yang mana pergerakan pesawat minimal pada daerah itu.
  2. Jangan membaca saat bepergian dan jangan duduk menghadap ke belakang terutama bagi anda yang sering mabuk laut/darat.
  3. Jangan melihat atau berbicara dengan penumpang yang sedang mabuk.
  4. Hindari mengkonsumsi makanan pedas dan merangsang pencernaan sebelum dan selama perjalanan..
  5. Minumlah obat pencegah mabuk laut/darat sebelum anda berpergian.
  6. Hubungi dokter anda jika masalah mabuk ini sudah sangat menganggu anda.

Semoga perjalanan anda menyenangkan.

Posted in Tips Kesehatanwith 23 Comments →

  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Arsip

  • Kategori

  • Berlangganan Artikel

    Tulis Email Anda


    Preview | Powered by FeedBlitz
  • Tulisan Terbaru

  • Konsultasi Online

  • Komunitas

    Bali
Blogger Community

    Internet Sehat

  • Pengunjung

    website statistics