Berkenalan Dengan Kanker Paru

Kategori Info Penyakit pada 05 Jun 2009 Cetak

Kanker paru seperti halnya kanker yang lain merupakan hasil dari pertumbuhan abnormal sel tubuh. Pada orang normal, pertumbuhan dan kematian sel diatur sedemikian rupa sehingga selalu dalam keadaan seimbang. Bila mekanisme ini terganggu maka sel akan tumbuh dengan semena mena sehingga sel tersebut membesar dengan tidak terkontrol yang kemudian dikenal dengan nama tumor.

Berdasarkan pertumbuhannya, tumor dibagi menjadi dua jenis yaitu tumor jinak dan tumor ganas atau lebih dikenal dengan sebutan kanker. Tumor jinak umumnya terlokalisir dan tidak menyebar ke bagian tubuh yang lain. Tumor jenis ini mudah untuk dihilangkan atau disembuhkan dengan tuntas. Sedangkan kanker atau tumor ganas dapat tumbuh dan membesar dengan cepat, bersifat merusak organ di sekitarnya serta dapat mengalami metastase atau menyebar ke organ tubuh yang lain. Pengobatan kanker sangat terggantung dari stadium atau derajat pertumbuhan dan penyebaran kanker.

Seperti halnya sel yang terdapat pada organ tubuh yang lain, sel paru paru juga dapat mengalami pertumbuhan abnormal atau kanker. Paru paru sebagai suatu organ juga dapat menerima penyebaran kanker dari organ lainnya, sehingga kanker yang terjadi pada paru paru bisa berasal dari sel paru paru itu sendiri atau sel kanker yang berasal dari organ lain.

Apa sih yang menyebabkan kanker paru?

Merokok

Sampai saat ini para ahli masih berpendapat bahwa 90% penyebab kanker paru adalah karena kebiasaan merokok. Resiko menderita kanker paru akan meningkat seiring dengan peningkatan konsumsi rokok per hari. Mereka yang merokok dua bungkus atau lebih rokok per hari, satu diantara 7 orang akan meninggal karena kanker paru. Penggunaan pipa atau cangklong juga dapat menyebabkan kanker paru meskipun resikonya tidak sebesar perokok tanpa pipa.

Rokok tembakau mengandung lebih dari 4 ribu zat kimia dan sebagaian besar merupakan zat karsinogenik atau zat yang dapat menyebabkan kanker. Dua zat karsinogenik utama dalam rokok tembakau adalah nitrosamine dan polycyclic aromatic hydrocarbon.

Perokok Pasif

Perokok pasif atau orang yang ikut menghirup asap rokok yang berasal dari perokok dalam jangka waktu yang lama juga mempunyai resiko menderita kanker paru. Penelitian menunjukan, perokok pasif ini mempunyai resiko menderita kanker paru 24% lebih besar daripada mereka yang tidak merokok.

Serat Asbestos

Serat asbestos adalah serat silikat yang dapat mengendap di jaringan paru paru dalam jangka waktu yang lama. Para pekerja yang sering terpapar zat ini mempunyai resiko tinggi menderita kanker paru.

Keturunan

Meskipun kebiasaan merokok merupakan biang kerok terjadinya kanker paru namun kenyataannya tidak semua perokok akan mengalaminya. Hal ini disebabkan karena ada hambatan secara genetik. Resiko kanker paru akan meningkat pada mereka yang mempunyai keluarga dekat yang pernah menderita kanker paru.

Penyakit Paru

Penyakit paru seperti chronic obstructive pulmonary disease (COPD) diduga mempunyai hubungan erat dengan peningkatan kejadian kanker paru. Resiko ini meningkat bila penderita juga merupakan seorang perokok.

Riwayat Menderita Kanker Paru 

Orang yang pernah menderita kanker paru mempunyai resiko untuk menderita kanker paru yang keduakalinya. 

Polusi Udara

Polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor, pabrik industri dan pembangkit listrik tenaga fosil dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker paru. Polusi udara ini mempunyai kontribusi terhadap kematian akibat kanker paru sebesar hampir 1%.

Apa saja gejala dan tanda kanker paru?

Gejala dan tanda kanker paru sangat bervariasi terggantung dari derajat kanker dan kondisi fisik individu yang bersangkutan. Meskipun demikian, tanda atau gejala dini kanker paru sangat mudah untuk dideteksi. Beberapa gejala yang mungkin terjadi pada orang yang menderita kanker paru antara lain :

Tanpa Gejala

Hampir 25% orang yang didiagnosa menderita kanker paru ditemukan dengan tidak sengaja. Artinya, mereka ditemukan menderita kanker paru pada saat dilakukan pemeriksaan ronsen dada untuk suatu keperluan atau pemeriksaan kesehatan rutin. Gambaran ronsen dada menunjukan adanya tumor kecil sebesar uang logam di paru paru dan pada saat ini pasien sama sekali tidak mengeluhkan gejala apa apa.

Gejala sesuai dengan besarnya kanker

Pertumbuhan sel kanker yang mendesak jaringan paru normal akan menyebabkan terganggunya proses pernafasan pasien. Gejala yang timbul antara lain batuk, sesak nafas, nafas bunyi, nyeri dada dan batuk darah. Jika pertumbuhan sel kanker merusak sel saraf di sekitar paru maka akan menimbulkan nyeri pada bahu yang mejalar ke tangan sampai dengan jari jari tangan. Desakan sel kanker ke kerongkongan akan menyebabkan gangguan menelan.

Gejala yang berhubungan dengan penyebaran kanker

Sel kanker paru yang menyebar ke tulang akan menyebabkan nyeri pada tulang tersebut sementara yang menyebar ke otak akan menyebabkan gejala neurologik seperti mata kabur, sakit kepala, kejang, gejala stroke, kelumpuhan pada anggota gerak, gangguan sensasi rasa pada beberapa bagian tubuh.

Gejala non spesifik

Gejala non spesifik jamak ditemukan pada beberapa penyakit kanker termasuk kanker paru. Gejala ini antara lain penurunan berat badan, lemah, dan mudah lelah. Sering pula terjadi gejala psikologis seperti depresi dan gangguan mood.

Kapankah kita perlu ke dokter?

Jika anda mengalami gejala gejala seperti yang saya sebutkan di bawah ini maka anda harus segera ke dokter untuk mendeteksi secara dini adanya kanker paru.

  • Batuk lama yang makin lama makin memburuk
  • Darah pada dahak.
  • Bronchitis yang lama dan adanya infeksi paru yang berulang.
  • Nyeri dada.
  • Penurunan berat badan yang tidak wajar.
  • Sesak nafas yang berulang dan lama.

Bagaimana pengobatan kanker paru?

Metode pengobatan kanker paru yang masih dilakukan sampai saat ini yaitu operasi pengambilan sel kanker, kemoterapi dan radiasi serta kombinasi antara ketiga metode tersebut. Keputusan untuk memilih metode pengobatan terggantung dari besar dan derajat penyebaran sel kanker serta kondisi kesehatan pasien.

Bagaimana mencegah kanker paru?

Menghentikan kebiasaan merokok adalah hal yang utama dalam mencegah terjadinya kanker paru. Tidak kalah pentingnya yaitu meminimalisasi kontak dengan perokok atau menjadi perokok pasif. Segera ke dokter bila mengalami gejala gejala yang berhubungan dengan paru paru.

Silakan berdiskusi tentang kesehatan disini : www.medisiana.com

Share |

Baca Juga :

Hajar jahannam, blackstone, hajar sa'adah, tongkat madura, fatloss, pembesar penis !!!

17 komentar untuk “Berkenalan Dengan Kanker Paru”


  1. Anak Muda berkomentar :

    Bagus lah, saya sudah berhenti merokok…

    rajin juga nulis ya dok, saya kira dokter nggak sempat nulis.. :)

    Reply

  2. AdityaWirawan berkomentar :

    Terima kasih dok infonya. Artikel ini sangat bagus untuk menyokong artikel saya yang anti rokok tersebut.

    http://adityawirawan.net/2009/05/31/perubahan-kotak-rokok-di-malaysia-dan-thailand/

    Reply

  3. imcw berkomentar :

    @Anak Muda : Sukses ya…

    @AdityaWirawan : Sama sama.

    Reply

  4. OSRAM berkomentar :

    dokter gigi …. orang yang paling gw takutin

    Reply

  5. okachan berkomentar :

    kenali akibatnya untuk dihindari………….

    Reply

  6. imcw berkomentar :

    @OSRAM : Takut gimana?

    @okachan : Betul.

    Reply

  7. joko berkomentar :

    di indonesia saat ini masayarakat masih mudah untuk didoktrin tentang manfaat rokok, sehingga itu yang membuat pabrik rokok makin merajalela di indonesia. sepertinya iklan rokok telah mengalahkan para duta duta anti rokok. saya pribadi merasakan berat untuk menghimbau mereka stop rokok. dikala amerika dan eropa mulai sadar akan bahaya rokok, indonesia adalah pasar pelarian yang potensial bagi mereka yang kehilangan konsumen di eropa dan amerika

    Reply

  8. dyagnozinfo berkomentar :

    Kanker paru emang jahat !!!!!

    bapak sy meninggal gara2 itu . Jahaaat

    Reply

  9. imcw berkomentar :

    @joko : Segala ironis memang banyak terjadi di negeri ini.

    @dyagnozinfo : Turut berduka cita atas meninggalnya bapak anda.

    Reply

  10. sewa mobil di surabaya berkomentar :

    postingan ini bermanfaat
    nice post pak
    thx ya udah share……
    salam kenal :D

    Reply

  11. syahdan berkomentar :

    saya terlalu suka dengan website anda … thx ya mau berbagi ilmu.. sukses selalu yaa….

    Reply

  12. Blog Dokter berkomentar :

    @syahdan : Terima kasih atas kepercayaannya.

    Reply

  13. Paktri berkomentar :

    Ayahku (alm) meninggal tahun 1991 karena kanker hati, Pakdhe-ku (kakak ayah) juga meninggal karena kanker hati, 2 (dua) saudara ipar ayah juga meninggal karena kanker hati (ini jelas tak ada hubungan keturunan), beliau-beliau ini sewaktu hidupnya PEROKOK BERAT, saya juga pernah jadi perokok, alhamdulillah 11 buah terakhir telah berhenti total merokok-mudah2an menambah tingkat kesehatanku

    Reply

  14. Blog Dokter berkomentar :

    @Paktri: Saya ikut mendoakan.

    Reply

  15. nine berkomentar :

    nama dokternya mana???

    Reply

  16. Dahnial berkomentar :

    Kalau paru-paru sudah kena kanker, biasanya pembedahan paru-paru adalah salah satu tindakan yang harus dilakukan. Dibawah ini adalah kisah seorang dokter paru-paru yang melakukan pembedahan toraks dengan bius lokal.

    BEDAH TORAKS DENGAN ANESTESI LOKAL :

    SEORANG DOKTER DARI KOTA MALANG DAN TEAMNYA SEJAK TAHUN 1962 TELAH MELAKUKAN BEDAH TORAKS HINGGA SEBANYAK 215 KALI DENGAN ANESTESI LOKAL (SANG PASIEN TETAP DALAM KEADAAN SADAR, BAHKAN MASIH BISA TERTAWA).

    SILAHKAN SIMAK ARTIKELNYA BESERTA FOTO-FOTO PROSES PEMBEDAHANNYA DI SITUS :

    http://iwandahnial.wordpress.com/2010/01/31/thoracotomy-under-local-anaesthesia/

    Reply


Trackbacks/Pingbacks

  1. Kanker Ovarium Dan CA 125 | Blog Dokter 13 06 09

Tinggalkan komentar


  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom