Infeksi Saluran Kencing

Posted in Info Penyakit on Sep 27, 2008 Print

uchr_02_img0207.jpg

Infeksi saluran kencing atau ISK merupakan masalah kesehatan yang cukup serius di bagi jutaan orang tiap tahun. ISK merupakan penyakit infeksi nomor 2 yang paling banyak menyerang manusia di muka bumi. Umumnya penyakit ini menyerang kaum wanita tapi sering juga ditemukan laki laki yang menderita ISK.

Sistem saluran kencing atau sistem urin terdiri dari ginjal, ureter, kandung kencing dan urethra. Diantara keempat organ tersebut, ginjalah yang paling memegang peranan. Ginjal berfungsi menyaring sampah dari saluran darah, mengatur keseimbangan cairan, dan memproduksi beberapa hormon. Ureter berfungsi mengalirkan cairan hasil penyaringan ginjal ke kandung kemih untuk disimpan sementara dan bila kandung kemih sudah penuh maka akan dikeluarkan ke dunia luar melalui saluran urethra.

Setiap orang dewasa rata rata memproduksi satu sampai 2 liter urine perhari terggantung dari kondisi cuaca dan banyaknya cairan yang masuk.

Penyebab infeksi saluran kencing.

Secara normal, air kencing atau urine adalah steril alias bebas kuman. Infeksi terjadi bila bakteri atau kuman yang berasal dari saluran cerna jalan jalan ke urethra atau ujung saluran kencing untuk kemudian berkembang biak disana. Maka dari itu kuman yang paling sering menyebabkan ISK adalah E.coli yang umum terdapat dalam saluran pencernaan bagian bawah.

Pertama tama, bakteri akan menginap di urethra dan berkembang biak disana. Akibatnya, urethra akan terinfeksi yang kemudian disebut dengan nama urethritis. Jika kemudian bakteri naik ke atas menuju saluran kemih dan berkembang biak disana maka saluran kemih akan terinfeksi yang kemudian disebut dengan istilah cystitis. Jika infeksi ini tidak diobati maka bakteri akan naik lagi ke atas menuju ginjal dan menginfeksi ginjal yang dikenal dengan istilah pyelonephritis.

Mikroorganisme seperti klamidia dan mikoplasma juga dapat menyebabkan ISK namun infeksi yang diakibatkan hanya terbatas pada urethra dan sistem reproduksi. Tidak seperti E. coli, kedua kuman ini menginfeksi orang melalui perantara hubungan seksual.

Faktor resiko

Beberapa orang memang mempunyai resiko menderita ISK lebih besar dari yang lainnya. Ketidaknormalan fungsi saluran kemih menjadi biang keladinya. Batu saluran kemih, pembesaran prostat akan menghambat pengeluaran urine sehingga mempermudah perkembang biakan kuman.

Orang dengan diabetes juga rentan menderita ISK akibat dari penurunan daya tahan tubuh. Penyakit lain yang mempunyai efek menurunkan daya tahan tubuh juga merupakan faktor resiko terjadinya ISK.

Infeksi saluran kencing juga sering ditemukan pada anak anak yang dilahirkan dengan ketidak normalan saluran kemih.

Perempuan lebih rentan menderita ISK bila dibandingkan dengan laki laki mungkin dikarenakan saluran urethra yang lebih pendek dan ujung anus yang letaknya dekat dengan ujung urethra.

Gejala ISK

Tidak semua penderita merasakan gejala ISK tapi umumnya ada satu gejala yang mereka rasakan walau tidak terlalu menganggu. Gejalanya antara lain, sering kencing dan kesakitan saat kencing, rasa sakit sampai terbakar pada kandung kemih.

Pada perempuan merasakan ketidaknyamanan pada tulang kemaluan. Umumnya orang yang menderia ISK akan selalu ingin kencing tetapi kencing yang dikeluarkan sangatlah sedikit.

Air kencingnya sendiri bisa berwarna putih, cokelat, kemerahan. ISK tidak akan menyebabkan demam selama masih menginfeksi urethra dan kandung kemih, demam muncul bila ginjal sudah kena. Gejala lain saat ginjal terinfeksi adalah adanya rasa sakit pada punggung, mual, atau muntah.

Pengobatan ISK

Infeksi saluran kencing diobati dengan obat obatan antibiotika. Pilihan obat dan lamanya pengobatan terggantung dari lamanya infeksi dan jenis kumannya. Bila memang gejala diatas muncul, sebaiknya segera ke dokter untuk memperoleh pengobatan.

Pencegahan ISK

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah ISK antara lain :

  • Minumlah banyak cairan setiap hari.
  • Segeralah kencing bila ingin kencing, jangan hobi menahan kencing.
  • Untuk perempuan saat cebok, basuhlah dari depan ke belakang bukan sebaliknya.
  • Pilihlah shower saat mandi dibandingkan dengan bath tub.
  • Bersihkan kelamin saat akan berhubungan intim.
  • Hindari penggunaan cairan yang tidak jelas manfaatnya pada alat kelamin. Cairan ini dapat mengiritasi urethra.

Silakan berdiskusi tentang kesehatan disini : www.medisiana.com

Share |

Baca Juga :

231 Responses to “Infeksi Saluran Kencing”


  1. iza says:

    Normalnya berapa kali kencing sehari dok, saya jarang melakukan aktifitas, dan suhu cukup dingin, saya kencing sekitar 7-10 Kali. normalkah..

  2. imcw says:

    @iza : Yang penting bukan frekuensinya tetapi jumlahnya yaitu antara 1,5 sampai 2 liter dalam 24 jam.

  3. roy says:

    dok, saya punya keluhan yg sama..

    sudah 3 hari setiap kencing terasa sakit dan terasa selalu pengen kencing terus, tapi tidak ada darah yg keluar..
    di hari pertama saya sempat demam, tapi sekarang tidak lagi..
    rencananya saya mau cek urin ke laboratorium, tapi kemana ya dok hasil lab nya nanti saya bawa? apakah harus ke dokter penyakit kelamin?

    terima kasih.

  4. Ang says:

    Doookter tolong…… :cry:
    Ini baru saya rasakan sekitar seminggu. Waktu pipis, bagian bawah perut saya sakittttttt…. kayaknya sih di saluran pipis, antara ngilu dan nyeri. jadi takut kalo mo pipis. Pipisnya juga sedikit dan sering. Apa saya dah terserang ISK? :cry: :cry: Belum ke dokter sih. Maluuu. Saya perempuan belum nikah dan males pipis alias suka nahan pipis. Duh, jadi kapok. Apakah ISK ini bisa disembuhkan dan apakah jika sudah sembuh bisa kambuh kembali? Aktivitas saya alias cukup padat karena pekerjaan saya kebanyakan di lapangan kadang-kadang kalau di lapangan harus membersihkan diri di sungai, apakah ini penyebabnya? Ada saran gak untuk merk pembersih bagian sensitif kewanitaan yang baik? Aduh jangan-jangan saya gak punya anak ya dok? aduh-aduh….Terima kasih dokter, ditunggu jawabannya :sad:

  5. Udins says:

    Artikel dan jawaban2 dokter sangat memberikan wawasan yang baik mengenai IKS atau UTI ini.

    Saya terdampar ke situs dokter ketika sedang mencari2 informasi mengenai Urinary Tract Infection atau IKS yang diidap Mariana Bridi, model Brasil finalis Miss World yang baru saja diberitakan meninggal karena IKS yang parah. Dok, kok bisa ya separah itu, bahkan si Mariana ini harus diamputasi tangan dan kakinya, tetapi walaupun sudah diamputasi, bakterinya sudah menyebar terlalu jauh sehingga nyawanya tidak tertolong.

    Dok, apakah benar IKS dapat terjadi juga karena disebabkan hubungan seksual?

    Terimakasih

  6. imcw says:

    @roy : Hasil lab bisa dipost disini, mengenai dokter yang hendak dikunjungi, dokter kulit kelamin atau dokter umum juga boleh.

    @Ang : Keluhannya sudah menganggu dan harus segera diobati. Pemeriksaannya nggak sampai buka celana koq, jadi nggak usah malu. Lebih baik sejak dini diobati untuk mencegah komplikasi yang lebih parah.

    @Udins : Menurut yang saya baca sih, bakteri yang menyerang termasuk cukup ganas dan sudah multi resisten terhadap antibiotika jadi dokter disana kesulitan mendapatkan antibiotika yang sesuai dengan kuman tersebut. Mungkin ini akibat penggunaan antibiotika yang sembarangan.

  7. aaa says:

    Hai Dok, baru saja saya mengalami kencing yang berwarna agak kecoklatan dan pas saya cek seperti ada bercak darah.. siang nya saya memang mengalami sedikit meriang dan pusing, pagi nya pun saya sempat pup dan sepertinya ada bercak darah nya juga. Tapi beberapa saat setelah saya mengalami kencing tersebut, meriang sudah turun dan pusing juga sudah berkurang.. pada saat kencing terdapat bercak trsbt saya juga kaget dan mencoba kencing beberapa menit kemudian dan satu jam beriktnya dan hasil nya normal.. apakah saya terkena ISK dok ? atau ini cuma gejala mau Haid ? biasanya klo pusing dan agak meriang itu tanda saya mau datang bulan.. mohon bantuan nya.. apakah saya perlu cek ke RS ? karena 1 bulan lagi aya berencana untuk menikah.. terimakasih atas bantuan nya

    • imcw says:

      Nah ini yang sulit dicari jawabannya, apakah bercak darah tersebut berasal dari haid atau tidak. Apalagi saat kejadian anda memang sedang haid. Untuk membedakan tentu harus dilakukan pemeriksaan air kencing di laboratorium untuk mengetahui adanya darah di dalam air seni.

  8. Fitria says:

    dok, saya ada pertanyaan mengenai penyakit ini.
    saya baru pertama kali mengalami ada bercak darah di urin hari ini, tetapi memang darah ini lebih bermateri seperti slime, bukan membuat kencingnya coklat/merah. sbelum ini, saya memang harus menahan kencing selama setengah jam, maka dari itu saya rasa ini bisa terjadi. saya tidak mengalami ada rasa sakit pada saat buang air kecil, namun masih ada merahnya (2 x), setelah mengeluarkan yang ditahan sebelumnya.
    apakah ini bisa terobati sendiri dengan minum secara teratur dan ke toilet secara teratur? atau apakah memang harus pakai obat antibiotika langsung? dan apakah hal seperti ini bisa menjadi masalah yang permanen akan ada terus? terima kasih.

    • imcw says:

      Coba banyak minum dulu dan lihat perubahan yang terjadi. Jangan biasakan menahan kencing lagi. Kalau memang dengan banyak minum keluhan berkurang maka pengobatan dengan antibiotika tidak diperlukan lagi.

  9. andra says:

    saya sempat mau melakukan test urin tetapi pihak lab menanyakan surat pengantar dari dokter. mereka bilang untuk mengetahui test yang akan dilakukan.

    ketika itu saya bingung, saya sempat bilang untuk infeksi saluran kencing dan mereka menanyakan nama dokter yang menyarankan test urin tersebut.

    karena itu saya belum melakukan test urin. sekarang saluran kencing saya tidak ada rasa panas ketika duduk atau kencing tetapi perih walaupun tidak ketika kencing.

    tolong dok, saya harus bagaimana?
    jika saya ditanya lagi test yg harus dilakukan dan dokter yang menyarankan saya harus jawab apa?

    apa ada obat untuk sementara waktu agar penyakitnya tidak bertambah parah

    saya belum sempat ke dokter kulit/kelamin karena saya libur hanya pada hari minggu.
    dan tidak ada dokter yg praktik pada hari minggu. apa ke dokter umum saja sudah cukup?

    • imcw says:

      Ke dokter umum saja bisa koq. Untuk obat, anda bisa membeli obat disinfekstan saluran kencing seperti Urinter atau yang sejenis. Antibiotika belum bisa diberikan selama belum diketahui penyebab infeksinya dari hasil pemeriksaan lab.

  10. adrian says:

    Sebulan yang lalu saya periksa ke dokter umum karena setelah kencing terasa panas di sekitar pangkal paha, sering kencing dan kadang2 terasa tidak tuntas. Setelah periksa urin lengkap katanya ada bercak darah (trace) di kencing saya dan leukosit 6-7 sehingga saya kemudian diresepkan antibiotik dan anti radang. seminggu kemudian kontrol dan periksa urin lagi. Hasilnya sudah tidak ada darah dan leukosit 2-3. Kata dokternya biar tuntas akan dilakukan USG abdomen dan hasil USG semua normal/baik dan tidak ada penyumbatan sehingga saya dinyatakan sudah sembuh.

    2 minggu setelahnya, saya kembali merasakan panas di pangkal paha setelah kencing dan kadang2 kencing tidak tuntas, apakah ini mungkin karena antibiotiknya tidak mempan?

  11. imcw says:

    Kemungkinan terjadi reinfeksi atau infeksi berulang. Cari penyebabnya.

  12. Paul says:

    Dok, hasil urine saya Cretinin,0,8,,,Ureum,21,,,crystal,,sedikit,,,Leukosit 1-2,,apa yang harus saya lakukan???thanksssssss

  13. imcw says:

    @Paul : Minum yang banyak, hasil pemeriksaan kencing tidak terlalu bermakna.

  14. ruly says:

    dok. mo ty dkit ni ttg ISK, ka2kq prmpuan mgalami rsa skit dprut gjla sma persih dgn apa yg dpaparkan dkter, trus dia kdokter sampai 3 kli tp hasilnya nihil, ttap aja masih sakit kdang2 smpai nangis2, sbaiknya apa yg hrus dlkukan dok,?, sebelum a makasih atas jawaban a,,,,,,,,,,,

  15. Riri says:

    sore …dok…

    dok saya mau tanya ni..
    dok saya sedah 4 bulan saya mengalami penyakit kencing- kencing terus kencing na itu jarak na tidak jauh antara 3 menit ,5 menit dan kencingnya itu terkadang sedikit dan bahkan setetes tp, berasa banget sakit nya dok ngilu banget!!pa itu tandanya saya terkena penyakit ISK?saya memang pernah melakukan hubungan sexsual apa dengan saya berhubungan sexsual sehingga saya terkena penyakit seperti ISK?!Dan apakah saya bisa mempunyai keturuna?!

  16. erni says:

    Dok, saya pernah menderita ISK dan kedokter udah sembuh.cuman yang mau saya tanyakan kenapa setiap kali kencing kok setelah kencing banyakdan selesai cebok pengen kencing lagidan lagi padahal cuma keluar sedikit. apakah itu merupakan tanda-tanda klo ISK saya belum tuntas???? trimakasih :razz:

  17. imcw says:

    @ruly : Sudah diperiksa air seninya? Coba ke dokter lagi untuk diganti obatnya, mungkin antibiotikanya nggak cocok.

    @Riri : Yap, anda kemungkinan kena ISK dan harus diobati. Bila diobati dengan baik maka kemungkinan bisa sembuh.

    @erni : Bisa ya bisa tidak terggantung hasil pemeriksaan terhadap air kencingnya.

  18. uc!e'x says:

    dok saya mau tanya ni..
    dok saya sedah 4 bulan saya mengalami penyakit kencing- kencing terus kencing na itu jarak na tidak jauh antara 3 menit ,5 menit dan kencingnya itu terkadang sedikit dan bahkan setetes tp, berasa banget sakit nya dok ngilu banget!!pa itu tandanya saya terkena penyakit ISK?saya memang pernah melakukan hubungan sexsual apa dengan saya berhubungan sexsual sehingga saya terkena penyakit seperti ISK?!Dan apakah saya bisa mempunyai keturuna?!
    plizz…blz ke email saya.thx dok……

  19. desi says:

    ada pertanyaan dok/….apakah cewek yang terkena Infeksi saluran kencing pada saat melakukan hubungan seks pertama kali itu dapat dikatakan positif hamil? tolong dibals secepatnya…terima kasih sebelumnya

  20. zoda m says:

    saya 25 thahun laki2, dok.. 2 minggu yang lalu saya merasa pegal2 di sebelah pinggul belakang kanan, trus kencing dengan warna merah muda. setelah saya periksakan ke dokter sp urologi, disarankan tes urine dengan hasil :

    warna : Kuning muda agak keruh
    pH : 6 /asam
    Berat Jenis : 1010
    Nitrit : -
    Protein : -
    Glukosa : -
    Keton : -
    Urobilinogen : +1
    Darah/lekosit : +++/-
    Bilirubin : -
    Sedimen lekosit : -
    Sedimen Eritrosit : -
    Sedimen Epitel : –
    Sedimen Kristal : -
    Sedimen lain-lain : -

    Setelah hasil lab urine saya dianjurkan ntuk USG 4D, berikut hasil USG 4D tsb :

    Ren dekstra-sinistra :
    Ukuran baik. Ekhokorteks tidak meningkat. Batas korteks dan medulla jelas. Tampak pelebaran pelviokalises sinistra. Batu (-).
    VU : ukuran baik. dinding tidak menebal Tampak debris.

    Kesimpulan : Hidronefrosis sinistra grade 1 ec ?
    : sinistis akut

    Setelah itu saya dinjurkan untuk foto (IVT… kalo ga salah) namun sampai sekarang belum saya lakukan mengingat biaya yang sangat mahal.

    yang saya tanyakan apakah sebenarnya penyakit yang saya derita dok, trus apakah dengan 2 analisa diatas (urine dan USG 4D) masih kurang untuk dapat memutuskan tindakan apa yang harus diambil, karena saya cuma dikasih obat pereda nyeri, dan dokter sp urolog tsb belum memberikan obat2 yang lain.

    terimakasih


Trackbacks/Pingbacks


Leave a Reply


  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom