Keuntungan Berhenti Merokok
Setiap orang tahu bahwa menghentikan kebiasaan merokok sangat bagus untuk menjaga kesehatan. Tidak hanya orang yang tidak merokok, perokok berat pun menyadari hal ini. Sayangnya anggapan selama ini, bagus untuk kesehatan ini baru dirasakan setelah menunggu bertahun tahun sejak berhenti merokok. Padahal tanpa disadari oleh mantan perokok proses perbaikan kondisi kesehatan sudah mulai berlangsung sejak 20 menit dari penghentian kebiasaan merokok.
Pada 20 menit pertama sejak berhenti merokok, kondisi kesehatan anda sudah berangsur angsur membaik. Detak jantung dan tekanan darah berangsur angsur normal. Setengah hari kemudian, kadar karbonmonoksida yang beracun dalam darah menurun drastis ke nilai normal.
Beberapa bulan kemudian, anda akan merasakan fungsi paru paru berangsur angsur meningkat. Bila dulunya anda tidak mampu menaiki tangga tanpa ngos ngosoan, saat ini sudah bisa dengan lancar. Sirkulasi darah anda pun sudah berangsur angsur pulih.
Sembilan bulan kemudian, anda akan jarang menderita batuk batuk dan seiring dengan itu anda akan mampu menarik nafas lebih dalam dari sebelumnya. Hal ini disebabkan karena fungsi silia atau rambut kecil yang terdapat dalam saluran nafas sudah berfungsi dengan baik yaitu mengeluarkan riak dari saluran nafas. Selain riak, kuman kuman penyebab infeksi pun akan terhempas keluar.
Saat anda merayakan setahun keberhasilan anda berhenti merokok, anda juga harus merayakan keberhasilan anda mengurangi setengah dari resiko anda menderita penyakit jantung koroner bila dibandingkan anda tetap merokok.
Lima sampai sepuluh tahun kemudian, resiko anda menderita stroke juga akan jauh berkurang. Selain itu, resiko kanker paru paru juga akan ikut ikutan berkurang.
Selain keuntungan diatas, seperti kita ketahui bersama, rokok akan merusak penampilan tubuh anda. Penuaan dini, warna kuning pada kuku dan gigi serta aroma khas perokok pada rambut dan pakaian anda.
Ketika anda memutuskan untuk berhenti merokok, kulit anda akan berubah sendirinya ke arah yang lebih baik. Aroma tidak sedap khas perokok juga akan hilang. Bau nafas anda juga akan lebih segar dan anda sudah bisa merencanakan untuk memutihkan gigi anda.
Perubahan lain adalah anda akan merasakan selera makan yang meningkat yang disebabkan oleh perbaikan saraf saraf perasa pada lidah. Kemampuan anda mencium sesuatu aroma akan meningkat. Yang pada akhirnya akan membuat tubuh anda lebih berisi.
Bagaimana? Ada keinginan untuk mencoba?
Silakan berdiskusi disini : http://www.medisiana.com/viewtopic.php?p=907#907
Belum ada komentar yang spesial.







25 July 2008 pada jam 11:32
alhamdulillah saya udah ga perlu lagi berhenti merokok.. karena saya bukan perokok haha
25 July 2008 pada jam 14:52
Kalo sekedar penikmat bukan pecandu bagaimana dok?
Saya penikmat rokok kalo dapet ya syukur kalo ga dapet ga papa, kadang seminggu tidak sentuh rokok, kadang sehari 3 batang.
25 July 2008 pada jam 15:48
kok gak ngefek sih pak….
25 July 2008 pada jam 16:12
wagh..saya juga dah berhenti merokok kok dok
25 July 2008 pada jam 18:36
psotingan yang bagus, pak dokter. tapi hingga sekarang, saya masih sulit utk berhenti merokok, lebih2 ketika pekerjaan sedang menumpuk. tapi saya punya niat dan tekad juga utk berhenti, dok. mudah2an bisa secepatnya terlaksana.
Tulisan terakhir di blog sawali tuhusetya adalah : Nasib Penerbit dan Penulis Buku Teks Pasca-BSE
25 July 2008 pada jam 18:47
pak dok kalau merokok tapi diimbangi olahraga bagaimana tuh!
(pertanyaan dari temen saya yang nanyanya ke saya)!
26 July 2008 pada jam 0:09
Selain sehat, berhenti merokok juga tidak membuat kantong kita tipis.
26 July 2008 pada jam 0:13
sekali lagi bersyukur bahwa saya bukan perokok
26 July 2008 pada jam 0:22
Saya baru sebulan berhenti. Mudah-mudahan bisa melanjutkan sampai setahun, sepuluh tahun dan selamanya.
Tulisan terakhir di blog Rafki RS adalah : Mengingat Jadwal Melalui SMS Menggunakan Google Calendar
26 July 2008 pada jam 1:45
saya masih ragu untuk mau berhenti merokok, karena jadi pecandu rokok memang benar-benar menjadikan hidup lebih hidup. Jelas beda waktu belum jadi pecandu. kenikmatan yang menjadi tujuan menjalani hari. tapi ruginya ya itu, muka kusut, kantong keriput.
Tulisan terakhir di blog plintplant adalah : Hidup akan selalu indah jika….
26 July 2008 pada jam 1:49
Saya hanya suka tentang rokok adalah “jadi juragan rokok!!!!!!!!!!”
Tulisan terakhir di blog diorockout adalah : Akirnya Saya Dapet Brem
26 July 2008 pada jam 2:30
Kesehatan pada dasarnya tergantung dari apa yang kita konsumsi sejak awal dan merupakan kebiasaan…sehingga tubuh kita mengenalnya.
Rokok asal-kan jenisnya sama…dan dilakukan sejak awal dan menjadi kebiasaan maka itu menyehatkan, tapi kalau merokok di campur dengan narkoba..nah ini yang menyakitkan..karena tubuh tidak mengenal narkoba dan itu barang baru buat tubuh yang dari tidak mengkonsumi menjadi mengkonsumsi….NAH ITU YANG TIDAK SEHAT
26 July 2008 pada jam 3:20
saya sih sudah menanamkan sifat mending tidak makan dari pada tidak ngerokok pikiran kayaknya enggak jalan dok
26 July 2008 pada jam 4:53
coba tulisan ini jadikan brosur dan taruh di dalam bungkus rokok, dijamin banyak yg akan berhenti ngrokok
26 July 2008 pada jam 13:59
Wah, tipsnya menarik nih. Tapi untungnya saya tidak merokok.
Tulisan terakhir di blog Edi Psw adalah : Mencoblos Pilkada Jatim di TPS 05
26 July 2008 pada jam 14:07
Aku bukan perokok….mudahan yg perokok dan baca postingan pak dokter segera insyaf deh…gak ada untungnya merokok!
Tulisan terakhir di blog manggis adalah : AKU, (ternyata….) SAHABATNYA ZALUKHU
26 July 2008 pada jam 20:23
klo perokok pasif gimana dok.. hihihi.. masa saya harus menjauhi kekasih hanya gara-gara merokok? hiks… kenapa dia ga brenti2 ngrokok yah? kalo sakit aja mau brenti alias puasa ngerokok…
Tulisan terakhir di blog fenny adalah : Happy Birthday to me… *Updated*
26 July 2008 pada jam 22:10
[...] *ayo ke Bandung euy! Kelamaan nunggu Bangkoknya*, Fajar yang bantuin aku baca hasil tes darah, Dokter Cock yang sempet nawarin berobat gratis, Bowo, Wira n Yudi sesama blogger Bali *tapi kita ga pernah [...]
27 July 2008 pada jam 9:20
Keuntungan berhenti merokok? hmmm bisa berhemat lah…
27 July 2008 pada jam 9:30
@ Putu Adi : Istilahnya bagus, penikmat rokok.
@ sluman slumun slamet : Penyakitnya sudah terlalu khronis.
@ sawali tuhusetya : Kalau sudah ada tekad dan niat tinggal sedikit lagi maka Pak Guru sudah bisa menghentikan kebiasaan merokok.
@ trendy : Olah raganya menjadi agak sia sia.
@ Rafki RS : Biasanya bulan bulan pertama memang akan sangat sulit tetapi kalau sudah mampu melewatinya maka kemungkinan berhasil akan besar.
@ plintplant : Menghentikan sesuatu yang sudah membuat kita kecanduan memang sulit, Pak.
@ Praja N : Pembenaran atau mitos yang salah dari para pecandu rokok.
@ devari : Di bungkus rokok khan udah ada peringatannya. Malah di luar negeri dipajang pula gambar gambar penyakit akibat rokok.
@ fenny : Perokok pasif sama bahanya dengan perokok aktif maka ada yang bilang lebih berbahaya perokok pasif. Coba beri dorongan untuk berhenti merokok, kalau dari kekasih pasti didengar. Kalau nggak mau dengar putusin aja, susah khan nanti ngerawat suami yang penyakitan.
27 July 2008 pada jam 10:09
ini yang masih berat bagi saya.. ada suntikan anti rokok nggak yang langsung he he
27 July 2008 pada jam 16:10
walopun gak merokok, tapi hal yang paling saya benci dari ‘rokok’ adalah menjadi ‘perokok pasif’ dan yang paling saya senangi ya ‘dirokok’in…
27 July 2008 pada jam 23:11
Pengen sih berhenti merokok, tapi susahnya bukan main… Hari in bisa mengurangi sampai 8 batang per hari, besoknya nambah lagi
Kecuali kalau besoknya bangkrut, ya jadi nggak ngrokok sama sekali, hehe…
Anw, nice artikel dok…!
28 July 2008 pada jam 1:44
Merokok itu sebuah kenikmatan. Seperti mobil. Jadi, kalau melihat statistik, jumlah kematian akibat rokok dibandingkan yang mati karena kecelakaan mobil, angkanya lebih kecil.
So, apa untungnya berhenti merokok?
Keuntungan tetap merokok:
1. Pajak kepada pemerintah
2. Tenaga Kerja bagi industri rokok tetap ataupun bertambah alias tidak ada yang dipecat
3. Memberi keuntungan kepada pedagang rokok
4. OBAT MUJARAB ANTI MALING KARENA BUATUUUK TERUS
28 July 2008 pada jam 7:17
Nyuruh orang berhenti merokok emang susah ya pak dokter :D, tapi kalo kena kanker mungkin secara terpaksa akan berhenti merokok, ga ada duit pake beli rokok soalnya, wekeke kasus nyata terbukti pada temen kos saya :D, tapi disertai tekad dan niat soalnya dia ditawarin rokok juga nolak
28 July 2008 pada jam 10:47
tulisan ini benar2 menginspirasi
Tulisan terakhir di blog wira adalah : Run Out Of Idea For Blog
28 July 2008 pada jam 11:06
untungnya saya bukan perokok…
Tulisan terakhir di blog the gands adalah : Ajax : Dynamic Text Box #2
28 July 2008 pada jam 11:23
rokok dan lendir susah untuk di bendung pak… :”>
Tulisan terakhir di blog baladika adalah : Adbrite Semakin Menggairahkan
28 July 2008 pada jam 11:26
hiks .. efek samping berhenti merokok adalah nafsu makan yang membesar, namun ternyata punya dampak buruk dimata orang juga .. tukang makan !! wekekekkeke
*pengalaman.pribadi.com*
Tulisan terakhir di blog kweebee adalah : terbengkalai
28 July 2008 pada jam 11:41
saya sudah berhasil sejak 5 tahun yang lalu. ternyata jika sudah biasa terasa ga masalah hidup tanpa rokok
Tulisan terakhir di blog yudi adalah : Tiba-tiba pengen ngejawab
28 July 2008 pada jam 14:07
saya bukan perokok, tapi kenapa ya kadang hasrat merokok itu sering timbul
28 July 2008 pada jam 14:36
Yeah, saya setuju gak ada rokok di dunia ini, saya paling benci kalo ada yang merokok di depan saya, apalagi saya alergi asap rokok.
Tulisan terakhir di blog gadjah.net adalah : Posisi Blog Ini Di Mata Dunia
28 July 2008 pada jam 14:36
hmm,,,
dari dulu saya sering penasaran… kenapa ada dokter yang ngerokok?
setiap kali saya makan siang di rs, selalu ketemu dengan para dokter yang merokok.
Tulisan terakhir di blog chocoluv adalah : Vitaly Pisarenko
28 July 2008 pada jam 20:32
@ iman brotoseno : Suntikan mati?
@ pandebaik : Huehehhe…bisa saja bli Pande ini.
@ Ara : Tantangan untuk berhenti merokok memang besar, tapi kalau mau mencoba pasti bisa.
@ Ronny Salam : Wah susah memang kalau sudah begini.
@ Penyu : Yap, belajar dari pengalaman.
@ baladika : Lendir dan rokok ternyata bisa dikombinasikan ya?
@ kweebee : Huehehehe…tapi yang penting khan sehat.
@ yudi : Gimana? Lebih enak khan?
@ Aan : Karena melihat orang lain kelihatan gagah dan keren merokok.
@ gadjah.net : Huehehehe…lebih retorik nih.
@ chocoluv : Dokter juga manusia.
28 July 2008 pada jam 23:20
wah, ada dokter ngerokok? kasi contoh yang baek donkz….
buat dokter yg ngerokok baca tuch artikel cara sederhana berhenti merokok!!!!
29 July 2008 pada jam 12:30
@ GigiSehatBadanSehat : Dokter juga manusia, terkadang mereka juga sulit dikasi tahu.
29 July 2008 pada jam 16:25
dokter aku amat sangat ingin berhenti tapi gak tau gimana memulainya
nafas udah nyesek, nyawa sudah terlihat parameternya 

sehari saya merokok 1-2 pack, apalagi kalo lagi banyak job. banyak job, banyak duit, banyak penyakit
ada tips lain pak untuk memulai berhenti merokok ? saya sudah coba tips hipnotis, mandi air hangat, jauhi asbak, dll, tapi ya gak bisa. tapi tolong jangan bilang ‘NIAT’. saya sudah niat bener nih, tapi gak terealisasi.
Tulisan terakhir di blog brokencode adalah : BlogDetik.Com tidak sehat optimasi
29 July 2008 pada jam 16:35
@brokencode : Kayaknya udah sangat parah di kecanduannya. Bagaimana dengan sidia? Kayaknya hal ini bisa menjadi motivator tambahan.
29 July 2008 pada jam 16:36
alhamdulillah saya terhindar dari perbuatan sia² ini, semoga untuk selamanya amin
infonya mantab dok, bagus nih dibaca oleh para perokok, biar pada sadar
Tulisan terakhir di blog tipis adalah : Comfortable Trip in Rome
29 July 2008 pada jam 18:41
wahhh… belum kepikiran dok..
meskipun olahraga rutin, aktifitas merokokku tetep aja dok
coba nanti ahh…
30 July 2008 pada jam 7:17
@tipis : Semoga.
@Yanuar : Mengapa harus nanti kalau bisa dimulai dari sekarang?
30 July 2008 pada jam 7:48
untung..saya tidak merokok…
infony abagus dok sipp
Tulisan terakhir di blog baliazura adalah : Selamat Malam
30 July 2008 pada jam 23:34
dok, punya gak data berapa besar kerugian negara akibat rokok. berhubung argumentasi perokok dari tahun ke tahun gak beda sama dgn yg disampaikan dengan ronny salam, katanya membuka lapangan pekerjaan. lucu juga ya, para perokok itu segitu ketutup asep otaknya sampe bela2in industri rokok. pdhl para perokok itu gk nambah kaya dgn ngebela2in rokok. yg ada jg si industri rokoknya yg tambah kaya.
oh iya, fyi buat para perokok….tahu gk klo daftar orang2 terkaya di Indonesia diisi oleh para pemilik industri rokok. tapi para pemilik industri rokok & keluarganya, bisa dibilang pada ngerokok. aneh gk…ada org yg berbisnis tp gk menggunakan produknya sendiri? gak peduli ya?! ya iyalahh…situ pada nyandu sih…:p
31 July 2008 pada jam 7:09
@biroelaut : Waduh datanya saya nggak punya, mana ada sih data data begini di Indonesia? Palingan sudah di hapus sama pemilik pabrik rokok. Salah satu pemilik rokok sudah menghadap Yang Kuasa, mudah mudahan diampuni dosa dosanya kepada seluruh perokok di dunia ini.
1 August 2008 pada jam 0:26
Kalo masalah umur, tetangga saya, bayi yang belum merokok sudah meninggal. Sedangkan, kakeknya yang berumur 80 tahun dan perokok, sampai saat ini masih hidup.
So, kalau boleh sedikit berargumen, mati hidup seseorang itu di tangan Tuhan bung!
Piye jal?!?
1 August 2008 pada jam 6:30
@Ronny Salam : Alasan perokok memang selalu begini dari tahun ke tahun.
9 August 2008 pada jam 10:57
saya pengen ebrhenti tp gagal terus..
sampe frustasi..
9 August 2008 pada jam 16:39
@Irwan Syam : Usahanya kurang keras, hayoo usaha lagi.