Sekilas Tentang Menyusui
Menyusui adalah proses memberikan makanan pada bayi dengan menggunakan air susu ibu langsung dari payudara ibu. Jadi yang dimaksud disini bukan memberikan susu dengan menggunakan botol atau sarana lainnya.
Setelah dilahirkan, seorang bayi dikaruniai refleks menghisap. Refleks ini membuat seorang bayi tanpa sadar akan selalu menghisap benda yang dimasukan ke dalam mulutnya. Begitu pula bila yang dimasukan adalah puting payudara maka ia akan otomatis menghisapnya. Fenomena ini tentu sangat menguntungkan bagi ibu yang akan menyusui bayinya selama rentang waktu enam bulan sebelum diberikan makanan tambahan pendamping ASI.
Sebagaimana sudah sering kita baca, ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi sebelum berusia enam bulan. Kandungan gizinya tidak bisa dikalahkan oleh susu formula. Disamping itu, ASI juga mengandung zat zat kekebalan tubuh untuk mencegah bayi terjangkit beberapa penyakit menular. Dan yang paling penting saat kondisi krisis ekonomi saat ini adalah ASI merupakan makanan bayi termurah karena kita tidak perlu merogoh kocek untuk mendapatkannya.
Beberapa penelitian menyebutkan, angka kejadian diare dan kematian pada bayi jauh lebih tinggi pada bayi yang mengkonsumsi susu formula atau makanan pengganti ASI lainnya terutama di negara negara miskin dan berkembang.
WHO sebagai induk organisasi kesehatan sedunia menyarankan pemberian ASI minimal sampai dengan bayi berusia 2 tahun dengan pemberian secara eksklusif selama 6 bulan pertama. Pemberian eksklusif selama 6 bulan sangat penting dalam mencegah diare dan penyakit saluran nafas yang tidak didapatkan pada pemberian susu formula.
Air susu ibu diproduksi oleh kelenjar mamaria yang terdapat dalam payudara seorang ibu. Proses produksi susu disebut dengan laktasi. Sedangkan hormon yang berperanan pada proses produksi susu disebut dengan prolaktin.
Bentuk payudara yang sedemikian rupa juga mencegah bayi tersedak saat menyusui. Sehingga tidak ada lagi alasan lain untuk tidak memberikan ASI pada bayi yang baru dilahirkan.
Sampai saat ini belum semua zat yang terkandung dalam ASI bisa dimengerti namun semua nutrisi tersebut dalam keadaan relatif stabil alias tidak berubah ubah oleh kondisi tertentu. ASI terbuat dari zat nutrisi yang terdapat dalam darah ibu. Beberapa penelitian menyebutkan, wanita yang menyusui memerlukan 400 sampai 600 ekstra kalori untuk memproduksi ASI. Sehingga ibu yang menyusui memerlukan asupan gizi yang cukup untuk mendapatkan tambahan ekstra kalori tadi.
Sudahkah anda memberikan ASI untuk bayi anda?
Silakan berdiskusi lebih lanjut disini http://www.medisiana.com/viewtopic.php?p=698#698







16 July 2008 pukul 11:55
[...] Tulisan tentang menyusui sudah selesai ditulis, silakan dibaca disini. [...]
16 July 2008 pukul 20:48
emang saya bisa menyusui!
yang bener dok!
heheheheheh!
siapa sih yangg nggak suka nyusu!
Tulisan terakhir di blog trendy adalah : Musim Hujan Mesti Ngapain!
17 July 2008 pukul 5:28
Benar sekali dok, maanfaat menyusui memang bagus sekali.
Disamping buat anak, kami orang tuanya menjadi tertolong karena beban beli susu jadi lebih ringan, apalagi disaat seperti ini, susu formula sangat2 mahal.
17 July 2008 pukul 8:07
Tapi kebanyakan orang tua malah memberi ASS (Air susu Sapi) :))
btw, kalo susu sapi ama kambing untuk bayi lebih cocok yang mana?
Tulisan terakhir di blog Rosyidi adalah : Pemeriksa Pajak yang Jujur (bagian-1)
17 July 2008 pukul 9:25
@ Rosyidi : Saya belum pernah baca tentang manfaat susu kambing. Nanti deh saya telusuri.
17 July 2008 pukul 11:40
Anakku juga sekarang minum ASI ekslusif, waktu melahirkan langsung menggunakan konsep IMD (Inisiasi Menyusui Dini) dan berhasil pula.
Tulisan terakhir di blog gadjah.net adalah : Social Networking Yang Aku Ikuti
17 July 2008 pukul 14:52
Mungkin karena ASI dari ibu saya yach yang membuat anaknya jadi seperti ini pintarnya *narsis mode on*
Tulisan terakhir di blog Putra eka adalah : Ternyata Menulis Itu Mudah
17 July 2008 pukul 16:03
teman saya yang suami muda bercerita, sebelum menyusui, ada ritual membersihkan puting tiap pagi.
(*baru tahu saya
17 July 2008 pukul 21:13
print ah kasih unjuk emak…
Tulisan terakhir di blog moerz adalah : Mencari Pergi
17 July 2008 pukul 23:16
Ayo ayo menyusu. Tapi kalau saya amati kesadaran para kaum ibu pun untuk menyusui anaknya semakin hari semakin meningkat. Semoga hal ini dapat terus meningkatkan kualitas SDM kita kelak.
Tulisan terakhir di blog Rafki RS adalah : Mr ?P? Raksasa Kacaukan Wisuda
17 July 2008 pukul 23:56
Hello!
Thanks for your first visit. I have linked your Blog at mine.
Have great day!
Tulisan terakhir di blog Fida Abbott adalah : When Drawing and Painting the Savior
18 July 2008 pukul 13:20
aduh pak dokter, bukan bagianku ini mah
but, gpp lah buat referensi
18 July 2008 pukul 13:36
pertanyaan yg masih ada di kepala, bagaimana pengaruhnya kalau ASI diminum oleh org dewasa (suami)?
Tulisan terakhir di blog wira adalah : Why People Did Not Blogging
18 July 2008 pukul 13:50
terima kasih atas infonya pak…
18 July 2008 pukul 18:37
Selain mempunyai kemasan yang menarik, ASI juga sangat berguna untuk bayi…
18 July 2008 pukul 19:41
waduh nyusu di rumah belum bisa nich
he….he…
18 July 2008 pukul 21:45
@ wira : Memang minat ya?
19 July 2008 pukul 11:39
belum punya bayi hiks…
Tulisan terakhir di blog fenny adalah : Aku libur… Kemana aja?
19 July 2008 pukul 22:20
Pak dokter.. kenapa sih cowo ga bisa menyusui…. kan asyik bisa gantian
Tulisan terakhir di blog zalukhu adalah : 100 dari yang ke 100
20 July 2008 pukul 9:32
setelah dirasa tepat saatnya untuk tidak menyusui lagi maka bagaimana menghentikan asi addict untuk si bayi?
kalo bayinya nangis teru minta si kan ga enak juga
Tulisan terakhir di blog yudi adalah : Blog berkecepatan tinggi
20 July 2008 pukul 10:37
duh.. sayang saya tidak menyusui.. klo nyu*u iya
piSS
Tulisan terakhir di blog adit adalah : Siapa Sih Pencipta PCMAV??
20 July 2008 pukul 17:58
Bersyukur pula Istri saya bisa memberikan ASI pada Putri kami sejak awal Dok. Semoga saja bisa ekslusif sperti yang pak Dokter sarankan. :
20 July 2008 pukul 18:07
Jaman sekarang yang susah itu memotivasi ibu-ibu di perkotaan untuk memberikan ASI eksklusif. Padahal klo dari pengetahuan, rata-rata mereka sudah mengetahui manfaatnya. Sedangkan klo di desa, meski pengetahuannya tidak sebaik di kita, tapi pelaksanaanya mereka sudah memberikan ASI eksklusif… Ada saran, Dok?
Tulisan terakhir di blog Deddy Andaka adalah : Kehilangan Komentar
21 July 2008 pukul 11:58
@ zalukhu : Kalau dada cowok dan cewek sama sama besar, khan susah tuh.
@ yudi : Harus tega!!, bila memang pemberian ASI sudah tiba saatnya dihentikan maka segera hentikan dan gantikan dengan makanan atau susu lain yang sesuai dengan usia si anak.
@ pandebaik : Yap.
@ Deddy Andaka : Sulit, mereka lebih mementingkan karir daripada menyusui anaknya. Ibu ibu di perkotaan cenderung berfikir praktis walaupun mereka harus merogoh kocek lebih untuk itu.
25 July 2008 pukul 1:55
dear dr..bagaimana cara penyimpanan ASI yang baik dan benar dan tahan berapa lama?,anak pertama saya 2thn11bln(mi ASI mpe 2thn),yg ke 2 umur 3.5bln,karena saya bekerja,selama ini cara saya setelah dipompa ASI disimpan difreezer,klo saya dirumah saya kasih langsung,tapi klo saya lagi kerja ASI yang beku direndam air panas pas hangat baru dikasih,terima kasih atas bantuan dokter
27 July 2008 pukul 9:09
@ eni : ASI yang baik adalah ASI yang langsung dari payudara ibu. ASI bisa disimpan pada lemari pendingin tidak boleh lebih dari 6 jam, lalu diberikan kepada bayi setelah dihangatkan bukan dipanasi.