Cara Sederhana Berhenti Merokok

Sebelum membaca tulisan ini saya ingin bertanya dulu, apakah saat ini anda ingin menghentikan kebiasaan merokok? Kalau benar ada keinginan itu dari lubuk hati anda yang paling dalam, saya pribadi mengucapkan selamat. Keputusan yang anda ambil tersebut sangat tepat demi kesehatan diri anda sendiri dan orang orang di sekitar anda. Melihat tingginya harga sebungkus rokok akhir akhir ini, keputusan tersebut juga sangat bermanfaat bagi kesehatan kantong anda.
Setelah anda mantap dengan keputusan itu, mulailah membuang segala hal yang berhubungan dengan rokok. Tidak hanya rokok dan alat penghisapnya, buang juga korek api, asbak dan semua yang berhubungan dengan rokok. Saat ini anda bukan lagi perokok jadi anda tidak memerlukan benda benda itu lagi.
Bersihkan semua benda yang ada di rumah anda yang masih menyimpan bau rokok. Hal ini bertujuan untuk menghindari munculnya ingatan lagi akan bau rokok. Cuci baju, sprei, handuk, selimut dan semua semuanya. Bila ada dana, belilah pengharum ruangan sehingga ruangan anda betul betul berubah dan tidak tercium lagi aroma rokok yang bisa memunculkan kerinduan terhadap rokok.
Jangan mencoba coba mencari pengganti rokok yang mengandung nikotin. Banyak dijual di pasaran permen karet yang mengandung nikotin sehingga anda bisa terbebas dari rokok tetapi anda akan makin terikat dengan nikotin. Memang banyak ahli yang menganjurkan cara ini, hanya saja harus dilakukan sesuai dengan anjuran dan dosis yang tepat.
Alangkah baiknya bila permen nikotin anda ganti dengan permen karet atau permen mints sehingga menghilangkan aroma rokok pada mulut anda. Hilangnya rasa rokok pada mulut lama lama akan membuat anda melupakan rokok untuk seterusnya.
Biasanya perokok mempunyai jadual merokok yang tidak tertulis. Misal mereka merokok sehabis makan, merokok saat ngeblog, merokok saat antre kendaraan dan lain lain. Buatlah kegiatan lain pada waktu waktu itu sehingga anda tidak mengisi waktu itu dengan merokok. Misal sehabis makan anda bisa mengunyah permen atau makanan penutup. Saat ngeblog anda bisa makan kudapan, saat antre kendaraan anda bisa browsing atau membaca buku. Tidak mudah memang tetapi bila dilakukan dengan tekad penuh maka akan bisa anda lakukan.
Berolah raga dan minum cukup air akan membantu anda melupakan rokok. Aktifitas ini akan membuat tubuh anda tambah sehat dan membantu mengeluarkan toksin dan bahan bahan buruk dari rokok keluar dari tubuh. Berolah raga juga membuat anda melupakan rokok karena asyik berolah raga apalagi bila olah raga dilakukan di lingkungan yang banyak ada orang sehingga anda bisa bergaul juga.
Demikian sekelumit cara untuk mengenyahkan rokok dari hidup anda. Semua cara diatas akan berhasil bila memang ada tekad dari diri anda untuk berhenti merokok.







20 March 2008 pukul 19:55
itulah yang gak ada dari saya dok…. musti dari lubuk hati…padahal saya, anda sebagai perokok sudah tau bagaimana bahayanya merokok tersebut. tapi kalo mengurangi sudah pada tahap cukup bagaus
Tulisan terakhir di blog paramarta adalah : Bapak saya juga anggota pak…!
20 March 2008 pukul 21:13
untung saya nggak seorang perokok
20 March 2008 pukul 21:38
Satu lagi Pak Dokter! Ingat2lah jumlah duit yang sudah anda belanjakan untuk rokok, ketika anda akan membeli rokok! Hehehe… cara ini yang paling efektif tuh buat saya!
Tulisan terakhir di blog imsuryawan adalah : My Blog Host Finally Migrated
20 March 2008 pukul 22:16
saya malah kebalik, dari dulu sering belajar ngerokok, biar gaul gitu, cuman ga bisa bisa (dalam artian lom bisa menemukan dimana enaknya ngerokok). pernah sebulan masa belajar saya ngerokok terus menerus..tetep aja ga ngaruh. akhirnya saya ga jadi perokok tembakau
tp klo perokok lain pernah cuman udah tobat hehehe
Tulisan terakhir di blog devari adalah : Nama Saya Gusti Made
20 March 2008 pukul 22:30
wah..untung aja okta sampe sekarang lom tertimpa musibah -> merokok
Tulisan terakhir di blog Okta Sihotang adalah : Banjir…banjir…!!!
20 March 2008 pukul 23:44
saya jujur sehari hampir 2 bungkus :(( pengen banget berhenti, tapi susah, sampe beli VCD untuk berhenti merokok. tetep gak bisa. mungkin udah kecanduan ya kata orang.niat ada tapi gak bisa. sama persis kayak maen sama cewek. niat tobat gede. tapi susah terlaksana. apalagi kalo udah di depan mata :ngacir:
Tulisan terakhir di blog baladika adalah : Adbrite gak jadi scam
21 March 2008 pukul 7:31
tapi meskipun bukan perokok,korek api ama asbak itu kan masih diperlukan dirumah dok…,
mau masak harus ada korek api kan untuk ngidupin kompornya..!! hehehe,maklum masih ada yg pake kompor minyak tanah..
trus kalo ada tamu yg perokok,masa ngga disediain asbak sih?
Tulisan terakhir di blog ady gondronk adalah : Renon Food Center?
21 March 2008 pukul 7:48
lha… say ndak suka rokok **sujud syukur**
21 March 2008 pukul 8:14
Kalo menurutku yang penting kemauan. Pake cara apapun kalo gak ada kemauan yang kuat gak bakalan berhenti.
Sama kayak napza, katanya sih juga gitu.
btw, mo tanya nih pak dokter, kalo terapi narkoba katanya gak ada ya terapi dengan cara mengurangi secara beratahap dosisnya? bener gak? Itu katanya dokter yg di TV saat Roy Marten ketangkep. Trus cara yg bener gimana?
Tulisan terakhir di blog Rosyidi adalah : How To Reduce Server Load
21 March 2008 pukul 9:00
untung.. untung.. saya seumur hidup belum pernah ngerokok..
Tulisan terakhir di blog jimmy adalah : Home Sweet Home
21 March 2008 pukul 12:23
wah saya juga perokok berat dok.. niat berhenti udah ada, tapi gak tau kapan terealisasi
Tulisan terakhir di blog syamsu adalah : Biarlah Friendster tetap menjadi Friendster
21 March 2008 pukul 13:33
dulu saya berangapan klo orang merokok orang yang grogi dan tidak punya aktifitas. tapi niat berhenti harus kuat dari yang bersangkutan.
tul ,olah raga dan jogging di renon tempat yang tepat sekalian olah raga mata he he he
Tulisan terakhir di blog baliazura adalah : Tuhan telah mati !?
21 March 2008 pukul 15:14
@ paramarta : Mengurangi belum bagus. Harus berhenti total.
@ quelopi : Selamat.
@ imsuryawan : Betul, bila dikumpulkan sebulan bisa buat ajak anak jalan jalan dan beli susu.
@ devari : Merokok koq dipelajari, aneh.
@ Okta Sihotang : Selamat.
@ baladika : Huehehehehe…buntutnya itu lho.
@ ady gondronk : Huehehehe…disediakan kalau memang sudah berhenti merokok.
@ iphan : Selamat.
@ Rosyidi : Tidak ada tekhnik pengobatan seperti itu, kebanyakan yang saya lihat menggunakan cara radikal yaitu memutuskan langsung narkoba, bila pasien sakau dimasukan ke ruangan khusus sakau.
@ jimmy : Selamat.
@ syamsu : Mulailah dari sekarang.
@ baliazura : Kalau olah raga di renon bisa kena penyakit baladika yang selalu tergoda lendir.
21 March 2008 pukul 22:18
@ imcw : trus ntar sakaunya behenti2 sendiri ya? Sakau biasanya berapa jam sih? Kalo bejam2, Kacian banget..
Tulisan terakhir di blog Rosyidi adalah : How To Reduce Server Load
22 March 2008 pukul 6:20
Udah berusaha keras, dan berkali-kali, selalu gagal, mungkin karena lingkungan yang gak mendukung. Tapi semua kan tergantung aku seharusnya.
Sekarang dah cari hobi baru (naik sepeda), dan mudah2an bisa mengalihkan perhatian dari rokok.
Tulisan terakhir di blog eenx adalah : Mulai belajar mengayuh sepeda
22 March 2008 pukul 10:21
Iya nih calon mertuaku perokok berat… gimana ya? Kalo ngingetin orang tua susah juga sih…. ada saran?
Tulisan terakhir di blog deniar adalah : Kompetisi Blogging Telkom.tv tiba-tiba menang…
22 March 2008 pukul 14:51
@ Rosyidi : Kalau orang yang tidak pernah melihat pengobatan seperti itu memang kejam, tetapi itu masih lebih baik daripada tidak. Saat sakau juga dilakukan pengobatan terhadap keluhan yang terjadi. Misal kalau diare dikasi obat diare begitu seterusnya. Lamanya sakau terggantung individunya, bisa jaman sampai harian.
@ eenx : Betul, saya doakan semoga berhasil.
@ deniar : Anaknya disuruh mengingatkan. Biasanya orang tua akan lebih mendegar nasihat anak daripada istri.
23 March 2008 pukul 10:36
Susah dok dilakuinnya..
Begitu berhenti, ngeliat lagi orang yang lagi ngerokok…jadi pengen lagi deh.
Aku pribadi ga ngerokok, dan aku ga ngerti kenapa oran ngerokok…he..he..
Aku denger ada obat baru yang di approved FDA untuk ngobatin adiksi nikotin, tapi lupa namanya..di Indo belum ada
Tulisan terakhir di blog Yudhi H. Gejali adalah : Batuk Kronis?? Mungkin aja defisiensi Fe
23 March 2008 pukul 21:25
@ Yudhi H. Gejali : Mudah mudahan obatnya cepat nyampe Indonesia.
24 March 2008 pukul 1:10
Merokok saat ngeblog ! Nah ini dia yang paling sering tyang lakuin. Sempet berhenti satu 1/2 tahun lamanya dari rokok. Entah kenapa tiba” muncul lagi niat buat ngerokok. Ngerokok emang sich kalo dipikir” nggak ada untungnya sama sekali. Kebiasaan yang sudah sejak lama tumbuh yang kemudian sangat” susah ngilanginnya. Lagi nyari cara nih buat berhenti dari yang namanya rokok ini. Give me spirit !!!
24 March 2008 pukul 7:31
@ Malaikax : Saya ikut mendoakan semoga berhasil.
24 March 2008 pukul 12:30
kayaknya modal utamanya adalah niat
Tulisan terakhir di blog wira adalah : Mangku Pastika vs Tajen
24 March 2008 pukul 17:13
Dok, apa benar kalo selama proses tersebut si perokok akan terasa lemas - tidak bertenaga, tidur seharian, berat badan yang meningkat? Temen2 saya yang tadinya pengen berhenti seringkali menyerah pas di proses ini.
Tulisan terakhir di blog Santi adalah : Menikah (Lagi)
25 March 2008 pukul 2:08
niat saya membantu keuangan negara kok
:d
Tulisan terakhir di blog sluman slumun slamet adalah : Bacalah….
25 March 2008 pukul 11:40
@ wira : Betul.
@ Santi : Bisa jadi tapi itu semua sangat subyektif artinya tidak semua mengalami hal yang sama. Dan semua gejala itu sifatnya sementara saja.
@ sluman slumun slamet : Kalau sudah begini susah.
25 March 2008 pukul 14:23
ingat, selain merusak kesehatan, merokok juga merusak mata.
….
….
mata pencaharian, hahahaha
Tulisan terakhir di blog wira adalah : Mangku Pastika vs Tajen
25 March 2008 pukul 15:52
@ wira : Nah ini betul banget.
25 March 2008 pukul 22:41
sebenarnya kuncinya di niat ya. saya dulu juga perokok.malah waktu kuliah di kedokteran keras ngerokoknya. dengan bantuan permen karet dan niat, bisa deh. beberapa pasien saya kenyataannya mengalami disfungsi ereksi setelah ditelusuri juga karena faktor ngerokok berat. so, be carefull 4 the smokers..
tapi ya itu dia, selama negara masih butuh cukai rokok dan rokok juga buat sponsor olahraga dan musik, sepertinya walaupun mulai ada pembatasan akan tetap mengepullll…
26 March 2008 pukul 12:29
dulu sempet kepikiran utk berhenti total, tapi sekarang mulai lagi, cuman dikurangi jatahnya, paling abis makan dan belinya pun stgh bungkus ato ngeteng…tapi tetap saja ngerokok!
sumpah..pengen berhenti total!!!
makasi tipsnya dok
Tulisan terakhir di blog novan kojaque adalah : Blogku sudah sehat
26 March 2008 pukul 13:00
kaya’nya paling mudah itu niat aja,
sudah terbukti pada saya sendiri :D,
kalo ga sakit parah pasti ga selesai ngokarnya… :
Tulisan terakhir di blog dipoetraz adalah : Surat Pajak Tahunan
26 March 2008 pukul 15:52
@ okanegara : Kalau memang ada niat pasti bisa.
@ novan kojaque : Semoga berhasil.
@ dipoetraz : Nah ini salah satu cara yang cukup ampuh. ’sakit’. Banyak orang yang saya kenal juga berhenti merokok karena sakit.
28 March 2008 pukul 4:19
Saya di kantor malah berhenti merokok Bli ! mentaati peraturan kantor ! juga nggak ngerokok di angkutan umum, rumah sakit, rumah temen cewek, mall, segala tempat yang nggak diperbolehkan merokok. saya menghormati mereka yang nggak merokok, ini perjalanan berhenti merokok saya paling awal. Kemaren 4 hari nggak merokok karena pulkamp takut dikritik ortu, lagian kagak ada rokok kesukaan, begitu balik ke Tangerang ….. tahulah ! namanya usaha … trus gimana caranya merokok yang sehat ? wakakakakaka.
29 March 2008 pukul 11:57
[...] yang telah kugeluti selama bertahun tahun ini memang susah rasanya, tapi tempo hari setelah baca blog dokter tentang ini..semangat itu muncul [...]
29 March 2008 pukul 21:36
@ Yohan : Merokok yang sehat? Emang ada?
4 April 2008 pukul 15:17
ada cara yang menurut saya sederhana dan saya pikir cukup ampuh, yaitu :
Langkah pertama, lihat diri anda sendiri dan jika belum berhasil lanjut ke langkah berikut
Langkah kedua, lihat pasangan anda (bagi yang sudah berkeluarga lihat istri anda) dan masih belum berhasil lanjut ke step berikut
Langkah ketiga, lihat your son or doughter…. (saya pikir ini sudah ukuran maksimal usaha untuk berhasil) tapi memang jika belum, anda termasuk ‘extraordinary’ dan tinggal berdo’a saja.
Thanks.
5 April 2008 pukul 12:18
@ Jaya : Terima kasih atas masukannya.
10 April 2008 pukul 15:12
Aduh yang paling susah dari berhenti merokok ya “NIAT nya itu dok
Tulisan terakhir di blog Yudhi Arie Baskoro adalah : Find Old School Friend
13 April 2008 pukul 21:02
salam, memang semua upaya untuk berhenti merokok memerluka niat ,tekad yang kuat yang sesungguhnya itu ada dalam pikiran kita
14 April 2008 pukul 5:45
salam, sering kali niat udah ada tapi nggak juga bisa berhenti merokok
karena memang pikiranya nggak fokus utk berhenti merokok ,jadi sebenarnya komando utk berhenti merokok itu datangnya dar pikiran kita mas 
17 April 2008 pukul 1:04
@ Yudhi Arie Baskoro : Itu yang harus ditumbuhkan pertama kali.
@ Mia : Yap.
@ mia : Betul.
5 May 2008 pukul 7:24
[...] Berhentilah merokok. Rokok terbukti meningkatkan resiko terjadinya stroke. Studi membuktikan bahwa resiko terjadinya stroke pada orang yang berhenti merokok selama 2 sampai 5 tahun, jauh lebih rendah daripada mereka yang masih merokok. [...]
6 May 2008 pukul 17:37
saya coba dulu ya tipsnya.
mudah2an berhasil.
thx berat.
Tulisan terakhir di blog bosbecak adalah : How To Get Yourself Free Domain
8 May 2008 pukul 0:12
@ bosbecak : Semoga berhasil.
29 May 2008 pukul 19:42
Aku prnh dngr bhw Kaisar China ada yg prnh ngrokoknya kuat tp panjang umur bngt…
Trus ada orng tua yg ttp trlihat kuat n awet muda walau ngrokoknya kuat…
Itu takdir dia u hidup panjang? ato dia minum ramuan apa spy ttp sehat,dok?
Kontradiktif gt dh
29 May 2008 pukul 22:54
@ Meutia Indah : Setiap mengerjakan sesuatu, pikirkanlah kemungkinan terburuk dulu baru memikirkan yang terbaik. Ngerti khan maksud saya?
30 July 2008 pukul 22:33
Saya berhenti merokok mulai 16 Juni 2007. Kiat saya berhenti merokok lebih mudah: jangan merokok.
Itu saja.
Kalau pingin merokok, jangan merokok.
Kalau ada yang nawarin, jangan merokok.
Kalau ada yang ngejek pingin sehat, jangan merokok.
Pokoknya, dalam segala suasana, jangan merokok.
Berhenti merokok itu hanya masalah mengendalikan diri. Kalau mengendalikan diri tidak bisa, bagaimana mau mengendalikan orang lain?
Sharing saja, Dok.
Tulisan terakhir di blog kombor adalah : Traffic atau Pagerank Yang Lebih Penting Untuk Cari Duit Di Internet?
31 July 2008 pukul 7:05
@kombor : Terima kasih atas sharingnya Kang.