Rp. 600 Yang Tidak Memuaskan

Perang tarif operator selular sedang berlangsung. Semua operator berlomba lomba memberikan tarif termurah dan gila gilaan. Dari yang mengumbar nol dibelakang koma, memberikan paket sejam murah sampai dengan memberikan pelanggan berbicara sepuasnya dengan harga tertentu.
Perang ini tentu sangat menguntungkan bagi mereka pengguna setia telepon selular. Apalagi yang selama ini memang mengandalkan telepon selular untuk kelancaran aktifitasnya. Atau bagi mereka yang menggunakan handphone sekedar untuk berbicara dengan teman dekat atau keluarga. Mereka dapat berbicara menggunakan telepon genggam tanpa perlu merogoh kocek dalam dalam.
Sayangnya, tidak semua merasa diuntungkan dengan fenomena ini termasuk saya. Saya yang jarang menggunakan handphone untuk berbicara lama tentu tidak terpengaruh dengan penurunan tarif ini. Makanya ketika orang lain berlomba lomba membeli kartu perdana untuk mendapatkan tarif termurah, saya tetap menggunakan Kartu Halo.
Selain menggunakan Kartu Halo, saya menggunakan juga Kartu Xplor untuk internetan. Nah, Excelcomindo sebagai penyedia Xplor, juga ikut ikutan perang tarif dengan mengumbar promosi berbicara sepuasnya bertarif Rp.600. Sialnya, XL pasti akan mengutamakan voice untuk menghindari overload jaringan akibat dari meningkatnya trafik voice. Membesarnya porsi voice ini tentu akan ada yang dikorbankan yaitu jalur data. Mekanisme pengaturan trafik ini saya sendiri lupa, kalau tertarik bisa dicari di google.com.
Akibat dari menurunnya porsi jalur data ini sudah saya rasakan akhir akhir ini. Konek ke jaringan XL menjadi sangat sulit. Jika dahulu bisa konek hanya dengan sekali klik, sekarang butuh beberapa kali. Parahnya lagi, akhir akhir ini saya juga sering mengalami koneksi tiba tiba drop di tengah jalan, dan bahkan terputus sama sekali.
Kondisi yang saya alami ini tentu tidak sama pada daerah lain karena kondisi jaringan XL di tiap tiap daerah pastilah berbeda. Ada yang trafiknya padat, ada pula yang tidak.
Kesal dan sebal itulah yang saya rasakan akhir akhir ini. Namun sebagai pelanggan yang baik saya hanya bisa pasrah. Mau komplen sudah lelah, mau memutuskan koneksi belum ada alternatif yang lain. Mudah mudahan kondisi ini cepat berakhir.
Demikian curhat tidak berguna saya.
Popularity: 4% [?]
Silakan berdiskusi tentang kesehatan disini : www.medisiana.com
Baca Juga :
- Dari Xplor Ke Starone
- SMS Spam Telkomsel
- Speedy Turun Harga
- Tips Membeli Laptop Baru
- Satu Lagi Dari Telkom








@ quelopi : Kalau Telkomsel ikutan perang tarif, habislah semua.
@ wira : Betul, pasrah.
@ hendriadi : Kata kata yang paling sering saya dengar, keluhan bapak akan kami tampung untuk kami sampaikan ke pihak yang terkait.
@ paramarta : Yap.
@ edy : Kayaknya gara gara perang voice akhir akhir ini.
@ septianw : Tahan dulu.
@ Download Music : Tercover sih iya, cuma masalahnya koneksi datanya angin anginan.
@ Rosyidi : Tarifnya juga beda.
@ masud : Betul, murah njaluk apik.
@ peyek : Yap.
@ AdityaWirawan : Yap.
@ Okta Sihotang : Kasi daaahhh.
Secara saya cukup lama kalau nelp, jadi ya… cukup puaaaaasssssssssssss pake XL!
Tulisan terakhir di blog Deddy adalah : Ekor yang Bernama “Tagline”
@ Deddy : Hikz.
Emang lagi boombing sekarang tarip celluler nya
Tulisan terakhir di blog uyax adalah : Operator Celluler Indonesia Banting Harga
hmmm, kalo bukan dokter boleh komentar gak???
Duh, cuma mo pesen aja… kalo bukan sesama operator dan kalo gak ngobrol lama…. mana mungkin sich bisa semurah itu… saya salah satu korbannya.
Hari gini…. There is no such thing as free lunch, babe… hehehe…. check it on my post ( a href=”http://sillystupidlife.wordpress.com/2008/02/28/brengsek-gue-ketipu-lagi/”rel=nofollow”>ini ada yang lain
Tulisan terakhir di blog silly adalah : Menahan MARAH itu GAK Mudah Memang…
@ uyax : Betul.
@ silly : Boleh. Wah ternyata betul dugaan saya selama ini.
harus cepet2 pindah isp dok..
Tulisan terakhir di blog jimmy adalah : Home Sweet Home
@ jimmy : Lagi nunggu speedy buka kanal lagi di Bali.
hohoho …. hidup kebebasan tanpa komunikasi GSM…. huahaha… saya mah udah lama putus hubungan dengan GSM, Pak Dokter. kanggoang make cdma aja. tinggal ditelp, dan jarang smsan. he… kalopun putus ditengah pembicaraan, biasanya yang ditelponin malah nelpon balik. solusi murah kan ?
Tulisan terakhir di blog pande adalah : Kembalinya si anak hilang
@ pande : Pak Pande memang top dalam urusan ini. Saya masih menggunakan GSM karena masalah mobilitas aja.
Sama Bli ! XL Megadata saya sering kacow, kita termasuk orang yang paling tidak diuntungkan dengan tarif bohong itu, itung Bli, kalo tarif perdetik nggak nggenah itu di markup Rp. 5 saja trus dikalikan jumlah pelanggan 50 juta orang sudah dapet Rp. 250 Juta .. fantastis memang ! markup Rp. 500 nggak terasa apalagi Rp 5 ! ini tarif yang kudu dikembalikan normal agar transparan, nurut koran seluler tarif nol koma itu BOHONG ! emang sampeyan bisa ngitung berapa persisnya ? saya lebih suka bayar mahal tetapi itungannya pasti, dari pada tarif nggak nggenah trus susah kalkulasinya. Begono
@ Yohan : Yang kasihan adalah mereka yang baru mengenal dunia selular. Bakalan kena tipu mentah mentah.
Ya, iyalah semua orang yang gak tau pasti rush, sebab syarat dan ketentuannya hanya ada di situsnya doang
Tulisan terakhir di blog gadjah.net adalah : [Error] Zoundry Raven Mengubah Format Tag Secara Otomatis Tanpa Izin
managemen XL sendiri yg mengatakan kalo jalur datanya di korbankan untuk voice kok. jadi harap maklum buat pengguna XL corporate.
@ gadjah.net : Nasib pelanggan memang akan selalu begitu.
@ chodirin :
[...] Sialnya, konsumenpun kena dampak negatifnya. Seperti yang diceritakan Pak Dokter Cock Wirawan pada blognya, perihal Keluhan layanan Operator Hijau, yang walopun sinyal bar penuh, namun sangat sulit [...]
[...] di beberapa forum/milis yang saya ikuti. Mulai dari kartu yang diblokir tanpa sebab, sampai dengan promosi voice yang kebablasan sehingga menganggu kenyamanan para penikmat koneksi data. Selain itu, kabar burung [...]
bagaimana selamatkan data dan nomor-nomor telepon di phonebook dari kartu gsm xplor yang terblokir
@ egi : Coba ke XL Center terdekat, sapa tahu mereka bisa bantu.