Tanda Dan Gejala Menopause

Posted in Tak Berkategori on 10 Mar, 2008

2323742789 5a58f8441a O

Bosan membahas blogger yang impoten, kali ini saya akan membahas tanda dan gejala menopause. Pada tulisan ini saya tidak akan membahas penyebab dan cara mengurangi gejala menopause karena kalau dibahas dalam satu tulisan akan terlalu panjang. Pembahasan tentang penyebab dan penanggulangan gejala menopause akan saya bahas di lain kesempatan.

Sebelumnya saya cuplik sedikit apa yang dimaksud dengan menopause. Seorang wanita disebut memasuki atau mengalami menopause bila yang bersangkutan tidak menstruasi lagi dalam rentang waktu 12 bulan. Usia saat seorang wanita memasuki menopause masih menjadi perdebatan sengit, tapi sebagai pegangan beberapa ahli di bidang menopause memberi ancer ancer umur antara 45 sampai 55 tahun.

Lalu apa yang terjadi saat wanita memasuki masa menopause? Untuk diketahui, gejala dan tanda menopause yang dialami seorang wanita sifatnya sangat individual. Bagi wanita yang tahan banting, mereka tidak akan terlalu merasakan gejala saat memasuki masa menopause, sebaliknya yang agak ‘perasa’ akan merasakan keluhan hebat baik fisik maupun mental. Beberapa tanda dan gejala tersebut antara lain :

Perdarahan 
Perdarahan disini adalah perdarahan yang keluar dari vagina. Tidak seperti menstruasi yang datangnya teratur, perdarahan yang terjadi pada wanita menopause tidak teratur. Gejala ini terutama muncul pada saat permulaan menopause. Perdarahan akan muncul beberapa kali dalam rentang beberapa bulan untuk kemudian berhenti sama sekali. Karena munculnya pada masa awal menopause, gejala ini sering disebut gejala peralihan.

Rasa panas dan keringat malam
Rasa panas sering dialami wanita yang memasuki masa menopause. Perasaan ini sering dirasakan mulai dari wajah menyebar ke seluruh tubuh. Rasa panas ini sering disertai dengan warna kemerahan pada kulit dan berkeringat. Perasaan ini sering terjadi selama 30 detik sampai dengan beberapa menit. Meskipun penjelasan tentang fenomena ini belum diketahui dengan pasti namun diduga terjadi akibat dari fluktuasi hormon estrogen. Seperti diketahui, pada saat menopause, kadar hormon estrogen dalam darah akan anjlok secara tajam sehingga berpengaruh terhadap beberapa fungsi tubuh yang dikendalikan oleh hormon ini.

Sampai saat ini belum ditemukan metode untuk memperkirakan pada usia berapa penomena ini akan muncul dan kapan akan berakhir. Rasa panas ini bahkan sudah terjadi sebelum seorang wanita memasuki masa menopause. Gejala ini akan menghilang dalam 5 tahun pada sekitar 80% wanita, sisanya akan terus mengalaminya sampai dengan 10 tahun.

Sialnya, disamping rasa panas dan kemerahan, penderitaan wanita yang sedang menopause juga ditambah dengan keringatan di malam hari. Gejala ini tentu akan menganggu tidur yang menyebabkan wanita yang mengalaminya akan selalu kurang tidur.

Gejala pada vagina
Gejala pada vagina muncul akibat dari perubahan yang terjadi pada lapisan dinding vagina. Vagina menjadi kering dan kurang elastis akibat dari penurunan kadar estrogen. Selain itu muncul pula rasa gatal pada vagina dan yang lebih parah adalah rasa sakit saat berhubungan seksual. Perubahan pada vagina ini juga mengakibatkan wanita menopause rentan terhadap infeksi vagina.

Gejala perkemihan
Perubahan yang terjadi pada lapisan vagina juga terjadi pada saluran urethra. Urethra adalah saluran yang menyalurkan air seni dari kandung kemih ke luar tubuh. Saluran urethra juga akan mengering, menipis dan berkurang keelastisannya akibat dari penurunan kadar estrogen. Perubahan ini akan menyebabkan wanita menopause rentan terkena infeksi saluran kencing, selalu ingin kencing dan ngompol.

Gejala emosional dan kognitif
Wanita yang akan memasuki masa menopause sering mengalami gejala emosional dan kognitif yang bervariasi. Gejala ini antara lain, kelelahan mental, masalah daya ingat, lekas marah, dan perubahan mood yang berlangsung cepat. Sangat sulit untuk mengetahui gejala yang manakah yang dipengaruhi oleh perubahan hormon. Perubahan emosional ini terkadang tidak disadari oleh wanita yang sedang menopause sehingga perlu pendekatan khusus untuk masalah ini. Pendekatan ini untuk meyakinkan wanita tersebut atas apa yang sedang diderita. Keringat dingin yang muncul juga memberi kesan kelelahan fisik akibat dari kurang tidur.

Perubahan fisik yang lain
Perubahan fisik lainnya antara lain perubahan distribusi lemak tubuh yang mana pada wanita menopause lemak akan menumpuk pada pinggul dan perut. Perubahan tekstur kulit, kerutan kulit, dan terkadang disertai dengan jerawat.

Setelah sekian lama membahas tubuh manusia yang segar segar, tidak apa khan sekali sekali membahas yang sudah uzur. Kita tidak bisa menutup mata, kelak kita pasti akan mengalaminya. :)

Tulisan ini dibaca: 747 kali

FacebookTwitterGoogle+Share

Merasa terbantu dengan artikel diatas? Mohon peran sertanya disini

  • http://kampungperawan.blogspot.com/ Kampung Perawan

    Thanks infonya dok?

    • http://www.blogdokter.net dokter Made

      Oke.

  • http://www.facebook.com/people/Hanggoro-Fabergas-Ch-Persego/100000379103528 Hanggoro Fabergas Ch Persego

    slam knal, Dok menolipsis itu apa?tlng d jwb y Dok, please

    • http://www.blogdokter.net dokter Made

      Salam kenal kembali. Nama penyakit ya? Gejalanya bagaimana? Saya belum pernah baca.

  • http://pulse.yahoo.com/_UR3J5MG36XUVP3ISWXN2Z2222I ICAL

    salam kenal, sy mau tanya 4 th yg lalu sy operasi kista tp stlh itu sy tidak datang bulan lg. selama 1 th sy terapi hormon ke dokter yg mengoperasi sy tp blum ada hasilnya. Yang sy rasakan skrg ini tanda-tandanya spt org menopouse. Apa sy sdh menopouse? Apa yg hrs sy perbuat untuk bisa haid lagi? umur sy 35 th

    • http://www.blogdokter.net dokter Made

      Kedua ovarium diangkat?

  • Pingback: COBADULU NEWS » Menopause, Gejala dan Penanganannya()

  • http://twitter.com/dewigaga Dewi Gaga

    Salam kenal doc, doc… knp ya sy suka sakit badan dan perut ketika menjelang mens sampai hampir mau selesai. pd bln agustus 2010 sy di vonis memiliki kista dan sampai di laser, sy pikir setelah melakukan laser masalah itu akan hilang, tp… sampai sekarang msh saja ada. kira2 knp ya doc? mohon penjelasan dan sarannya. terima kasih banyak doc :)

    • http://www.blogdokter.net dokter Made

      Coba kontrol ulang ke dokter yg selama ini merawat.


  • You Avatar
  • Tulisan Terbaru

  • Arsip

  • Kategori