Akhirnya IPB Menyerah

Kategori Editorial pada 01 Mar 2008

2302179664 C293898007 O

Polemik susu formula tercemar bakteri Enterobacter sakazakii akhirnya mencapai anti klimaks. Institut Pertanian Bogor (IPB) selaku badan yang menghembuskan kabar pertama kali akhirnya menyerah. Belum lagi daftar susu formula yang bermasalah diumumkan, pada press release terakhir bersama dengan BPOM, Depkes dan IDAI, mereka mengungkapkan bahwa susu yang mereka gunakan sebagai sampel penelitian sudah tidak beredar lagi di masyarakat.

Masih menurut mereka, susu yang mereka gunakan sebagai sampel sudah ditarik dari peredaran dan susu yang beredar saat ini di masyarakat aman untuk dikonsumsi. Pernyataan ini sekaligus membenarkan apa yang pernah dikatakan oleh Badan POM selaku otoritas pengawas obat dan makanan di Indonesia bahwa susu formula yang diteliti IPB sudah tidak beredar di masyarakat.

Apakah dengan penjelasan ini akan mampu menenangkan jutaan ibu yang terlanjur resah dan takut akan keselamatan bayi mereka sebagai pengkonsumsi susu formula? Lalu, apakah menyerahnya IPB ini akibat dari tekanan yang mereka terima? Apakah masyarakat akan mempercayai begitu saja apa yang dijelaskan oleh IPB, Depkes dan BPOM?

Susah untuk menjawab semua itu saat ini, kita harus menunggu polemik ini beberapa hari kedepan untuk melihat efeknya di masyarakat. Sebagai masyarakat kita hanya bisa berharap mudah mudahan pernyataan terbaru yang dikemukakan ini benar adanya sehingga kepanikan yang terjadi di masyarakat tidak terus berlanjut.

Kasus ini kembali membuka mata kita bersama bahwa jangan pernah main main dengan yang namanya kesehatan.

Baca Juga :

Trackback URI | Comments RSS

37 komentar untuk “ Akhirnya IPB Menyerah ”

  1. # 1 devari Berkomentar:

    ipb oh ipb cari sensasi aja tuh dg mempertaruhkan kredibilitasnya

  2. # 2 Totok Sugianto Berkomentar:

    saya juga sebenernya masih belum yakin benar dengan pernyataan yang sepertinya menyerah karena tekanan berbagai pihak. semoga penelitihan-penelitihan berikutnya melibatkan lembaga indepen yg bisa dipercaya dan dengan metode yg lebih bagus lagi, supaya implikasinya tidak membuat masyarakat resah

    Tulisan terakhir di blog Totok Sugianto adalah : Ponsel Cina, Mau?

  3. # 3 dian Berkomentar:

    fiuhh
    dari kemaren cman baca headline doang ga pernah tau akar permsalahannya
    rp pas baca ini jadi tau akhirnya good ending

    Tulisan terakhir di blog dian adalah : I Felt Challenged

  4. # 4 21win Berkomentar:

    jadi bingung. mempertaruhkan kredibilitas memang pahit. di science, seharusnya hasil test yg akan dimumkan ke publik, harusnya gak buru-buru dikemukakan. make double triple test.. makin akurat makin bagus…

    kepentingan umum jauh lebih penting daripada apa yang disebut dengan kredibilitas.

    Tulisan terakhir di blog 21win adalah : New: Nikon D60

  5. # 5 jimmy Berkomentar:

    kalo saya tidak percaya…

    Tulisan terakhir di blog jimmy adalah : Telkom Speedy Bikin Saya Nonton Film

  6. # 6 ridhocyber Berkomentar:

    om tadi siang saya nonton di acara investigasi,

    di daerah bandung banyak susu oplosan, dari susu bubuk hingga susu murni yang di oplos,

    susu bubuk katanya berasal dari pabrik susu yang di suplay ke pengoplos setiap bulannya dalam karung, dan di jual kembali oleh pengoplos ke pasaran denganharga murah setelah di campurkan bahan2 gak jelas supaya volumenya bertambah,

    untuk susu murni oplosan , dari susu murni di campur santan, juga ada yang di campur air mentah kemudian di campurkan dengan tawas agar menjadi kental…

    saya pikir mungkin pelaku2 itu yang mengakibatkan rusaknya kandungan susu di pasaran, mungkin juga susu yang di teliti ITB itu berasal dari susu susu itu ali ya :)
    Tulisan terakhir di blog ridhocyber adalah : Domain .CN Murah Turun Harga Rp.2.300,-

  7. # 7 imcw Berkomentar:

    @ devari : Mereka cuma terlalu cepat mengumumkan sesuatu yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat.

    @ Totok Sugianto : Dan kasus ini tidak membuat ciut nyali para peneliti Indonesia.

    @ dian : Belum terlalu good endinya, masih menunggu kabar selanjutnya.

    @ 21win : betul.

    @ jimmy : Yap.

    @ ridhocyber : Untuk kasus kasus seperti ini harusnya BPOM proaktif bukannya menunggu keresahan masyarakat dan bila yang lain meneliti lalu marah marah.

  8. # 8 pink Berkomentar:

    ya, kesehatan tetep segalanya buat kita semua.

    Tulisan terakhir di blog pink adalah : Calon Murid Teladan

  9. # 9 deniar Berkomentar:

    Oooo begitu ya… wah paling tidak sekarang tidak teralalu was2 lagi kalau mau beli susu

    Tulisan terakhir di blog deniar adalah : Pengumuman Yang Aneh

  10. # 10 rd Limosin Berkomentar:

    jangan2 kmaren yang mereka teliti susu yg sudah expired :)
    Tulisan terakhir di blog rd Limosin adalah : Kopdar Gajah di Palembang

  11. # 11 imcw Berkomentar:

    @ pink : Kesehatan lahir dan bathin.

    @ deniar : Yap.

    @ rd Limosin : Bisa jadi. :)

  12. # 12 almas Berkomentar:

    kita hanya bisa mengira2 iks.. transparansi masih menjadi mimpi

    Tulisan terakhir di blog almas adalah : 100 Passs!!!

  13. # 13 ebeSSe dokter kewan Berkomentar:

    yang terlihat rame di tv demonya fakultas kedokteran hewan IPB
    apakah pernyataan menkes yang sinis terhadap dokter hewan juga dianggap selesai . . . . . :P
    Tulisan terakhir di blog ebeSSe dokter kewan adalah : Eyes On Me (Final Fantasy VIII)

  14. # 14 baliazura Berkomentar:

    tul bli, kesehatan adalah harta yang paling berharga semasa hidup.

    statement IPB bisa jadi karena adanya tekanan,masa banyak brand bisa langsung ga beredar sekarang..

    Tulisan terakhir di blog baliazura adalah : enaknya jadi cowo !

  15. # 15 artana Berkomentar:

    Beginilah nasib kita di Indonesia ya dok, semua bisa dibelokkan begitu gampang, sudah jelas-jelas kalau temuan itu penting, kenapa dianggap angin lalu ya. Masa IPB sebodoh itu, melempar statement kalau itu datanya sudah kadaluarsa…Jelas jelas ini tekanan!

    Tulisan terakhir di blog artana adalah : Dilema Structural Engineering Software

  16. # 16 anton Berkomentar:

    ah, sayang banget. seharusnya peneliti IPB lebih gigih mempertahankan hasil penelitian itu. soalnya, pemerintah sendiri kan blm pernah bikin penelitian serupa. masak penelitian ilmiah mau dikalahkan oleh kepentingan politis pemerintah kita yg memang belog2itu.

    Tulisan terakhir di blog anton adalah : Ketakutan yang Sengaja Diciptakan

  17. # 17 ayu Berkomentar:

    masalah yang membingungkan.. :(
    Tulisan terakhir di blog ayu adalah : Demam 3G

  18. # 18 paramarta Berkomentar:

    nyerah sih nyerah, dalem hati sih gedeg. setuju sama bli anton

    Tulisan terakhir di blog paramarta adalah : Segera bangkit bos !

  19. # 19 ika Berkomentar:

    misal ga benar pun,tetep saja sudah membuat kepanikan tersendiri…

    Tulisan terakhir di blog ika adalah : Republik Mimpi is Back!

  20. # 20 imcw Berkomentar:

    @ almas : Rakyat Indonesia memang terus dilatih untuk bersabar.

    @ ebeSSe dokter kewan : Mungkin ada masalah pribadi dengan dokter hewan.

    @ baliazura : Mudah mudahan memang untuk kebaikan.

    @ artana : Terus kita sebagai rakyat bisa apa?

    @ anton : Hanya 2 hal yang bisa mengalahkan penelitian, politis dengan alasan keamanan negara dan duit. :)

    @ ayu : Betul.

    @ paramarta : Bakalan kayak api dalam sekam.

    @ ika : Betul.

  21. # 21 Ozan Berkomentar:

    “Apa ada unsur politik atau persaingan bisnis?”

    Tulisan terakhir di blog Ozan adalah : Cang Panah dan Maryamah

  22. # 22 Snap Berkomentar:

    sulit mencari kebaranya

    Tulisan terakhir di blog Snap adalah : No One But You Song Lyrics Artist All Living Fear

  23. # 23 inez Berkomentar:

    yah, kalo masalah itu sih bisa diatur,,,
    beberapa hari yg lalu saya nonton di tv ipb mempertahankan hasil penelitiannya, kok sekarang malah berubah 180 derajat?
    pasti gara2 tekanan sana-sini lah…

  24. # 24 maruria Berkomentar:

    Mestinya IPB berani ngomong yaa…saya juga ndak tau alasan kenapa nama produsen susu itu dikantongin.. :(
    Tulisan terakhir di blog maruria adalah : Episode Ganja Ratu

  25. # 25 dhodotes Berkomentar:

    Ada baiknya juga menurut Carik’e, Dok. Saya setuju dengan paragraph terakhir tapi tidak hanya ditujukan ke IPB dong. Setidaknya kesimpulan saya demikian dengan paragraph terakhir itu. Ke masyarakat juga khan? Bahwa dengan tahu dilema masalah ini, masyarakat mudah2an lebih bijak menyikapi pelemik kesehatan dengan tidak panik dulu. Kalo dlm masalah ini mungkin paniknya juga karena nungguin pengumuman susu apa aja sih yang tercemar. Paling tidak bisa tanyakan ke yang paham, kompeten, mungkin posyandu, puskesmas, dokternya atau ke blog ini.

    Nah, sekalian Carik’e tanya, Dok. Dilema warga kelurahan saya tuh ya. Secara materi, alur bulanan gaji mereka tuh ya gak sebanding dengan harga2 kebutuhan2 di luar termasuk susu. Kurang lah. Tapi bagi mereka yang punya bayi-balita, mungkin termakan promo, cenderung maksain berikan susu yang high-cost. Sebetulnya susu yang baik tuh yang gimana? Untuk masyarakat ekonomi pas2an, susu apa yang ideal?

    Yang ketiga, Dok. Mohon maaf juga blog ini saya link di nglarazzz.blogspot.com tanpa kulonuwun dulu. Tentu buat saya belajar ngeblog juga. Kalo berkenan menjawab pertanyaan tadi, silakan juga japri ke imel saya, Dok.

    Makasih dok. Maaf rada ndladrah.

    Tulisan terakhir di blog dhodotes adalah : Cruising seks carik’e. finally?

  26. # 26 imcw Berkomentar:

    @ Ozan : Bisa jadi keduanya, sapa tahu.

    @ Snap : Betul.

    @ inez : Hanya Tuhan yang tahu. :)

    @ maruria : Ada kepentingan yang lebih besar.

    @ dhodotes : Susu yang terbaik adalah ASI sedangkan susu sapi yang dikalengkan isinya sama saja. Yang membedakan adalah harga karena dipengaruhi oleh promosi.

  27. # 27 Bunda_Nanay Berkomentar:

    Hmm .. rada sedikit tenang .. tapi rada “sebel” juga .. beberapa hari kebelakang bkin hati ibu2 pada ketar-ketir .. puas?? puas?? .. yah mudah2an ga ada lagi yang “aneh2″ deh .. ini menyangkut nyawa .. lho Ibu2 Bapa2 yang pintar … !! :)
    Tulisan terakhir di blog Bunda_Nanay adalah : ANaK UdaRa .. daN .. IBu aIR

  28. # 28 Elyas Berkomentar:

    hmm saya malah jadi tambah bingung dok ?
    “Masih menurut mereka, susu yang mereka gunakan sebagai sampel sudah ditarik dari peredaran dan susu yang beredar saat ini di masyarakat aman untuk dikonsumsi”
    salah satu alasan yang jujur sangat tidak masuk akal sebab, sebagai salah satu institusi pendidikan terkenal di indonesia bisa melakukan hal yg sangat vatal dengan menggunakan sample yang telah ditarik dari perederan, kalo memang demikian sbg masyarakat saya akan menuntut ipb sebab menggunakan uang rakyat untuk melakukan hal yang sia2 dan telah membuat jutaan masyarakat jadi kawatir. Tapi apakah mungkin itu terjadi ? masih menjadi pertanyaan besar. Mungkingkah ada intrik politik disini ? saya juga ndak tau kekekkekeke
    jadi tambah puyeng hehehehe
    maap yach dok lama gak siratulrahmi soalnya lagi dapat job tambahan itung2 buat beli susu anak gak tau apa ada bakterinya ato nggak hehehehehe
    izin dok mau mengambil beberapa artikel buat produk web blog baru saya yang insya allah tanggal 16 maret nanti dilounching
    mohon doa restunya

  29. # 29 Deddy Berkomentar:

    Sekali lagi… blog kedokteran berperan untuk menyebarkan informasi ttg tips2 menghadapi si e.sakazakii ini yah… :)
    Tulisan terakhir di blog Deddy adalah : Pilar Konsultasi Dokter Online (4)

  30. # 30 imcw Berkomentar:

    @ Bunda_Nanay : Nyawa? Khan di Indonesia ada pepatah ‘Mati Satu Tumbuh Seribu’ Jadi mati satu tidak akan dipedulikan oleh pemerintah.

    @ Elyas : Semua yang berbau politik memang membingungkan. Selamat atas blog barunya, ditunggu. :)

    @ Deddy : Ikutan nyumbang pendapat saja. :)

  31. # 31 bilal Berkomentar:

    susu yang mereka gunakan sebagai sampel sudah ditarik dari peredaran dan susu yang beredar saat ini di masyarakat aman untuk dikonsumsi. Pernyataan ini sekaligus membenarkan apa yang pernah dikatakan oleh Badan POM selaku otoritas pengawas obat dan makanan di Indonesia bahwa susu formula yang diteliti IPB sudah tidak beredar di masyarakat.

    Waduh… yang bener nich .. tetep aja kita masi kawatir ….. biasa .. kayak flu burung … pemerintah kan gitu …

    Tulisan terakhir di blog bilal adalah : Tanda - Tandanya…

  32. # 32 imcw Berkomentar:

    @ bilal : Serasa ada yang ditutup tutupi ya. :(

  33. # 33 masud Berkomentar:

    Semoga saja itu bukan karena tekanan dari produsen, Walaupun IPB menyerah tapi tetap menunjukkan bahwa itu adalah wujud kepedulian dunia pendidikan terhadap para konsumen (Masyarakat)

    Tulisan terakhir di blog masud adalah : Betulin Mobil, Nyah!

  34. # 34 imcw Berkomentar:

    @ masud : Betul.

  35. # 35 antisusu Berkomentar:

    Memang intinya susu sapi tetap aja berbahaya.
    Blom hormon pertumbuhan sapi, blom sapi di paksa jadi kanibal, blom infeksi pada puting sapi, blom kandungan antibiotik dan sulfur pada sapi

    susu the most political food in the world

  36. # 36 imcw Berkomentar:

    @ antisusu : Sesuai dengan nick-nya yang anti susu. :)

  37. # 37 Harnadi Berkomentar:

    INDONESIA mah kalau yang benar ga bisa dipertahankan tetapi kalau yang Tidak benar selalu dipertahankan dari yang namanya elit politik, presiden, mentri , ahli hukum sampai MUI yang katanya mau buat fatwa ROKOK = HARAM tapi mana khan gak berani karena hanya untuk UBER SETORAN jadi kalau ULAMAnya saja sudah seperti ini, bagaimana dengan JAMAAH nya ?????? TANYA KENAPA……hehehehehe

Tinggalkan sebuah komentar

XHTML: Anda dapat menggunakan tag ini : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.

  • Pencarian Kustom