Seluk Beluk Kolesterol (2)

Bagaimana cara menurunkan kadar kolesterol LDL?
Mengubah gaya hidup.
Mengubah gaya hidup adalah hal yang pertama dan utama dilakukan untuk menurunkan kadar kolesterol LDL. Efek dari penurunannya akan dirasakan lebih lama, dan aktivitas pengobatan ini tidak memerlukan biaya mahal. Perubahan gaya hidup itu antara lain, menjaga berat badan agar tidak gemuk, olah raga teratur, selalu mengkonsumsi makanan dengan kadar lemak jenuh dan kolesterol yang rendah.
Menggunakan obat penurun kolesterol.
Pemberian obat penurun kolesterol dilakukan jika dengan mengubah gaya hidup tidak didapatkan hasil yang memuaskan alias kadar kolesterol LDL masih tinggi. Obat yang paling efektif dan sering dipakai untuk menurunkan kadar kolesterol LDL adalah statin. Banyak penelitian yang menyimpulkan bahwa penggunaan statin untuk menurunkan kadar kolesterol LDL mempunyai keuntungan dalam mencegah serangan jantung dan stroke. Obat-obatan lain yang juga sering dipakai adalah asam nikotinik, gemfibrozil, kholestyramine dan zetia.
Mengapa kolesterol HDL disebut kolesterol baik?

Kolesterol HDL disebut kolesterol baik karena ia berguna untuk mencegah terjadinya atherosklerosis pada arteri/pembuluh darah. Kolesterol HDL akan mengeluarkan partikel kolesterol dari dinding arteri dan mengirimkannya ke hati untuk selanjutkan dihancurkan di dalam empedu. HDL juga menganggu proses penumpukan kolesterol LDL pada dinding arteri.
Resiko terjadinya atherosklerosis dan serangan jantung juga dipengaruhi oleh kadar kolesterol HDL. Orang akan mempunyai resiko tinggi menderita kedua penyakit itu bila kadar kolesterol HDL dalam darahnya rendah, sebaliknya resiko akan menurun jika kadar kolesterol HDL dalam darahnya tinggi.
Seperti halnya kolesterol LDL, gaya hidup juga berpengaruh pada kadar kolesterol HDL dalam darah disamping faktor-faktor lainnya. Kadar kolesterol HDL akan rendah pada seorang perokok, suka mengkonsumsi makanan manis, gemuk dan jarang olah raga, juga pada pasien dengan diabetes tipe II.
Kadar kolesterol HDL akan tinggi pada orang yang kurus, suka berolah raga dengan teratur, dan tidak merokok. Hormon estrogen juga dipercaya dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL, itu sebabnya mengapa kadar kolesterol HDL pada wanita lebih tinggi daripada laki-laki.
Jadi kesimpulannya, makin tinggi kadar kolesterol LDL sementara kadar kolesterol HDL-nya rendah maka makin tinggi resiko untuk menderita atherosklerosis dan serangan jantung. Yang diharapkan adalah kadar kolesterol LDL yang rendah dengan kadar HDL kolesterol yang tinggi sehingga resiko terjadinya kedua penyakit tersebut juga akan menurun.
Memperkirakan resiko atherosklerosis.
Untuk memperkirakan resiko terjadinya atherosklerosis, para dokter menggunakan perhitungan rasio antara total kolesterol dengan kolesterol HDL. Rumusnya : Kolesterol Total/Kolesterol HDL. Makin tinggi nilai yang didapat maka makin tinggi resiko terjadinya atherosklerosis. Nilai rujukan adalah antara 2 dan 3 atau kurang dari 4. Berapakah nilai anda?
Bersambung…







14 December 2007 pukul 0:30
wah gaya hidup saya harus dirubah ni biar ga kena kolesterol…. suka makan gorengan ama telur
Tulisan terakhir di blog Anang adalah : Kenapa 13 Angka Sial
14 December 2007 pukul 2:35
Yang ini bocoran besok ya pak
Yes, dua dari tiga sudah dipenuhi, tinggal rajin olahraga nih
Tulisan terakhir di blog anas adalah : 1 Million Messages : End The Siege of Gaza
14 December 2007 pukul 8:19
@ Anang : Sejujurnya gaya hidup saya juga nggak lebih baik, memang susah untuk mengubah gaya hidup yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Ngelihat Basuki yang meninggal mendadak karena serangan jantung jadi merinding juga.
@ anas : Semoga berhasil dengan usaha olah raganya.
14 December 2007 pukul 17:15
waks, ngeri juga yah kalau diperhatikan bener bener. duh musti jaga kesehatan nih. thx bli dah buat blog bagus
Tulisan terakhir di blog Freddy Hernawan adalah : Kehujanan
14 December 2007 pukul 21:56
@ Freddy Hernawan : Lebih baik mencegah daripada mengobati.
15 December 2007 pukul 2:29
15 December 2007 pukul 6:52
Ada gak daftar jumlah HDL atau LDL pada makanan? Kalo bisa ditampilin donk di posting berikutnya. Trus plus batas kadar yang aman dikonsumsi perharinya berapa. Soalnya kan gak mungkin kalo kita sering2 periksa kolesterol di Lab. Kan mahal..
Tulisan terakhir di blog Agam adalah : Mosquito Trap (Perangkap Nyamuk)
16 December 2007 pukul 7:08
@ stanch : Cara menilai dan menghitung angka kolesterol tentu harus dilakukan pemeriksaan ke laboratorium. Bila sudah berumur diatas 30 tahun sudah kudu hati-hati. Dan harus pernah dilakukan pengecekan secara berkala terutama bagi yang mempunyai faktor resiko kolesterol tinggi.
@ Agam : Mengenai jenis makanan beserta nilai kolesterolnya akan saya tampilkan di bagian berikutnya.
17 December 2007 pukul 8:57
info menarik dok
meurbah gaya hidup, emang itu tindakan preventif yang mengalahkan segala jenis obat…
Tulisan terakhir di blog daengrusle adalah : Terpujilah Ical!
17 December 2007 pukul 16:42
@ daengrusle : Khan lebih baik mencegah daripada mengobati.
19 December 2007 pukul 1:26
dok, saya penderita kolesterol tinggi karena keturunan, keluarga ibu semua kolesterolnya tinggi. rata-rata kolesterol saya di level 300, paling rendah pernah sampai 250.
nah, boleh gak sih saya punya pikiran bahwa kadar kolesterol normal untuk saya adalah 300, bukan 200 seperti kebanyakan orang normal?
Tulisan terakhir di blog jimmy adalah : Liburan telah tiba, liburan nge-blog
19 December 2007 pukul 8:28
@ jimmy : Tidak bisa. Ukuran normal berlaku untuk semua orang. Walau merupakan penyakit keturunan, kadar kolesterol tersebut tetap harus diturunkan untuk menekan resiko terjadinya aterosklerosis.
17 May 2008 pukul 10:57
lw gt’ aku g’ ah”!!!! makan yang bikin kolestrol_q naik…… Ntr Q mate lgi,.,.,.,
18 May 2008 pukul 23:11
@ Roeri : ????