Hidup Sehat Bersama Cokelat

Posted in Info Kesehatan on Nov 17, 2007 Print

Hidup sehat bersama cokelat? Apa memang bisa? Hm…Bukannya cokelat mengandung banyak kalori yang tidak baik untuk kesehatan terutama bagi mereka yang mempunyai masalah dengan berat badan dan jerawat? Anehnya, walaupun berkembang anggapan seperti itu, toh cokelat masih menjadi makanan favorit banyak orang dari berbagai status sosial, kelompok umur dan jenis kelamin, bahkan pada hari-hari tertentu ada yang identik dengan cokelat.

Tidak banyak yang tahu kalau cokelat mengandung antioksidan flavonoids yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Cokelat berasal dari tanaman kakao dan kakao sendiri sangat tinggi mengandung flavanols yang termasuk ke dalam golongan flavonoid phytochemical. Tanaman lain yang mengandung zat sejenis adalah tanaman teh dan anggur, namun kandungan flavanols pada cokelat jauh lebih tinggi daripada tanaman lain.

Lalu bagaimana dengan kandungan lemak yang ditemukan pada kakao? Yap, hal tersebut memang benar, kakao mengandung asam lemak jenuh, tetapi sebagian besar berupa asam stearat yang menurut beberapa penelitian tidak akan menaikan kadar kolesterol darah seperti halnya asam lemak jenuh lainnya. Asam lemak lainnya yang terkandung dalam biji kakao adalah asam lemak tak jenuh dan asam lemak jenuh yang disebut palmitic fatty acid. Masalahnya, banyak produk cokelat yang dijual di pasaran sudah dicampur sedemikian rupa dengan bahan bahan lain sehingga lemak yang terkandung di dalamnya menjadi mirip dengan lemak susu dan lemak-lemak jenuh lainnya.

Satu sendok teh minyak kakao mengandung :
8 gram asam lemak jenuh (4,5 gram berupa asam stearat dan 3,5 gram lemak jenuh yang lain).
4,5 gram asam lemak tak jenuh.
0,4 gram omega-6 dan lain lain.

Beberapa manfaat dari cokelat antara lain :

1. Cokelat diduga bisa menurunkan resiko serangan jantung.
Mengkonsumsi beberapa keping cokelat murni setiap hari dapat menurunkan resiko kematian akibat serangan jantung pada hampir 50% kasus. Pendapat ini diungkapkan oleh seorang peneliti dari John Hopkins University School, USA. Pada penelitiannya terungkap bahwa pembentukan gumpalan darah/trombus pada pemakan cokelat jauh lebih lambat daripada yang tidak mengkonsumsi cokelat. Hal ini tentu saja banyak benarnya karena bentukan trombus yang terlalu besar akan menyebabkan pembuluh darah jantung tersumbat dan bisa menyebabkan serangan jantung.

Diungkapkan pula kalau flavanols yang terdapat dalam biji kakao mempunyai efek biokimia menurunkan pembentukan gumpalan darah yang mirip dengan cara kerja aspirin tetapi efeknya tentu lebih rendah dari aspirin. Beberapa pendapat lain yang berkembang dalam hubunganya mengenai kegunaan cokelat dalam menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler antara lain : menurunkan tekanan darah, menurunkan oksidasi LDL kolesterol, dan mempunyai efek anti inflamasi. Sayangnya semua itu masih memerlukan penelitian lanjutan untuk memperoleh hasil yang lebih akurat.

2. Cokelat dapat menurunkan tekanan darah dan menurunkan resistensi insulin.
Menurut penelitian yang dilakukan di Italia dengan membandingkan 15 orang sehat yang diberikan cokelat yang mengandung flavanols dan coklat yang tidak mengandung flavanols untuk kemudian diamati selama 15 hari, ditemukan bahwa resistensi insulin (faktor resiko kencing manis) pada kelompok yang mengkonsumsi cokelat yang ber-flavanols, sangat jauh menurun. Tekanan darah sistolik juga menurun pada kelompok ini.

3. Cokelat dapat memperbaiki sirkulasi darah arteri.
Orang sehat yang mengkonsumsi cokelat tinggi flavanols menurut para ahli mempunyai sirkulasi darah arteri yang bagus. Diungkapkan pula pada orang yang rajin mengkonsumsi cokelat tinggi flavanols, kemampuan pembuluh darahnya untuk berelaksasi sangat tinggi. Tentu saja semua ini sangat berguna untuk kesehatan jantung

Seperti yang saya ungkapkan di awal, sayangnya tidak semua cokelat yang beredar di pasaran mengandung antioksidan flavanoid yang tinggi. Cuma ada satu catatan penting yang harus diingat, yaitu semakin banyak kandungan cokelat murni dalam suatu produk cokelat maka semakin tinggi kadar antioksidannya.

Selain itu pula, jangan lupakan kalori yang terkandung di dalam cokelat. Seratus gram cokelat yang di jual di pasaran mengandung kira-kira 150 kalori. Jadi, semua manfaat cokelat akan lenyap jika seandainya makanan lain yang dikonsumsi juga mengandung kalori yang tinggi sehingga konsumsi kalori terlalu tinggi. Hal ini tentu sangat tidak menguntungkan untuk program diet anda.

So, jangan takut makan cokelat.

Silakan berdiskusi tentang kesehatan disini : www.medisiana.com

Share |

Baca Juga :

Hajar jahannam, blackstone, hajar sa'adah, tongkat madura, fatloss, pembesar penis !!!

55 Responses to “Hidup Sehat Bersama Cokelat”


  1. K@NY@ says:

    karena saya termasuk penggemar coklat…jadi ad beberapa hal yang mau saya tanyakan…
    1. ap makan coklat tidak terlalu berbahaya bagi tubuh??? :sad:
    2. ap merk coklat yang baik dikonsumsi???
    3. kenapa setiap saya makan coklat, saya jadi malas makan nasi???
    setiap hari saya ckup makan coklat silver queen/tobleron/black swam/delfi 2/3 ptong n sya dah merasa kenyang.hal ini bkin orang tua saya cemas. tapi saya tidak bisa menghentikan kebiasaan mkan coklat. jadi apakh penyebab saya jdi g nafsu makan??? :cry:
    saya juga pingin makan nasi setiap hari….
    sebelumnya saya mengucapkan terima ksih atas jawabannya…..

  2. imcw says:

    @K@NY@ : 1. Asal coklat yang murni dan tidak banyak mengandung gula, tidak berbahaya malah bisa berguna. 2. Cari coklat murni atau dark cocholate. 3. Yap, karena cokelat sudah banyak mengandung kalori sehingga tubuh sudah tercukupi kebutuhan kalorinya dari cokelat. Sayangnya hanya kalori yang dicukupi sementara tubuh masih memerlukan zat yang lain seperti protein, vitamin dan mineral.

  3. Diann says:

    I Loove ChoColate, Very Muchh. :grin:

  4. Heppy says:

    Saya mau tanya ? apakah coklat dapat menjadikan batu atau batu ginjal ?

    :lol:

  5. Emilia says:

    Hello semuanya :) ,

    Bagi chocolate lovers, coba tes homemade chocolate Chocolic. It's dark chocolate garnish with white chocolate…It tastes crunchy ;) Ada bonus Leaf Bag untuk pembelian jumlah tertentu !
    So, chek it out @ http://chocolic.indonetwork.co.id/ —-ATO —– Facebook : Chocolic
    Thank You ;)

    Cheers,
    Emilia

  6. rizky says:

    mau tanya neh…coklat kan dari bijinya…terus buahnya di buat apa?? n guna buah yang berwarna putih itu apa?

  7. suliswati says:

    ada yg bilang coklat jg dpt meningkatkan gairah seksual,bener gak sih,,klw bnr aq akan mkn sbyk2nya,stuju gak?

  8. aNie says:

    Dokter, Temanku alergi terhadap coklat.. tiba2 gatal2,kenapa ya? padahal dulu addicted banget…
    memang di dalam coklat itu terkandung bahan apa saja yang bisa menyebabkan alergi.. *add my plurk aNie_aja*
    Terima Kasih Dok..

  9. ajhoe says:

    Wa…h ternyata penggemar coklat bax banget N bakal sneng banget ma artikel ini!!!!!!!!

  10. joker says:

    wah,berarti bagus donk klo hobi ku makan coklat,hahahaa

  11. rera says:

    artikelnya bagus, saya suka…
    sedikit tambahan, yang saya ketahui coklat dapat menambah stamina (katanya si meningkatkan libido)……
    hehe…
    terimakasih…
    saya juga salah satu penggemar coklat lo…

  12. Brens says:

    jangan2 ini hanya ulah pengusaha/pabrik Chokelat…………………..?
    tapi mudah2an artikel diatas bener, thanks.

  13. alfon says:

    saya juga penggemar coklat.. karena banyak kegunaannya untuk tubuh kita


Trackbacks/Pingbacks

  1. forever smart » Blog Archive » HIDUP YANG SEHAT 21 01 10

Leave a Reply


  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom