Tolonggggg, Tanganku Kutilan

Berkenalan dan bersalaman dengan cewek cantik, ayu nan mulus merupakan idaman setiap cowok di muka bumi ini. Namun apa jadinya bila tangan yang disiapkan untuk bersalaman dipenuhi dengan kutil? Rasa rendah diri, malu, gelisah, gundah gulana semua berbaur menjadi satu. Harapan untuk mendapatkan pengalaman yang mengesankan dari perkenalan itu pun sirna. Bagi mereka yang mempunyai tingkat kepercayaan dirinya tinggi, hal tersebut bisa jadi bukan suatu masalah yang besar, namun bagaimana dengan mereka yang tingkat kepercayaan dirinya pas-pasan?
Pengalaman yang kurang lebih sama dialami oleh Wira. Doi mempunyai pengalaman yang sangat memalukan saat bersalaman dan berkenalan dengan seorang wanita yang baru dijumpainya di kampus. Wira tidak kuasa menahan malu saat Bunga menanyakan perihal tangannya yang berbenjol-benjol, padahal sebelumnya dalam hati Wira bertekad akan menggunakan segala kemampuan untuk mendapatkan Bunga. Tidak mau menanggung malu untuk kedua kalinya, Wira bertekad menanyakan penyakit yang ia derita ke dokter kulit langganan orang tuanya.
Kutil (Dangkangan) atau dalam bahasa kedokteran disebut dengan Veruka adalah penyakit yang ditandai dengan gejala peningkatan pertumbuhan jaringan kulit lokal (epidermis) yang disebabkan oleh virus Human Paplloma Virus (HPV) tipe tertentu. Sebagaimana dengan penyakit lain yang disebabkan oleh virus, Veruka sangat menular terutama pada orang-orang yang kontak dekat dengan penderita. Bersentuhan, bergesekan, merupakan beberapa perilaku yang disebut kontak dekat, karena penularannya terutama melalui kontak kulit maupun ceceran darah dari veruka yang terluka.
Menurut para ahli dibidang per-kutil-an, kutil atau Veruka dikelompokan menjadi beberapa kelompok, antara lain; Veruka Vulgaris, Veruka Plana Juvenilis, Veruka Plantaris dan Veruka Akuminatum. Walaupun dibeda-bedakan seperti itu, tetapi secara garis besar bentuk dan lokasi Veruka sama saja dan sama sekali tidak mempengaruhi proses pengobatan.
Pengobatan Veruka bisa mempergunakan berbagai cara. Dapat dengan meneteskan bahan bahan kimia yang bersifat kaustik/membakar, atau dengan menggunakan kombinasi gas CO2, N2 dan N2O yang dikenal dengan nama bedah beku. Pengobatan yang paling umum dilakukan oleh para dokter yaitu dengan bedah listrik, bedah skapel dan yang paling canggih yaitu bedah laser. Teknik dari masing-masing proses pembedahan tersebut tidak dijelaskan disini karena sifatnya sangat teknis.
Cukup dengan pengobatan seperti yang disebutkan diatas, Veruka dapat sembuh dengan sempurna. Sayangnya pada beberapa pasien, angka kekambuhan dari Veruka sangat tinggi tanpa sebab yang jelas. Kekambuhan bisa terjadi pada tempat yang lain atau bisa juga pada bekas Veruka sebelumnya yang telah sembuh.
Akhirnya, jangan pelihara rasa malu karena kutil berlama-lama, segeralah berobat ke dokter.
Belum ada komentar yang spesial.







2 November 2007 pada jam 14:47
sekarang jadi pham kutil nih saya
[imcw] Semoga tidak kena kutil, Mas.
2 November 2007 pada jam 15:26
seingat saya dulu wktu kecil di jempol saya ada kutil kecil trus diobat pake kolomex ilang.
kira kira kolomex itu brbahay ga ya dok?
[imcw] Entah kenapa Colomax sudah sangat jarang ditemukan di pasaran. Obat ini memang terkenal ampuh untuk membunuh kutil, sayangnya tidak ada referensi lebih lanjut tentang obat ini.
aprikot’s last blog post..blogger and social works
2 November 2007 pada jam 19:34
Waduh.. nakutin banget pake ditetesi bahan2 itu. Apalagi bedah.
Meskipun gak sakit, tapi ya tetep aja nyeremin,
[imcw] Kalau sudah namanya sakit, ya harus diobati, Gam. Tidak ada rasa takut.
Agam’s last blog post..Penanganan Luka Bakar yang Benar
2 November 2007 pada jam 20:59
baru tahu kalo kutil itu menular.
btw mitos katanya kutil bisa timbul karena kena darah ayam bener gak?
[imcw] Kutil memang menular. Mitos itu jelas salah, karena kutil disebabkan oleh virus.
ayahshiva’s last blog post..Blogging For Money part I
3 November 2007 pada jam 2:41
mo tanya seperti ayahshiva…. hehehhe
iya tuh bu.. apa karena darah ayam? aku dulu *sampe skarang sih* penasaran ama hal tersebut.. tangan sayah ta kasih darah ayam tapi sampe skarang ga keluar kutilnya e
[imcw] Tidak benar mitos itu.
almascatie’s last blog post..Masih Saja Kau Bertanya……
4 November 2007 pada jam 17:00
wah, ak pernah kutilan pas masih kecil. Sekarang sudah ilang pake obat … hm apa ya?? pokoknya obatnya dingin dan kalo agak lama, berubah dari bening menjadi putih
Sekarang gak ada lagi tuh dok, cuma kira2 bakal muncul lagi gak ya??
[imcw] Mudah mudahan nggak muncul lagi. Asalkan tidak ada kontak dekat dengan penderita kutil.
rd Limosin’s last blog post..Benar salah itu ada di otak masing-masing
4 November 2007 pada jam 22:56
Dok, kalau karena seirng motor-motoran timbul kapalan apa itu disebut dengan kutilan.. eh bukan yaa..
cara ngilanginnya samakah dengan kutil??
[imcw] Kapalan tidak sama dengan kutil. Kapalan disebabkan oleh karena trauma terus menerus pada jaringan kulit sehingga menimbulkan penebalan. Pengobatannya dengan mengangkat kulit yang kapalan tersebut.
Kurt’s last blog post..Belajar “Ekonomi” lebih Sulit dari Agama
5 November 2007 pada jam 16:08
kutil memang menyebalkan, eh bener ngak ada mitos kalo kulit kena darah ayam suka jadi kutilan???
[imcw] Sudah dijawab, Kang.
kangguru’s last blog post..Blog Guru
5 November 2007 pada jam 16:15
wah sory dah dijawab ya pertanyaannya
kangguru’s last blog post..Blog Guru
5 November 2007 pada jam 23:26
wah, saya jadi pemeran utama nih….
*tersenyum bangga
#rd Limosin
itu namanya Collomac (kalo ga salah nulis), saya juga pakai itu. Bisa sembuh tanpa rasa sakit, cuma butuh waktu.
Seingat saya dulu banyak yg diobati dengan cara dibakar (memakai semacam dupa, kebayang sakitnya).
Di daerah saya, ada mitos kutil (Dangkangan) disebabkan oleh memegang “dongkang” (sejenis kodok).
[imcw] Huehehehe…Pinjam namanya, Bos.
Colomack sudah susah didapat, entah apa penyebabnya.
wira’s last blog post..Menurut Saya, Kalian Bodoh!!
5 November 2007 pada jam 23:30
nambah dikit..
setahu saya, kutil bukan hanya di tangan, tapi juga didaerah lainnya (wajah, dll). Ayah saya sekarang masih ada kutil di bagian lehernya, beliau malas mengobati, mungkin karena dianggap tidak mengganggu.
[imcw] Bisa dimana saja, bahkan di penis pun bisa. Cuma sebagian besar memang tumbuh di anggota gerak sebab kontak dengan virus sering terjadi pada anggota gerak ini.
wira’s last blog post..Menurut Saya, Kalian Bodoh!!
6 November 2007 pada jam 0:17
“Kutil (Dangkangan) atau dalam bahasa kedokteran disebut dengan Veruka”
namanya keren juga…
[imcw] Sayang perilakunya tidak seindah namanya.
6 November 2007 pada jam 11:18
saya ga pernah kutilan, tapi dulu telapak tangan saya kapalen/jaringan kulit luar yg menebal. asli malu kalo salaman.
ini akibat saya sering main-main dgn raket tenis. lah, yg pemain amatir aja tangannya kasar gitu apalagi pemain yg profesional yak…?
[imcw] Telapak tangan yang mengeras artinya seorang yang pekerja keras, tidak usah malu.
evi’s last blog post..Ketularan
6 November 2007 pada jam 23:47
#wira
ya ya, Colomack
#dokter
loh, susah didapet ya sekarang?? baru tau, maklum gak cari lagi
[imcw] Yap, susah dicari lagi.
rd Limosin’s last blog post..The Best Damn Themes
8 November 2007 pada jam 14:32
seseorang yang bekerja keras, kemudian kapalan, lebih dihargai di akhirat nanti ketimbang yg cuma beribadah di masjid saja
tapi kalau kutilan, ya diobati, saya masih ingat jaman kecil dulu pernah kutilan, tak potong sendiri pake gunting kuku, abis itu sembuh :))
[imcw] Caranya Pak Andri juga bisa dilakukan, cuma hati hati, harus yakin bahwa alat yang dipake steril agar tidak infeksi.
Andri Setiawan’s last blog post..Arrrghh… GRUB Error 18
13 November 2007 pada jam 19:33
haha, sempet kliru baca tadi yg baris terahir ;
‘Akhirnya, jangan pelihara rasa malu karena kutil berlama-lama, segeralah bertobat ke dokter’
tobat kok kedokter
Tulisan terakhir di blog aLe adalah : Mulai sekarang gak bisa reply komentar (langsung)
13 November 2007 pada jam 21:35
@ aLe : Bisa saja si aLe ini.
21 May 2008 pada jam 12:30
klo operasi kutil ringan tapi banyak di tangan kira2 berapa biayanya ya?
klo dihitung per satuan, semisal ada 15 kutil. harga per satuan Rp.100.000.00 jadi klo 15 kutil ya jadinya Rp.100.000.00 x 15 = Rp.1.500.000.00 .
edan! bisa kaya tuh dokter!!! hahahahaha
21 May 2008 pada jam 15:24
@ kutil : Nggak seh begitu itung itungannya. Tergantung ama dokter dan rumah sakitnya.
8 June 2008 pada jam 8:03
[...] di mata. Kita bisa mengoperasinya ke dokter atau mengobatinya dengan cara pengobatan tradisional. Pengobatan yang dilakukan dokter bisa mempergunakan berbagai cara. Dapat dengan meneteskan bahan bahan kimia yang bersifat kaustik/membakar, atau dengan menggunakan [...]
8 June 2008 pada jam 8:17
Kalau aq pakai air aki mobil bisa sembuh
8 June 2008 pada jam 13:41
@ yudha bs : Prinsipnya sama yaitu dengan membakar.
16 August 2008 pada jam 4:52
gmn cara hilangi kutil dengan cepat?
cozny aku malu ma teman2ku.kutil ku da bnyk kali dok
aku jadi gk pede.kolomak kira2 bisa dapat dmn y dok,ksh jalan keluar ny
dong dok,makasih y dok
t4 praktek dok dmn?no hp dokter brp?
toplong y dok
16 August 2008 pada jam 17:08
@andi : Harus diambil kutilnya. Coba ke dokter kulit. Colomax rasanya sudah tidak dijual lagi. Saya praktek di Bali. Nomor HP saya ada di profile penulis.
29 October 2008 pada jam 13:29
waw ada dokter gaul..=p
sebenernya saya juga veruka-an deh kayanya, di kaki,,saya kirain dulu itu keloid gt dok,tapi kata temen2 saya itu veruka,,gmana ya dok,saya takut kalo di bedah,,maunya pake salep2 itu lho,,ampuh ga si dok?katanya bisa nyebar ya?oiya,mending konsulnya ke dokter kulit apa bedah ya dok?
makasiii..=)