Acetaminophen (Paracetamol)

Kategori Info Obat pada 08 Sep 2007

Acetaminophen atau paracetamol merupakan obat yang paling laku dan paling banyak dikonsumsi orang selain Amoxicillin. Setiap kali menderita demam, paracetamol sudah pasti akan menjadi obat yang paling dicari untuk menurunkan panas badan. Kalau di dunia blog kita sering mendengar istilah seleb blog maka di dunia obat, paracetamol bisa kita masukan ke dalam seleb drug alias seleb obat.

Obat yang mempunyai nama generik acetaminophen ini, dijual di pasaran dengan ratusan nama dagang. Beberapa diantaranya adalah Sanmol, Pamol, Fasidol, Panadol, Itramol dan lain lain. Cukup banyak pilihan bukan? Namun tidak usah khawatir walaupun dengan nama dagang, harga obat ini termasuk terjangkau bagi semua kalangan.

Paracetamol utamanya digunakan untuk menurunkan panas badan yang disebabkan oleh karena infeksi atau sebab yang lainnya. Disamping itu, paracetamol juga dapat digunakan untuk meringankan gejala nyeri dengan intensitas ringan sampai sedang. So, tidak perlu heran bila suatu saat diberikan paracetamol oleh dokter untuk mengatasi sakit kepala atau sakit gigi.

Walaupun sebenarnya obat ini bisa dibeli dengan bebas di warung warung, tetapi dalam penggunaanya tentu saja harus tetap memperhatikan pakem atau dosis yang dianjurkan. Jangan pernah coba coba minum obat ini melebihi dari dosis yang dianjurkan bila ingin selamat. Jangan pula meminum obat ini selama lebih dari 10 hari berturut turut tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat ini juga jangan sembarangan diberikan pada anak dibawah 3 tahun tanpa terlebih dahulu meminta saran dari dokter.

Peringatan diatas bukannya tanpa alasan sebab walaupun paracetamol kelihatan seperti obat yang jinak, namun dibalik semua itu terdapat banyak efek samping yang perlu diwaspadai. Tetapi hal tersebut tidak usah terlalu dikhawatirkan, asal diminum sesuai dengan anjuran maka efek samping tidak akan pernah muncul dan walaupun muncul, derajatnya sangat ringan.

Segera ke dokter bila salah satu dari tanda berikut muncul setelah anda minum paracetamol. Tanda tanda itu antara lain : terjadi perdarahan ringan sampai berat, keluhan demam dan nyeri tenggorokan tidak berkurang yang kemungkinan disebabkan oleh karena infeksi sehingga perlu penanganan lebih lanjut.

Jika tidak ada masalah di organ hati, dosis maksimum paracetamol untuk orang dewasa adalah 4 gram (4000mg) per hari atau 8 tablet paracetamol 500mg. Bila karena suatu sebab yang tidak jelas pasien bandel minum obat ini melebih dosis maksimum tadi maka jangan heran bila kelak terjadi kerusakan hati yang fatal. Gejala kerusakan hati yang perlu mendapatkan perhatian dan harus segera ke dokter antara lain : mual sampai muntah, kulit dan mata berwarna kekuningan, warna air seni yang pekat seperti teh, nyeri di perut kanan atas, dan rasa lelah dan lemas.

Beberapa reaksi alergi yang dilaporkan sering muncul antara lain : kemerahan pada kulit, gatal, bengkak, dan kesulitan bernafas/sesak. Seperti biasa, bila mengalami tanda tanda diatas setelah minum paracetamol, segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menjalani pengobatan dengan paracetamol antara lain, sebelum minum paracetamol, sampaikan ke dokter anda kalau anda sebelumnya pernah mengalami alergi setelah mengkonsumsi paracetamol atau alergi yang disebabkan oleh sebab lain. Selain itu, informasikan pula ke dokter bila anda mempunyai riwayat penyakit khronis seperti penyakit hati, ketergantungan alkohol, dan lain lain. Paracetmol dapat merusak hati, maka bila ditambah dengan mengkonsumsi alkohol secara berlebihan maka akan mempercepat terjadinya kerusakan hati.

Paracetamol sering dikombinasikan dengan aspirin untuk mengatasi rasa nyeri pada rematik sebab paracetamol tidak mempunyai efek anti inflamasi seperti aspirin sehingga bila kedua obat ini digabung maka akan didapatkan sinergi pengobatan yang bagus pada penyakit rematik. Paracetamol aman diberikan pada wanita hamil dan menyusui namun tetap dianjurkan pada wanita hamil untuk meminum obat ini bila benar benar membutuhkan dan dalam pengawasan dokter.


Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,
Ice Rocket : , , ,
Flickr : , , ,
Zooomr : , , ,
Buzznet : , , ,
Riya : , , ,
43 Things : , , ,

Belum ada komentar yang spesial.
Baca Juga :

Trackback URI | RSS Komentar

7 Komentar untuk “ Acetaminophen (Paracetamol) ”

  1. #1 Hendriadi Berkomentar :

    mau nanya neh, kalau kita minum obat warungan suka pro pada satu obat, apakah ini hanya sugesti aja atau emang cocok-cocokan ..?

    [imcw] kebanyakan karena faktor sugesti mas…isi obat sebenarnya sama saja walaupun merknya beda beda…

  2. #2 mk Berkomentar :

    Saya heran bli, harga obat buatan sanbe paling mahal daripada harga dari produsen lain.. padahal isinya sama.. Termasuk Sanmol dari sanbe lebih mahal daripada lanamol dari Lansen..

    [imcw] wajarlah kur…biaya promosinya juga paling gede…tapi bila dibandingkan dengan pma, sanbe masih belum apa apanya…

  3. #3 fetro Berkomentar :

    kesimpulannya minum obat yang dijual bebaspun harus sesuai dosis yang tertera dikemasan ya dok? kadang kebablasan, biar cepat sembuh minum obatnya double.

    [imcw] tidak hanya obat mas…saat kita membeli makanan yang dibungkus pun harus meluangkan waktu untuk membaca kemasan dari makanan tersebut…hal ini sering dilupakan oleh orang…dan kebiasaan lupa ini pula yang terbawa saat mengkonsumsi obat…

  4. #4 calculus Berkomentar :

    pendarahan disini (paragraf 6) maksudnya gimana bli?

    [imcw] tanda tanda perdarahan bisa berupa mimisan, bercak merah atau biru pada kulit, muntah darah, berak darah dan sebagainya…tetapi biasanya kalo sudah muntah dan berak darah udah berat tuh…

  5. #5 Ariastuti Berkomentar :

    Mau tanya dok. Anak saya demam tinggi krn amandelnya meradang. Umur 3.5 th berat bdn 20. Sdh minum obat penurun panas sampai 5x belum turun juga. Akhirnya sama dokter diberi paracetamol yg dimasukan lewat anus. Selain itu diberi resep jg utk batuk pilek, antibiotik dan paracetamol yg diminum. Sampai rumah saya suapin anak saya makan lalu minum obat. Saya juga meminumkan paracetamol lagi padahal jarak dari pemberian paracetamol lewat anus sebelumnya baru 2 jam. Saya lupa padahal dokter sudah pesan utk meminumkan 4 jam kemudian. Apakah ini berbahaya atau tidak dok?

  6. #6 imcw Berkomentar :

    @ Ariastuti : Tidak berbahaya kalau cuma sekali salahnya.

  7. #7 Paracetamol - bayi - asthma. « taradigading Berkomentar :

    [...] leave a comment » Paracetamol, yang kita ketahui sebagai obat ampuh untuk menghilangkan rasa sakit dan deman. Nah suatu studi yang berkaitan dengan pemberian parasetamol pada bayi yang dipublikasikan didunia maya, tentang kaitan antara parasetamol dengan resiko mengidap penyakit asma, tentu membuat rasa kuatir bagi kita terutama yang masih mempunyai anak bayi. Menurut saya, hal terpenting yang dapat diambil kesimpulannya adalah agar kita tidak sembarangan memberikan sediaan parasetamol pada anak bayi kita dan sebaiknya tetap mengikuti saran dan petunjuk dari dokter. [...]

Leave a Reply


  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom