Remaja dan Seks

Kategori Info Kesehatan pada 19 Jul 2007 Cetak

Remaja merupakan kelompok risiko tinggi terhadap kehamilan yang tidak diinginkan serta berbagai penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual. Hal tersebut dijumpai pada remaja hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Berdasarkan data Studi Mengenai Perilaku Seksual Kawula Muda di empat kota besar di Indonesia, terungkap rata-rata remaja melakukan hubungan seksual pertama kali pada usia 18 tahun.

Demikian petikan artikel yang saya peroleh dari Kompas Online, untuk lengkapnya bisa dibaca disini. Terus terang artikel ini sangat menarik perhatian saya diantara beberapa artikel dari Kompas Online tentang kesehatan, mengapa? karena tulisan tersebut menggambarkan realita yang terjadi di lingkungan remaja tentang pengetahuan mereka tentang seks berikut kemungkinan resiko yang akan terjadi.

Dunia remaja adalah dunia yang indah demikian kata beberapa orang yang melewati masa remajanya dengan penuh kesenangan dan memori indah, namun tidak sedikit dari mereka yang melalui masa remaja dengan kesuraman dan kebingungan serta kesusahan. Salah satu penyebab kesuraman, kebingungan dan kesusahan itu adalah KTD alias Kehamilan Tak Diingini yang akan berujung pada pernikahan di usia dini dan aborsi.

Sering kita menjumpai remaja yang meninggal karena aborsi, atau bayi yang dibuang ke selokan, empang karena orang tuanya tidak siap atau malu mempunyai anak. Banyak pula remaja yang harus berhenti sekolah padahal sebenarnya mereka berprestasi hanya karena keharusan untuk menikah di usia muda. Ironisnya bila ini terjadi maka remaja itulah yang disalahkan, dicerca dan dimusuhi oleh lingkungannya padahal semua itu tidak hanya kesalahan mereka.

Sebenarnya semua kejadian diatas tidak akan terjadi atau tidak sebanyak itu terjadi jika pengetahuan tentang seks dan reproduksi di kalangan remaja mencukupi. Sayangnya proses edukasi tentang masalah tabu ini seakan akan jalan di tempat dan susah sekali masuk ke masyarakat atau dunia remaja khususnya. Para remaja lebih mudah mengakses film porno untuk dijadikan bahan belajar dibandingkan dengan ceramah atau ilmu tentang seks yang disampaikan sekolah atau LSM dibidang ini.

Kurikulum yang memasukan pelajaran tentang seks juga tidak terdengar sampai sekarang (atau saya sendiri yang belum dengar). Mungkin bagi sebagian orang tua termasuk guru, seks merupakan hal yang tabu untuk dibicarakan dan remaja belum sepantasnya tahu tentang ritual yang memabukan itu. Namun realita yang terjadi di masyarakat sudah sedemikian mengkhawatirkan dan perlu penanganan segera sebelum makin banyak penerus bangsa ini yang terjebak dalam permainan memabukan itu dan hancur masa depannya.

Tulisan ini tidak bermaksud menggurui atau apapun, cuma curahan isi hati saja setelah membaca artikel dari Kompas tersebut, jadi apabila ada kata kata yang salah, mohon maaf ya…


Technorati : , , ,
Del.icio.us : , , ,
Ice Rocket : , , ,
Flickr : , , ,
Zooomr : , , ,
Buzznet : , , ,
Riya : , , ,
43 Things : , , ,

Silakan berdiskusi tentang kesehatan disini : www.medisiana.com

Share |

Baca Juga :

Hajar jahannam, blackstone, hajar sa'adah, tongkat madura, fatloss, pembesar penis !!!

33 komentar untuk “Remaja dan Seks”


  1. rd Limosin berkomentar :

    kan Pak Dokter sudah bahas pencegahannya di sini:
    http://www.blogdokter.net/2007/07/14/5-langkah-pemakaian-kondom-2/

    yeah. Jadi top komentator ngalahin Agam

    Reply

  2. Kangguru berkomentar :

    mo ngelamar ah jadi guru spesialis tentang sex hhehehehhehe

    #nggak mesti dijadikan pelajar khusus Kang, dimasukan ke pelajaran biologi juga bisa, jadi agak tersamar begitu#

    Reply
  3. xwoman berkomentar :

    Jadi inget temen SMA seminggu lagi mau ujian akhir ketauan + 5 bulan, dan seharusnya dia diposisi itu kita bukan lantas menjauhinya ya dok!

    memang penting pendidikan tentang seks sejak dini agar para remaja sampai tidak salah melangkah…

    #benar…:)#

    Reply
  4. Anang berkomentar :

    kalo pelajaran seks masuk sekolah pasti rame tuh kelasnya.. hewhewhew

    #apalagi ditambah dengan gambar yang seru seru…:)#

    Reply
  5. andalas berkomentar :

    apa perlu dibuka jurusan pendidikan seksologi, buat calon guru spesialis sex. hahahaaaha

    #huehehehehe…nggak perlu seekstrim begitu, pendidikan seks bisa diselipkan di pelajaran biologi#

    Reply
  6. deking berkomentar :

    Seandainya di berikan pendidikan sex apakah kira2 kita semua siap?

    #siap dan tidak siap terggantung pendidikan seks yang bagaimana yang kudu dipelajari#

    Reply
  7. venus berkomentar :

    aku pengen ngajarin anakku soal kesehatan reproduksi, termasuk bahayanya seks pranikah, tapi bingung gimana mulainya :(

    ada buku yg bisa dijadiin referensi gak, dok? tolongin dooongg…takut salah ngejelasin.

    #disesuaikan dengan umur aja mbak…misal dimulai dengan pengenalan organ kelamin sendiri dan lawan jenis, lalu apa fungsi organ organ tersebut selain untuk kencing dll…mengenai bukunya, banyak koq di gramedia…#

    Reply
  8. oka negara berkomentar :

    FYI di bali, KISARA pkbi bali sudah berjuang dan melakukan eduksi dan advokasi agar seks education masuk sekolah. dan sekarang sudah dijalankan oleh beberapa sekolah (sma 2, 3, 4 denpasar), juga nambah lagi di 6 sekolah tambahan, dan akan nambah lagi karena respons luar biasa. programnya bernama DAKU!-dunia remajaku seru! berbasis teknologi, yang diajarkan langsung oleh guru di sekolah.

    kebetulan ini juga dimuat dan ditulis oleh Olan (made Putri Rasmini), aktivis remaja di KISARA di blog : balebengong.net

    btw, kisara membuka rekrutmen relawan baru.silakan kontak friendsternya: kisara430200@yahoo.co.id, atau lihat profilnya di simplewebnya http://www.duniakisara.netfirms.com atau tel lgs 0361 430200.

    btw lagi, juga sekarang dikembangkan international sex consultation berbasis sms. ini program internasional dipelopori dr.wei aka dr.love di singapura. buat di Indonesia kebetulan saya salah satu yang diberi kepercayaan buat menjadi partnernya. silakan cek situsnya di http://www.loveairways.com, atau ntuk sementara, pertanyaan bisa dikirim melalui nomor SMS +65-94DRLOVE (+65-94375683)

    [imcw]wah lengkap banget penjelasannya, thx

    Reply
  9. lengkonk berkomentar :

    Masa remaja memang sangat sangat indah. Alangkah indahnya jika dilalui dengan seks yang sehat. Karna gak bisa dipungkiri, sekarang ini mereka dengan sangat mudah bisa melakukan kegiatan seks ini. Hihihi…

    [imcw] ngiri ya? ngapain lahir duluan…:)

    Reply
  10. anker berkomentar :

    #lengkonk
    seks yg sehat? kayak gimana tuh?

    semacam masturbasi ya? hehehehe

    buat pak dokter, kira2 menurut anda masturbasi itu gimana, terutama dari segi seks dan kesehatan, kalau boleh request lagi, sekalian buat postingan ya.. :D

    [imcw] masturbasi dari segi kesehatan tidak ada yang salah, asal dilakukan dengan cara yang benar alias tidak buru buru

    Reply
  11. anas berkomentar :

    Malu juga pak bicara seperti itu dengan ortu, ujungnya ya itu cari media, dan media juga nggak mau tinggal diam. Demi untungnya sendiri bertindak seenak udelnya, nggak perduli nasib anak-anak bangsa ini.

    [imcw] awas lho, malu bertanya sesat di jalan :)

    Reply
  12. dani iswara berkomentar :

    kisara tuh yg rajin nge-s3ksnya..eh edukasi s3ksnya..
    mungkin krn jiwa remaja,
    semakin tau..makin pengen nyoba..
    makin asal tau..makin asal nyoba.. :D

    [OOT] met ultah ya cock

    [imcw] pengalaman pribadi yang Dan? huehehehehe
    makasi atas selamatnya…:)

    Reply
  13. Bunda_Nanay berkomentar :

    *NO COMMENT*
    mikirin bisa ga bimbing Nanay .. dalam kondisi dunia kayak gini..
    berdoa dan berserah diri aja kali yah???…
    berusaha jadi orang tua yang baek!

    [imcw] setujuuuuu

    Reply
  14. AdityaWirawan berkomentar :

    kuncinya hanya mempertebal iman.

    Tulisan terakhir di blog AdityaWirawan adalah : SMS Gateway

    Reply

  15. imcw berkomentar :

    @ AdityaWirawan : Betul, Mas. Sehingga orang tua tidak berperan lagi sebagai pihak yang menyalahkan tetapi pihak yang membimbing agar jalur kehidupan remaja tidak tersesat.

    Reply

  16. muhamad safii gozali berkomentar :

    Assallamualaikum . gue mo ngedaftar menjadi anggota milis konseling perkawinan dan keluarga ini gimana caranya ya…?

    Reply

  17. imcw berkomentar :

    @ muhamad safii gozali : Coba gabung di sini , Pak. http://www.medisiana.com

    Reply

  18. DWI berkomentar :

    TAK ADA KOMENTAR

    Reply

  19. fr berkomentar :

    dokter, bahas dong tips2 masturbasi bwat cewe yg virgin… artikel seperti ini blom ada ya?

    [imcw] Agak nyerempet nyerempet bahaya tetapi suatu saat pasti saya tulis dengan bahasa yang sederhana.

    Reply

  20. yosefa berkomentar :

    pendidikan sex memang perlu, terlebih utk anak remaja. Bagaimana dgn anak yg berkebutuhan khusus ex: anak tuna rungu atau anak keb. khusus lainnya. Mari berbagi pengalaman.

    Reply

  21. imcw berkomentar :

    @yosefa : Hayo, siapa yang mau berbagi dengan teman kita ini?

    Reply

  22. syafitri berkomentar :

    kalo belom nikah ya……nggak boleh seX……

    nggak ada yang namanya b.hub sex yang sehat kecuali uda nikah….

    oCe…… :smile: :smile: :lol: :cool:

    Reply

  23. imcw berkomentar :

    @syafitri : Setuju.

    Reply

  24. Fitri berkomentar :

    bagaimanapun pendidikan seksnya,,, harus dibongkar dulu tatanan masyarakat kita yang menabukan seseorang berbicara tentang seks.

    http://duniapsikologi.dagdigdug.com/

    Reply

  25. Sige berkomentar :

    Menarik pak,

    Sederhananya orang tua harus bisa memberikan contoh dulu, kalo free sex tidak baik bagi mereka (remaja)

    Contohnya bagaimana? berikan pengertian pengertian kepada anak masing2.

    Lam kenal SIge.

    Reply

  26. imcw berkomentar :

    @Sige : Betul, salam kenal kembali.

    Reply

  27. zonapikir berkomentar :

    yang terpenting, pendidikan seks bagi para remaja diarahkan agar hanya melakukan hubungan seks dengan Istri yang sudah sah dinikahi, bukan kampanye seks bebas ala barat dengan kondom. Karena walaupun pake kondom tidak menjamin terhindar dari penyakit spt AIDS; sebab menurut penelitian laboratorium ukuran pori-pori kondom lebih besar dari ukuran virus AIDS. OKeey!!!

    Reply

  28. fiandra berkomentar :

    tanya soal seks mau tanya ke siapa? :sad: Baru bilang kata seks ja dah di anggap gila dan nggak punya kerjaan :?:

    Reply

  29. icha berkomentar :

    apakah benar cew tidak akan bisa hamil klo pd wktu ML sperma dikeluarin diluar vagina?????ykin klo sperma tsb tidak tertinggal????apakah si cow benar2 yakin klo dia ejakulasi dan cpet2 kluarin penisnya

    Reply

  30. imcw berkomentar :

    @zonapikir : Okeee. :)

    @fiandra : Disini bisa nanya koq. :)

    @icha : Tidak ada yang menjamin bahwa saat berhubungan tidak ada sperma yang keluar.

    Reply

  31. baru baca artikel..

    ira

    Reply

  32. kazao berkomentar :

    terkadang banyak remaja pun, salah mengartikan sex education. Mereka yang terlanjur ‘bokep’ ini menganggap klo sex ed. tdk ada gunanya. harusnya pendidikan seks itu dimulai dari dini, kalau perlu dari SD (sejak banyaknya kasus Kekerasan pd Anak2),, namun dengan penyampaian yang tepat dan berlatang belakang kekeluargaan bukan sekolah.

    salam kenal, silahkan mampir ke delife.co.cc . perkembangan remaja adalah hal yang penting dan krusial bagi kami, maka kami mengharapkan adanya input dari masyrakat luas. thx! ^_^

    Reply

  33. vindr@ berkomentar :

    mank bner……………..bnget realita yang ada bnyak rmja yg trlbat hub yang di larang oleh agama slah satu nya free sex, disini tidak lembaga pendidikan saja yang ikut adil tapi yang paling penting adalah orang tua memberikan pembekalan kepada anak, sebab orang tua yang lebih faham karakter anaknya dengan itu orang tua akan lebih mudah memberikan nasehat atau saran2 yang bisa membantu anak mengetahui dampak yang akan di timbulkan dari free sex itu.dan lembg yang mengatur tentang perkawinan juga perlu memberikan pembekalan kepada remaja khususnya yang akan menikah untuk mengetahui tips sehat untuk menjadi seorang ibu dan tips tentang reproduksi serta dampak dari hub free sex supaya nantinya ilmu yang mereka dapat bisa di aplikasikan kepada anak mereka nanti nya dngan itu angka ktd(kehamilan yang tdak diinginkan) akan berkurang .

    Reply


Trackbacks/Pingbacks

  1. 5 Tips Melepas Kebisaan Mabuk-mabukan | WWA Magazine 24 08 08
  2. bi-rhu community » Blog Archive » stop Drunks 03 10 08

Tinggalkan komentar


  • You Avatar
    Blog Ini Ditulis Oleh Seorang Dokter Yang Kebetulan Suka Pada Kemeriahan Dunia Blogger.
  • Pencarian Kustom