Mioma Uteri
Beberapa minggu yang lalu ada seorang teman blogger Bunda Nanay divonis oleh seorang bidan kalo beliau terkena miom. Ibu muda ini kebingungan dan bertanya kesana kemari tentang apa dan bagaimana Mioma itu. Untuk itu akan saya ulas sedikit tentang Mioma Uteri pada kesempatan kali ini.
Mioma uteri adalah tumor jinak pada daerah rahim atau lebih tepatnya otot rahim dan jaringan ikat disekitarnya. Pada beberapa kepustakaan disebutkan, mioma uteri juga sering disebut dengan Leiomioma, Fibromioma atau Fibroid, hal ini mungkin karena memang otot uterus atau rahimlah yang memegang peranan dalam terbentuknya tumor ini.

Penyebab pasti dari mioma sampai detik ini belum diketahui dengan pasti, tetapi diduga ada peranan hormon estrogen yang berperanan disamping faktor keturunan. Beberapa ahli dalam penelitiannya menemukan bahwa pada otot rahim yang berubah menjadi mioma ditemukan reseptor estrogen yang lebih banyak daripada otot rahim normal.
Lalu bagaimana gejala dan tanda klinis yang muncul pada pasien dengan mioma? Keluhan yang dirasakan dan temuan klinis yang diperoleh oleh seorang dokter sangat terggantung dari lokasi mioma, besarnya serta perubahan perubahan yang terjadi pada organ sekitarnya. Keluhan itu antara lain: perdarahan abnormal, rasa nyeri yang kelewatan, kalau miomanya menekan kandung kencing yang letaknya di bawah rahim maka akan terjadi gangguan kencing. Bila pasien mioma hamil maka bisa terjadi keguguran spontan. Gejala lain yang cukup menakutkan yaitu infertilitas alias mandul.
Pengobatannya bagaimana? Pada mioma kecil dan tidak menimbulkan keluhan, tidak diberikan terapi, hanya perlu diamati tiap 3 - 6 bulan untuk menilai pembesarannya. Pembedahan dan pengangkatan mioma dilakukan bila besarnya mioma melebihi besar rahim seperti pada kehamilan 12 - 14 minggu. Sayangnya pada beberapa pasien atau sekitar 15 - 40% terjadi kekambuhan setelah dilakukan miomektomi atau pengangkatan mioma dan 2/3-nya memerlukan pembedahan lagi.







4 July 2007 pukul 22:57
Maturnuwun artikelnya. Nambah pengetahuan saya soal mioma ini.
5 July 2007 pukul 11:29
efeknya parah banget. bahaya tuh. Makasih infonya.
5 July 2007 pukul 19:04
pencegahannya dok?
mencegah supaya tidak terjadi… lalu mioma itu terjadi pada wanita yang sudah melahirkan atau bagaimana?
terimakasih sebelumnya.
6 July 2007 pukul 0:19
mencerahkan, lha pencegahan serta pengobatan permanen ada nggak dok?
6 July 2007 pukul 11:40
wah wah… lumayan buat nambah pengetahuan
6 July 2007 pukul 20:27
ternyata sehat itu mahal harganya ya oM
4 August 2007 pukul 19:33
seandainya mau berobat , bagusnya kemana dan apa yang harus dilakukan ??? pembedahan , pengangkatan atau cara lain ???
[imcw] untuk berobat baiknya ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan, tindakan yang akan dilakukan terggantung hasil pemeriksaan…kalo kecil biasanya dibiarkan, kemungkinan bisa ilang sendiri…tapi kalo besar ya harus dihilangkan dengan pembedahan…
26 August 2007 pukul 16:09
thx uda dibuat artikelnya..
mau nanya, lebih bahaya mioma uteri ato endometriosis??
bagaimana dengan pnyebarannya??
Di Indonesia, lebih banyak yang terkena endometriosis ato mioma uteri??
tlg di jawab ya, thx b4…
[imcw] keduanya sama sama bahaya menurut keparahan dan lokasi kejadiannya…mengenai lebih banyak mana, saya sendiri kurang tahu mbak, karena penelitian tentang ini sangat kurang
28 August 2007 pukul 9:23
Jadi tambah ngerti deh seudah baca artikelnya, minta informasinya sedikit lagi ya, kalo misalnya ingin dioperasi pada orang yang terkena mioma usia 50 tahun dan kondisi perutnya udah terlihat membesar bagusnya dengan cara apa ya? Terus kurang lebih kisaran biayanya berapa? matur nuwun untuk informasinya lhoh
[imcw] usia 50 tidak menjadi masalah, asal kondisi umumnya juga nggak masalah misal tidak ada penyakit khronis berat yang menyertai…teknik operasinya sih sama saja dengan yang lainnya…masalah biaya sangat terggantung rumah sakitnya…
6 September 2007 pukul 10:34
ow.. gitu y..
hormon diduga menjadi penyebab timbulnya mioma kan,
jadi saat menstruasi miomnya muncul,setelah menstrusi miomnya ilang.. bgitu bukan???
brarti setiap menstruasi miomnya muncul dunx!!??
trus kok bisa ada pada kehamilan?? kan kalo hamil engga menstruasi…
thx, tlg di jwb y om…
[imcw] salah besar…tidak semua hormon menyebabkan mioma, dan proses terjadinya mioma tidak sesimpel terjadinya menstruasi…dan mioma tidak terjadi pada saat wanita mengalami menstruasi sebab mioma memang tidak ada hubungannya dengan menstruasi…
8 September 2007 pukul 14:15
ow gitu y..
emangnya hormon apa aja yg mempengaruhi tumbuhnya miom??
kok bisa membesar??
bisa jelasin engga pembntkan miom yang dipengaruhi hormon??
emangnya zat apa s yg dimiliki hormon tsb hingga mnyebabkan miom??
engga ngerti ni…
om, punya buku biokimianya Houper & fisiologinya Gaurory, pinjem donk…
thx
[imcw] sampai detik ini bagaimana hormon bisa menyebabkan terbentuknya mioma masih gelap mbak…tidak ada jurnal dan penelitian yang bisa memastikan hal ini…atau mungkin saya yang belum baca ya?…:)
12 September 2007 pukul 7:23
[...] bentuk rahim terutama rahim yang lengkungannya ke belakang (secara umum rahim melengkung ke depan), mioma uteri, dan kelainan bawaan pada [...]
22 September 2007 pukul 10:40
halo om..
mo nanya..
saya pernah baca buku referensi yg menyatakan bhw Meyer dan De Snoo mengusulkan teori cell nest / genitoblast (masih ttg mioma uteri)
pertanyaan saya :
1.om bisa jelasin ttg teori cell nest tsb g??
2. om tau g buku lain yg isinya da penjelasan ttg teori tsb??
3. boleh smsin om g??
Makasih byk..
[imcw] teori basic banget…udah lupa saya mbak teori yang basic seperti ini…untuk mencari tahu, saya kudu buka buku histologi dan fisiologi yang tebalnya tidak ketulungan…jadi maaf tidak bisa membantu…
30 September 2007 pukul 6:28
SAYA MAU TANYA IBU SAYA ADALAH SALAH SATU DARI PENDERITA TUMOR RAHIM
DAN BARI DI KETAHUI OLEH DOKTER,WALHASIL MEMANG TERLIHAT TETAPI MASIH KECIL APAKAH SEBAIKNYA YANG AKAN KAMI LAKUKAN ?APAKAN DI OPERASI WALAU KECIL ATAU DI BIARKAN ………TLG BLS KE EMAIL SAYA ,./…TERIMA KASIH SEBELUMNYA
ATAS [ERHATIANNYA ...
[imcw] prinsip penangangan tumor, makin kecil tumor itu diambil maka kemungkinan sembuh akan semakin besar…apalagi bila tumor itu ternyata ganas maka pengambilan secara dini akan mencegah terjadinya keparahan dan penyebaran kemana mana…catatan : saya tidak akan membalas koment blog via imel, silakan menghubungi saya via imel bila ingin berkomunikasi via imel…masing masing punya jalurnya, biar tidak kacau
18 October 2007 pukul 15:47
1). kalo u/ klasifikasi dari mioma uteri sndiri ada g? klo iya, tlong jelaskan!!
2). kemudian apakah etiologi, penanganan dari miom di serviks, adneksa, ovarium sama dengan mioma uteri??
3). apakah pada wanita yg obesitas tetapi belum memasuki usia reproduksi kemungkinan terkena mioma uteri/tdk??mengapa??tlong jelaskan!!
4).sypa saja c yg kemungkinan besar terkena mioma pada organ reproduksinya??
thanx b4, om.. ^_^
[imcw] 1. mioma tidak diklasifikasikan seperti halnya kanker, pembedaannya paling dalam hal lokasinya saja…
2. miom di serviks, adneksa dan ovarium?…koq saya belum pernah dengar ya?…
3. tidak ada hubungan antara obesitas dengan kemungkinan mioma…
4. siapa saja bisa…
11 November 2007 pukul 8:31
Saya di vonis dokter terkena tumor rahim yg berada di sekitar samping rahim,dekat ke daerah pinggang.dokter blg biasanya akan mengecil klw kita udh monopouse,tp yg saya rasakan perut dan pinggang saya sering sakit.apakah itu berarti hrs diangkat?bisa gak dok tdk lewat jalur operasi?terimakasih
[imcw] Tumor di sekitar rahim? Mungkin yang dimaksud Kista. Benar kata dokter tadi, bila kista akan mengecil saat menopause atau hamil, namun bila umur menopause masih lama dana kista sudah sangat besar maka harus segera diangkat, kalo tidak ya akan menimbulkan keluhan nyeri seperti yang Mbak alami saat ini. Coba ditanyakan, berapa besar kista-nya? Bila kurang dari 5 cm biasanya bisa mengecil sendiri.
15 November 2007 pukul 16:28
thx banged. artikel ini byk nambahi ilmu..
12 January 2008 pukul 12:45
om, ada yg aku mau tanyain..
bisa jelasin arti dan berikan sedikit penjelasan ttg :
1. inersia
2. atonia
3. embolisasi
4. hidroureter
5. tenesmia
6. visera
tolong bgt dijawab y om..
thx byk
12 January 2008 pukul 16:03
@ rara :
1. Inersia = Perlekatan organ dengan jaringan sekitar.
2. Atonia = Otot yang kehilangan tonus/kekuatannya.
3. Embolisasi = Proses terjadinya emboli.
4. Hidroureter = Cairan yang ada di dalam saluran ureter.
5. Tenesmia = ?
6. Viscera = Organ dalam perut/rongga viscera.
19 January 2008 pukul 16:30
makasi ya om, tapi masi ada yg mau aku tanyain Lg..
tolong jelasin arti dan berikan sedikit penjelasan ttg :
1. emboli
2. curettage
3.ekstirpasi
4.metode terpilih (method of chohice)
4. predisposisi
5. bad risk patient
tolong bgt dijawab y om..
thx byk
24 January 2008 pukul 9:44
@ rara :
1. Emboli : Benda asing yang ikut peredaran darah yang mempunyai resiko untuk menyumbat aliran darah.
2. Curettage : Pengerokan atau pengikisan mukosa.
3. Esktirpasi : Pengangkatan jaringan dari kulit.
4. Metode terpilih : ? Khan sudah jelas.
5. Predisposisi : Faktor faktor yang menjadi penyebab atau mempengaruhi terjadinya penyakit.
6. Bad Risk Patient : Pasien dengan resiko tinggi untuk dilakukan tindakan.
24 January 2008 pukul 18:23
makasi ya om, tapi masi ada yg mau aku tanyain Lg..
tolong jelasin arti dan berikan sedikit penjelasan ttg :
1. laparotomi
2. ooforektomi bilateral
3. levonorgestrol intrauterin
4. paritas
5. pervaginam
tolong benarkan bila salah:
1. perabdominal = operasi dgn merobek perut
2. terapuetik = bersifat terapi
3. kanalis servikalis = bagian dari rahim yg dekat dengan vagina
4.truktus urinarius = organ2 yg berfungsi sbg ekskresi urin
tolong bgt dijawab y om..
thx byk
25 January 2008 pukul 6:53
@ rara :
1. Operasi membedah perut atau membuka dinding perut.
2. Operasi untuk mengambil kedua indung telur/ovarium
3. Salah satu obat untuk kontrasepsi yang dimasukan ke rahim.
4. Kelahiran anak atau jumlah melahirkan anak.
5. Tindakan yang dilakukan melalui vagina.
1. Yap. Sama dengan laparotomi.
2. Yap.
3. Atau dengan kata lain leher rahim. Lubang yang terdapat pada serviks.
4. Organ perkemihan. Seluruh organ yang berhubungan dengan sistem perkemihan seperti ginjal, ureter, kandung kemih dan lain lain.
23 February 2008 pukul 15:12
halo om..
mau nanya lagi..
aku pernah baca, katanya mioma uteri menyebabkan menopase terlambat, apakah itu benar? kok bisa s ?
minta penjelasannya y om..
thx b4
24 February 2008 pukul 1:19
@ rara : Mioma itu di rahim atau uterus sedangkan pengaturan menopause ada di indung telur atau ovarium jadi ada sedikit perbedaan.
13 March 2008 pukul 9:56
Kalo laparotomi artinya adalah operasi membedah perut, lalu arti post laparotomi eksplorasi apa?
13 March 2008 pukul 22:00
@ evi : Post = setelah, eksplorasi artinya mencari sesuatu secara menyeluruh. Post laparotomi explorasi artinya setelah dilakukan operasi pembedahan perut untuk mencari sesuatu secara menyeluruh.
19 March 2008 pukul 15:11
isteri saya sudah setahun inik divonis miom dan besarnya 9 cm, untuk dioperasi istri saya masih raguuk apa ada terapi lain untuk penyakit ini?
19 March 2008 pukul 22:25
@ fardian harbani : Miomnya udah gede tuh, Mas. Cara mengatasi secara medis memang harus diangkat.
23 April 2008 pukul 17:43
saya 26 th.. yg terjadi pada saya adalah ketuban berkurang di kehamilan 4 bulan,dan setelah di usg, ternyata ada mioma uteri. lalu dengan kemungkinan 50:50 dokter menyarankan untuk melanjutkan kehamilan saya.bed rest total, dan akan dioperasi caesar di usia kehamilan 8 bulan. lalu apa yg terjadi?
usia 30 minggu, ketuban saya benar2 habis. dan terlihat sudah pembukaan 2. akhirnya saya o.caesar sekaligus myomectomy. namun apa daya, anak saya tdk selamat karena kegagalan multi organ. paru2 tdk mengembang (walau sempat saya dengar tangisannya) serta kelainan di tangan dan kaki bagian kanan. yg jadi pertanyaan saya…
1. apakah kelainan dan gagal multi organ itu karena myoma uteri atau infeksi habisnya ketuban?
2. karena pendarahan hebat, myoma uteri yg diambil hanya 1 yg berukuran 10cm. sedangkan 2 yg kecil2 (menurut dokter) tdk diambil demi keselamatan saya. lalu apa yg bisa saya lakukan skrg?karena saya ingin memiliki keturunan lagi. apakah saya harus pengobatan dulu untuk membersihkan seluruh myoma atau hamil lagi? karena dokter saya mengatakan, pengobatan myoma dapat menyebabkan sulitnya hamil lagi.
please answer to my email indriana_plus@yahoo.com
yg ingin saya sarankan pada para wanita sebelum menikah adalah melakukan pemeriksaan total kesuburan maupun rahim anda. sebelum anda hamil . karena taruhannya besar, bayi dan kesuburan anda selanjutnya!. namun jika anda sedang mengalaminya,carilah nasehat dari dokter yg berbeda dan berkompeten,lalu jgn terlalu dipikirkan penyakit anda dan berserah dirilah pada tuhan dan minta pertolongannya, karena myoma bisa membesar dipacu oleh stress.
sehingga anda akan siap jika kejadian terburuk menimpa anda dan kehamilan anda…semua pasti ada hikmahnya..itulah yg saya tekankan berulang kali pada diri saya. karena itu saya ingin bagi2 pengalaman..semoga bermanfaat…
24 April 2008 pukul 8:21
@ nana : 1. Janin dalam pertumbuhannya memerlukan tempat yang optimal. Adanya mioma akan menyebabkan ruangan untuk tumbuh menjadi sempit, nah inilah yang kemungkinan menjadi penyebab gangguan pertumbuhan pada anak anda.
2. Terggantung seberapa besar diambil. Kalau sampai dilakukan histerektomi atau pengangkatan rahim rasanya kehamilan tidak akan pernah terjadi, tetapi kalau yang diangkat cuma sebagaian maka kemungkinan hamil masih besar walau agak sulit.
Terima kasih atas sarannya.
9 May 2008 pukul 20:51
hai………
aQ pGn tnya nie……
keluhan ku adalah haid yang lama dan banyak!!dalam 1 bulan aku gak haid paling cuma 5-10 hari sisanya aku haid terus!!
terus klo haid, perutku sakit sekali..kyk melintir-lintir!!dan darah yang keluar juga ada gumpalan-gumpalannya sebesar 2 jari..
aku knp ya?kt dokter cm gangguan hormon!!!kok sampai segitunya ya???
26 May 2008 pukul 9:59
Ibu saya terkena mium 2 di daerah sekitar pinggang tapi dokter tidak mengharuskan untuk operasi angkat rahim, tapi pendarahan semakin banyak dan nyeri pinggang sebaiknya bagaimana? Di angkat rahim atau coba alternatif
26 May 2008 pukul 15:40
@ ira : Yap, gangguan hormon memang bisa menyebabkan kejadian seperti itu. Coba ke dokter lagi dan minta obat hormonal untuk mengatasi keluhan itu.
@ Shanty : Angkat rahim. Satu satunya jalan untuk Mioma yang besar adalah diangkat.
28 May 2008 pukul 1:35
Dok, saya juga ada mioma kurang lebih 5 cm berdasarkan pemeriksaan terakhir beberapa bulan yang lalu. Saya masih selalu kontrol tiap 4-6 bulan. Memang ukurannya agak berkurang. Mioma tsb sudah ada sejak kehamilan saya berumur 3 bulan. Alhamdulillah, anak saya bisa lahir selamat pada kehamilan pas 9 bulan melalui operasi cesar karena air ketubannya kurang, tetapi dokternya tidak sempat mengangkat mioma karena darahnya terlalu banyak keluar.
Sekarang anak saya sudah hampir 2 thn. Saya berencana untuk punya momongan lagi. Apakah miomanya harus diangkat dulu? Setau saya mioma bisa tumbuh lagi..apakah setelah diangkat, kemudian saya hamil mioma bisa ada lagi selama kehamilan saya?
28 May 2008 pukul 10:46
@ rina : Mioma memang tidak bisa diangkat saat sesar karena bisa menimbulkan perdarahan hebat. Saran saya lebih baik Mioma nya diangkat sebab Mioma bisa menyebabkan gangguan pada janin apalagi jika Miomanya besar.
30 May 2008 pukul 13:13
Dok, saya mau tanya nih…
Bulan September 2007 kemarin saya mengalami haid selama 1 bulanan&harus opname, utk tranfusi juga, krn kena anemia. Sekalian juga dilakukan USG abdomen, dari hasil USG ada diketahui ada benjolan pada uterus sebesar 14,5 mm x15 mm. Keterangan dari unit radiologi menyatakan bahwa benjolan tersebut adalah Myoma uteri. Saat dikonsulkan ke dr SPOG, dinyatakan benjolan tsb belum membahayakan & saya disarankan menjalani terapi & kontrol rutin 6 bulan sekali.
Setelah terapi, memang Haid saya tdk selama bulan September kemarin, tapi tetap saja darah haid yg keluar banyak&bergumpal2.
Yg ingin saya tanyakan,
1. apakah benar benjolan tsb myom, mengingat dr SPOG saya menyatakan belum dikategorikan sebagai myom.
2. Mengapa vaolume darah haid masih banyak&bergumpal2, sampai saya lemas&pucat & oleh dokter di resepkan maltofer&folavit 1000mcgrm? apakah hal tsb masih ulah si hormon, atau ada ggan dgn organ reproduksi saya?
Mohon informasinya dok, terima kasih
30 May 2008 pukul 16:19
@ ira : 1. Memang kemungkinan itu mioma dan mioma sekecil itu memang tidak memerlukan penanganan khusus, dibiarkan saja dulu, sambil diobservasi, kalau seandainya membesar ya harus diangkat.
2. Ada masalah dengan si hormon, entah apa sebabnya mungkin dokter SpOG akan mencarinya.
11 June 2008 pukul 21:14
dok,kt dr.SpOG sy ada miom sbesar 1,2 cm dan ktnya msh kcl.ktnya dr. juga biar gak tmbah bsar tdk boleh mkn kacang2an.apa benar?sy stiap hr minum sari kedelai,apa ada pengaruhnya?trims jwbannya
12 June 2008 pukul 21:14
@ ifa : Nggak koq. Mioma disebabkan oleh faktor hormonal, agak sulit dicegah perkembangannya. Ada memang yang tambah besar tetapi ada pula yang malah mengecil lalu hilang.
13 June 2008 pukul 13:35
halo om, pa kbr???
aku mo nanya:
1. apa bedanya otopsi dgn visum?
2. uda 2 bln ini saya belum mens, apakah itu akibat ketidakstabilan hormon??
krn wkt saya smp, saya juga pernah engga mens hampir 4 bulan, ktnya
itu akibat ketidakstabilan hormon..
makasi
13 June 2008 pukul 17:44
dokter,
saya akan melakukan laparotomy untuk mengambil myoma uteri ukuran 2 cm di rongga rahim pada akhir juni setelah siklus haid berhenti. Sebelumnya saya mengalami keguguran dengan usia janin 4 bulan krn myoma. Yang ingin saya tanyakan, apakah benar myoma dengan lokasi di rongga rahim tidak bisa dilakukan laparoskopi atau lewat vagina? menurut dokter yang menangani saya, krn posisi yang agak sulit, kalo di-laparoskopi tidak berhasil, dan bila melalui vagina, alatnya takut melencing yang dapat mengakibatkan rahim bolong. posisi myoma sekitar 1 cm dr pinggir rahim. Apakah ini jalan yang terbaik atau adakah jalan lainnya?
13 June 2008 pukul 23:59
@ rara : Kabar baik. Untuk diskusi diluar topik silakan di http://www.medisiana.com
@ aryati : Laparotomi memang pilihan yang tepat melihat tingkat kesulitan yang ada.
21 June 2008 pukul 19:48
Mau tanya dunk,
dDaerah perut bawah saya ada benjolan, tapi kadang hilang dan kadang ada lagi, apakah itu tumor?
22 June 2008 pukul 0:17
@ Mitha : Bisa ya, bisa tidak makanya harus diperiksa langsung, Mbak.
22 June 2008 pukul 10:42
mu nany kalo kna mioma akibatnya apa aja…???
trz bsa m’bhyakan nyawa gag yaa???
djwb yah..
thx a lot
22 June 2008 pukul 21:04
@ abcde : Yang jelas akan susah hamil dan menimbulkan keluhan rasa nyeri yang luar biasa saat haid. Membahayakan nyawa sih nggak.
23 June 2008 pukul 22:29
truz kalo seseorg punya penyakit mioma cara pengobatannya gmna yah???
24 June 2008 pukul 6:31
[...] Mioma uteri. [...]
24 June 2008 pukul 7:32
@ abcde : Kalau kecil biasanya diobservasi sedangkan bila besar harus diangkat.
27 June 2008 pukul 18:13
[...] Mioma uteri. [...]
30 June 2008 pukul 1:43
hmm, saya jadi takut..
beberapa hari ini intensitas buang air kecil meninggkat, dan ada rasa gatal didaerah kemaluan (tp ini tdk selalu) dan sakit saat buang air kecil..apa itu tanda ada miom?
30 June 2008 pukul 21:35
@ sya : Tidak.
3 July 2008 pukul 9:09
mau tanya dunk…
kemarin mama aku USG kata dokter ada uci-uci dalam kandungannya apa itu yang disebut mium /kista / mungkin penyakit lain??
4 July 2008 pukul 14:33
@ mimi : Saya juga tidak paham arti uci uci itu.
18 July 2008 pukul 11:32
pada tgl 8 juni 2008,saya periksa kehamilan untuk pertama kalinya.hasilnya,saya hamil sekitar 17-18 mgg dengan mioma uteri(12×10cm)dan Hb 6.menurut hasil usg posisi miom diatas kandungan.oleh dokter saya dirujuk utk transfusi darah sebanyak 3 kantong.tgl 18 juni 2008 dilakukanlah transfusi pertama,pada transfusi kedua tanggal 19 juni 2008 saya mengalami pecah ketuban setelah itu dilakukan usg hasilnya air ketuban sudah tidak ada lagi tetapi DJJ masih bagus sehingga saya disarankan untuk bed rest total dan diberikan suntikan antibiotik.apa penyebab pecahnya ketuban tersebut?padahal kondisi saya sebelum transfusi sangat baik.pada tgl 22 juni 2008 sekitar jam 19.00 keluar darah dari jalan lahir dengan jumlah yang tidak banyak.setelah itu saya mengalami sakit perut dan pinggang sampe pagi hari tgl 23 juni 2008.sekitar jam 07.00 janin saya keluar dan dilakukan kuretase krn plasenta tidak bisa lahir spontan.pasca kuretase sampai skrg tgl 18 juli 2008,msh keluar darah dari jalan lahir.apakah perdarahan ini msh dalam batas normal?Hb saat ini adalah 10,1.kapan sebaiknya dilakukan pengangkatan miom?mengingat kondisi rahim yang belum kembali normal post kuretase dan kondisi miom yang saya rasakan sangat besar, yaitu setinggi pusat (post kuretase).terimkasih
18 July 2008 pukul 21:44
@ yuliana : Miomanya lumayan besar, kayaknya itu yang mendorong kantung janin sehingga ketuban pecah. Perdarahan yang terjadi bisa jadi disebabkan perlukaan pada mioma. Pengangkatan mioma harus segera dilakukan bila perdarahan gagal diatasi.
22 July 2008 pukul 12:58
boleh tau ga beda antara laparoscopy dan laparotomy? saya ada myoma sebesar 5.6 cm, dan kata dokter harus segera di angkat, bisa kah dilakukan lewat laparoscopy?
Thanks dan tolong dibalas
24 July 2008 pukul 15:39
@ shy : Laparoskopi hanya prosedur pemeriksaan doang, dengan cara memasukan kamera atau sejenisnya ke dalam perut. Tidak bisa untuk mengangkat mioma.
8 August 2008 pukul 17:25
Dok, kalau miomanya sebesar 3 cm itu bgm pengobatannya?
Apa perlu pembedahan? Kalau mau punya anak gimana?
Trus mau tanya eturol itu obat apa?
thx
9 August 2008 pukul 9:05
@cici : Kalau mau punya anak maka mioma-nya harus dikeluarkan. Bila tidak, nanti takutnya akan menganggu pertumbuhan janin.
12 August 2008 pukul 12:26
saya baru nikah selama 2 bulan dan kira2 2 minggu ini saya sering sakit saat buang air kecil, sakitnya seperti menahan air kencing terlalu lama, tapi intensitas saya untuk buang air kecil pun bertambah..
oya, saya juga klo sedang datang haid, hari pertama nyeri banget..
apa saya terkena myom ini ya dok??
12 August 2008 pukul 22:28
@nita : Wah, susah saya mendiagnosa mioma sebelum diperiksa dengan USG.
23 August 2008 pukul 14:46
Dokter yth, dok dari pemeriksaan dokter saya menderita mium ukuran 9 cm. Dan disarankan untuk pengakatan mium tsb. Tapi oleh dokter yang lain disarankan untuk minum obat dan pantang makan hormon untuk dikecilkan. saya mau tanya apakah dengan obat hormon memang mium dapat dikecilkan bahkan hilang ? Dan kalau di operasi menurut dokter saya tidak akan mens lagi, apakah berarti menopouse. umur saya 38 tahun. Dan efek samping apa yang akan terjadi kalau operasi dilakukan. Karena menurut teman teman katanya operasi akan membuat kita kehilangan hormon dan harus terapi hormon. serta kulit menjadi keriput . benarkah ? Makasih banyak atas balasanya.
23 August 2008 pukul 23:41
@lisa : Operasi akan menyebabkan rahim anda diangkat dan bila rahim tidak ada tentu tidak akan menstruasi. Masalah hormon tubuh tidak masalah karena ovarium masih ada dan dapat berfungsi dengan baik. Mengenai obat untuk mengecilkan saya belum pernah menemukan keberhasilan.
28 August 2008 pukul 11:17
makasih tentang artikel nya…yg belum tau penyebabnya
28 August 2008 pukul 16:21
@onny ekasari : Sama sama.
1 September 2008 pukul 14:22
mau tanya Dok, saya di diagnosa mempunyai miom dengan diameter 4,22cm, DSOG saya menyarankan untuk dilakukan tindakan myomectomy. tapi apakah tindakan tersebut diperlukan, mengingat myom saya belum terlalu besar.. & apakah bila saya melahirkan kelak, prosesnya harus melalui ceasar? Sebelumnya saya pernah hamil tapi end up dengan stillbirth di usia kehamilan 30 minggu, dan beberapa bln setelahnya saya hamil lagi tetapi janin tdk berkembang & harus di kuret. Tahun dpn saya merencanakan utk punya anak, apakah bila miom saya tidak diangkat akan menyebabkan hal sebelumnya terulang lagi?
[imcw] Mioma harus diangkat bila ingin hamil sebab mioma yang ada di dinding rahim akan menganggu pertumbuhan janin. 4 cm sudah termasuk besar untuk ukuran mioma apalagi ada rencana untuk hamil.
3 September 2008 pukul 15:48
Hampir 1 1/2 thn yg lalu saya menjalani operasi pengangkatan Mioma seberat 3 kg, tidak menyangka kalau sdh sebesar itu
krn wkt di USG yg keliatan cuma yg kecil, tapi ternyata pas di operasi ada 2 yg besar2 yg rupanya wkt di USG udh nggak keliatan lagi krn sdh hampir memenuhi rahim. Sampai skrg saya masih simpan filmnya si Mioma tersebut, kebetulan sebelum dibawa ke Lab wkt itu adik saya rekam pake camera hpnya….kenang2an belum pernah melahirkan dan punya anak tapi sudah ngerasain di caesar
Yang ingin saya tanyakan apa benar saya kata dokter harus mengurangi konsumsi danging merah (Sapi, Babi, Kambing, Domba dan sejenisnya) dan satu lagi adalah apapun yg mengadung Kedele (contoh : Vit.E)??? Kalau Miona ini sih yg saya tau memang tidak mengenal usia atau sudah/belum menikah, karena dikantor saya ada seorang Direktur (Wanita) sdh cukup umur mengalami operasi Miona juga, demikian juga teman saya sudah 2 kali mengalami operasi Mioma. Dokter bagaimana supaya Mioma tsb tidak tumbuh lagi?? karena kata dokter yg mengoperasi saya bahwa selama kita masih mempunyai rahim ya kemungkinan untuk ada lagi si Mioma tersebut ada, karena tempat tumbuh/lahirnya si Mioma ya di dalam rahim 
Mohon saran dan masukan dokter, terima kasih.
[imcw] Betul kata dokternya. Mioma memang tetap merupakan ancaman bagi setiap perempuan yang mempunyai rahim sebab penyebab pasti dari Mioma tidak diketahui dengan pasti.
18 September 2008 pukul 13:23
[...] Mioma uteri. [...]
25 September 2008 pukul 18:25
mau tanya dok,saya ada miom 0,5cm sekarang saya lagi usaha untuk punya anak,saya sudah menikah selama 8bln dan sekarang belum berhasil.
saya wanita pekerja.yang saya mau tanyakan
1 bisakah saya hamil sedangkan saya ada miom?atau harus diangkat dulu
nya?
2 apakah saya belum punya anak karna terlalu capek,katanya orang yg punya miom tidak boleh kecapen,bebarkah itu dok?
3 cara menghilangkan miom selain operasi ada lagi cara lain?karna saya ingin punya anak banget?
thx dok atas bantuannya
lisa
25 September 2008 pukul 18:58
@lisa : Untuk amannya miom harus diangkat. Bila tidak takutnya akan mengganggu pertumbuhan janin.