Mioma Uteri
Beberapa minggu yang lalu ada seorang teman blogger Bunda Nanay divonis oleh seorang bidan kalo beliau terkena miom. Ibu muda ini kebingungan dan bertanya kesana kemari tentang apa dan bagaimana Mioma itu. Untuk itu akan saya ulas sedikit tentang Mioma Uteri pada kesempatan kali ini.
Mioma uteri adalah tumor jinak pada daerah rahim atau lebih tepatnya otot rahim dan jaringan ikat disekitarnya. Pada beberapa kepustakaan disebutkan, mioma uteri juga sering disebut dengan Leiomioma, Fibromioma atau Fibroid, hal ini mungkin karena memang otot uterus atau rahimlah yang memegang peranan dalam terbentuknya tumor ini.

Penyebab pasti dari mioma sampai detik ini belum diketahui dengan pasti, tetapi diduga ada peranan hormon estrogen yang berperanan disamping faktor keturunan. Beberapa ahli dalam penelitiannya menemukan bahwa pada otot rahim yang berubah menjadi mioma ditemukan reseptor estrogen yang lebih banyak daripada otot rahim normal.
Lalu bagaimana gejala dan tanda klinis yang muncul pada pasien dengan mioma? Keluhan yang dirasakan dan temuan klinis yang diperoleh oleh seorang dokter sangat terggantung dari lokasi mioma, besarnya serta perubahan perubahan yang terjadi pada organ sekitarnya. Keluhan itu antara lain: perdarahan abnormal, rasa nyeri yang kelewatan, kalau miomanya menekan kandung kencing yang letaknya di bawah rahim maka akan terjadi gangguan kencing. Bila pasien mioma hamil maka bisa terjadi keguguran spontan. Gejala lain yang cukup menakutkan yaitu infertilitas alias mandul.
Pengobatannya bagaimana? Pada mioma kecil dan tidak menimbulkan keluhan, tidak diberikan terapi, hanya perlu diamati tiap 3 – 6 bulan untuk menilai pembesarannya. Pembedahan dan pengangkatan mioma dilakukan bila besarnya mioma melebihi besar rahim seperti pada kehamilan 12 – 14 minggu. Sayangnya pada beberapa pasien atau sekitar 15 – 40% terjadi kekambuhan setelah dilakukan miomektomi atau pengangkatan mioma dan 2/3-nya memerlukan pembedahan lagi.
Silakan berdiskusi tentang kesehatan disini : www.medisiana.com
Baca Juga :
- Penyebab Abortus
- Varises Musuh Si Kaki Indah
- Kemandulan (Infertilitas) Susah Punya Anak
- Kanker Ovarium Dan CA 125
- Selayang Pandang Tentang Abortus







oh ya maaf dok saya ariyani belum selesai ,operasi saya sekitar bln januari 2009 berapa lama saya akn normal kembali dan aktivitas apa saja yang tidak boleh saya kerjakan terimakasih
siang,dok…beberapa hal seperti pada saat haid sering kali disetai dengan gumpalan darah yang cukup besar dan sering merasa pusing walaupun tidak sampai pingsang.apakah ini ada hubungannya dengan myoma?trm ksh byk….
Adakah kemugkinan bisa hamil apabila miom sebesar 3cm……..????? obat apa yg bisa meyembuhkan, selain operasi……??? mohon bantuan secepatnya, trimakasih
@ariyani prihastuti: Asal luka operasi sudah sembuh sudah boleh melakukan aktifitas biasa.
@terry: Yap, gumpalan darah yang lebih banyak itu bisa saja disebabkan oleh miomanya. Dan keluarnya banyak darah bisa menyebabkan pusing karena kurangnya oksigen ke otak.
@liena: Bisa hamil tetapi tidak disarankan karena dapat menganggu pertumbuhan janin.
Dok, saya belum menikah, 26 tahun, menjalani miomektomi tanggal 10 Nov 2009, ukuran sekitar 7 cm, diagnosanya mioma intramural. yg ingin saya tanyakan :
apakah setiap tindakan miomektomi akan menyebabkan perlengketan di rahim dok?
setiap wanita yang pernah melakukan operasi mioma apakah akan mengalami kesulitan untuk memiliki keturunan?
Ada cara untuk menjaga supaya hormon kita tetap seimbang tanpa minum obat dok?
Untuk kasus saya, apakah ada kemungkinan mioma akan tumbuh kembali?
Demikian, terima kasih dok.
sy mau sharing ama teman2………..
sy menjalani operasi pengangkatan mioma intramural uk +/- 7 cm pd tgl 10 Nov 2009. gejala yg sy alami : menstruasi dlm jumlah yg banyak pd 2 hari pertama, pd hari ke 2 sy bisa ganti pembalut smp 8 buah, tp pada hr ke 4, biasa sudah flek coklat dan sgt sedikit, sering mengalami nyeri pd perut setiap kali menstruasi, perut membesar, dan sering buang air kecil. sy br mengetahui keberadaan mioma di rahim sy pd tgl 29 Okt 2009. saat itu, sy merskan nyeri yg sgt hebat di perut seblh kanan dan tembus ke pinggul belakang, smp sy tdk bs tidur slm 2 hari. kmdn sy ke dokter umum, dan diagnosanya sy infeksi usus buntu. sy diberi antibiotik dan obat penghilang nyeri utk 1 mgg, smp hari ke 5, sy kembali mrskan nyeri hebat, bdn sy kaku dan dingin. akhirnya sy ke rmh skt, sy smpkan ke dktr mengenai diagnosa dktr sblmnya, sy test darah dan urine. kmdn dktr menekan perut dan menekuk kaki sy, anehnya tdk terasa sakit. dktr blg, karena sdh minum antibiotik, jadi menyebabkan kerancuan. karena itu, utk lbh jelasnya, dktr minta di USG saja.
pada saat itulah sy br tau ada mioma di rahim. sy dirujuk ke dokter kandungan, dokter blg harus secepatnya dioperasi karena bisa membesar. dan karena HB sy rendah, jd sblm operasi sy transfusi drh dulu 2 kantong, pd saat operasi, transf 1 kantong. sy liat mioma yg diambil dari kamera adik sy, bentuknya tdk teratur, mirip ampla ayam.
stlh diperiksa ama dokter PA, ternyata stlh dibelah, di dlmnya ada tiga buah jaringan, bentuknya mendekati bulat, uk plg kcl 2 cm, paling gede 7cm, kalo tidak salah namanya leiymioma multiple. tidak ada keganasan. skr lagi masa pemulihan, setelah operasi, sdh 2 kali kontrol ke dokter, smp saat ini baik2 aja. smg aja bisa spt mbk Ellis ya nantinya…….
Untuk dokter, ada beberapa hal yg mau sy tanyakan:
Apakah setiap operasi pengangkatan miom selalu menyebabkan perlengketan pada rahim dok?
Apa ada caranya supaya hormon bisa tetap seimbang tanpa harus minum obat?
Dari kasus sy, apa kemungkinan hamil kecil dok? saya belum menikah (26 tahun).
Terima kasih untuk jawabannya.
@Maria: Perlengketan pasca operasi terjadi akibat kondisi di dalam perut yang tidak begitu bagus dibersihkan saat operasi. Kesulitan keturunan terggantung kondisi rahim setelah operasi. Secara normal khan hormon akan seimbang tapi kalau sedang sakit ya tidak seimbang dan karena sakit ini ya harus minum obat. Selama anda masih punya rahim maka resiko tumbuhnya mioma akan tetap ada.
dok,saya wanita 23 thn blm mnikah. Sejak pertama saya datang bulan,haid tdk t’atur. Stahun yg lalu saya ke dokter spesialis kandungan n saya difonis ada miom sbesar 2,5 cm. Lalu dokter saya tidak menyarankan untuk operasi.
Yg mw saya tanyakan:
Apakah penyebeb adanya miom memperhambat siklus haid?
Pengaruh apa saja yg bisa mempercepat pertumbuhan miom?
Makanan apa saja yg dilarang untuk penderita miom?
@Danty: Bisa jadi, percepatan pertumbuhan mioma terggantung kondisi hormonal tubuh dan ini tidak dipengaruhi oleh makanan.
Dok, sy baru menstruasi lg setelah operasi, lumayan banyak juga, tapi lebih berkurang dibanding sebelum operasi. hari ke 6 mulai flek coklat sampai skr udah hari ke sepuluh. kenapa gitu ya dok, apa mungkin ada masalah?
@Maria: Kondisi hormonal belum kembali normal.
Dok sy seorang ibu dgn 1 anak yg bru berusia 2 thn. sebelum melahirkan sy divonois mengidap kista & endometriosis.beberapa dokter menyarankan sy u oprasi tp sy lbh memilih u obat2an sj. D tahun ke 3 sy mengkonsumsi azol selama 6 bln. Tp blm hamil juga. Tahun ke 4 sy minum azol selama 3bln & d lanjutkan suntik endrolin. Alhamdulillah d tahun ke 5 sy hamil. & melahirkan secara cesar krn plasenta previa. Menurut dokter kista sy hilang tp ada mioma d rahim sy,mk tdk dpt d angkat krn sy msh ingin pny anak lg,saat ini sy sdg terapi suntik taprosmenurut dokter sy tapros lbh bagus dari endrolin,apakah itu benar??? & sy sekarang jika mens lama selesainya, hari ke1-4 deres selanjutnya ngeflek sj, itupun sehari bersih tau2 besok ngeflek lg. Padahal sy bru d suntik tapros 15 hri yg lalu,semestinya efeknya tidak mens,apakah itu normal???pertanyaa ke 3 apakah ada kemungkinan u sy bs hamil lagi dok.???mohon penjelasannya
O y usia sy 30thn,
@yunitah ddy: Sebenarnya keduanya sama saja tapi kembali terggantung dari kondisi mioma yang anda derita. Mengenai haid yang memanjang ada hubungannya dengan gangguan hormonal akibat suntikan dan mioma.
dok,,sy mau tanya. ibu saya baru operasi pengangkatan miom. dan sekarang miom-nya masih di check di lab. apakah miom pada ibu saya bisa sembuh total atau akan tumbuh lagi?? terus obatnya apa dok??? thx
@radit: Selama masih punya rahim, kemungkinan kena mioma masih memungkinkan.
Dok..desember kemarin wktu menstruasi sy mengalami nyeri hebat. pdhl menstruasi yg sebelumnya sy tdk pernah mengalami nyeri sehebat itu. kemudian sy ke dokter kandungan dan di diagnosa mengalami endometriosis. apa sih itu dok? trus apa bedanya dengan miom dan kista? diantara ketiga gangguan tsb (miom, kista, endometriosis) mana yg lebih bahaya dan berpotensi menjadi ganas? apa solusi yg paling tepat untuk kasus endomeriosis yg sy alami? umur sy 29 th blm menikah. thnx dok…
@fitri: Endometriosis adalah tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim. Mioma adalah tumor jinak otot rahim sementara kista adalah cairan yang dibungkus selaput yang terdapat di indung telur. Yang berpotensi ganas adalah kista.
dok,apakah kasus mioma > 5cm penanganannya mesti harus dioperasi,apakah tdk ada cara lain selain operasi,terima kasih
doc… saya mau tanya apa bedanya mioma uteri, kiste ovarium, dan karsinoma ovarium? apa sebua bagian dari kelainan pada rahim? saya bingung apa hanya sebutanya saja yang sama? mohon penjelasanya yah doc… terima kasih…
@andyeka: Kayaknya sulit untuk mengecil dengan sendirinya.
@indah: Kista ovarium sudah saya tulis di blog ini, coba di cari dan dibaca.
doc..q punya 2 mium dg ukuran 44,7mm di bag.rahim bawah.yg mo q tanyakan.
1. haruskah q operasi?pdhl q takut bgt operasi.
2. bisakah q hamil dg adanya miom ni?q dah pgn bgt punya momongan
3. dokter menyarankan untuk minum kunyit putih di campur kunyit kuning,apakah bisa mengecilkan miomnya dok?seberapa tk kberhasilannya?
4. makanan apa yg hrs dihindari agar miom tdk bertambah besar,kt dkter q hrs diet.g blh mkn aym,telur.apakah makan roti atau produk olahan dr telur jg tdk blh dok?diet yg bgmn yg hrs q jalani?
5.bgmn caranya biar cpt punya momongan mengingat haid tdk teratur,gmn itung masa suburnya?q jd bingung
mohon bantuannya ya dok,makasih…