Diabetes Melitus II (Pada Kehamilan)
Pada pembahasan tentang diabetes sebelumnya , kita sudah membicarakan tentang penyakit Diabetes Melitus yang terjadi pada pasien dengan kegemukan, selanjutnya pada bagian ini kita akan membahas penyakit Diabetes Melitus yang terjadi pada kehamilan.
Diabetes Melitus pada kehamilan atau sering disebut Diabetes Melitus Gestasional, merupakan penyakit diabetes yang terjadi pada ibu ibu yang sedang hamil. Gejala utama dari kelainan ini pada prinsipnya sama dengan gejala utama pada penyakit diabetes yang lain yaitu sering buang air kecil (polyuri), selalu merasa haus (polydipsi), dan sering merasa lapar (polyfagi). Cuma yang membedakan adalah keadaan pasien saat ini sedang hamil. Sayangnya penemuan kasus kasus diabetes gestasional sebagian besar karena kebetulan sebab pasien tidak akan merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya selain kehamilan, dan gejala sering kencing dan banyak makan juga biasa terjadi pada kehamilan normal.
Seperti halnya penyakit kencing manis pada umumnya, pada pemeriksaan gula darah pun ditemukan nilai yang tinggi pada kadar gula darah puasa dan 2 jam setelah makan serta bila dilakukan pemeriksaan kadar gula pada urine (air kencing) juga ditemukan reaksi positif. Pemeriksaan ini dapat diulang selama proses pengobatan dengan obat antidiabetes untuk memantau kadar gula darah.
Tindakan yang dapat dilakukan pada pasien diabetes gestasional antara lain dengan tetap mengutamakan pengaturan diet diabetes dan obat antidiabetis oral, apabila kadar gula darah terlampau tinggi bisa dilakukan opname untuk regulasi dengan insulin baik intravena maupun suntikan subkutan. Jadi usahakan pada semua penderita hamil untuk memilih pengobatan dengan pengaturan diet dan antibiotika oral dulu dan bila tidak tercapai keadaan kadar gula darah yang normal baru disuntik dengan insulin. Obat tambahan lain bisa dengan vitamin vitamin untuk menjaga kondisi tubuh pasien.
Yang perlu diperhatikan dalam pengaturan diet wanita hamil adalah kebutuhan kalori pada wanita hamil tidak sama dengan wanita normal sekalipun wanita hamil tersebut menderita kencing manis. Jumlah kalori untuk diet = berat badan ideal wanita hamil x (25-30)kalori + ekstra 200 - 300 kalori dengan perincian minimal 200 gr hidrat arang dan protein (1,5 - 2) gr/kg BB ideal.
Jika pada pemeriksaan berat badan bayi ditemukan bayinya besar sekali maka perlu dilakukan induksi pada minggu ke 36 - 38 untuk mencegah terjadinya komplikasi saat persalinan. Proses persalinan ini harus dalam pengawasan ketat oleh dokter spesialis kebidanan dan dokter spesialis penyakit dalam.
Biasanya setelah bayi lahir maka kadar gula darah akan kembali normal, apabila tidak, maka perlu dilanjutkan pemberian antidiabetes oral sampai jangka waktu tertentu.
| 2.9 |







25 June 2007 pukul 15:42
sip. Ada contoh diet ukuran rumah tangga untuk ibu hamil gak?
Saya belum bikin soale, mau nyontoh aja …hehehe
25 June 2007 pukul 20:55
btw, induksi itu diapakan ya?
26 June 2007 pukul 14:34
diabetes tuh penyakit turunan gak??
26 June 2007 pukul 15:28
ergh dok, kira2 menurun ga yah sama si jabang bayi-nya nanti diabetes itu?
26 June 2007 pukul 18:09
Pak Dokter aku ke sini buat ngucapin Selamat hari raya Galungan buat besok.
Salam
29 June 2007 pukul 16:40
Soal yang penyakit keturunan itu, Pak Dokter. Apa benar kalau ayah yang kena, maka putri-nya punya kemungkinan lebih besar untuk terkena penyakit ini, sedangkan kalau ibu yang menderita maka putranya yang punya kemungkinan besar untuk mengidap penyakit yang sama? Soalnya, banyak yang bilang seperti itu nih…
2 July 2007 pukul 8:14
ha, penyakit menurun ya ternyata,
alhamdulillah kliarga aLe g ada satu pun.
ohya pak, aLe khan pny kelebihan neh (klbhn brt bdn mksdnya)
ktny rentan kena pnykit Diabet ya, apa yg menyebabkan bgitu,
trus bgmn dan apa yg musti aLe lakukan untuk mencegahnya.
thanks
7 July 2007 pukul 14:59
duh, dok..saya dapat tugas tentang diet buat ibu hamil yang terkena diabetes melitus dan diabetes gestasional. trus diet makanan yang diberikan sama aatau tidak untuk kedua ibu hamil yang menderita diabetes yang berlainan. misalnya yang satu terkena diabetes melitus dan yang lainnya terkena diabetes gestasional??? makasih ya Dok bwt jawabnya…
20 November 2007 pukul 19:46
oh…my god……..ternyata ibu hamil bisa kna DM,,,mengerikan…..
mesti diet ketat donk demi masa depan keluarga!!!
salam kenal
20 November 2007 pukul 23:03
@ gusti ayu : Nggak perlu terlalu ketat, asal jaga berat badan sudah cukup koq.
24 March 2008 pukul 9:35
lam kenal dok,,,
maaf bisa bantu saya bwt karya tulis g dok ????
saya mo ambil judul diabetes melitus gestasional….
tapi saya bingung harus mulai darimana???
makasih yups sbelumnya
25 March 2008 pukul 11:57
@ unie_regar : Salam kenal juga. Ambil aja dari pengertian diabetes, epidemiologi, pathofisiologi, nah baru ke DM gestasional
25 March 2008 pukul 12:32
apakah diabetes bs menyebabkan susah hamil?
25 March 2008 pukul 15:31
@ tie : Secara langsung sih nggak, Mbak. Namun bila terjadi komplikasi nah ini yang bisa menyebabkan susah hamil. Terutama komplikasi pada organ kelamin pria.
26 April 2008 pukul 12:23
Diabetes melitus yang terpenting adalah bagaimana cara nya:
a. Mengatur makan setiap hari (diit), BB ideal (>40 th) TB-100 = a kal, BMR= a x 25( utk Perempuan),= b kal, di + aktifitas berat 35%,sedang 30%, ringan 25% = d Kal + 200 atau 300 kal = E kalori.
b. Olah Raga
C. Penggunaan Obat ( obat pun digunakan apabila seorang Diabetes tidak bisa turun dengan diit dan Olah Raga ) baru + obat.
29 April 2008 pukul 0:12
@ Chairul Ihsan : Terima kasih atas masukannya.
13 July 2008 pukul 11:41
mw tanya dok,,pencegahan bt diabetes kehamilan yang paling bgus tuh kyak apa?
13 July 2008 pukul 21:08
@ dela : Jaga berat badan, kurangi konsumsi karbohidrat dan gula.
22 August 2008 pukul 15:49
dr, mau tanya kalau diabetes gestasional itu perlu insulin tdk ya, lebih aman dengan insulin atau obat oral ?
23 August 2008 pukul 22:07
@indah : Tergantung kondisi pasien saat itu. Bila memang diperlukan penurunan gula darah yang cepat maka bisa diberikan insulin tetapi bila hanya untuk mempertahankannya maka cukup diberikan obat oral.