Dijual Manusia !!!
Hari ini saya menerima email dari seseorang yang antara lain isinya :
saya pria 28th, dengan golongan darah O. no alkohol, no drugs, mau jual ginjal, barang kali bapak/ibu dokter punya pasien yang butuh ginjal, bisa hubungi saya di 0856241XXXXX atau via e-mail di coasiek@xxx.com, saya serius. mungkin ibu atau bapak dokter bisa bantu saya, soal harganya bisa nego di e-mail atau di tlp. saya harap ibu/bapak dokter bisa tolongin saya.
Dalam hati saya mencoba menelaah kira kira apa tujuan pria ini dengan demikian pede-nya menjual organ tubuhnya kepada orang lain. Apakah dia sedang stress atau sedang terdesak kebutuhan ekonomi? Mungkin hanya dia yang tahu. Namun alangkah buntunya usaha yang telah dia tempuh selama ini sehingga mengambil cara cara yang boleh dibilang ‘tidak lazim’ untuk ukuran Indonesia ini.
Di negeri ini, sudah sejak lama penjualan organ tubuh manusia dilarang oleh Undang Undang. Transplantasi dan transfusi hanya diijinkan atas dasar kemanusiaan dan tidak melibatkan uang atau transaksi uang. Pelaku penjualan organ ini dapat dijerat dengan pasal KUHP dan UU Kesehatan. Sangsinya pun lumayan berat.
Biasanya transaksi seperti ini dilakukan di bawah tanah alias sembunyi sembunyi sehingga kemungkinan banyak sekali terjadi transaksi serupa yang tidak diketahui oleh masyarakat. Sesuai hukum dagang, dimana ada permintaan disana ada penawaran, tentu kita tidak bisa hanya membebankan kesalahan pada si penjual organ saja. Masyarakat pembeli organ pun tidak kalah perananya.
Mudah mudahan hal ini tidak benar benar terjadi di negeri yang tercinta ini.







15 May 2007 pukul 17:55
Kalo saya apa ya yang dijual hem …. ya
dijual otak saya
spesifikasi :
1. masih orsinil ngak pernah dipake
2. ada beberapa bad sector tapi bisa ilang kalo di format ulang
hehehhehe
#ginjal bayi dong?…huehehehe#
15 May 2007 pukul 19:18
bli, saya iseng masukin kata di google, gila, isinya banyakan iklan.
#kayaknya doi lagi benar benar butuh duit tuh#
15 May 2007 pukul 20:00
jaman edan, manusia pun semakin edan
15 May 2007 pukul 20:50
wah, ngeri ya?
19 May 2007 pukul 12:22
Menurut saya. itu mungkin hal terbodoh yg terlintas dipikiran kita. sejujurnya, saya juga pernah mengalami hal seperti itu. Dimana saya ingin sekali menjual organ tubuh saya. hal itu atas dasar kebutuhan ekonomi yg terdesak. m,ungkin orang mengirim email itu senasib dengan apa yang saya alami, dimana kita sudah kehabisan akal tuk mencari sepeser uang. harta benda habis tlah dijual sedangkan lowongan perkerjaan sudah mulai sempit. bagi anda atow siapa saja yg memiliki harta atow pendapatan lebih alangkah baiknya tuk membuka hati tuk menolong orang yang yg benar2 membutuhkan. Terima Kasih
#yap…saat kebutuhan badan mengalahkan akal sehat, itulah jadinya…oh bangsaku…;(#
8 January 2008 pukul 23:49
Judul nggak sesuai isinya ! menjual organ tubuh bukan mberarti menjual manusia .. apa hanya karena sebuah ginjal itu mewakili sang pemiliknya ? kalo saya mendonorkan darah apa saya juga mendonorkan “manusia” . sama2 organ tubuh lho !
praktek seperti itu kadang saya baca di mana2 ada, praktek bawah so pasti ada.. kalo jual manusia ya seperti perbudakan mesir … wakakakaka … ada2 aja Bli judulnya .. bikin saya kaget .. oalah isinya mung ginjel … uaaseemmm kecut ! ketipu !
Tulisan terakhir di blog Yohan adalah : Ayo Ngeblog Biar Nggak Goblog !
9 January 2008 pukul 23:53
@ Yohan : Lha fungsi judul khan dibuat semenarik mungkin buat nipu mesin pencari?
13 July 2008 pukul 20:01
saya nico, umur 23 tahun, tinggal di BANDUNG. saya golongan darah A. saya tidak merokok, tidak minum minuman beralkohol, tidak mengkonsumsi narkoba, dan saya tidak mempunyai penyakit. saya dengan sadar dan dengan kesungguhan hati ingin menjual 1 buah ginjal saya. tolong bantu saya. saya jual ginjal saya dengan harga 150 juta. jika anda berkenan, tolong hubungi saya di 085294151868. terima kasih atas bantuan anda.