Tawuran Mahasiswa
Hari ini kembali mahasiswa Indonesia bikin berita. Bukan berita tentang keberhasilan bidang ilmu pengetahuan yang memang menjadi kebanggan sebagai mahasiswa, tetapi berita tentang kekerasan. Belum hilang dalam ingatan kita bagaimana kekerasan yang terjadi di Kampus IPDN, yang kemudian disambung dengan kekerasan di Kampus UISU, hari ini kekerasan kembali terjadi di Kampus Universitas 45 Makasar ( http://www.liputan6.com/view/7,141289,1,0,1179130789.html).
Karena masalah sepele, mahasiswa dari dua Fakultas yang berbeda di Universitas 45 Makassar terlibat tawuran. Seorang mahasiswa dari Fakultas Teknik diganggu oleh temannya dari Fakultas Plantologi. Mungkin karena bermaksud menjaga kekompakan atau rasa solidaritas sesama teman, mahasiswa yang merasa temannya diganggu tersebut langsung menyerang mahasiswa yang dituduh sebagai pengganggu. Alhasil tawuran pun tidak bisa dihindari.
Kata tawuran sangat beken di era 90an sampai sekarang, namun tawuran disini identik dengan anak anak sekolah atau anak anak SMU. Entah kenapa akhir akhir ini, mahasiswa pun ikut ikutan terlibat tawuran. Mahasiswa yang seharusnya bisa lebih menjaga emosi malah menjadi tidak terkendali emosinya.
Melihat gambaran diatas, bangsa Indonesia saat ini memang sedang dalam keadaan benar benar sakit. Bahkan sakitnya sudah sangat akut dan perlu segera opname. Mahasiswa sebagai kaum intelektual saja sudah tidak mampu menjaga intelektualitasnya dalam menghadapi masalah, apalagi dengan masyarakat awam? Mahasiswa saja tidak mampu memecahkan masalah dengan cara elegan, bagaimana dengan masyarakat awam? Lalu apa yang bisa kita harapkan dari mereka para mahasiswa ini?
Memang tidak semua mahasiswa seperti itu, masih banyak juga kita mendengar mahasiswa Indonesia berprestasi di ajang Internasional. Namun alangkah manisnya jika jejak rekan rekannya yang berprestasi ini ditiru oleh mahasiswa yang lain. Untuk berprestasi tentu yang diadu adalah otak bukan otot. hm….







15 May 2007 pukul 8:19
bung, bangsa adalah kumpulan manusia, dengan kesamaan ciri tertentu; manusia ada yang sakit, ada yang sehat, dan gak pernah sempurna, dan itulah kehidupan.
gak ada bangsa yg benar2 sehat di dunia ini; tengoklah negara tetangga, jauh maupun dekat. jika pun ada, gak akan pernah kekal. ada siklus yg dijalani, ke arah keterpurukan, lalu ke arah yg lebih baik. namun tidak pernah statis. mari terus berjuang. salam.
#setuju bang#
15 May 2007 pukul 17:57
ada obatnya ngak dok, untuk mahasiswa yang seperti itu?
#penyakitnya sudah sangat khronis kang, kudu diamputasi tuh…#
15 May 2007 pukul 19:58
sejak yang namanya jaman reformasi, mahasiswa memang semakin sering di ekspose media, namun menurut saya kok mahasiswa lebih identik dengan demonstrasi ya..?? kapan kuliah donk??
*garuk2 kepala yg ga gatal*
#demonstrasi sambil kuliah khan asyik tuh…bisa nerapin ilmu orasi#
18 May 2007 pukul 14:44
bisa bantu gw dapetin data statistik tawuran mahasiswa dari tahun 1990 gak??
#ada yang bisa bantu?#